최종병기 활
لومړۍ 200 کرښې.
trans by zynx
Kejar!
Jangan sampai lolos.
Kejar!
Sebelah sana.
Jangan sampai mereka lolos.
Sebelah sana.
Kejar.
Jangan sampai lolos.
Ayah!
Lihat aku nak!.
Kau takut? Jawab!
Ya ayah, aku takut.
Satu2nya cara mengatasi ketakutan adalah dengan menghadapinya.
Ayah.
Namanya Kim Mu-seon. Dia tinggal di Gaeseong.
Ayah. Aku tetap disini bersamamu.
Ayah. Ayah.
Ayah.
Mulai sekarang, kau jadi penggantiku.
Jagalah adikmu!
Kau mengerti?
Baiklah, ayah.
Bangunlah.
Ayah!
Pergilah, anakku.
Tangkap penghianat itu!
Cepatlah.
Kita harus lari.
Ayah!
Jangan sampai mereka lepas.
Aku ingin kembali.
Tolong, Ja-in.
Kita harus melawan mereka. Ayah membutuhkan panah ini.
Ayah menyuruhku menjaga panah ini. Kau tidak mengerti?
Aku mau membantunya, lepaskan aku.
Ayo, bantu ayah. Dia memerlukan senjata.
Nam-yi, tolonglah.
Sudah beres.
Cari anak-anaknya.
Nam-yi.
Nam-yi.
Nam-yi.
Nam-yi.
Nam-yi.
WAR OF THE ARROWS
Kau menyaksikaan kematiaannya?
Kau pasti Ja-in.
Dia meninggalkan pesan?
Ada gerakan rahasia untuk menjatuhkan raja.
Karena itu, kerajaan kita sedang dalam ancaman.
Tolong simpan busur ini sampai anakku dewas.
Jeon Chu Tae San
Bal Yeo Ho Mi
Minta nyonya Kim menyediakan pakaian baru untuk mereka.
Baik tuan.
Ayo, ganti pakaian kalian.
Jangan sembarangan bepergian.
Jangan bergaul dengan orang asing.
Mengerti?
Ayah...
Ayah.
Mulai saat ini, kaulah ayahnya.
Jagalah dia sampai akhir hayatmu.
Kau mengerti?
Dia bergerak ke arahmu.
Nam-yi! -Dia bergerak kearahmu.
Kejar.
Aku lagi mengejarnya.
Nam-yi, kearah sana.
Tidak kena.
Kena.
Panahnya tepat sasaran.
Itu disana.
Tunggu!
Ada apa?
Tempat apa ini?
Apa maksudmu?
Ini perangkap harimau.
Ayo pergi dari sini.
Sebentar.
Apa kau dengar?
Ya.
Harimau! -Ada harimau.
Harimau!
Lari! Ada harimau.
Harimau.
Harimau! Oh, harimau jinak!
Dimanakah kau berada?
Sayangku yang lemah lembut.
Harimau! Oh Harimau! Harimau jinak dari Mt. Songak,
Aku pernah pergi kerumah hiburan diSongak.
Kenyataannya tidak seperti yang diceritakan orang2.
Masa?
Nona Ja-in lah wanita tercantik diseluruh Songak.
Jika dia mau, bisa sampai 1 kilometer barisan lelaki yang bersedia dipilihnya...
Jangan dibahas lagi, minum saja.
Nyonya Kim sangat tidak adil.
Nona Ja-in lebih dari pantas untuk jadi istri putranya.
Lihat saja sifatnya yang anggun.
Dan yang paling penting, dia cantik sekali.
Tuan muda tidak sebanding dengannya.
Kau benar.
Kubilang, jangan dibahas lagi!
Ada apa dengannya?
Cukup. Kau tau ini seharusnya tidak dibahas.
Ya aku mengerti. Aku tidak bicara asal-asalan.
Jangan bicara sembarangan!
Bajingan!
Aku bicara dengan sopan kepadamu.
Kau sebut aku apa?
Pikirmu kau lebih baik dariku dengan bicara sekasar itu?
Akan kurobek mulutnya. Harus kuberi pelajaran!
Tenanglah kalian berdua.
Sudahlah!
Lepaskan aku. -Sudahlah, tuan.
Kubunuh kau.
Aku muak dengan ocehanmu!
Ayo.
Sudah hentikan, kalian berdua.
Tadinya kupikir bisa mampir untuk minum..
Selamat malam tuan.
Apakah dengan berkelahi menambah nafsu makan kalian?
Kenapa kalian berkelahi?
Ada apa kemari malam2 begini?
Mari, minumlah.
Sepertinya kita membutuhkan suasana yang berbeda.
Ayo ketempat yang lebih nyaman.
Lelaki baik2 sepertimu tau tempat minum yang bagus?
Lihat saja nanti.
Ini dia kenikmatan dari rumah hiburan.
Tempat ini terkenal dengan minumannya yang enak.
Tentu saja, terasa tambah segar.
Hati2 pedangnya. -Sebentar.
Biar aku saja.
Apa yang kau inginkan?
Biar aku yang menuangkan minummu, kakak
Kakak?
Silahkan.
Dan sekarang, kau bersikap sopan kepadaku.
Aku ingin membicarakan masalah yang penting.
Aku hendak melamar nona Ja-in.
Apa?
Tolong restui permintaanku ini.
Nyonya Kim sudah mengetahui hal ini?
Bagaimana dengan tuan?
Aku bisa membujuk mereka.
Aku sangat serius.
Tolong jawab ya, demi persahabatan kita.
Bukankah kita sudah sangat akrab?
kata siapa?
Menurutku.
Kau sudah gila?
Kita ini masih keluarga.
Selain itu, yang ingin kau nikahi adalah putri seorang penghianat.
Kau ingin membahayakan keselamatanmu?
Aku mengerti kekhawatiranmu.
Aku yakin bisa membujuk ibuku.
Kita telah tinggal disatu rumah sekian lama.
Bertahun-tahun dia dengan terpaksa merawat
seseorang yang tidak pernah diinginkannya, putri seorang penghianat!
kau ingin terus membebani ibumu sepanjang hidupnya nanti?
Tapi Nam-yi, - Dan lagi!
Pikirkan nasib Ja-in, yang tidak akan bahagia karena ibu mertuanya.
Apapun yang kau katakan, Keputusanku sudah bulat.
Aku rela melakukan apa saja demi dia.
Apa saja?
Baiklah.
Ada syaratnya.
Syarat?
Apa syaratnya? -Hey!
Jika kau mengalahkanku, aku akan merestui keinginanmu.
Tapi jika kau kalah,
Aku akan membawa adikku dan meninggalkan tempat ini nanti malam.
Jelas?
Aku tidak mengerti maksudmu
Hey!
Lihat dirimu, Lelaki lemah! Selemah anak ayam.
Aku adalah putra komandan prajurit.
Aku bisa dengan mudah mengalahkanmu.
Aku tidak akan memberikan adikku kepada pria menyedihkan sepertimu.
Lebih baik ia menikahi tukang jagal.
Tukang jagal lebih pantas darimu.
Cukup. Terima kekalahanmu.
Kita belum selesai.
Duduk.
Minum-minum dan berkelahi.
Kau pikir hidup ini hanya permainan dan untuk kesenangan saja?
Benar tuan. aku tidak mempunyai masalah dalam hidupku.
Dunia terasa menggelikan untukku.
Sudah 13 tahun sejak kau datang kesini.
Kau mengabaikan pelajaran dan latihanmu.
Kau menyianyiakan hidupmu.
Apa yang bisa kulakukan? Menjadi pegawai pengadilan atau menjadi prajurit kerajaan?
Aku anak seorang penghianat kerajaan.
Kehidupanku hanya begini saja sampai mati nanti.
Ayahmu adalah abdi kerajaan yang setia.
Aku sangat mengerti betapa setianya dia. -sampai,
Sampai!
Aku melihat dengan jelas apa yang dia dapatkan dari kerajaannya.
No comments yet. Be the first to leave one.