لومړۍ 200 کرښې.
Kemarin, aku menyelamatkan nyawa seseorang.
Hari ini, aku menyelamatkan nyawa seseorang lagi.
Tapi... Ada nyawa yang tak bisa kuselamatkan.
Namun, aku...
Bagi seseorang yang menyelamatkan nyawa orang
tidak apa-apakah jatuh cinta?
Ini biasa, kok. Aku seperti perempuan lajang lain di dunia.
Aku telah bekerja dan usiaku sudah jadi segini, seperti orang lainnya.
Kau menyebutnya "biasa?" Itu tidak bagus.
Memangnya kau tak punya kesempatan bertemu orang (yang kau sukai)?
Tidak sama sekali!
Aku mondar-mandir antara rumah sakit dan rumah.
Selain itu, profesiku tidak membuatku sempat berkencan.
Itu sangat seperti dirimu, dr. Chizuru. Kau wanita yang berdedikasi pada pekerjaan!
Aku sih tidak begitu. Kehidupan pribadiku penting juga.
Nah kalau begitu, apa yang kau minum sekarang?
Jus anggur.
Aku tahu!
Tolong, jus jeruk.
Apa? Kau tidak akan minum (minuman keras)?
Ini kebiasaanku.
Kebiasaan?
Aku ini dokter (yang bekerja) 24 jam dalam seminggu, 365 hari.
Itu sangat seperti dirimu dr. Morita. Kau berdedikasi pada pekerjaan.
Kaulah yang mengatakannya, dr. Nishi.
Aku sih sangat keren.
Aku sangat berterimakasih padamu, dr. Nishi
karena telah sedemikian membantuku.
Terima kasih banyak.
Nah, sebetulnya ini menguntungkanku
memiliki seseorang seperti dirimu yang bekerja di tempatku.
Aku ingin meningkatkan keterampilanku sebagai seorang dokter bedah.
Kalau keterampilanku tidak meningkat, aku tak bisa menyelamatkan seseorang yang penting bagiku.
Anak-anak? Kurasa aku menyukainya.
Tuh, kan? Kalau begitu masalahnya,
mestinya kau tahu ada batas waktunya jatuh cinta. - Oke, oke.
Bagaimana kalau seorang pria idaman muncul?
Apakah ada orang yang pernah melihat orang seperti itu sebelumnya?
Tidak. - Kataku, bagaimana kalau dia muncul?
Meskipun demikian, akankah kau mementingkan pekerjaan lebih dulu?
Seperti itulah pekerjaan yang kumiliki.
Maaf?
Apa yang terjadi?
Permisi.
Jangan pindahkan dia!
Ada apa? Apakah Anda baik-baik saja? Bisakah Anda mendengarkan saya?
Kau tak punya pacar? - Benar.
Bukankah seusiamu sudah memikirkan soal menikah?
Aku ingin membahagiakan Ibuku, tapi...
Sampai nanti! - Terima kasih atas makanannya.
Bagaimana dengan ambulans? - Kami sudah telepon. Silakan lewat sini.
Permisi. Permisi.
Yoko, berikan aku itu! Serbet!
Apakah Anda baik-baik saja?
Saya dokter! Bagaimana pasiennya?
Saya juga dokter. Entah dia menderita tukak lambung atau pendarahan varises.
Ini Bagian Operasi No.1, Rumah Sakit Medis Universitas Koyo.
Ini Kondo. Ada pasien yang menderita pendarahan di saluran pencernaan. Bisakah kami membawanya masuk?
Hah? Apa? Keadaan pasien memburuk?
Apa yang terjadi di sana?
Kondisi pasien yang saya rawat kemarin semakin memburuk. Pasti perforasi usus.
Mungkin Anda harus melakukan operasi. Sebaiknya Anda pergi sekarang.
Saya tidak bisa menelantarkannya.
Saya yang akan ambil alih.
Saya bisa menanganinya sampai ambulans datang.
Tapi...
Ini pasien Anda, kan? Sebaiknya Anda bergegas.
Dia akan baik-baik saja.
Saya mengandalkan Anda.
Dokter!
Terima kasih.
Bisakah Anda mendengarkan saya?
Apakah Anda baik-baik saja?
Rumah Sakit Medis Universitas Koyo
Mari sama-sama bekerja keras.
Dasar lidahnya jatuh ke belakang. Saya harus mengintubasinya secepat mungkin. - Ya.
Saya akan infus di lengannya.
Baik. Morita Haruki, dokter bedah
Kita akan melakukan laparotomi eksplorasi.
Mari sama-sama mengerjakannya dengan baik.
Skalpel.
Korentang dan kasa.
Skalpel elektronik.
Kondo Chizuru, dokter bedah, Bagian Bedah No.1
Tolong stabilkan.
Maaf...
Pasien di tempat resepsi pernikahan sudah membaik di Pusat Medis Aoba.
Baguslah. Saya juga kembali dalam waktu yang tepat untuk merawat pasien saya.
Baguslah.
Nah...
Anda kemari untuk memberitahukan saya hal itu?
Oh, benar...
Ini. Kalung Anda.
Jangan bergerak.
Semalam, kami menyelamatkan nyawa orang.
Mungkin kedengarannya seperti hal istimewa,
tapi itulah yang kami kerjakan setiap hari.
Saya tahu. Anda terluka.
Eh?
Anda harus mengobatinya.
Benar.
Aku tidak diistimewakan hanya karena aku seorang dokter.
Nah...
Saya akan bekerja di sini mulai sekarang.
Saya Morita Haruki, dokter bedah.
Apa?
Tak ada yang istimewa.
Ya... Sebagai contoh, seperti halnya kalian,
dokter jatuh cinta.
Konferensi Strategi Bisnis Tak sepatutnya dokter jatuh cinta.
Mulai hari ini, dr. Sakashita, Staf Medis Senior di bagian bedah No.1, mengundurkan diri.
Alasannya telah diberitahukan karena kesehatan buruk namun... - Apakah dia berselingkuh?
Benar. Perselingkuhan. Ditambah lagi, berbuat zina.
Apakah itu cukup serius sampai-sampai memecatnya? Ichikawa Tomoko, Bagian Penyakit Dalam No.1
Setelah insiden ini, jumlah pasien rawat jalan yang mendaftar turun 3 %.
Kita harus menyingkirkan faktor-faktor yang memberikan efek merugikan bagi bisnis kita.
Baiklah para hadirin. Mulai saat ini,
kami akan menangani dengan ketat permasalahan yang ditimbulkan oleh orang-orang yang punya hubungan cinta di sini.
Masyarakat ingin para dokter berbudi luhur.
Jika skandal menyebar, pasien ataupun pelanggan kita akan berkurang.
Keuntungan kita akan menurun juga. Nishi Yusuke, Associate Professor, Bagian Bedah Pertama.
Saya tahu kedengarannya kekanak-kanakan menerapkan aturan semacam ini dalam sebuah organisasi,
tapi kelihatannya banyak dokter yang bertindak serampangan.
Itu bias yang buruk.
Saya tidak mencemaskan Anda, dr. Kondo. Anda melewati usia mengalami masalah cinta.
Bukankah Anda bersikap kasar?
Anda harus mohon maaf.
Siapa dia?
Dia dokter pendatang baru, dr. Morita.
Oh, ya. Anda mulai bekerja hari ini, kan?
Nah, ucapan Anda tadi terhadap dr. Kondo merupakan--
Sudah saatnya mulai bekerja. Rapat selesai.
Tunggu dulu.
Maaf...
Anda sudah bekerja keras. - Anda sudah bekerja keras.
Siapa itu?
Selamat datang di rumah sakit universitas kami.
Selamat pagi.
Ini dr. Kondo dari Bagian Bedah Pertama. Bisakah Anda memberikan tugas pada dr. Morita?
Terima kasih sudah mengurus saya.
Senang bertemu denganmu. Aku Kondo.
Senang bertemu denganmu juga.
Semestinya kau jangan melawan Watanabe-san.
Siapa sih dokter itu?
Dia bukan dokter tapi CEO.
Dia menyelamatkan rumah sakit ini, melenyapkan defisit. Sekarang, dia menjadi penyelamat yang kedudukannya lebih tinggi dari para profesor.
Kau harus berhati-hati jangan sampai membuatnya tidak setuju. Watanabe Mikio, CEO.
Oke.
Kau akan menemui pasien rawat jalan di pagi hari. Ikuti instruksi dr. Ohne di ruang pemeriksaan.
Aku mengerti.
Ini bukan urusanmu, kan?
Hah? - Masalah tadi adalah urusanku.
Jangan ikut campur dalam hal-hal yang tak ada kaitannya denganmu.
Tapi... Itu benar-benar--
Jangan melewati batas. Itulah peraturan di sini.
Ini medan perang Ohne Ryota, Bagian Bedah Pertama
dari sudut pandangku.
Apa?
Kita memiliki banyak pasien rawat jalan di sini. Kalian harus menangani mereka dengan cepat.
Kebanyakan mereka dirujuk.
Jangan lihat yang lain selain apa yang tertulis pada rujukan.
Jawab!
Ya.
Mengerti?
Suasana hati dr. Ohne sedang tidak baik.
Itu karena mereka bilang dr. Kondo atau dr. Takahashi akan menjadi Staf Medis Senior selanjutnya.
Ini riwayat karir, kan?
Benar. Tipikal di sini, seorang Staf Medis Senior menjadi Associate Professor.
dr. Kondo, silakan lakukan visite.
Oke!
Ya, ini Bagian Bedah Pertama.
dr. Takahashi, pasiennya berada di ruang operasi.
Baiklah.
Jika aku menjadi Staf Medis Senior, haruskah kita rayakan bersama-sama?
Menjalani hubungan di rumah sakit akan menghalangi promosimu.
Tentu saja.
Kita tidak akan jatuh cinta.
Alih bahasa dipersembahkan oleh The Medical Lovers Team @Viki
Kemungkinan besar ini bukan tumor ganas. Anda tidak perlu menjalani operasi.
Sungguh? Mereka bilang saya harus menjalani operasi di sini.
Anda tidak perlu khawatir.
Saya sendiri yang akan melaporkannya pada dokter yang merujuk Anda.
Konstipasi Anda disebabkan oleh hernia insisional abdominal.
Operasi bisa membereskannya. Anda harus opname selama seminggu.
Biayanya 20.000 yen per hari untuk kamar pribadi.
Saya sebatang kara, makanya khawatir.
Begitukah?
Mari kita periksa lagi.
Ya, silakan.
Tolong pesan ERCP, Penanda Tumor, MRI dan skintigrafi pada Murayama-san.
Tidak ada masalah. Dalam 4 hari, Anda bisa pulang.
Saya pikir saya harus tinggal.
Ada yang terasa sakit?
Di sebelah sana, Anda bisa melihat bunga sakura, kan?
Saya ingin memandangnya sejenak.
Bunga itu paling indah saat kelopaknya belum rontok.
Anda tahu, mereka bilang daging dan wanita merupakan hal terlezat sebelum membusuk.
Anda harus pergi memandangi bunga setelah keluar.
Anda lebih baik sebelumnya.
dr. Kondo.
No comments yet. Be the first to leave one.