The Animal Kingdom (Le règne animal)

The Animal Kingdom (Le règne animal)

د Indonesian ژباړه ډاونلوډ کړئ

د خپرونې معلومات

The Animal Kingdom 2023 BluRay x264-Pahe in
د لخوا تبصره MKibara

تګونه

BluRay
x264
په خپور شو: 2024-02-11
ډاونلوډونه: 61
د اوریدلو معیوبیت: No

د Indonesian سرليکونو مخکتنه

لومړۍ 200 کرښې.

Makan ini, Albert.

Anjing pintar.

- Ini merepotkan, bukan? - Benar. Merepotkan.

Jangan beri itu. Itu cuma garam dan nitrit.

Kau juga jangan makan itu.

Makanan itu seperti bicara. Menggambarkan kepribadianmu.

Selain itu, itu menggambarkan keberadaanmu di dunia.

Aku tidak ada jika aku makan keripik?

Kau pasif dan menelan segala hal di depanmu. Seperti Albert.

Pembangkangan adalah keberanian yang nyata saat ini.

Lalu kenapa aku harus patuh pada Ayah?

Ini berbeda. Bukan Ayah sistemnya.

Anjing pintar.

- Ini. Pakailah. - Tidak, Ayah. Ini bau terasi.

Setidaknya berusahalah patuh jika kau ikut.

- Selain itu, kita terlambat. - Sudah kubilang aku punya rencana.

Main gim dengan teman-teman bodohmu?

Ayah bilang aku tidak perlu ikut.

- Tanpaku, Ayah akan tiba tepat waktu. - Yang benar saja.

Kau tahu kita punya janji penting di rumah sakit dan...

Tunggu, Émile. Apa itu?

Astaga! Émile!

Masuk ke mobil!

- Berhenti! - Astaga!

Kita punya janji. Cukup, kita jangan ribut.

- Tenanglah! - Jangan sentuh aku!

Bajingan!

Berhenti!

Kembali!

Ayo, Émile.

Maju!

- Akhir zaman. - Ya, akhir zaman.

- Berhenti. Jangan ganggu yang lain. - Tak apa.

Pak Marindaze.

Émile.

Halo Francois. Halo Émile. Senang bertemu kalian lagi.

Jadi... kondisi Lana semakin membaik.

Jauh lebih baik. Sudah tiga pekan sejak kejang terakhirnya.

Ini bukannya kabar baik terlalu awal, tapi sepertinya pengobatan berhasil.

Kami yakin dapat menstabilkan kondisinya.

Ini adalah kabar baik pertama. Yang lainnya adalah...

Pusat Penampungan Selatan dibuka lebih awal.

Istrimu akan dipindahkan pada bulan Mei bersama pasien lainnya.

Mei tahun ini?

- Kau akan pindah bersamanya? - Ya. Tentu saja.

Telah kuhubungi rekan kerja yang menemukan sekolah untuk Émile.

Segalanya sudah kami usahakan.

Kata Ayah kita diskusikan ini dahulu?

Émile, di selatan sangat bagus. Pindah ke sana adalah kebaikan.

Selalu kukatakan, manusia tidaklah bersifat menetap.

Gaya hidup itu akan menjadi kematian kita. Pusat itu adalah pilihan.

Dengan perawatan terbaik, dia pasti bisa pulang.

- Itu yang penting. - Apakah ibuku akan kembali normal?

Mutasi-mutasi ini...

...itu fenomena baru yang rumit.

Kuakui, kami masih mencoba memahami semuanya, kami hampir paham.

Dua tahun terakhir, kami punya banyak kemajuan memahami penyakit ini.

Jadi, jangan putus asa.

Ayah bilang semua dokter adalah dukun dan sekarang Ayah setuju dengan mereka.

Ayah tidak bilang begitu. Setidaknya tidak dengan kalimat itu.

Dokter itu benar.

Hanya masalah waktu. Kita akan mengetahuinya pada akhirnya.

- Rabies, wabah, campak. - Dan Ebola? Diabetes?

- Flu? Tidak ada obatnya. - Kau tidak dengar kata dokter?

- Pengobatannya berhasil. Ada kemajuan. - Benar. Ibumu menjadi tenang.

Jauh berbeda saat ayahmu membawanya ke sini.

Sebelum kau membawanya ke sini. Secara paksa. Aku tak membawa siapa pun.

François, untuk sekian kalinya, menjaganya bukanlah pilihan.

Kenapa begitu merendahkan? Justru dia sedang mendalaminya.

Bukannya merendahkan. Situasinya menjadi berbahaya.

"Terlahir tanpa mengacau, kehilangan rasa hormat atau kesabaran."

René Char merangkumnya.

Mau melihat ibumu?

Sudah mengempis. Sekarang jauh lebih baik.

Kau bisa melihat area luar.

Kau masih suka berjalan-jalan?

Kau butuh udara segar.

Émile...

Aku akan segera kembali. Kami tidak akan ke mana-mana.

Tunggu apa lagi? Ajak bicara ibumu.

Dia masih tidak mengerti apa-apa.

Senyumlah.

Dia ibumu.

Lihat, itu dia.

PUSAT PENAMPUNGAN SELATAN

Bagus sekali! Lemari dan satu kamar mandi.

Pondok yang benar-benar indah!

- Kau mencium udara segarnya? - Aku mencium bahwa Ayah perlu mandi.

Jangan terlalu rewel. Ini hanya sementara.

- Ini rumah sementara yang keren. - Sudahlah!

Albert, dor!

Jadi...

Kita kedatangan murid baru sampai akhir tahun ini.

Ibu ingin kalian menyambutnya.

Mau menyampaikan sesuatu?

Ya, namaku Émile. Senang bertemu dengan kalian.

Aku di sini selama dua bulan, tapi aku sangat berharap bisa mengenal kalian.

Namamu Émile? Jadi, orangtuamu membencimu?

Lucu.

Terima kasih, Victor, atas komentar yang membangun.

- Apakah kamu dikeluarkan? - Nina!

Aneh saja kau muncul sekarang. Apakah kau membuat masalah?

- Tidak, ayahku pindah karena pekerjaannya. - Apa pekerjaan orangtuamu?

- Ayahku adalah seorang koki. - Dan ibumu?

Ibuku sudah meninggal.

Cukup, Nina.

Émile, kau bisa duduk.

Kerja bagus, Nina. Agak memalukan.

Minggu lalu kita membaca Phaedra. Kalian sudah sampai...

Nina, ini harus terkait pelajaran.

Émile... Jangan tersinggung. Kau murid baru dan aku penasaran.

ADHD-ku membuatku bicara dengan pedas.

Pikiranku berpacu dan aku merasa bersalah.

- Baiklah, tidak masalah. - Bekas luka itu dari mana?

Petir.

- Apa musik favoritmu? - Sudahlah. Bisa kita lanjutkan?

Mengenai Phaedra. Pekan lalu kita membahas definisi katarsis.

Ada yang bisa beri tahu Ibu apa artinya?

Jordan ingin bermonolog tapi terlalu malu untuk bertanya.

Itu harusnya bagus, tapi berhentilah main-main, Victor.

- Ayah tidak memasak? - Memasak, menyajikan...

Di tempat seperti ini, pekerjaan lebih dari satu.

- Naïma, ini anakku, Émile. - Halo, Émile.

- Aromanya lezat. - Terima kasih.

Ini dia si bujangan!

Aku Jacques. Ayahmu bilang, kau adalah koki yang baik.

- Tergantung bayarannya. - Sangat pragmatis.

- Kau suka di sini? - Ya, kotanya dan segala hal keren di sini.

Memiliki pesonanya sendiri, kecuali untuk tempat baru itu.

- Ya, untuk para monster. - Benar sekali. Omong-omong...

François, bisa kau urus kano di sana?

Tentu. Segera kembali.

Lalu siapa yang melayani?

Kau takut pada makhluk-makhluk itu?

Tidak ada yang perlu ditakuti.

Cuacanya dahsyat!

Kau lihar awannya?

Aduh!

Merepotkan!

Pondok ini!

Ayah membuatmu terbangun?

Pergi tidur. Sudah larut.

Dasar!

Satu dua tiga...

Ayo, bersamaan.

Sedikit lagi.

Halo? Ya, saya sendiri.

Bagaimana? Tunggu.

Aku tidak mengerti. Apa yang terjadi? Kapan?

Di mana?

Maju terus.

Ayah, kau mau apa?

- Hei! - Ayah, apa-apaan?

- Berhenti! - Ayah! Lepaskan aku!

Berhenti!

- Lepaskan aku! - Kau seharusnya tidak berada di sini!

Lepaskan aku! Di mana istriku?

- Menyingkir! Lepaskan aku! - Tenanglah!

Ada apa ini?

Seorang warga sipil dan anaknya. Mereka mencari istrinya.

- Istrinya orang aneh. Maksudku, makhluk. - Korban.

Aku Asisten Polisi, Julia Izquierdo. Kalian aman.

- Kau mendengarku? - Ayah!

- Apa yang terjadi? - Busnya oleng.

Badai merobohkan pohon.

- Siapa nama istrimu? - Marindaze, Lana.

Kami belum menemukannya. Lebih dari 40 orang hilang, kami baru mulai.

- Izquierdo! - Sebentar.

Rekanku akan mencatat informasimu.

- Informasi apa? - Informasi yang diperlukan untuk menemukannya.

- Akan kami usahakan. - Terima kasih, Asisten Polisi.

- Berikan kausmu. - Kausku?

Indra penciumannya makin tajam. Dia pasti bisa menciumnya.

- Dan menemukan kita. - Ibu tidak akan kembali.

Ayah paham, tapi kau salah.

- Berikan kausmu. - Tidak mau.

- Kalau begitu, pergilah tidur. - Selamat tidur.

Dasar!

Apa yang kau lakukan, Ayah?

Mungkin akan ada keadaan darurat karena makhluk aneh itu.

Jika ada jam malam lagi, lebih baik aku mati.

Kudengar mereka menangkap salah satunya di kota. Polisi ada di mana-mana.

- Aku ingin melihat salah satunya. - Benarkah?

Kau bisa?

Hai.

- Kau kelelahan, ya? - Ya, aku tidak tidur nyenyak.

Ya, kelopak mata kantuk. Bangun!

Kau tidak mengerti? Kelopak mata kantuk! Bangun!

Baju olahraga wajib, Marindaze malah pakai jersey.

Cari kesalahan saja.

Langkah lebih besar. Angkat lutut lebih tinggi.

- Kau tidak melempar cakram. - Akan kulakukan yang terbaik.

Semuanya sibuk, Marindaze cuma diam. Cari kesalahan saja.

Marindaze-lah kesalahannya.

Marindaze, tarik tambang dengan tim yang lebih lemah.

Bangun dan tunjukkan semangat. Awas, itu trek lari.

Tarik! Lebih keras! Ayo, gadis-gadis!

- Ayo, Nina! - Lebih keras!

Dasar lemah. Regangkan ototmu!

Ayo, jangan menyerah!

تبصرې

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left