لومړۍ 200 کرښې.
Jadi apa rencanamu di musim panas ini?
Aku mau ke Hawaii bersama pacarku.
Mantap sekali.
Nenekku, mengacaukan semuanya.
Isi tabunganku ludes.
Alisha, katanya ayahmu masuk TV...
karena dia sudah menyelamatkan gadis-gadis Meksiko...
dari para mafia.
Jadi, sekarang musim panas di Tijuana?
Pasti sangat senang, kan?
Ya...
Entahlah, aku...
Aku sudah menjauhinya.
Tapi dia selalu datang.
Kau gila?
Akan kubunuh orang seperti itu jika itu ayahku.
- Dia seorang pahlawan. - Benar sekali.
Dan dia perokok berat.
Aku juga punya rencana mau bersamanya ke Tijuana.
Jadi, katakan, A.
Kenapa kau pergi bersama Ayahmu?
Katakan!
Aku ikut bersamamu.
Jadi, kalian berdua pergi bersama-sama?
MENANGKAN HADIAH DAN BONUS MENARIK LAINNYA.
MAINKAN SEKARANG JUGA
Agen Mark Patson.
Ya, namanya sudah sering terdengar.
Dia Agen Patson...
yang menghabisi geng Gorilla yang berbahaya...
dan istrinya tewas saat baku tembak...
dengan anggota geng terakhir yang masih hidup.
Butuh waktu bagi timnya untuk melacak mafia Meksiko...
yang memperdagangkan gadis-gadis melintasi perbatasan...
Ini dia pria itu!
Hei, tidak!
Jangan memulainya. Jangan lakukan itu.
- Hai Agen Mark. Selamat. - Hei, Sofia. Senang bertemu.
Hei,Chris. Apa kabar?
Kau sudah menyelamatkan kami dari kesulitan, Mark.
Negara ini bangga.
Tembakan jarak jauhmu....
dan dalam keadaan gelap membuktikan kalau skilmu hebat.
Aku bangga jadi anak buahmu, Agen Mark.
Jangan terlalu bangga padaku.
Banggalah dengan polisi Tijuana. Mereka yang tembak.
Ini jauh lebih menarik...
daripada penangkapan geng Gorilla di San Diego.
Ingatan yang bagus. Terima kasih, Sofia.
Kau baik sekali.
Dengar ya. Aku menghargainya,
tapi kembalilah bekerja, oke?
Pak?
Bisa aku bicara sebentar?
Tentu.
Polisi Tijuana.
Bravo!
Hei, Ivan.
Terima kasih atas bantuannya, oke?
Jujur saja, aku mau bilang...
aku hargai bantuanmu selama ini.
Maksudku itu.
Jadi, apa yang bisa kubantu, Mark?
Apa ini?
Ini bercanda?
Ayolah, Mark. Kenapa sekarang?
Dengar, aku sarankan....
belum waktunya kau pensiun dini.
Dengan segala hormat pak, tekadku sudah bulat.
Aku sudah rencanakan ini....
sejak Catherine meninggal, John.
Sejak Alisha pergi dari hidupku.
Entah kenapa aku menerima pekerjaan khusus ini.
Aku mengerti, oke? Aku setujui.
Begini saja, istirahatkah dulu...
dan pikirkan kembali? Oke?
Kau tahu?
Aku sadar saat kita persatukan....
kembali keluarga gadis-gadis kecil itu.
Dan kusadari kalau aku seorang ayah kejam.
Dan aku tak pernah ada untuk Alisha.
Maksudku, dia menyalahkanku atas kematian Catherine, John.
Jadi, kau tahu....
Ini kesempatan yang singkat...
untuk memperbaikinya.
Sebelum kebenciannya padaku makin hanyut dalam hatinya.
Dan aku tak mau itu terjadi. Aku tidak mau.
Jadi, apa rencanamu di musim panas ini?
Terima kasih, Pak.
Hei.
Oke, kau siapa dan sedang apa di sini?
Aku disuruh kemari mengerjakan sesuatu dan...
Kau sedang apa di sini?
Aku lagi memperbaiki...
Tanga di atas kepala.
Tanganmu di atas kepala!
Astaga, Mark!
Ini tukang ledeng yang mau memperbaiki saluran airnya, ingat?
Astaga, Miriam. Maaf.
Boleh aku turunkan tanganku?
Oke, aku tidak peduli. Sebentar.
Katakan padanya aku mau lihat paspornya. KTP-mu!
Tidak apa-apa.
Perlihatkan paspormu padanya.
Dia tak apa, Mark.
Percayalah, kau kenal aku, sayang.
- Maafkan aku, oke? - Boleh aku pergi sekarang.
- Maaf, aku lupa. - Tidak apa-apa.
Maaf, Tuan.
Tidak masalah.
- Dia bisa berbahasa Inggris. - Tidak apa.
Apa aku atau dia kedengaran seperti orang Malibu?
Kau mau dibuatkan apa?
Mau kopi?
Kau manis sekali.
Hai.
Kau belum berubah sama sekali.
Aku tak menyangka bisa ketemu disini.
Aku mau naik taksi.
Aku ada di sini.
Tentu saja aku ada di sini, Alisha.
Lagipula kau masih tetap putriku, kan?
Mari kita perjelas tentang ini.
Semua kenangan tentangmu sudah aku kubur...
disaat aku kehilangan ibuku.
Aku kemari cuma mau liburan musim panas.
Jadi kita harus saling menjauh...
dan jalani saja hidupmu.
Dan biarkan aku hidup sendirian.
- Sudah tiba di bandara? - Ya
Sampai ketemu.
Yakin tidak mau ikut?
Ini pasti menyenangkan! Kumohon!
Tak usah. Aku tinggal di sini saja.
Oke, belajarlah untukku.
Nanti aku kirimkan foto.
4 foto. Semuanya harus foto.
Baik, kami pergi dulu. Daah!
- Ayo, teman-teman! - Daah! Semoga malammu menyenangkan!
Daah.
Dah juga!
Jaga dirimu.
Sadarlah! Aku menyayangimu!
Sadar.
Kau mau singgah makan?
Tidak.
Tidak ada makanan di rumah.
Begini saja.
Aku singgah dulu dan beli sesuatu, oke?
- Hei, bro! - Hei!
- Itu pesananku, kan? - Ya.
Cepat juga!
Baik, bagus. Oke.
Tolong. Bisa berikan...
satu latte lagi dan tanpa gula. Oke, bos?
- Ya. - Oke.
- Hei! - Hei!
Apa yang kau lakukan? Dia temanku, Viola!
Ya ampun! Maaf, Alisha!
Maafkan Ayah, aku...
Tidak apa. Tak usah minta maaf. Aku tak apa.
Aku hargai kebaikanmu.
Hei, nanti aku temui setelah perjalananku?
Senang bertemu denganmu, agen Mark.
Terima kasih.
Dan semoga berhasil bersama Stephen.
- Daah! - Sampai jumpa.
Siapa Stephen?
Tidak usah khawatir.
Ayah sangat khawatir. Kau tahu, kan?
Apa aku tahu?
Hai, Alisha, ini Stephen, masih ingat? Kelas 7.
Tidak.
Tunggu, lihatlah ini dan temukan aku.
Temukan aku dan coba ingat lagi.
Astaga, itu aku di sebelah kanan. Tapi aku belum menemukanmu.
Apa pria kurus dibarisan ujung?
Tidak kurus. Aku yang berdiri disampingmu.
Astaga, Stephen Phill.
Hebat.
Kau sudah tinggalkan Meksiko, kan?
Aku masih di Meksiko. Tapi aku masih memikirkanmu. Kau masih menghantuiku.
Sudahlah. Pasti kau sudah punya cewek cantik di Meksiko, menjelajah dunia liar.
Jika itu masalahnya, kartu ini sudah lama hilang.
Sungguh mengharukan. Aku berikan itu di hari persahabatan kita.
Betul. Torres masih bersamaku. Kami di Vancouver sekarang.
Baguslah.
Alisha, bisa kita ketemuan di musim panas ini?
Masuklah.
Masuklah. Ayo.
Ini tempatnya.
Kubangun sekitar 5 atau 6 tahun lalu...
bersama sahabatku.
Dibangun dengan batu, kayu.
Sudah kubilang, rumah ini ada kisahnya.
Ayah tak mau kau bosan disini.
Pipa ledengnya, ada sedikit masalah,
tapi ada air panas, jadi itu bagus, kan?
Kamarmu di atas sana, sebelah kiri.
Ya beginilah.
No comments yet. Be the first to leave one.