1 فصل

د خپرونې معلومات

[Crunchyroll] The Insipid Prince's Furtive Grab for the Throne - 06
The Insipid Princes Furtive Grab for the Throne S01E06 CR WEB-DL Indonesian ID
د لخوا تبصره Crunchyroll
Official Crunchyroll subtitles · The Insipid Prince's Furtive Grab for the Throne S01E06 WEB-DL · Indonesian · ripped 2026-08-10

تګونه

webdl
anime
په خپور شو: 2026-08-10
ډاونلوډونه: 1
د اوریدلو معیوبیت: No

د Indonesian سرليکونو مخکتنه

لومړۍ 198 کرښې.

Laporan!

Gelombang monster kedua sudah dekat!

Diperkirakan 3.000 ekor!

Semuanya!

Jangan izinkan seekor pun

- melewati tempat ini! - Baik!

Lambat!

Kurang ajar!

Kita harus mengambil serulingnya.

Jika tidak, lebih banyak monster yang datang.

Seruling?

Jangan biarkan dia meniup.

Tuanku.

Jika Tuanku mencari seruling itu, biarkan aku mengambilnya.

Namun, nanti Fine akan berada dalam bahaya.

Keberuntungan selalu bersamaku.

Jadi, jangan khawatir.

- Sungguh? - Benar.

Jadi, beri tahu aku.

Di mana serulingnya?

Seruling itu akan jatuh di tengah kota.

EPISODE 6 PESTA PERBURUAN KESATRIA (BAGIAN 2)

Wanita itu sungguh merepotkan!

Kita memanggil lebih banyak monster.

Biar mereka tidak sempat meladeni kita.

Jangan berharap!

- Jangan berharap mengambilnya! - Kakak!

Aku tidak tahu apa itu,

tapi pastinya bukan hal yang baik.

Fine!

Siapa kau? Kembalikan!

Nona Elna, tangkap!

Bocah kurang ajar!

Fine!

Tunggu! Kembalikan!

Pergilah!

Nona Elna.

Tolong selamatkan kota ini.

Al...

Tuan Silver.

Jangan bertindak sembarangan.

Maafkan aku.

Aku bertindak gegabah lagi.

Kita akan bicara nanti.

Namun, tindakanmu bagus.

Semoga berhasil.

Serahkan kepadaku.

Celaka, siapa kau sebenarnya?

Aku Silver, Pengembara Kelas SS.

Aku datang untuk memusnahkan kalian.

Jadi, kau Silver...

Tidak berguna! Jangan ganggu rencana kakakku!

Sejak menjadi buron yang berharga, bukankah kalian hidup dalam ketakutan?

Jangan meremehkan kami.

Kami hanya menunggu kesempatan.

Rencana kalian sudah tamat.

Kau kira kau sudah menang?

Seruling itu memang dirampas, tapi monster akan tetap menyerang.

Kalau kami menewaskanmu dan kesatria, kemenangan menjadi milik kami.

Kalian merasa hebat, ya?

Padahal kalian berdua hanya seri denganku.

Kau yang merasa hebat!

Kami belum menunjukkan kekuatan sebenarnya!

Kalau begitu, tunjukkan kepadaku.

Atas nama Amsberg, aku akan melenyapkan kalian.

Maaf mengganggu, tapi biarkan aku yang urus mereka.

Sekarang aku dengar kau mau merebut mangsaku.

- Pergi lindungi Kaisar... - Aku tidak akan mengalah!

Mereka sudah mengucapkan kata-kata yang paling aku benci!

Kalau mencoba menghentikanku, aku akan menebasmu juga!

Apa sebenarnya yang mereka katakan?

Jangan terlalu yakin.

Paling bagus pun hasilnya tetap seri.

Seri? Aku rasa justru kalian yang terdesak.

Kita lihat saja nanti.

Gelombang kedua! Musuh hampir tiba!

Jangan mundur satu langkah pun!

Kaisar dalam bahaya. Tidak ingin pergi membantu?

Aku melindungi rakyat, bukan negara.

Apa?

Seharusnya mereka dibayar dari uang pajak untuk menjelankan tugas.

Melindungi Kekaisaran adalah tugas keluarga kerajaan dan para kesatria.

Itu sebabnya aku tidak akan melakukan pekerjaan mereka.

Kakak, lihat itu!

Para kesatria!

Aku, Pangeran Kedelapan Leonard Lakes Adler, memerintahkanmu!

Lindungi Kota Keel! Maju!

Baik!

Pangeran Leonard?

Dari mana asalnya kesatria yang begitu banyak?

Leonard!

Aku tidak boleh kalah dari putraku!

- Maju! - Baik!

Begitulah ceritanya.

Silver. Begini saja.

Kau urus dia! Biarkan aku mengurus yang ini!

Saran yang bagus. Aku terima.

Banyak tingkah!

Hanya manusia biasa!

Kenapa, Pengembara Kelas SS?

Banyak bicara!

Kenapa? Tidak bisa bertarung sama sekali?

Sesuka hatimu saja...

Apa yang kau lakukan?

Lawanmu tidak terlalu kuat!

Apakah kau bercanda?

Kau pikir dengan melakukan itu kau jadi tampak hebat?

Tidak bagus sama sekali!

Musuh mengejek, temanku sendiri mengutukku.

Tidak mudah menjadi pengembara.

Bodoh sekali aku bersembunyi karena aku takut dengan orang sepertimu.

Tetap hanya manusia biasa.

Aku sudah menduga kau bersembunyi.

Sekarang sudah terlihat kemampuan sebenarnya vampir ini.

Luka...

makin sembuh?

Jangan bilang kau bertarung sambil membentuk Medan Sihir Penyembuhan?

Kau hanya setengah benar.

Jawaban yang benar,

aku bertarung sambil membentuk dua medan sihir.

- Benda apa ini? - Celaka! Lepaskan aku!

Kalian berdua tidak akan bisa melepaskan diri.

Sihir Kuno, Medan Sihir Rantai Terkutuk.

Memberi kutukan kepada siapa pun yang diikat, lalu melemahkan mereka.

Jadi, apakah sudah siap?

Ketika aku sibuk, kau menghajarku sesukamu.

Sekarang kau akan menerima balasannya.

Sialan!

Kekuatan vampir terletak pada kekuatan sihir yang luar biasa.

Tubuh mereka tidak jauh berbeda dengan manusia.

Jadi, jika kekuatan sihir dihalangi, mereka tidak berbahaya...

Kenapa rantai ini mengejarku juga?

Kau ini!

Ingin mengikat sekutu dengan rantai? Kau sudah gila?

Rantai itu tidak akan menyerang siapa pun yang menganggapku sekutu.

Itu karena kau terlalu menganggapku musuh.

Lagi pula, rantai milik orang sepertiku memang bukan apa-apa, 'kan?

Kau ini! Sensitif sekali!

Padahal aku khawatir melihatmu dihajar!

Ketika khawatir, kau malah memaki orang?

Kasihan orang-orang di sekitarmu.

Maaf.

Aku sibuk melayani pahlawan ganas ini sehingga kalian terpaksa menunggu.

Sampai mana tadi?

Aku ingin mengatakan, kalau kekuatan sihir dihalangi,

vampir tidak lagi menjadi ancaman.

Kurang ajar! Beraninya kau menghina kami!

Lepaskan aku! Aku membunuhmu!

Kalau ingin lepas, lakukan sendiri.

Bahkan sampai mati pun, kalian tidak akan mampu.

Ada kata-kata terakhir?

Tunggu!

Kau tidak punya dendam terhadap kami, 'kan?

Kalau kau melepaskan kami, kami akan membalas jasamu.

Dendam, ya?

Ada juga.

Apa yang sudah kami lakukan kepadamu?

Manusia ini rumit.

Aku tidak tahu dari mana asalnya dendam.

Kalau ingin membunuh kami,

sebaiknya kau menerima tugas dari Perhimpunan Pengembara dulu.

Aku pengembara.

Tidak penting ada tugas dari Perhimpunan Pengembara atau tidak,

aku bertanggung jawab untuk melindungi rakyat di seluruh benua dari monster.

Benar juga. Sudah waktunya kita mengakhiri semuanya.

Elna von Amsberg.

Jangan bilang kau mau memanggil Pedang Suci?

Kalau ya, kenapa?

Aku sendirian saja cukup!

Kau ingin menghancurkan kota ini?

Jangan khawatir. Aku bisa mengendalikan.

Ada yang repot-repot mengikat lawanku.

Aku bisa memanggilnya tanpa khawatir.

Aku anggota keluarga Amsberg.

Mengalahkan musuh Kekaisaran adalah misiku.

Aku tidak akan menyerahkan tugas ini kepadamu!

Lihat itu.

Gelombang ketiga.

Begitu rupanya.

Dengarlah suaraku!

Turunlah!

Wahai Pedang Bintang yang bersinar terang!

Pahlawan kini memerlukanmu!

Pedang Suci legendaris yang dikatakan pernah mengalahkan Raja Iblis.

Aurora!

Terimalah akibatnya.

Kalau begitu, kau urus yang itu.

Itu memang mangsaku.

Aku sudah memberimu bagianmu!

Baiklah. Anggap saja seperti itu.

Akulah Sang Perampas.

Aku yang menguasai kegelapan dari dasar alam maut.

Kegelapan itu mengalahkan segala kegelapan.

Lebih gelap daripada malam.

Kegelapan abadi sejak awal penciptaan.

Hitam mutlak yang menjadi akhir.

Segalanya lahir dari kegelapan itu.

Semuanya kembali ke kegelapan itu.

تبصرې

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left