لومړۍ 200 کرښې.
Jordan.
Ada yang mendapat sinyal?
Toni, kita di tengah labirin.
Aku bisa lihat pintu keluar dari sini.
Ini payah.
Apa itu?
Serius?
Yang terakhir kotoran busuk!
Sangat tidak lucu.
Halo?
Hentikan, Rory.
Aku akan memukulmu begitu keras hingga penismu patah!
Toni?
Kalian membuatnya kesal.
Aku senang membuat dia pergi.
Yang dia lakukan adalah menakuti orang.
Nona-nona, apa kau kebetulan melihat temanku Otis?
Bekas luka melintas di wajahnya?
Tinggi 213 cm.
Melewati manusia serigala yang berdiri di samping Count Dracula.
Kau sangat tidak seram.
Ini labirin terburuk.
Kita sebaiknya meminta pengembalian uang.
Tidak...
Tidak, jangan.
Tidak, tidak.
Spesimen yang bagus, Otis.
Jangan rusak kulitnya.
Kau salah lagi melakukan urutannya.
Maafkan temanku,
Ketidakcakapannya suatu hari akan menjadi senjata terhadap dia.
Tidak.
Ini mungkin sedikit menyengat.
Tampaknya teman-temanmu meninggalkanmu.
Membuangmu seperti boneka.
Tapi jangan khawatir.
Kerugian mereka adalah keuntungan kami.
Kau hanya kanvas kosong sekarang,
Tapi aku akan membentukmu menjadi karya seni.
Kau akan menjadi karya seni selama berabad-abad.
Tidak, tidak, tidak.
Bapak dan Ibu, jika kau melihat ke kananmu,
Kau akan temukan jagung.
Sebelah kirimu, jagung lagi.
Jagung jelek.
Menurutku ladang jagung cantik.
Tentu saja.
Hei, apa itu pacar barumu?
Terlihat tajam.
Ya.
Ya, ini dulu milik ayahku.
Dia bilang ini bisa memotong cakar beruang dengan mudah.
Aku turut menyesal.
Tentang ayahku? Tak perlu.
Aku yakin dia tak menyesal saat tinggalkan kami tanpa pesan.
Cara yang buruk.
Belajar lebih dini tentang menjadi perawat?
Sekolah kedokteran.
Dokter Tia, ya?
Apa yang salah dengan itu?
Tidak ada.
Ibumu perawat saat kami bertemu.
Itu hal baru bagiku,
Karena dia bilang padaku jika ayah yang mengenalkan kalian.
Apa? Tidak. Aku tak pernah bertemu ayahmu.
Tapi Ibumu menungguku di...
Ibu selamatkan nyawa ayahmu, dan mencuri hati ayahmu.
Itulah yang terjadi.
Dia jelas kasih untukku.
Perawat itu mulia.
Aku beritahu padamu apa yang mulia. Petani.
Mereka memberi makan dunia.
Dan tebak siapa yang menjual mereka benih?
Ya, kau begitu luar biasa,
Tapi aku sangat ingin membuat dampak kepada dunia.
Dan menyembuhkan penyakit.
Ya, Tia, kami tahu./ Tahu apa?
Jika ibu pembohong? Jika ayah seorang bajingan?
Jika aku tak seharusnya menjadi dokter?
Kami tak berkata begitu.
Jadilah apa yang kau mau. Aku tak peduli apa...
Aku tahu.
Sekarang di sebelah sana kita punya jagung,
Dan di sana kita punya.../ Gandum?
Bukan./ Kacang kedelai.
Aku takkan pernah menggantikan posisi ayahmu, Tia.
Tapi Ibumu memilihku.
Kami tidak./ Astaga, Tia.
Serius?
Ini baru setahun.
Sial./ Apa itu?
Sial. Pecah ban.
Tidak, tidak, tidak. Aku saja./ Ya?
Berapa batang sinyalmu?
Nol.
Tia, tolong!
Maaf, aku tak mudah takut.
Hei, kenapa orang-orangan sawah mendapat promosi?
Aku tidak tahu.
Karena dia berdiri (luar biasa) di bidangnya (ladang).
Tolong berhenti.
Ban serep terlihat buruk.
Hanya ada gubuk di sana, tapi ada peternakan di sana.
Mungkin petani di sana memiliki tambalan.
Baiklah, jangan terlalu membicarakan toko.
Kau membiarkan Ibu menikahi wiraniaga benih jagung.
Kau juga setuju.
Oke?
Dia membuat ibu bahagia.
Tia,
Bagaimana orang-orangan sawah memberi nama potret dirinya?
Tongkat kehidupan.
Kau yakin kita bersaudara?
Tak ada orang di rumah.
Apa?
Dia tak mudah takut.
Aku akan melewatkan janjiku berikutnya.
Hei, kalian mau berjalan bersamaku ke kota terdekat?
Aku tak apa.
Baiklah, ada selimut di belakang. Oke?
Selimut.
Berapa lama kau berencana pergi?
Entahlah. Tapi Ibumu akan membunuhku...
...jika terjadi sesuatu kepada kalian.
Jadi jangan tinggalkan area ini, oke?
Oke?/ Oke. Oke.
Baiklah.
Tia?
Terima kasih.
Aku menyayangimu.
Aku juga menyayangimu.
Dia mengatakan itu duluan.
Dia melewati masa sulit.
Aku bersikap baik kepadanya.
Sesuatu yang harus kau coba.
Mudah untukmu. Kau pergi kuliah sebulan lagi.
Astaga, Don.
Ayo.
Orang-orangan sawah terbuat dari apa?
Jerami, kayu, baju bekas,
Dibungkus tendon kering dan isi perut penyihir yang mati.
Hentikan.
Oke.
Aku melihat sesuatu. Semacam pergerakan di sana.
Dia meminta kita tunggu sini.
Aku tak mau tidur di mobil lagi.
Kau tidur di mobil sebelumnya?
Berhenti.
Berhenti.
Hei, apa makan malam orang-orangan sawah?
Entahlah.
Straw-berries (Jerami)?
Itu yang dia inginkan, tapi kau tahu,
Dia sudah kenyang (diisi).
Itu menyeramkan.
Sudah kubilang aku tak mudah takut.
Jangan khawatir, jangan khawatir.
Aku pikir aku bilang melihat sesuatu?
Itu yang aku pikirkan.
Halo?
Kau menerobos masuk.
Hai.
Kau berhasil membuatku terkejut.
Kami ingin tahu jika kami bisa meminta tolong.
Ayah kami pergi ke kota beberapa jam lalu.
Dia sekarang "Ayah"?
Kami mengalami pecah ban./ Aku melihat.
Masuklah. Mari minum.
Sama sekali tak mengancam.
Masuk ke rumah seram?
Masuk ke rumah seram.
Hei, singkirkan tanganmu dari dia.
Apa masalahnya?/ Dia jatuh.
Taksidermi.
Dia mengisi binatang.
Secara sengaja?
Itu hobi.
Kau menembak itu?
Salah satu petani.
Gagak, Tia, itu sebaiknya dibedah.
Aku ingin menjadi dokter.
Tak banyak yang bisa di bedah di sini. Itu sudah diisi.
Dengan apa?
Ahli taksidermi tak pernah mengungkapkan metode mereka.
Kalian dipersilakan tunggu sini jika mau.
Itu menggigit telingaku!
Itu menggigit telingaku! Itu menggigit telingaku...
Kenapa kalian sembunyikan mobilnya?
Ini pondok peralatan.
Apa kita akan bawa bannya ke suatu tempat?
Bagaimana? Aku tak punya mobil.
Jadi apa, kita tunggu sini?
Ada pesta tak jauh dari sini.
Bagaimana jika Don kembali?
Ayolah. Kau begitu menginginkan pesta.
Kau bisa tinggalkan pesan./ Tinggalkan pesan.
Aku rasa begitu.
Ya!
Sebelah sini.
Aku tak mendapat sinyal.
No comments yet. Be the first to leave one.