لومړۍ 200 کرښې.
IDFL SUBSCREW
Subtitle oleh L .
Subtitle oleh Le .
Subtitle oleh Lea .
Subtitle oleh Leav .
Subtitle oleh Leave .
Subtitle oleh Leaves .
Subtitle oleh Leavest .
Subtitle oleh Leavest i.
Subtitle oleh Leavest id.
Subtitle oleh Leavest idf.
Subtitle oleh Leavest idfl.
Subtitle oleh Leavest idfl.m
::Episode Sebelumnya::
Di sini! Di Sini! Ketemu!
Ada yang tidak kuingat dari 7 tahun lalu.
Kupikir ingatanku yang hilang dari 15 tahun lalu, tentang Seung Hee.
Karena tak ada yang gratis di dunia ini.
Tidak!
Kak, aku menyayangimu.
Aku sungguh tidak ingat.
Bagaimana menyakitkannya ingatan yang disegel itu?
Dia memilih untuk menanggung resiko yang besar.
Cha Woo Jin sudah menemukannya, sesuai dengan rencana kita.
Ya, sudah dimulai.
[X sudah dipastikan. Detektif Park. Mulai beraksi.]
Eun Bi, cepat ambil ini dan larilah.
Cepat selidiki... pria ini.
Jangan seperti ini. Jangan seperti ini.
Jangan lagi...
Jo Bong Hak.
Ya, di sini.
Alasan dia memprovokasiku melalui Yoon Hee
agar aku mengingat tempat ini.
Episode 6 Transaksi dan Pembunuhan Paling Kejam
Tas itu... apa kau mendapatkannya dari dalam mobil?
Ya.
Siapa ini?
Ayah Eun Bi.
Ayah Eun Bi?
7 tahun lalu, ayahku tiba-tiba menghilang. Sejak itu aku tak pernah bertemu dengannya.
Tuan!
Tuan!
Tuan!
Tuan... sadarlah, Tuan!
Tuan!
Tuan.
Tuan, kau baik-baik saja?
Kenapa kau pergi ke sana lagi?
Sekarang, istirahatlah dulu.
Nanti ceritakan apa yang terjadi.
Detektif Park...
Bukan X.
Apa maksudmu?
Jelas-jelas itu tanda X...
Urutannya berbeda.
Hingga saat ini, pria itu menggunakan tanda X untuk memancing orang datang,
lalu mereka terbunuh.
Tapi dalam kasus Detektif Park...
dia mati lebih dulu,
lalu mayatnya diberi tanda X.
Agar kita berpikir itu kasus yang sama.
Berarti, seseorang sengaja meninggalkan tanda itu?
Ya.
Ini seperti... deklarasi perang.
Deklarasi perang?
Siapa pada siapa?
Selain aku...
ada orang lain yang mengejar X,
yang berpura-pura sebagai X.
Mungkinlah Detektif Park terkait dengan pria yang ada di foto itu?
Pria itu... ayahnya Eun Bi.
Dan juga, Eun Bi...
Tuan.
Kau baik-baik saja?
Untuk sekarang, tolong rahasiakan ini dari Eun Bi.
Baiklah, aku mengerti.
Kalau begitu, istirahatlah.
Penyidik Go.
Ya, Kabag Han.
Bagaimana dengan Jaksa Cha?
Dia di dalam.
Tapi mengenai pelacakan GPS, kali ini
benar-benar ide bagus!
Katamu itu ilegal dan aku tak boleh melakukannya lagi.
Kapan aku bilang begitu?
Aku hanya mengatakannya sekali.
Jangan mengatakan ilegal atau apapun itu.
Kali ini, Eun Bi juga perlu diperlakukan sama.
Eun Bi... Kenapa?
Dia tidak pulang semalam.
Dia tidak pulang dan tak bilang apa-apa.
Kabag Han, itu...
Aku tahu. Aku takkan memberi tahu Jaksa Cha.
Aku permisi dulu.
Ya.
Oh, iya! Sekarang masih masa skorsing,
jangan terlalu banyak bekerja.
Kau tidak punya wali?
Ayah.
Aku punya ayah.
Bantu aku mencari seseorang. Ayahku.
Jo Bong Hak.
Aku suka rasa melon. Rasa Ayahku.
Saat ayahku pergi, aku makan ini.
Pria itu... ayahnya Eun Bi.
Orang-orang menganggap aku ini gila,
tapi aku masih bersikeras membangun taman ini.
Kalian tahu alasannya?
Aku tak mau anakku merasa
ayahnya hanyalah seorang rentenir.
Aku ingin menjadi pengusaha dan ayah yang bisa dibanggakan.
Sekarang mimpiku sudah terkabul.
Tapi anakku...
sudah tak ada di dunia ini.
Jo Eun Bi. Anak itu... membuat putraku mati.
Kenapa kau melepasnya?
Tangkap dia!
Tangkap, lalu bunuh dia!
Katamu yang mati itu Detektif Park?
Tapi, kau tahu kenapa bajingan itu selalu mengawasi Cha Woo Jin?
Kau tahu alasannya?
Maaf, Presdir.
Itu masih perlu diselidiki lebih dalam.
Tapi kami menemukan hal yang aneh.
Detektif Park yang meninggal berasal dari Rumah Kebahagiaan.
Rumah Kebahagiaan?
Ya.
Kau bilang dia selalu di sekitar Cha Woo Jin dan membantunya, kan?
Dan juga, pembunuh anak Anda, Kim Man Cheol,
juga pernah bekerja di Rumah Kebahagiaan itu.
Apa?
Tapi Presdir...
Apa yang harus saya perbuat pada Cha Woo Jin?
Rumah Kebahagiaan?
Apa alasan sebenarnya? Sudah kau pastikan?
Masih belum.
Posisi pemilik tas sudah dilacak?
Ini juga butuh waktu.
Apa?
Seseorang mati. Ini pembunuhan.
Anak kecil itu dibawa. Dia dalam bahaya...
Penyidik Go.
Kami juga sudah berusaha keras.
Karena tak ada yang diambil,
aku akan menyelesaikan laporannya dan memberitahumu.
Bukankah di sana ada tas? Tas!
Kalau begitu, lakukan saja sendiri!
Dasar.
Kau tahu... jumlah polisi yang ada di sini tidak cukup.
Kalau menemukan sesuatu, aku akan menghubungimu.
Kau lihat Eun Bi?
Tidak tahu.
Kau tahu?
Tidak tahu.
Tidak tahu.
Oh... Eun Bi.
Kau pernah lihat Eun Bi?
Ya. Kemarin... sebelah sana.
Ini aku.
Melacak lokasi ponsel Eun Bi?
Benar. Ada cara itu.
Aku akan menelponmu setelah memeriksanya.
Ya. Sudah ketemu?
Sebentar.
Ya. 378107.
Mengerti.
Kenapa Eun Bi di sana?
IDFL SUBSCREW
l eaves t
Kau menemukan sesuatu?
Tidak.
Ini... sangat bersih.
Tampaknya seseorang sengaja membersihkannya.
Tapi aku juga dapat...
Apa?
Kau tak menemukan apapun?
Yang penting, aku dapat...
Kenapa kau masih seperti ini?!
Aku sengaja datang memohon padamu!
Kau tak punya hak untuk berteriak.
Hey! Aku juga sudah melakukannya!
Aku yang sudah gila.
Dari awal harusnya tak kuberikan padamu.
Dengarkan aku!
Sudahlah!
Hey! Hey! Hey!
Kau... Dasar wanita pemarah!
Aku sudah sangat khawatir gara-gara Eun Bi.
Membuatku kesal saja!
Kenapa ke sini lagi?
Kau mau mengambil sesuatu lagi?
Sekarang tak ada apapun yang bisa kau ambil.
Kau ingin bicara apa? Cepat katakan.
Aku sibuk.
Kau ingat?
Saat sekolah dulu,
Profesor bertanya kenapa aku ingin menjadi jaksa?
Apa yang kukatakan?
Mana mungkin aku lupa!
No comments yet. Be the first to leave one.