لومړۍ 195 کرښې.
Tidak, tidak, tidak. Antri di belakang saya.
- Harganya 50 krona. - Tidak, harusnya 35 krona.
Itu berlaku jika anda membeli dua buket.
Nona, saya hanya perlu satu buket.
Setengah dari 70 itu 35 kan?
Satu buket harganya 50 krona. Dua buket harganya 70 krona.
Gak masuk akal.
Ini gila. Saya akan laporkan ke perlindungan konsumen.
- Apa manajermu ada di sini? - Tidak, dia sedang makan siang.
Makan siang? Akan lebih baik jika dia belajar menghitung.
Dua harga untuk barang yang sama? Ini gila.
Tapi asal kamu tahu.
Dua buket bukan kebiasaanku.
Aku merindukanmu.
A Man Called Ove
Payah.
- Anjing dilarang buang air di sini. - Jangan dengarkan orang tua itu.
Anders! Kamu lihat yang dilakukannya? Dia berusaha membunuh Prince.
Apa yang kamu lakukan dengan anjing itu?
Itu bukan anjing. Itu mirip sepatu musim dingin dengan mata.
- Berjalan-jalan dengan anjing tidak diperbolehkan di sini. - Tidak termasuk polisi.
Tidak bisa kamu mengatakan sesuatu padanya, Anders? Kau ketua asosiasi warga.
- Saya melakukannya. - Bukan begitu maksudku.
Selamat pagi.
- Semuanya baik-baik saja? - Cerewet
- Ove! Bisa bertemu denganmu sebentar? - Di kantor
Sekarang anda akan dipromosikan?
- Semuanya baik-baik saja? - Ya
- Sudah berapa lama kerja di sini, Ove? - 43 tahun.
- Gila. - Gila.
- Anda meneruskan pekerjaan ayah anda? - Ya.
Kami punya kesempatan untuk anda.
Anda sudah 59 tahun. Anda mungkin ingin melakukan sesuatu yang lain.
Apakah bekerja 43 tahun di tempat yang sama menjadi alasan ?
Itu...
- Kamu akan memecat saya. - Tidak persis seperti itu.
Tapi mendekati lah.
- Kami ingin menawarkan sebuah program. - Semacam kursus pelatihan yang dikelola pemerintah.
- Sebuah pendidikan lanjut. - Mengenai perkembangan dunia digital yang telah mengambil alih dunia.
Ya, tapi saya punya saran.
Bukankah lebih mudah jika saya hanya keluar dan langsung pergi?
Baik. Maka itulah yang akan kita lakukan.
Tunggu sebentar Ove. Kami punya hadiah perpisahan.
Sekop taman.
Anda perlu mengalihkan layanan telepon Anda jika ingin bepergian.
- Tidak ada telepon di sana. - Anda bercanda ?
52
Santai saja. Ayo.
Hati-hati. Halo! Halo!
Stop! Stop! Stop!
- Ya ampun. - Apa-apaan ini?
- Maju ke depan sedikit, Patrick! - Apa yang kamu lakukan?
- Dia gila. - Dilarang berkendara di sini.
- Kamu tidak bisa baca rambu Swedia? - Kamu buta? Aku saja yang mengemudi.
Senang bertemu denganmu. Aku Patrick.
Kamu amatiran, tapi jika kamu mau mikir...
...Ubah arahnya ke arah yang berlawanan dan lihat kaca spion.
- Apa yang dia katakan? - Tidak tahu. Itu bahasa Persia.
Indah kan?
Tidak... tidak, hey!
- Tidak, tidak! - Aku menabrak sesuatu?
Keluar sekarang! Berdiri di sana, jangan menghalangi!
- Perlu bantuan? - Terima kasih. Aku bisa menyetir sendiri.
- Apa itu? - Kamera parkir.
Kamera? Kamera sialan!
- Hey. - Hey, nak.
Mama!
Punya radar dan kamera parkir? Tapi kaset tape kamu gak punya.
- Petter! - Idiot.
Sial, Jaketku gak ketemu.
- Petter! Petter! - Ya.
- Ke sini Petter! - Kamu ingin apa?
Keluar!
Anda mengambil sepeda saya. Bisa saya ambil kembali?
- Bukankah itu sepeda wanita? - Itu punya pacar saya.
- Dimana dia tinggal? - 142, di sana.
Dengan komunis yang memperkenalkan pemilahan sampah?
- Dia dapat mengambilnya sendiri - Sudah, sudah.
- Apakah saya harus membiarkan dia mengambil sepeda? - Dia aneh.
Hey, Ove. Semuanya baik-baik saja?
Mengapa semua orang bertanya apakah baik-baik saja? Bukannya tidak akan baik-baik saja?
Anda tidak bekerja. Ini tengah hari dan anda tidak pernah sakit.
Mau kamu apa sih? Atau kamu suka berbicara sepanjang hidupmu?
Anda mau datang untuk makan siang?
Idiot!
Sialan! Dilarang mengendarai mobil di sini!
- Anda bilang apa? atau... - Ya, dilarang mengendarai mobil di sini!
- Oh ya? Saya punya izin. - Terserah.
- Hey. Jalan! - Pergi dari sini!
Ada yang salah?
Jika kamu memiliki pengujung, ada parkir tamu.
Itu sudah kita putuskan.
Mereka itu pemerintah kota. Mereka mau membawa Rune pergi dari rumah.
Kami kedinginan di dalam. Dapat kamu lihat?
Tidak. Beri dia selimut.
Maaf, kemarin aku tidak jadi datang seperti yang direncanakan.
Aku hanya tidak bisa. Di sekitar rumah sudah menjadi seperti sirkus.
Tetangga baru di seberang jalan.
Kamu akan terkejut melihat perilaku orang-orang sekarang. Tidak ada yang bisa melakukan apa-apa lagi.
Mereka tidak bisa memundurkan trailer, atau mengganti ban.
Ketika ditanya hal apa yang paling mudah dilakukan di dunia adalah makan siang.
Bayangkan! Kita memiliki negara dimana semua orang sibuk makan siang.
Beruntungnya kamu, tidak menjadi bagian darinya.
Lalu, si kemeja putih muncul di pemukiman kita. Brengsek.
Tidak ada yang teratur ketika kamu tidak ada di rumah.
Jika aku cepat-cepat. Mungkin kita dapat bertemu hari ini.
Aku merindukanmu.
Apa lagi sekarang ?!
Ya? Ada apa?
- Kami punya nasi dan ayam. - Kalian jualan?
Ini hanya sedikit makanan untuk berterima kasih atas bantuanmu.
Makanan persia dengan safron. Enak. Parvaneh sangat pandai dalam memasak.
Dan aku pandai dalam... menghabiskannya.
Trailernya sudah dibereskan. Aku melihat catatannya. Benar, itu salah kami.
- Kami pikir kamu lapar. - Tidak, saya tidak lapar.
- Kami akan buang saja. - Jangan, jangan buang di sini.
- Kami dengar kamu punya tangga. - Tentu saja, aku punya tangga.
Di sini, setiap orang harus punya tangga. Ada peraturannya.
Jika kamu tahu.
Lalu, tangganya boleh kami pinjam?
Rasanya aman tinggal dengan pria yang selalu ada di rumah.
Ini kaki penyangganya.
Dan petunjuknya.
Sial!
- Kamu punya 'insect key' ? - Hex Key (kunci L).
Bukan insect? Hex Key?.
Kenapa kau menyebutnya 'insect' ? Enam sisi - Hex key.
Cari di google.
Ove? Kamu bisa periksa pemanas sekarang?
- Aku tanya baik-baik. - Cobalah aerasi radiatornya.
- Mungkinkah itu? - Halo. Namaku Parvaneh.
- Ini suamiku, Patrick. - Senang bertemu tetangga baru.
Ya Tuhan, betapa menyenangkannya di sini. Seperti surga untuk anak-anak.
Sial. Tidak adakah orang yang punya pekerjaan?
- Kamu gak jadi membetulkan radiatornya? - Udara!.
Radiatornya gak rusak. Itu cuma karena udara.
Mungkin Rune seharusnya meminta tolong saya tentang pemanas sebelum kudeta.
- Silahkan, Ove. Itu bukan kudeta. - Itu adalah kudeta!
- Kamu butuh kaki penyangga atau ... - Ya. ya.
Dulu Ove adalah ketua dewan asosiasi warga, lalu semua orang melakukan voting ketua dewan untuk suami saya, Rune.
Parvaneh, lihat! Ini bagus.
Jangan ambil. Itu untuk Sonja.
- Masalahnya, dia sekarang ... - Tutup mulutmu sekarang!
Cukup! Semua pergi dari sini! Pulang!
Keluar!
Surga? huh.
Ove?
Ove? Coba ke sini dan lihat!
Ya, aku datang.
Ove?
- Rak buku yang bagus. - Ya.
Berapa buku yang kamu punya?
Ada di sini, di rak di dapur, dan ada juga di gudang.
Aku akan buat satu lagi.
Mereka bilang otak akan bekerja lebih cepat saat akan mati.
Dunia luar berjalan lebih lambat.
Aku jadi punya banyak waktu memikirkan banyak hal. Termasuk memikirkan radiator sialan itu.
Dan ibuku, dia terlalu cepat meninggalkan kami.
Ayah bukan salah satu dari orang-orang yang menunjukkan kesedihan.
- Terima kasih telah datang. Aku tidak dapat melakukannya.
Baik-baik saja ya nak.
Satu hal yang pasti.
Apapun yang dilakukan dalam hidup ini, kita tidak hidup di masa lalu.
Ayo, Ove, kita pergi ke rumah.
Ayah tidak banyak bicara. Dia peduli tentang rumah.
Dan mobil.
Dia tidak banyak bicara.
Mobil memberikanmu kebebasan.
Tapi jika kamu bertindak kasar terhadapnya. Dia akan mengambil kebebasanmu.
Tapi di suatu malam, dia berkata:
Ove? Aku ingin kamu tahu, segala sesuatunya itu terhubung.
- Dalam Saab 92? - Ya.
- Dan apa yang busi lakukan? - Itu membuat mobil bergerak.
Tepat!
Ini, Ove... Lihat, inilah hidup!
Mereka tidak bisa membuat mobil yang lebih baik dari Saab.
Tetapi sebagian besar dalam hidup, dia tidak berkata apa-apa
Sepulang sekolah, aku datang ke tempat kerja ayah.
- Hey, hey, Ayah! - Hey, Ove!
Dia bilang itu aman.
Menjauh dari rel, Ove!
- Menjauh dari rel, Ove! - Kamu bilang apa?
Belakangmu!
Itu mungkin pertama kalinya dalam hidup bahwa ayahku memelukku.
Aku tidak tahu mengapa, tapi untuk beberapa alasan, aku memikirkan ibu.
Kamu harus hati-hati.
Dia mungkin memikirkan ibu juga.
Lalu, aku dapat kesempatan.
Ove, sekarang baik-baik saja. Biarkan ayah pergi.
Semua orang mengatakan bahwa dia terlalu baik. Bagaimana seseorang bisa terlalu baik?
Aku tahu teman baik ayah.
- Tom salah satunya. - Berikan!
- Tidak. Saya yang menemukannya. - Kamu mau dipukul ya..
Kadang-kadang kita tidak tahu apakah apa yang kita lakukan adalah hal yang benar.
- Itu perasaan yang kau rasakan. - Anak kecil sialan!
No comments yet. Be the first to leave one.