لومړۍ 200 کرښې.
Bonus 0.25% Commision Grade A Bonus 0.7% Rollingan Casino
Ada yang bilang itu semua disebabkan oleh sebuah virus.
Dan jujur, itu lebih masuk akal ketimbang...
...semacam kejadian akhir dunia seperti yang dibahas di Alkitab.
Virus lebih terdengar mungkin. Sesuai yang kecil, tak terlihat.
Dibawa didalam diri kita.
Kumpulan molekul, serangkaian perintah,
Serpihan kode mikroskopik yang mengambang dimanapun ada kehidupan,
Menunggu untuk mengikat diri mereka kepada setiap makhluk hidup.
Dan untuk melepaskan program jahat didalamnya.
Benar. Virus terdengar bagiku terdengar lebih masuk akal.
Hari Pertama. Dan Tuhan berkata,
"Biarkan Ada Cahaya." Dan ada Cahaya. Kejadian 1:3.
Kau bisa membantu daripada hanya duduk di sana!
Apa masih ada lagi?
Hanya ada beberapa detik. Lari!
Apa mesin bor sudah siap?
Apa yang kau tunggu? Gunakan sihirmu.
Kau yakin tak ingin menemui dokter?
Jika seseorang terluka parah, dia mati.
Jika seseorang terkena wabah...
...hingga butuh perawatan medis, dia mati.
Kita tak butuh dokter.
Kita tak butuh dokter, tapi kita menginginkannya.
Kenapa mengambil resiko?/ Kau menginginkan mereka.
Kau pikir dokter bisa memberimu informasi lebih.
Lupakan soal itu. Itu buang-buang waktu.
Yang tersisa adalah terus bergerak dan menyerang.
Secepat dan seefektif mungkin...
Hingga mereka mati karena kekurangan makanan dan air...
Dan menjadi punah./ Informasi adalah kekuatan.
Kita butuh informasi agar kita memiliki inisiatif lain.
Bukan informasi seperti itu.
Bagaimana dengan sembunyi di tempat terpencil hingga semua ini berakhir?
Di gurun, kita jelas akan membutuhkan ahli medis.
Percaya perhitunganku. Kita hanya butuh dua truk bermuatan dengan...
Itu terlalu berbahaya.
Mereka selalu bisa datang saat kita sedang tak siap...
...lalu kemudian kita akan terjebak./ Itu tidak benar.
Ayolah, ingat saat kita bertemu setelah semuanya kacau?
Kau hanya duduk menunggu ledakan sonik...
...dan hujan hulu ledak nuklir untuk membersihkan tempat ini.
Hanya jika itu pesawat pembawa bom. Aku sudah bilang padamu.
Jika mereka ICBM atau rudal pelacak,
Kau takkan mendengar apapun sebelum ledakan.
Tapi kita menyimpang.
Dengar, apapun itu,
Kita tetap harus menepat di satu tempat,
Dan akan butuh seseorang dengan pengetahuan medis.
Saat menetap di suatu tempat sebuah pilihan, mungkin.
Tapi hingga itu terjadi, jalanku adalah satu-satunya cara.
Terus bergerak, terus menyerang.
Dan kita yang tentukan kapan, dimana dan bagaimana.
Bukan itu masalahnya, bukan? Kau hanya dipenuhi rasa penasaran.
Tapi rasa penasaran bisa membuatmu terbunuh.
Aku penasaran, lalu kenapa?
Aku tak mengerti denganmu. Apa kau tak penasaran sedikitpun?
Suatu hari kau terbangun dan semua orang disektarmu...
...telah berubah menjadi zombie gila haus darah yang merasa kesal,
Dan kau tak ingin tahu bagaimana atau kenapa itu terjadi?
Tidak, aku tidak ingin tahu.
Lagi pula, aku harus menambah stok kimiaku.
Belum lagi ini giliranku...
...untuk memilih tujuan kita berikutnya.
Lokasi penempatan dimana kita bisa siap untuk penyergapan.
Setuju.
Rumah sakit. Kau pilih yang mana.
Cepat!
Cepat!
Abrakadabra./ Biarkan ada cahaya!
Ayo.
Kau tahu jalan didalam RS?/ Ya.
Ruang 318, Bangsal C. Pergilah ke sana.
Sembunyi di sana dan tunggu. Pergilah!
Tidakkah kita beruntung? Kami datang mencari dokter,
Dan kami justru temukan suster dan seorang gadis.
Kakakku bukan suster, dia dokter senior.
Dan aku bukan hanya seorang gadis.../ Kau terlalu banyak ungkapkan detail...
...kepada dua orang asing sebelum kita mengajukan pertanyaan.
Tak ada waktu untuk ini. Kita harus keluar dari sini.
Tak apa. Tak apa.
Itu ulah kami. Kami memasang perangkap di seluruh tempat ini.
Itu tidak benar.
Aku sarankan siapapun yang berdiri dibalik pintu, kau sebaiknya minggir...
Sebelum aku ledakkan pintu ini menjadi berkeping-keping.
Haruskah kita lari? Sebelum itu terjadi?/ Tak ada waktu. Balikkan ranjang!
Aku masuk, jangan tembak!
Sekarang, berdiri.
Kau yang membuat zona pembunuhan kecil bagus di luar sana.
Bagus, sangat bagus.
Sekarang kau hanya perlu berdiri dan menarik pelatukmu.
Apa yang kau inginkan?
Apa yang aku inginkan? Apa yang kuinginkan?!
Lihat ini. Lihat ini!
Mereka mendapatkanku. Aku terinfeksi.
Kau paham itu? Aku terinfeksi!
Sekarang yang aku inginkan adalah...
...agar kau keluarkan ini dariku.
Aku ingin penawarnya. Kau paham? Penawar!
Dan kau akan berikan itu padaku. Kau dari semua orang!
Aku tahu kau akhirnya akan datang ke sini. Kau dan orangmu.
Sekarang, aku ingin agar kau keluarkan ini dariku!
Kau kenal dia?/ Bisa dibilang kami saling kenal.
Seumur hidupku aku sudah diburu oleh orang-orangnya.
Siapa kau? Jenderal?
Tidak, kau terlalu muda untuk itu. Mungkin Kapten? Atau Mayor?
Kau Kolonel.
Ya, kau pasti Kolonel.
Dia benar tentang satu hal.
Bagian dari tugasku adalah untuk memburu orang aneh seperti dia.
Jadi, ya, bisa dibilang kami saling mengenal.
Jangan ceramahi aku!
Kau tidak berada di posisi untuk ceramahi aku!
Aku memegang kartunya sekarang.
Mereka tak bisa melihatku, aku terinfeksi.
Itu artinya aku tak terlihat! Benar-benar tak terlihat!
Jadi kau sebaiknya hasilkan sesuatu secepatnya.
Kau sebaiknya hasilkan sesuatu, jika tidak...
ke pintu keluar, sekarang!
Apa kau kenal dia atau tidak?/ Tidak secara pribadi.
Kita harusnya membunuh dia selagi kita punya kesempatan.
Kau biarkan dia meninggalkan ruangan.
Kau kasihan dengannya?
Karena jika itu benar, ini pertama kalinya...
...kau biarkan perasaanmu mengendalikanmu.
Itu tidak penting, dia sudah mati.
Dan kau mendapatkan doktermu./ Aku tahu kau tentara.
Seorang Petugas. Aku menebak itu.
Itu pasti sulit membidik dan menembak seseorang.
Maksudku, orang yang tidak terinfeksi.
Jika dipikirkan lagi, dia bilang dia begitu.
Apa kau mengerti yang dia maksud dengan itu?
Lupakanlah! Dia sudah mati!
Dan kau sebaiknya berhenti bertanya,
Sebelum kau mengungkapkan lebih banyak rincian kepada dua orang asing.
Jadi, kau seorang dokter,
Aku yakin kau mengerti hal ini dibandingkan kami.
Menurutmu apa yang dia maksud...
...jika dia tidak terinfeksi?
Maksudku, orang yang terinfeksi, mereka berubah menjadi...
Bagaimana bisa dia terinfeksi, tapi masih bisa kendalikan dirinya sendiri?
Itu memiliki masa inkubasi.
Baiklah.
Bagaimana dia terinfeksi pertama kali?
Dia pasti terinfeksi karena salah satu dari mereka.
Luka itu tak terlihat cukup dalam karena akibat gigitan hewan.
Menurutmu itu.../ Lupakanlah.
Akan ada cukup waktu untuk pertanyaan-pertanyaanmu.
Ini pasti hampir jam 21:00.
Jika kau nyalakan radio ke.../ Itu benar.
Kami hampir lupa ini hampir jam 21:00. Kau juga mendengarkan dia?
Ya, tentu saja. Setiap hari jam 21:00.
Apa menurutmu itu dia yang berbicara, atau rekaman?
Aku tidak tahu.
Seseorang menyiarkan itu.
Itu pasti.../Siaran radio yang dioperasikan secara manual...
Atau program pra-rekaman yang menyala setiap hari pukul 21:00.
Hei, kau membuatku khawatir.
Aku seharusnya yang sinis, skeptis.
Tapi tidak tanpa perasaan.
Kau yang bajingannya, ingat? Orang yang memiliki tujuan?
Yang tak berperasaan, terus bergerak, dan...
Ayo, kita pergi, itu mungkin sudah mulai.
Mungkin itu datang bersama tikus. Kecil, sulit dipahami, tanpa ampun.
Menyebarkan wabah dan kematian.
Terkadang memakan sisa-sia yang kuat,
Terkadang memangsa yang lemah.
Mereka menyatu dari sarang malam,
Menyerang sarang dinosaurus.
Melapah telur-telur mereka,
Secara sistematik menghancurkan makhluk-makhluk mulia.
Mungkin itu perkembangan alam,
Yang baru memangsa yang lama.
Menghancurkannya menjadi kepingan kecil hingga itu musnah.
Mungkin tujuan dari perkembangan itu adalah tipe dari kepunahan.
Tak terhindarkan seperti waktu kematian,
Tapi mendampinginya.
Hari Kedua. Dan Tuhan Memanggil Langit Surga.
Kejadian 1:8
Silakan masuk ke kantorku.
Ingatkan aku apa tepatnya yang kita lakukan di sini?
Kami memasang perangkap untuk zona membunuh.
Lalu kami menarik para zombie dan membantai mereka.
Aku tahu itu terdengar tidak jelas awalnya.
Naluri awal kita untuk menetap di satu tempat.
Atau jika kau tak ingin terjebak, cukup melarikan diri,
Atau menjauh dari masalah, tapi.../ Tidak, aku paham bagian itu.
Kita yang memimpin, mereka mengejar kita,
Bukan sebaliknya,
Maksudku adalah,
Apa yang kita lakukan di sini dengan semua air ini dan...
Elektroda?/ Elektroda.
Kita memisahkan air, dari air,
Dan menciptakan cakrawala. Kami menyebutnya Surga.
Ini elektrolisis.
Itu memisahkan air menjadi hidrogen dan oksigen.
Aku berharap menciptakan jumlah hidrogen yang cukup besar...
Di ruang tertutup,
Agar pada saat tertentu, satu percikan kecil, maka...
Semuanya meledak. Semuanya. Secara teori tentunya.
No comments yet. Be the first to leave one.