لومړۍ 200 کرښې.
-= Keselamatan itu nomor satu. =- -= Ayah! Hari ini pulanglah dengan selamat. =-
= Tambang Mujin =-
Walaupun yang dipersiapkan tidak banyak, tapi ayolah sini! Makan dulu baru berangkat.
Yang Soon sebentar lagi akan lulus.
Sangat sehat dan juga sangat baik anaknya.
Ini sudah lebih dari cukup.
Karena itu kau juga bisa tenang. Tenang.
Joong Hyeon...
Joong Hyeon... Anakku.
S
Su
Sub
Subt
Subti
Subtit
Subtitl
Subtitle
Subtitle
Subtitle o
Subtitle ol
Subtitle ole
Subtitle oleh
Subtitle oleh:
Subtitle oleh:
Subtitle oleh:
Subtitle oleh: ~
Subtitle oleh: ~
Subtitle oleh: ~ D
Subtitle oleh: ~ Da
Subtitle oleh: ~ Dam
Subtitle oleh: ~ Damn
Subtitle oleh: ~ Damn!
Subtitle oleh: ~ Damn!S
Subtitle oleh: ~ Damn!Su
Subtitle oleh: ~ Damn!Sup
Subtitle oleh: ~ Damn!Supe
Subtitle oleh: ~ Damn!Super
Subtitle oleh: ~ Damn!SuperS
Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSu
Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub
Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub
Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub I
Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub In
Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub Ind
Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub Indo
Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub Indon
Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub Indone
Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub Indones
Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub Indonesi
Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub Indonesia
Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub Indonesia
Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub Indonesia ~
Subtitle oleh: ~ Damn! Super Sub Indonesia ~
Diterjemahkan oleh: ~ to to ro ~
16.
Aigoo, kenapa hujan turun dengan begitu lebatnya?
Hei, tolong angkat teleponnya!
Jam istirahat siang begitu.
Di sini adalah kantor polisi!
Oke, biar aku yang angkat. Ayo kita pergi makan.
Sudah ah! Biar aku saja.
Dengan Kantor Polisi Mujin.
Aigoo, sialan.
Nopa apa itu jalannya begitu cepat?
Emas ya?
Cepat bilang!
Halmeoni bodoh!
Emas.
Emas bodoh.
Emas bodoh?
Ini namanya batu kuning.
Bentuknya mirip sekali dengan emas. Makanya banyak orang yang tertipu.
Dan membuat orang menjadi bodoh. Karena itu namanya Emas bodoh.
Langit hampir gelap. Cepatlah turun.
Pulang dan masak untuk Yang Soon.
Kau mau cucumu kelaparan?
Sibuk?
Sepertinya kau harus segera ke sini.
Anggap saja istirahat dan berburu ke sini.
Emas.
= The Hunt =-
Banjang-nim!
Banjang-nim!
Dasar sialan!
Telepon juga tidak dijawab, ngapain saja?
Sudah makan?
Menurutmu aku masih punya nafsu makan?
Semalaman ke mana saja kau?
Tidur di rumah.
Lebih baik mati saja.
Ikut aku balik ke Seoul!
Kali ini keputusan harus benar-benar diambil. Ikut aku balik!
Seharian kerjanya cuma berkeliaran di gunung.
Menurutmu berbuat seperti ini akan membawa perubahan?
Orang yang sudah mati akan hidup kembali?
=Kebahagiaan itu juga cuma sementara.=
=Ramalan cuaca mengatakan mulai malam ini akan turun hujan.=
=Sekedar mengingatkan kepada Anda sekalian untuk tidak lupa membawa payung.=
=Selanjutnya, mari kita dengarkan sebuah lagu bersama.=
=Lagu milik Jeong Dong Ho yang berjudul "Kenangan"=
Ini.
Foto diambil tahun lalu saat Yang Soon ikut kegiatan olah-raga.
Wali kelas Yang Soon bilang padaku
katanya kau membantunya menyelesaikan PR.
Di rumahnya hanya ada satu halmeoni.
Kesehatannya juga tidak begitu bagus.
Memangnya dia itu cucu kandungmu?
Ayah, maaf barusan sudah marah-marah padamu.
Aku yang bersalah padamu karena tidak mengajarimu dengan baik.
Marah ya? Marah, 'kan?
Baik itu Ayah ataupun Dae Gook Oppa,
pria keluarga kita itu kalau marah langsung kelihatan di raut wajahnya.
Dae Gook ada menghubungimu?
Tidak, oppa sekalipun sendirian juga hidupnya akan baik-baik saja.
Hari ini naik gunung lagi?
Tidak hari ini.
Hari ini... adalah hari "itu", 'kan?
Yang penting jangan terlalu sering ke gunung.
Ayah dan gunung itu tidak begitu cocok.
Aku selalu merasa tidak nyaman.
Sungguh tidak tahan dengan tua bangka ini.
Parkir seenak jidatnya.
Habis makan baru jalan.
Kenapa mendadak begitu baik?
Ayah aku harus jalan. Toko pada belum buka nih!
Ayah, aku jalan dulu ya.
Tunggu sebentar!
Ada apa?
Ayah, tidak usah diambil lagi. Aku sudah mau berangkat.
Ini sudah direndam pakai testikel dan empedu babi hutan.
Ayah!
Baik untuk melancarkan sembelitmu.
Sudah ah!
Harus dijawab ya teleponnya.
Jika mau ke gunung, jangan terlalu lama di situ. Usahakan pulang lebih cepat.
Ayah, aku jalan dulu ya.
Harus makan tepat waktu ya!
Berikan padaku!
Cari mati ya kau?
Sana!
Si tolol ini tenaganya kuat juga.
Apanya sana?
Hei, ayahmu terlalu banyak menyantap batu bara sehingga otakmu dipenuhi oleh batu.
Betul, isinya batu semua.
Tapi apa benar kalau kebanyakan makan batu bara akan jadi batu?
Benar-benar tolol nih!
Tunggu apa lagi? Cepat tangkap dia!
Hentikan! Mana boleh seorang pria membuli perempuan?
Perempuan? Baru tahu nih!
Awas saja!
Yang Soon!
Mau berangkat sekolah?
Aku tidak ke sekolah.
Hari Minggu.
Oh iya.
Halmeoni ada di rumah?
Ke gunung, cari obat.
Yang Soon, sini sebentar.
Berikan ini pada Halmeoni.
Apa ini?
Empedu babi liar, terus...
"Telur" babi?
Mau ke gunung?
Senapan berburu... Diambil dari kantor polisi?
Bukan senapan berburu, tapi senapan angin. Sesuatu yang selalu Harabeoji bawa ke mana-mana.
Ya sudah, bawa pulang ini dan suruh Halmeoni minum.
=Selanjutnya prakiraan cuaca adalah cerah.=
=Tapi angin akan bertiup lebih kencang dibandingkan biasanya.=
=Kemungkinan akan turun hujan di malam hari.=
Hyeong-nim!
Jalan ke pegunungan bisa jadi sangat curam.
Sebisa mungkin jangan bawa banyak barang. Ada kemungkinan sinyal hape juga hilang.
Hei, bawa dua atau tiga HT!
Oke.
Mesin ini beroperasi dengan normal, 'kan?
Serpihan emas pun tidak akan terlewatkan.
Pelan-pelan saja.
Kenapa buru-buru? Dikejar waktu?
Tidak boleh telat lagi, kampret.
Kau tidak merasa berat?
Tentu saja beratnya minta ampun.
Cuma sekedar lihat-lihat situasi habis itu turun lagi. Kenapa begitu heboh?
Hyeong-nim, kenal Yeong Soo Hyeong yang di Busan, 'kan?
Kampret itu main ke sini
dan melihat sesuatu yang tidak seharusnya dilihat.
Tanpa mempedulikan matahari yang mulai terbenam dia hanya sibuk berburu.
Baru mulai turun gunung setelah langit gelap.
Ada seseorang yang rambutnya sudah putih semua
dan si anak rusa itu di....
Si kampret itu tidak pernah berburu lagi setelah sempat ketakutan waktu itu.
Kejadian ini sempat gempar beberapa waktu lalu, masa kau tidak tahu?
Semuanya, jika sudah selesai persiapannya kita langsung berangkat!
Baik, ayo!
Dongsaeng-mu mana? Tidak ikut?
Dasar kampret!
Mau ke mana kau?
Ada urusan mau ke gunung, mau pinjam sepucuk senapan berburu.
Hari ini tidak bisa naik, ada longsor. Siapapun tidak diperbolehkan naik.
Longsor?
= Dilarang naik ke gunung =-
No comments yet. Be the first to leave one.