لومړۍ 200 کرښې.
Hozuki!
- Tidak selaras! - Tidak selaras!
Tidak mungkin. Bagaimana ini?
Semuanya karena dia melindungiku!
Aku tidak mau berakhir seperti ini.
Aku sangat membencinya!
Ya.
Ini keputusan yang kubuat.
Bagaimana bisa aku tidak bertahan sampai akhir?
Tak apa-apa.
- Nadanya pasti - Nadanya pasti
- akan pas! - akan pas!
Apa ini? Ada yang berubah!
Aku tidak sendirian lagi.
Kau tidak perlu menurunkan levelmu demi kami.
Kau harus melakukan yang terbaik.
Itu dia. Aku akan memimpin dengan caraku sendiri.
Tentu saja.
Karena begitu aku menemukannya, aku tidak bisa berpaling
dari suara yang menggetarkan hatiku.
Apa yang baru saja terjadi?
Bukankah penampilan mereka
dari tengah hingga akhir menjadi luar biasa?
Mereka membuat penonton bersemangat.
Jangan khawatir!
Kita tidak akan kalah dari mereka!
Bukan begitu, Mio?
Mio?
Apa Mio benar-benar tertawa?
Aku tidak pernah melihatnya begitu! Menyeramkan!
Jangan gila sekarang!
Berikutnya giliran kita!
Ketua.
Aku yakin bisa memberikan penampilan terbaik hari ini.
Paruh pertama dan kedua
seolah ditampilkan dua sekolah berbeda.
Apa paruh kedua itu indikator asli dari kemampuan mereka?
Nada mereka cukup berbeda dari yang kubayangkan.
Sangat dalam.
Ousuke, kau tampak senang.
Benarkah?
Sen, penampilan mereka sebenarnya luar biasa.
Ya.
Hei! Kenapa kau sangat terkesan? Bodoh!
Penampilan mereka tidak sebanding dengan kita!
- Tapi… - Diam!
Astaga. Rasanya aku menyaksikan sesuatu yang luar biasa.
Tidak mudah untuk bangkit dari kesalahan di awal.
Aku merasa penampilan mereka membangkitkan semangatku.
Kita menyaksikan momen pertumbuhan mereka.
Kita beruntung mendengar penampilan seperti ini.
Itu mengagumkan.
Aku bangga dengan Chika.
Awalnya dia membuatku khawatir.
Mau pakai ini?
Terima kasih, "Ibu."
Kau baik-baik saja, Kazusa?
Bagaimana bisa aku baik-baik saja?
Penampilan seperti itu
tidak bisa diterima!
- Maaf! - Maaf!
Tunggu, ada apa?
Kenapa kalian bertiga meminta maaf?
Sebenarnya, Kudo…
Sakit perutku membuatku kurang prima.
Aku tidak bisa fokus dan menghambat kalian.
Maaf.
Aku tahu soal itu, tapi merahasiakannya dari semua.
Aku juga.
Tidak perlu berbohong seperti itu.
Pak Takinami?
Hei, ada apa?
Bohong? Apa maksudnya?
Sakit!
Kelihatannya lebih buruk daripada sebelumnya.
Chika, tanganmu!
Tidak mungkin! Kenapa kau cedera?
Apa itu karena tadi?
Dia cedera di toilet.
Apa?
Dia tampak kurang sehat,
aku membawanya ke toilet dan bilang tidak perlu tampil.
Lalu dia marah dan memukul dinding, mencederai tangannya.
Sangat payah sampai aku bisa mengerti
kenapa dia ingin berbohong.
Berengsek!
Apa aku salah?
Tidak, kau benar.
Apa? Payah sekali!
- Chika pasti melakukan itu! - Chika, kau lucu!
Berhentilah bermain-main dan pergi obati tanganmu.
Aku tahu!
Baik, kalian harus segera berkemas.
Maaf, aku haus. Jadi, aku akan membeli minuman.
Baiklah.
Hozuki cepat sekali berkemas.
Kurata,
benarkah Chika cedera karena itu?
Kuharap tangannya segera sembuh.
Lalu kita bisa tampil bersama lagi.
Ya.
KLINIK
Butuh satu bulan atau lebih agar sembuh total.
Apa? Sebulan?
Kenapa lama sekali? Bukankah itu hanya terkilir?
Jangan meremehkan ini.
Kau terlalu memaksakannya, jadi, kini makin parah.
Istirahatlah sampai bengkaknya berkurang, lalu mulai terapi fisik.
Bagaimana dengan bermain koto?
Tentu saja tidak bisa.
SYOK
Aku akan sembuh dalam tiga hari!
Semoga berhasil.
Baik, kau boleh pergi sekarang.
Mari kita lihat.
Yang biasa dia minum adalah…
SUSU RASA STROBERI
Kau mencari sesuatu?
Begini…
Aku ingin membeli semua camilan stroberi yang enak!
POOKY STROBERI
KIOS CAMILAN
- Kudo… - Berhenti di sana!
Sial.
Apa? Kau lagi?
Apa maumu?
Aku mendengar penampilanmu.
Apa itu tadi?
Paruh pertama adalah kekacauan yang menyiksa untuk didengar.
Kau mungkin telah pulih di paruh kedua,
tapi komposisi tidak lengkap kecuali dimainkan dari awal hingga akhir!
Aku tidak akan menerima penampilan seperti itu!
Seperti dugaanku,
kalian tidak cukup baik untuk bermain koto dengan Satowa!
Soal itu lagi?
Kami mengacau hari ini karena salahku.
Berapa kali harus kukatakan?
Hozuki memilih untuk bermain dengan kami karena dia mau.
Kau tidak berhak berpendapat.
Sudah selesai?
Sampai jumpa.
Ini semua salahmu!
Penampilan Satowa hari ini…
Itu…
Bukan begitu cara Satowa bermain!
Itu bukan suaranya!
Nadanya dahulu jernih dan tajam.
Terdengar kuat, megah, dan selalu solid!
Aku sudah tidak sabar mendengar suara Satowa,
tapi kau telah menodai itu!
Itu karena kau amatir yang tidak cakap
hingga nada Satowa melemah!
Dia tidak sebaik sebelumnya!
Kemampuanmu hanya akan menurun di klub payah seperti ini.
Kenapa?
Bagaimana bisa bermain koto seperti itu disebut bagus?
Rasanya aku terus meratap sendirian.
Koto itu adalah senjata di tanganmu.
Bukankah menjadi lebih lembut?
Nadanya tidak menjadi lemah atau dia menjadi pemain yang buruk,
tapi nadanya menjadi lebih lembut.
Dibandingkan kali pertama mendengar permainannya,
aku lebih suka suara yang dia hasilkan sekarang.
Aku tidak bertanya apa yang kau suka!
Kau bahkan tidak tahu apa pun soal itu!
Bukankah menjadi lebih lembut?
Aku sudah tahu itu!
Aku tidak butuh orang sepertimu untuk memberitahuku itu!
Sejak kecil,
nada Satowa diselimuti kesendirian.
Memberikan suara keindahan yang tak terlukiskan,
yang hanya bisa dikagumi dari jauh.
Bagiku itu suara paling indah di dunia.
Tapi itu sudah berubah sekarang.
Nada suaranya terdengar lembut, cerah,
menyenangkan, dan bahagia sekarang.
Aku belum pernah mendengarnya.
Nada seperti itu
tidak akan mungkin jika dia bermain denganku!
Sial. Dia hanya berkata semaunya dan melarikan diri.
Ada apa denganmu?
Sudah berapa lama kau di sana?
Aku di sini dari tadi.
Kau tahu apa soal suaraku?
Apa? Kau mendengar semuanya?
Maaf, aku hanya menyampaikan pendapatku.
Terima kasih!
Terima kasih.
Chika!
Aku menemukanmu!
Ini untukmu!
Apa?
Chika, bagaimana tanganmu?
Tunggu, apa itu Hozuki?
Kenapa dia membeli camilan hanya untukmu?
Tidak adil!
Bagi denganku!
Tidak.
Pelit!
Sejak kapan kau menjadi sangat picik?
No comments yet. Be the first to leave one.