Bangkok Love Stories: Plead

Bangkok Love Stories: Plead

Bangkok รัก Stories 2 ตอน เรื่องที่ขอ

د Indonesian ژباړه ډاونلوډ کړئ

1 فصل

د خپرونې معلومات

Bangkok Love Stories Plead S01E01 WEBRip x264-ION10
د لخوا تبصره UFSIMV
EPS 01

تګونه

webrip
web
x264
BRip
په خپور شو: 2021-12-28
ډاونلوډونه: 39
د اوریدلو معیوبیت: No

د Indonesian سرليکونو مخکتنه

لومړۍ 200 کرښې.

SERIAL NETFLIX ORIGINAL

Modal recehan jadi Jutawan! Visi Mis Foya Foya, cuma di RECEH88

SUSU ALMON HENG YING TAE

Silakan.

Jijik. Apa itu, Ayah? Aku tak mau.

Ini namanya "Heng Ying Tae".

Dibuat dari almon segar.

Bapak ini melumatnya sendiri.

Ini memperkuat paru-parumu.

Kau akan menang lomba lari dan jadi juara.

Bagaimana? Cobalah.

- Enak? - Astaga. Ini enak.

Lebih enak dari es susu.

Boleh aku pesan dua lagi?

Sungguh? Mau kau minum semua?

- Untuk ibuku. - Begitu.

Saat anak ini besar,

dia akan membawa kemakmuran pada keluargamu.

Kenapa? Bentuk wajahnya bagus. Lihat keningnya.

Kening lebar, dan tulang pipi tinggi.

Dia banyak akal.

Tulang pipinya juga

sejajar dengan hidungnya.

Dia akan jadi tokoh besar.

Pengikutmu akan patuh dan takut kepadamu.

Sungguh?

Akan kuberi detail kelahirannya

agar bisa kau analisis.

- Tentu. - Omong-omong,

kau juga meramal di tempat itu?

Hubungi aku jika mau ke sana,

karena aku jarang ke sana.

Baiklah.

Silakan.

Terima kasih.

Bilang ibumu, selamat menikmati.

Jarang yang membuat susu almon saat ini.

Kebanyakan toko menjual yang instan.

Rasanya tak enak.

Berarti jangan berhenti berjualan.

Ada apa?

Kau mau berhenti berjualan?

Anaknya

mengidap glaukoma.

Dia bisa buta setiap saat.

Liu mungkin tak sempat berjualan.

Sungguh?

Anakmu akan buta?

Mungkin dia tak akan buta.

Kau peramal.

Kau mungkin bisa mengubah takdirnya.

Tak ada yang bisa mengubah takdir.

Apa itu takdir?

Takdir

adalah sesuatu yang sudah ditetapkan

bahkan sebelum orang itu dilahirkan.

Kenapa tak bisa diubah?

Begini.

Jika takdir bisa diubah,

surga pasti sibuk sekali.

Setuju?

Saatnya kami pergi.

Baik.

Ayo.

Tee. Kapan kau selesai? Aku ingin lihat videonya.

Ayolah. Jangan mendesakku.

Jika buru-buru, tonton sendiri.

Ayolah, Tee.

Menonton sendiri membosankan.

Bukankah lebih seru menonton sendiri di rumah?

Tee, banyak orang di rumahku hari ini.

Bagaimana jika aku

- terangsang? - Tunggu.

Lalu jika kau terangsang di sini?

Aku akan ikuti situasi. Tidak masalah, 'kan?

Tentu saja, itu masalah.

Baik. Sudah selesai.

Putar videonya.

Apa?

Kau sungguh tak bisa lihat?

Tentu saja bisa.

Hanya agak buram.

Nanti akan kuceritakan apa yang terjadi.

Baik. Putar saja.

- Sudah pulang. - Ya. Pergi belanja?

- Ya. - Wanita utamanya datang.

- Seperti apa? - Astaga. Kulitnya mulus.

Seragam sekolahnya ketat.

Dia mirip Miyabi.

Sungguh? Lanjutkan.

Sebesar apa payudaranya?

Lebih besar dari kepalaku.

Luar biasa.

Ada wanita lain.

Dia seperti apa?

Lebih baik dari yang pertama.

Ong.

Ong, kau berhenti bercerita.

Ong!

Kau sudah gila?

- Liu. - Ayah.

Tee yang menyuruhku

memutar ini.

Berengsek!

Bisanya kalian menonton itu?

Menjijikkan.

Kalian tak tahu video itu...

sudah lawas?

Dengar, jika ingin menonton,

tontonlah yang baru.

Ini sudah lawas, bahkan putra aktrisnya

sudah remaja.

Apa?

Katanya video baru.

Maaf.

- Ini lawas. - Dari temanku.

Harus ikuti perkembangan.

Kalau ini?

Akan kukirimkan tautannya.

Kalian bisa unduh dari sana.

Aku bisa jamin, videoku lebih bagus.

Astaga. Kau sungguh keren!

Ayah, jika mau mengejutkan kami lagi,

sebaiknya ikut kami.

Ayah bisa gantikan Ong ceritakan kepadaku.

Akan ayah pikirkan nanti.

Sungguh?

Omong-omong,

ada rapat di Asosiasi Tionghoa.

Ayah mungkin pulang larut.

Baik, Ayah.

Jangan ke mana-mana.

Ini tanggal empat.

Kau sedang sial,

dan Rahu sedang selaras dengan shio.

Kau harus lebih hati-hati.

Ayah.

Aku belum makan malam.

Bukan masalah. Minta Ong belikan.

Sudah, ya.

Kau mau makan apa?

Ong.

Jika Ayah ke asosiasi hari ini,

berarti tak ada

yang meramal.

Apa maksudmu?

Aku punya ide,

begitu dia pergi,

aku mau menggantikannya meramal.

Apa?

Tee.

Ayah tadi melarangmu keluar rumah.

Kau bisa membuatnya cemas.

Ong.

Dia tak akan cemas jika tak tahu.

Kau nakal sekali.

- Kau memang idolaku. - Astaga. Tanganmu...

Menjijikkan.

Kau pegang apa tadi?

Hua.

Istirahatlah dengan tenang.

Tak perlu cemas.

Walau Tee menjadi buta,

aku akan menjaganya.

Aku janji.

Memangnya kalian tikus mondok?

Kalian sangat gesit.

Baiklah, aku pergi.

Jangan ke mana-mana.

Kami tak akan ke mana-mana.

Kami tak meramal...

Berengsek.

Apa-apaan itu?

Aku lupa. Maaf.

Kau ke mana, Tee?

Tunggu aku!

Tee, bisa bantu bicara dengannya?

Tentu. Halo.

Kenapa harganya dua kali lipat dari kemarin?

- Begitu. - Apa?

Dia tanya, kenapa harganya naik dua kali lipat.

Begitu. Ini spesies berbeda. Ini lebih manis.

Begitu.

Jenis mangga berbeda dari kemarin. Ini lebih manis.

- Baik. - Apa?

Terima kasih.

Kau boleh coba.

- Astaga. - Bagaimana?

Enak. Beli sepuluh kotak.

Dia mau sepuluh kotak.

Astaga. Terima kasih.

- Terima kasih, Tee. - Sama-sama.

Terima kasih.

Silakan.

Astaga. Wangi seperti biasa.

Aku atau gulungan bihunnya?

Kau dan gulungannya.

Kau sungguh manis.

Sampai nanti.

Ayah.

Bangkok Love Stories: Plead subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Bangkok Love Stories: Plead

تبصرې

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left