لومړۍ 200 کرښې.
VALERIE AND HER WEEK OF WONDERS
Siapa di sana?
Musang!
Valerie...
..maafkan aku.
Mana anting-antingnya?
- Jawab! - Hilang, Constable.
Kau bohong, Orlík. Kau akan mendapat hukuman.
Akan kuikat kau di siksaan air!
Orlík!
Membungkuklah agar aku bisa naik ke punggungmu.
Cepat...
..anak nakal.
Nenek, para aktor sudah tiba.
Sebaiknya kau lebih memperhatikan datangnya para misionaris.
Kapan?
Hari ini atau besok.
Salah satunya akan tinggal dengan kita.
Bermain dengan anting-antingmu, Nak?
Aku bukan anak kecil lagi.
Sebenarnya, tadi malam...
Pada usia 13...
..sama seperti ibumu.
Nenek peringatkan.
Buang anting-anting itu.
Ibumu menyimpannya saat dia masuk biara.
Ayahmu adalah uskup.
Sekarang mereka berdua ada di surga.
Apa anting-anting ini mengandung rahasia?
Oh, tidak.
Nenek mendapatnya saat pelelangan rumah ini...
..dari seorang Constable.
Nenek kenal dia?
Nenek, itu para aktor!
Bukan, itu pernikahan.
Hedvika akan menikah.
Tuhan, berkati dia.
Jauhkan dia dari murka-Mu...
Kasihan Hedvika.
Kenapa?
Dia akan jadi istri saudagar kaya.
Nenek!
Monster!
Tak mungkin dia.
Dia sudah mati.
Siapa yang Nenek bicarakan?
Berlatihlah piano.
Baik, Nenek.
“Gadis cantik...
..akulah yang mencuri anting-antingmu...
..lalu mengembalikannya padamu.
Pamanku, Constable, sangat ingin memilikinya.
Dia membunuh ayah dan ibuku,..
..dan sekarang aku mengkhawatirkan keselamatanmu.
Hari ini di gereja...
Akan ada khotbah untuk gadis-gadis remaja.
Tolong tinggalkan sepotong gaunmu di punjung...
..agar aku bisa menyamar untuk bicara denganmu di gereja.
Orlík-mu yang malang.
Valerie!
Di mana kau, Nak?
Waktunya berpakaian untuk ke gereja.
Nenek, boleh aku membawa setangkai rosemary?
Aku, seorang pelayan Tuhan...
..dan seorang misionaris...
..datang kepada kalian, anak-anak gadis...
..untuk mengajari dan membimbing kalian.
O, gadis-gadis perawan...
..tahukah siapa diri kalian?
Kalian adalah tangan pualam yang menawarkan salam.
Kalian adalah buah delima yang belum merekah.
Kalian adalah pucuk dedaunan...
..sekuntum mawar yang mekar.
Tangan-tangan kasar...
..yang akan menyentuh payudara kalian...
..akan menggoreskan jejak yang takkan hilang.
Tapi aku bersama kalian, gadis-gadisku.
Sebagai pengganti malaikat penjaga,..
..aku membungkuk kepada kalian...
..dan dengan urap istimewa...
..aku memberkati bibir, payudara,..
..paha kalian.
Orlík.
Orlík.
Valerie...
..kaukah itu?
Monster itu menyiksaku.
Valerie, aku ingin memberimu saran.
- Kita ada di alun-alun. - Maafkan aku.
Jangan lihat.
Sekarang?
Sekarang!
Aku di sini.
Pertama-tama...
Di manakah rumah penampungan, Nak?
Di sebelah sana, Bapa.
Kau merasa kasihan padaku.
Mungkin kau keberatan mengantarku ke sana?
Tidak, Bapa.
Dengan menyebut nama Tuhan, aku memohon padamu!
Masuklah dulu.
Ayo, jangan takut.
Selamat datang.
Inilah kerajaanku.
Valerie...
..kemarilah.
Mendekatlah.
Lihatlah kemari.
Lihat.
Tidak!
Aku tahu kau tak lagi mencintaiku, Gracián.
Lima tahun lalu saat kau terakhir ke sini,..
..tapi sekarang!
Menjauhlah!
Akan kucambuk diriku!
Nenek!
Terus lihat.
Ini hanyalah mimpi.
Aku tertidur...
..dan semua ini hanyalah mimpi.
Dia menyakitimu?
Tidak.
Dia ingin kau menyukainya.
Mana mungkin aku menyukainya jika takut padanya?
Itulah sebabnya.
Orlík!
Aku menunggumu, Constable.
Dasar suka ikut campur!
Angkat tangan atau kutembak kau, pencuri!
Elsa...
..ini aku.
Kau tak mengenaliku?
Richard!
Sudah lama aku tak dipanggil...
..dengan nama itu.
Kenapa datang ke sini, Richard?
Aku rindu padamu.
Sejak hari kau menggoda dan meninggalkanku...
..aku tak pernah mencintai lelaki lain.
Malangnya.
Kau tua sekali, Elsa!
Dulu usiamu 17.
Akan kukorbankan apa pun agar tetap muda sepertimu!
Richard...
..katakan rahasiamu.
Akan kuberikan apa pun yang kau inginkan!
Berikan rumah ini.
Itu akan merampas hak Valerie.
Kau bersedia melakukan perbuatan yang lebih keji.
Akan kulakukan apa saja.
Bagus.
Kita buat kesepakatan.
Kau akan jadi muda dan cantik lagi.
Itu akan terjadi malam ini,..
..di pernikahan saudagar pelit itu.
Kau iblis!
Mutiara ini akan menyelamatkanmu.
Orlík, mana Valerie?
- Aku membawanya. - Ke mana?
Ke menara gereja.
Kemari kau, dasar bodoh!
Antarkan aku ke sana!
Mari berdoa.
Kau dengar itu?
Belnya berdentang tiga kali, lalu berhenti.
Ini enak sekali.
Penderitaan selalu mendatangkan nafsu makan,..
..dan aku mengalami banyak hal baik...
..dalam misiku di antara para kanibal.
Kami menyelamatkan seorang gadis kulit hitam.
Dia sangat cantik.
Bagaimana nasibnya, Bapa?
Kami bawa ke perkemahan...
..dan mengajaknya masuk agama kita.
Dia berbakat.
Dia menjadi biarawati?
Sayangnya tidak.
Kami kehilangan dia di pelabuhan Prancis.
Marta, mana anggurnya?
Nanti akan kuceritakan tentang dia.
Dia menjalani hidup tak bermoral...
..dan melanggar perintah keenam.
Nanti akan kuceramahkan padamu, Nak.
Terima kasih, Bapa.
Ayahmu, sang uskup, orang yang halus dan sensitif.
Dia pingsan saat ada pelacur yang melakukan pengakuan dosa,..
..dan semua wanita cantik mendambakannya.
Nanti akan kuceritakan lebih banyak.
Ayahku punya anak berapa?
Kamu...
..dan anak lelaki bernama Orlík.
Orlík?
Ada apa?
Kepalaku pusing. Boleh aku berbaring?
- Makan malam belum selesai. - Maaf.
Mau bersulang?
Aku tak pernah minum anggur.
Hari ini pengecualian.
Untuk mengenang almarhum uskup.
Orlík!
No comments yet. Be the first to leave one.