لومړۍ 200 کرښې.
Para pemirsa yang ada di depan TV,
halo semuanya.
Aku reporter berita dari stasiun TV BBQ, Fang Xiang.
Saat ini, aku sedang berada di TKP Gedung Keuangan.
Berdasarkan pengalamanku,
perampok telah menguasai seluruh gedung.
Akan terus kulaporkan berita terkini untuk kalian semua.
Bubar.
Bank Sentral KPI
Dilaporkan bahwa...
di dalam sana ada sandera yang diculik.
Serius?
Menurut sumber terpercaya,
di dalam gedung sudah ada sandera yang diculik.
Masih belum diketahui berapa orang yang terluka.
Fang Xiang akan melaporkan langsung kepada kalian.
Ruang Tunggu KPI
Bank Sentral KPI
Bank Sentral KPI
Bank Sentral KPI
Para pemirsa, kami akan terus laporkan pada kalian.
Harusnya ini berita yang tak baik.
Biasanya aku jarang melihat berita.
Namun, sandera yang diculik perampok
seharusnya adalah Brigadir Jenderal Polisi dari kantor polisi.
Menculiknya setara dengan menculik seluruh kota.
Bubar.
Bank Sentral
Brigjen kalian ada di tanganku.
Segera atur alat evakuasi untukku.
Jangan terburu-buru.
Selama kau tak melukai Brigjen,
semua permintaan bisa didiskusikan.
Letakkan pistol kalian.
Belum semuanya meletakkannya.
Cepat!
Masih ada!
Hari pertama masuk ke dalam Sekolah Polisi, aku pernah berkata pada kalian.
Sebagai polisi,
bahkan jika harus mengorbankan diri
juga tidak boleh berdiskusi dengan seroang kriminal.
Kalian semua segera mengambil kembali pistolnya.
Segera mengambil kembali pistolnya.
Cepat!
Dari suara tembakan ini bisa diduga bahwa
diskusi di antara kedua belah pihak tidak berhasil.
Sudah tidak mau mendengar perkataanku lagi?
Segera mengatur helikopter untukku.
Tidak ada.
Kalau begitu, segera mengatur sebuah mobil polisi untukku.
Kantor polisi memiliki aturan tersendiri.
Mobil polisi tak dipinjam untuk orang luar.
Sialan.
Apakah saat ini sudah ada?
Jika kau tak mengatur alat evakuasi untukku sekarang,
maka semua orang di sini,
akan mati bersama.
Ada, semua ada.
Apa yang mau kau lakukan?
Sebagai polisi,
kita harus melindungi keselamatan jiwa dan harta benda warga,
serta menjaga ketertiban sosial.
Aku sudah bersiap untuk berkorban.
Tembaklah.
Jurus Headbutt tidak takut dengan jurus Kaki Jingang.
Aku bukan Kaki Jingang.
Siapa yang menembak?
By: YOYONG MASAMBA
Halo, Pak.
Pak.
Beberapa ini sudah tidak penting, Zhang Hao.
Kau amat sempurna.
Tempat ini sudah tidak cocok untukmu.
Aku memutuskan untuk menaikkan jabatanmu
agar kau bisa pergi ke tempat yang lebih bagus.
Kantor Polisi Filipina Kantor Polisi daerah Pecinan
Kau Zhang Hao?
Aku tidak peduli apa jabatanmu di tim SWAT sebelumnya.
Menjadi Wakil Inspektur di sini,
kau bisa bersantai
seperti sedang liburan.
Bisa dikatakan seperti ini.
Dibawah kepemimpinanku, Kantor Polisi di daerah Pecinan
sangat damai dan harmonis.
Di seluruh jalan ini,
hanya tokomu saja yang tidak membayar uang pemeliharaan.
Apa maumu sebenarnya?
Beri aku jawaban yang memuaskan.
Jika tidak mau melanjutkan lagi, katakanlah padaku.
Banyak orang yang rebutan ingin berbisnis di sini.
Mengapa hari ini datang begitu pagi?
Kalian berdua, cepat kurung mereka.
Pergilah, kurung mereka.
Maaf.
Ada dua orang gila.
Pihak keluarga ingin kami bekerja sama dalam berakting.
Aku ingin menjelaskan kondisi kami padamu.
Aku adalah Bos pertama.
Kau Bos kedua.
Di sana masih ada Bos ketiga dan keempat.
Meskipun
kami di sini termasuk daerah perkumpulan orang Tionghoa,
tapi
di sini sering terjadi kasus yang besar.
Pak,
ada kasus obat!
Polisi
Kasus obat?
Aku hanya keluar dan minum alkohol sedikit.
Namun, setir mobilku hilang.
Apakah keamanan di daerah Pecinan memang seperti ini?
Untuk apa aku membutuhkan kalian sebagai Polisi?
Kau sedang duduk di bagian belakang mobil.
Setir mobil ada di depan sana.
Aku membeli minyak dewa di sini.
Setelah aku menggunakannya, sama sekali tidak berkhasiat. Barangnya palsu.
Cepat tangkap mereka.
Tangkap cecak itu.
Pergi.
Berhenti. Tim Unit Kriminal sedang menangani kasus, mohon pergi dari sini.
Kantor Polisi Pecinan.
Mohon pergi dari sini.
Eh? Bukankah ini Wakil Inspektur Zhang?
Kenapa kau bicara seperti ini dengan Wakil Inspektur Zhang?
Pergi kerja.
Baik.
Kasus apa?
Rahasia.
Apa yang disibukkan oleh Wakil Inspektur Zhang?
Rahasia.
Ketua, jejak darah di TKP telah selesai diproses.
Bawa kembali ke laboratorium untuk dites.
Baik.
Kenapa kau kemari?
Minyak dewa ini kau gunakan sendiri atau...?
Bawa kembali ke laboratorium untuk dites.
Bawa kembali ke laboratorium untuk dites!
Baik.
Ketua,
ada pembunuh yang masih hidup di dalam, apa yang harus dilakukan?
Bawa kembali
untuk diinterogasi.
Baik.
Benda ini sudah...
sudah ditangkap, apa yang harus dilalukan?
Bawa kembali
untuk diinterogasi.
Baik.
Enyahlah.
Baik.
Kalian sudah berjuang keras. Maukah segelas teh?
Tidak.
Bos, mau beli rokok?
Tidak.
Mau beli buah?
Tidak. Sudahlah.
Mau beli rumah dengan pemandangan laut, Kak?
Tidak.
Bagaimana dengan asuransi?
Tidak.
SPA, perawatan kesehatan di jalan belakang, kau pasti puas.
Diskon 20%.
Polisi Cao,
mengapa menangkap orang dalam?
Masalah aku dengan Bapak sudah dijelaskan dengan jelas.
Cecak yang menarik pelatuknya.
Tempat ini adalah SPA yang bertema.
Kau gak perlu begitu gugup.
Ada sebuah kasus yang butuh kerja samamu.
Mata-matanya harus seorang Tionghoa.
Benar.
Kotak Berkas
Apakah berbahaya?
Sangat berbahaya.
Gayamu ini
terlalu malang.
Ayo, ganti tema selanjutnya.
Poker Group
merupakan kelompok kriminal terbesar di Asia Tenggara.
Semua tubuh anggotanya memiliki tato poker.
Bos mereka, Ma Nu,
melakukan segala jenis tindakan kriminal.
Bahkan membunuh Polisi.
Saat ini telah ditangkap oleh pihak kepolisian.
Selanjutnya,
satu bulan ke depan, akan diadakan sidang.
Huang Xiaogui selaku bendahara Poker Group.
bersedia menjadi saksi
untuk Ma Nu.
Namun, dia diculik di tengah perjalanan.
Lindungi saksi.
Huang Xiaogui mengambil kesempatan ini untuk berlari.
Bajaj
Hingga saat ini masih belum ada kabarnya.
Dia memiliki seorang putri bernama Huang Ying.
Putrinya bersekolah di Sekolah Internasional Orang Tionghoa.
Dia tidak percaya dengan Polisi,
dan menolak untuk dilindungi.
Kami membutuhkan seorang
polisi dengan paras Tionghoa sepertimu
No comments yet. Be the first to leave one.