لومړۍ 200 کرښې.
Air?
Ayo.
Ayo.
Amos.
A-M-O-S.
Jenkins.
J-E-N-K-I-N-S.
Kau punya perwakilan pribadi yang hadir denganmu hari ini?
Tidak.
Sekarang, Tn. Jenkins, kami ingin berterima kasih untuk kesaksiannya.
Kesaksianmu, seperti yang kau bayangkan,
yang paling penting bagi kami,
karena kau adalah satu-satunya yang selamat dari kecelakaan itu.
Jadi, jika kau bisa memberitahu kami,
sebaik yang kau bisa,
apa yang telah terjadi di pagi itu.
Kau ingat meninggalkan rumah?
Ya, itu sama seperti hari lainnya.
Bahkan aku tak ingat kami mulai bekerja,
sebelum itu terjadi.
Bagaimana kau sampai tempat kerja?
Trukku.
Bagaimana rasanya di luar pagi itu?
Sedang hujan, atau badai?
Sedang hujan?
Aku tak ingat.
Ada petir?
Entahlah.
Apakah lampu topimu berfungsi?
Berfungsi sejauh yang kutahu.
Tapi kemudian rusak seperti semuanya.
R izainter
Ri zainter
Riz ainter
Riza inter
Rizai nter
Rizain ter
Rizaint er
Rizainte r
Rizainter
Apa yang kau lakukan di sana?
Menjauh dari tambang tua itu!
Kau tak tahu betapa dalamnya itu.
Ingat apa yang dikatakan ayah?
Ada ular dan kutu di sana, Sebaiknya kau hati-hati.
Headphone yang bagus.. Biarkan kulihat itu.
Ini MP3?/Ya.
Keren./Lihat, bahkan ada kamera kecil di atasnya.
Sudah kuberi semua yang kupunya padamu./ Bung, kita membutuhkan tiga dolar lebih.
Aku punya dua dolar, beri aku bir.
Apa yang ada dalam dompetmu ini?/ Tunggu.
Ayo. Kembalikan./ Biar kulihat ini.
Harusnya kau punya segepok uang tunai di sini.
Kau dapat undian.
Apa maksudmu?
Ayahku bilang. Kau akan menjadi kaya.
Ini, ayolah./Bung, sebaiknya kau tidak...
Sial.
Tn. Jenkins, bisa ceritakan pemulihanmu?
Tidak, tidak baik, tidak baik.
Mundur dari jalan.
Mundur dari jalan. Kau baik-baik saja?
Nak, senang bertemu lagi, sobat.
Carl, senang bertemu denganmu.
Itu sebuah keajaiban.
Semuanya, tepuk tangan untuk Amos Jenkins, ya?
Aku mendengar kalau kau mengalami beberapa masalah...
...mengingat hal-hal dalam wawancara di sana.
Ya, hal-hal jadi sedikit kabur.
Jangan mengecewakan kita sekarang.
Banyak orang yang mengandalkanmu.
Sepuluh orang tewas di sana.
Aku tak perlu diingatkan, Carl.
Mengapa kalian mengganggu makan siangku?
Basil, jangan jadi penghianat. Kau menjadi penambang di seluruh hidupmu.
Tenang, Carl.
Aku tak di pihak siapapun.
Jangan meremehkan posisimu.
Tak ada yang meremehkan apapun.
Orang itu yang mewakili keluarga lainnya.
Aku hanya mencoba peduli pada semua korban.
Kau juga korban, kau tahu itu.
Kau hanya membiarkanku berbicara dengan orang-orang serikat kerja?
Mereka itu sekelompok burung nasar.
Setiap kali sesuatu yang buruk terjadi mereka hanya...
...berputar-putar dengan bangkai.
Aku tak membutuhkan ayah ikut campur dalam urusanku.
Jika aku tak ikut campur,
orang lain akan bisa campur tangan,
karena semua orang ingin bagianmu.
Sayang. Apa yang kau lakukan sepanjang hari?
Kau masih bermain game?
Berapa banyak tembakan-tembakan yang harus kudengar?
Sayang!
Biar kulihat semua game-game baru ini, dasar manja.
Berhenti mengacaukan bendaku, Bibi Nellie.
Bu!
Beri aku ciuman.
Terima kasih.
Kau harus membeli sesuatu yang bagus untuk diri sendiri.
Mereka tak perlu mainan lebih bodoh.
Membelikan mereka video game baru takkan membawa Junior kembali.
Amos sudah kembali.
Aku tak tahu. Ini mungkin akan menakutiku.
Dia tampak baik, lebih baik daripada yang orang katakan.
Kau sudah merusaknya?
Tidak, aku akan memperbaikinya.
Jatuh ke tanah.
Apakah kita kaya sekarang?
Kau melihat semua tagihan itu di atas meja? Mengapa kau bertanya itu?
Karena ayah. Apakah kita lebih kaya sekarang?
Tentu. Maksudku, ada sedikit uang tambahan yang mereka beri ke semua korban.
Maksudku, itu sebabnya ibu belikan kami benda ini dan Xbox?
Kenapa? Ada orang yang mengatakan sesuatu padamu?
Tidak mereka hanya bilang, "itu baru ya".
Abaikan saja, begitu banyak anak-anak gelandangan di kota ini.
Berapa lama ibu harus memakai sampah di rambut ibu?
Sampah ini? Kau ingin coba sampah ini pada rambutmu, ya?
Tidak./Ayo, keluar dari sini.
Ajak adikmu tidur./Baik.
Untuk yang kami terima,
kami benar-benar bersyukur. Aamiin.
Aamiin.
Bagaimana lengan kananmu?
Baik-baik saja.
Meskipun yang kiri sempurna.
Kurasa aku bisa mulai mengemudi sendiri sekarang.
Aku takkan melarangmu.
Kurasa harus kupanggil pengacara itu,
yang telah orang-orang serikat sarankan.
Pengacara ini, mereka akan menjebloskanmu, jika kau tak mengawasinya.
Membuatmu mengatakan segala macam hal.
Mereka takkan mendoktrinku.
Apa kau begitu yakin?
Lalu apa?
Kau berkesempatan besar membubarkan...
...perusahaan Coal Bonford?
Kami kehilangan orang di sana.
Akan kujaga diriku sendiri, jika aku jadi kamu.
Terus saja bilang pada mereka kau tak ingat.
Cobalah untuk kembali bekerja, kembali produktif.
Berapa banyak notebook menurutmu yang kau butuhkan?
Lima.
Dan kau perlu pena juga, mungkin?
Ya?/Ya, itu bagus.
Di mana ayah?
Ayah? Dia di Pittsburgh./ Sedang apa?
Dia pergi hari Rabu. Rapat batu bara.
Punyaku?
Mobil Bodoh.
Brengsek./Astaga.
Sial./Siapa yang melakukan itu?
Oke. Ayo, mari kita kembali ke dalam.
Ayo, ayo, ayo. Ini hanya ulah berandalan.
Apa mereka marah pada ayah?/Apa?
Karena tambang?
Atau itu hanya lelucon bodoh, atau apa.
Di internet, orang marah padanya.
Tolong berhenti membaca itu.
Aku tak mengerti.
Kini harus kuganti benda itu.
Tak apa.
Ibu akan pulang pukul sembilan.
Ibu sedang ke pertemuan serikat.
Aku akan keluar sebentar, oke?
Aku mau pergi.
Tidak, kau tinggal di sini. Tetap di sofa itu, dan tontonlah TV.
Jangan berpindah.
Mengapa kau mengikutiku?
Pulanglah, aku akan segera pulang.
Pulang sebelum aku memukulmu.
Pulanglah.
Nyalakan./Satu lagi.
Tidak. Tidak.
Ayunankan.
Tidak.
Barang bagus di sana.
Apa itu?/Kembang Api.
Tetap di sana.
Teman-teman.
Bagus.
Bersenang-senang, bung./ Beri aku satu, bung.
Pernah kau dengar six-pack sebelumnya?
Bung, baunya.
Bola asap ini tidak memuaskan.
Sial, tak ada hubungannya dengan kota ini.
Keluar dari lubang ini, naik bus dulu.
Aku yakin kau sudah pernah naik bus.
Tidak, dia hanya naik mobil mewah./ Diam, Kenny.
Tegukan selanjutnya, ayolah!
Apa adikmu bisa membaca dan menulis?
Dia agak bisa membaca.
Menurutmu dia akan bisa meniduri gadis, dan mendapatkan SIM?
Akan payah jika dia harus hidup dengan ibumu selamanya.
JT, kau mungkin tak pernah mendapatkan SIM-mu.
Hampir pukul 7. Katie bilang kita semua bisa datang, jadi...
Aku mau bertemu dengannya./Ya.
Ayo.
Bung, aku baru sampai di sini.
Kami akan merindukanmu, bung.
No comments yet. Be the first to leave one.