لومړۍ 149 کرښې.
Aku Takashima Keisuke, 28 tahun.
Selalu update status dengan pacar khayalanku, Haru.
Awalnya populer dan bahkan diterbitkan menjadi buku!
Tapi, situsnya menjadi sepi dan tabunganku semakin menipis.
Kei-kun.
Di pagi hari saat ulang tahunku ke-29,
setelah 29 tahun ngejomblo, gadis yang sangat cantik muncul di hadapanku.
Gadis impian dan khayalanku, Haru.
Itulah yang terjadi!
Lalu aku kencan dengan Haru.
Saling bermesraan, tapi...
Menyusahkan.
Yuki bertanya, apa aku masih mencintai Haru meski ia egois.
Aku menulis ini:
'Hiduplah sesuai keinginanmu.'
Entah itu baik atau tidak, aku tidak tahu.
Yang penting Haru menjadi dirinya sendiri.
Tidak...
Hei...
Sudah kubilang untuk membuang sampah, 'kan?
Jangan berharap ada sarapan untukmu.
Dia terlalu bebas.
Kenapa jadi begini?!
AF Fansubs
Pa
car
Kha
yalan
Apa dia benar-benar Haru?
Berbeda sekali dengan saat bertemu dulu.
Keisuke.
Eh?
Cium?
Sekarang?
Malam ini kau yang masak.
Baiklah, ya sudah.
Sepertinya dia marah padaku.
Aku tidak mengerti!
Halo? Hai!
Mencurigakan.
Meski dekat, tapi terasa jauh.
Apakah ini yang namanya rumor akhir bulan madu?
Kau ingin bicara apa?
Ada apa dengan situsnya?
Belakangan kau tidak update!
Soalnya menyebalkan.
Jika begitu, berarti tidak ada buku kedua.
Ya sudahlah.
Apa kau menyerah?
Cuma bicara itu saja? Lewat telpon kan bisa.
Kau sedang tidak mood, apa terjadi sesuatu?
Tidak, tidak ada apa-apa.
Apa terjadi sesuatu dengan Haru-chan?
Tidak.
Tulislah sesuatu di blog.
Aku mau berhenti.
Keisuke,
kenapa tak kau tulis saja apa yang terjadi?
Hah?
Khayalan cowok, cobaan dan kesengsaraan cinta.
Itu pasti menarik.
Menarik apanya?
Sudah cukup dengan cinta.
Mengelak lagi?
Kau tak berguna jika tak menulis.
Menyerah saja dan mencari pekerjaan.
Tidak mau.
Bukan ini...
Buruh kasar?
Tidak, tidak, tidak.
Tidak adakah pekerjaan yang mudah?
Keisuke, aku mau keluar bentar.
Aku harus bagaimana?
Keisuke!
Ya?
Apa? Kau mau apa?
Malam ini aku pulang larut.
Tidak memahami perasaanku.
Perempuan macam apa kau!
Kau murung!
Hiduplah sesuai keinginanmu sendiri.
Aku sedang mencobanya, tapi...
Masih belum.
Contohnya, rambut ini. Lebih baik turunkan saja.
Tanpa mengenakan rok ini kau sudah cantik.
Tapi Keisuke menyukai ini.
Itu masalahnya! Jangan turuti semua kemauannya.
Kau bukan robot.
Baik.
Yang begitu bukan namanya cinta.
Berarti sulit, ya?
Makanya berdiri dan kuatlah!
Lemon sour, yang lebih terasa.
Baik!
Haru-chan?
Maaf.
Mungkinkah...
Keisuke tidak memukulmu, 'kan?
Ehh! Sungguh!? Dia memang buruk!
Tidak!
Lalu?
Anu...
Keisuke sekarang sedang ada masalah.
Aku tidak tahu harus bagaimana.
Meski aku mengkhawatirkannya,
akhirnya aku tetap bersikap dingin.
Cinta itu memang sulit, ya?
Iya.
Cinta itu kejam, 'kan?
Kita menjalaninya dan suatu saat berakhir.
Tak peduli berapa sering bilang 'suka', atau berjanji akan terus bersama,
akhirnya dikhianati.
Aku ingin percaya sekali lagi, tapi aku takut tersakiti lagi.
Tapi, jika terus merasa takut, kau takkan bisa maju.
Mari terus maju, Yuki-chan.
'Hanya yang pemberani'. Kekuatan perempuan!
Apaan tuh?
Terima kasih, Haru-chan.
Ini pesanannya.
Iya.
Bersulang!
Apa yang dia lakukan?
Mesum!
Apa yang kulakukan?
Membosankan.
Membosankan!
Haru
Maaf Keisuke, malam ini aku tidak pulang.
Lakukan semaumu.
Keisuke, sarapannya sudah siap.
Iya.
Keisuke, maaf ya.
Aku selalu memikirkanmu.
Keisuke,
maaf, malam ini aku pulang larut.
Keisuke.
Sudah cukup!
Langsung katakan saja!
Keisuke!
Lepaskan.
Tatap aku!
Jika begini kita sudah berakhir?
Aku tidak tahu.
Anzai-san,
sudah kuputuskan.
Eh? Ada apa?
Apa maumu? Siapa kalian?!
Tunggu, mau ke mana? Hei, mau ke mana?
Lumayan jauh. Jelaskan, apa ini?
No comments yet. Be the first to leave one.