لومړۍ 200 کرښې.
Alih Bahasa By : Yoyong Masamba
Rambo!
Smurf!
Gol!
- Gol! - Ayo, Wolf!
Wolf!
Ayo, sekali lagi sebelum kita pulang tidur.
- Lady... - Apa?
Kau melihatnya?
Lady?
Utusannya sudah ada disana.
Cepat!
Lebih cepat, prajurit!
Swede!
Smurf, akhirnya kau tambah cepat!
Dog!
Tunjukkan wajah ksatriamu!
Wolf, begitu aku meninggalkanmu, kau bertambah gemuk.
Ayolah, Monos!
Tunjukkan padaku kekuatanmu, energimu.
Tunjukkan keberanianmu.
Kita bekerja untuk Organisasi.
Organisasi adalah keluarga kita.
Kalian adalah anak-anakku.
Kalian adalah Monos.
Berjuanglah!
Wolf lompatlah! Lebih tinggi!
Siap gerak!
Istirahat ditempat, Geraak!
Smurf, senapanmu harus berdiri di samping kakimu.
Wolf, itu bukan gerakan siap militer.
Kau komando pasukan disini. contoh macam apa itu?
Perhatian!
Angkat sabukmu, prajurit.
Aku sudah menyampaikan salam dan pengarahan kepada kalian....
...dan juga kepada anggota baru.
Namanya Shakira.
Shakira adalah sapi perah.
Menghasilkan susu yang sangat lezat, kaya akan vitamin.
Tapi dia bukan hadiah.
Itu pinjaman dari Organisasi. Kontribusi atas tujuan kita.
Pada akhir misi, kita akan mengembalikannya kepada pemiliknya.
Seperti hari ini.
Jika tidak, tidak ada yang akan memberi kita apa-apa lagi.
Sebaliknya, dia akan mengkhianati kita dan mengungkapkan posisi kita.
Menjaga keamanan Shakira sama pentingnya organisasi kita.
Disaat menjaga tawanan perang dengan aman.
Mengerti? Mengerti?
Apa ada yang ingin kalian katakan?
- Bicaralah, prajurit. - Mohon izin memerah susu Shakira, Pak!
Kau tahu apa yang terjadi jika susu sapi tidak diperah?
- Tidak tahu, pak. - Dia akan mengamuk!
Kau bertanggung jawab atas Shakira. Kembali ke barisan.
Ada yang lain?
- Bicaralah, prajurit. - Wolf ingin mengatakan sesuatu.
Kembali ke barisan.
Bicaralah, komandan pasukan.
- Pak! Izinkan aku menjadi partner Leda. - Kembali ke barisan.
Apa benar, prajurit? Kau ingin menjadi partner Wolf?
Ya, pak.
Aku menyetujuinya!
- Jangan ditarik paksa. - Sini, biar aku menyisirnya.
Kau ingin aku mengepang rambutmu?
- Dikepang? - Ya.
kami satu-satunya yang tahu cara membuatnya.
Karena cara membuatnya sangat khusus.
Ini, lihatlah.
Kau ingin aku melakukannya.
Tunggu, tunggu. Jangan bergerak.
lihat, mereka benar-benar cantik
Katakan padaku.
Kutahu kau akan menyukainya.
Tapi, jangan menyentuhnya.
Cantik, kan?
Wolf, beri dia rokok.
Kau suka sepatu barumu?
Agak besar, tapi bagus.
Rambo, berikan korannya.
Lepaskan selimutnya dan gulung celananya.
Merokok tidak baik bagi kesehatan.
Berhentilah merokok dan kau harus memanfaatkan waktumu di sini.
- Kau suka kudaku? - Ya.
Angkat korannya.
Sekarang baca itu.
"Penipuan di Jepang.
Ratusan wanita hamil..."
Diamlah di sana!
Ulangi lagi.
"Ratusan wanita hamil
mencari keadilan atas penjualan Pil KB palsu.
Prajurit! Bubar jalan!
Antar Doctora ke kamarnya.
Jaga dia. Sampai ketemu, Prajurit.
Kemarilah, Rambo!
- Bigfoot, tangkap dia.! - Jangan biarkan dia lolos!
- Tahan dia! - Pukul dia!
Satu! Dua!
- Tiga! Empat! - Giliranku!
- Lima! Enam! - Giliranku!
- Pukul dia! - Ok!
Kau harus memukulnya dengan keras.
Tujuh! Delapan!
- Jangan di kepala! - Sembilan! Sepuluh!
- 11! - Aku, aku lagi!
12!
13! 14!
Bangunlah, Wolfie!
- Ayo. - Ayo, Doctora!
Ayo lakukan! Jika kau tidak mau, aku yang akan melakukannya!
- Pukul dia, Doctora! - Buat dia terluka!
Jangan pikirkan itu. Pukul dia!
- Pukul dengan keras! - Pukul dia, Doctora!
- Tidak! - Pukul lebih keras, atau aku berikan ke Bigfoot.
Pukul Lebih keras, itu akan membuatnya lebih kuat!
Aku bersumpah akan memberikannya pada Bigfoot!
Cobalah! Pukul lebih keras lagi!
15!
Bagaimana?
Kau semakin tua, pilek dan memar!
Namun, dalam kehidupan tidak ada yang lebih baik darimu!
Kau senang tidur dengan senjatamu, dan bangun disaat matarahi terbit.
Selamat ulang tahun! Selamat ulang tahun!
- Kau sudah tua sekarang! - Selamat ulang tahun!
- Selamat ulang tahun, Rambo! - Mari kita rayakan!!
Mari kita membuat pesta!
Coba seperti ini.
Seperti itu.
Saya tidak tahu melakukannya.
- Kenapa? - Tidak apa-apa.
- Kenapa kau tertawa? - Ciumanmu aneh.
Aneh? Kok aneh?
Aku tidak tahu, terasa lucu, membuatku menggelitik.
Kau mengada-ada. Kenapa juga aku mengarang seperti itu.
- Kau mengolok-olok-ku. - Mengapa kau tidak mencobanya dengan Rambo?
- Rambo sudah seperti saudaraku. - Jangan-jangan, emang kenapa?
Cuman pengen tau aja.
Apa?
Kau janji?
- Bagaimana? - Normal.
Tidak, Tidak. Kemarilah.
Apanya yang lucu?
- Kau senang sekarang? - Ya
Jatuh!
Beri jalan buat Boom Boom dan batang kayunya.
- Ada lagi? - Tidak, itu saja.
Smurf, kau kehilangan parang lagi?
- Bagaimana tempatnya? - Tampak bagus.
Semua pekerjaan ini tujuannya supaya Wolf dan Lady bisa istirahat malam ini.
Selesai.
Kau suka?
Buat Wolf dan Lady!
Untuk Wolf dan Lady!
Ini dia!...3, 2, 1...
Pegang dia, Dog! Astaga
Dia bangun.
Siapa itu?
- Minggir, Aku mau lihat. - Jangan dorong-dorong.
Pergi!
Dia marah karena kita tidak mengundangnya ke pesta wolf.
Aku bilang pergi!
Hai!
Oh, sial Bigfoot.
Diamlah, idiot.
Lanjutkan pestanya, Brengsek!
Apa itu! Cantiknya.
Ayahku sering berkata:
"Kenapa kau seperti pelacur?"
"Kau bercinta dengan semua orang!"
"Kenapa kau seperti pelacur?" "Tenang!
Wolf!
Tenang, Wolf!
Kau mau membunuhnya!
Hentikan! brengsek!
Brengsek! Kau membunuh sapinya!
Semuanya sudah berakhir.
Ini tanggung jawabku!
Sekopnya.
Kau siap?
Tutup.
Wolf tidak bersalah. Dog yang membunuh sapinya.
Wolf adalah pemimpin/komando kita. Dia harus bertanggung jawab.
- Dia akan diadili di pengadilan militer. - Tentu saja.
- Diamlah. - Kenapa? Itu benar.
- Dia akan dieksekusi. - Berhentilah bicara omong kosong.
Apa-apaan ini, Rambo? Yang buat aturannya bukan aku.
Jika kau tidak menyukainya, pergilah menyerukan bersama Wolf.
Cukup! Semunya diam.
Ada apa, Rambo? Kau mau membungkamku?
- Kau percaya orang ini? - Rambo, jangan.
Brengsek.
Teruskan.
- Jangan, hentikan. - Berhentilah, hentikan.
- Biarkan mereka saling membunuh. - Diamlah!
Bigfoot, hentikan!
- Pertunjukan selesai. - Bigfoot!
Kau mau pergi?
Mau lagi, kawan?
- Cukup! - Tenanglah.
- Rambo, biarkan dia pergi. - Mari kita pergi.
Kau pikir kau sekarang bos?
No comments yet. Be the first to leave one.