لومړۍ 200 کرښې.
SEBELUMYA -
Aku melarikan diri dari pertempuran. Aku telah memalukan seluruh kota.
Alexander takkan kembali.
Bagaimana dengan pencariannya?
Kami telah membatalkannya.
Suamiku belum mati.
Achilles dan Myrmidons menolak ikut berperang.
Ada 500 prajurit terbaik dari mereka.
Kalau begitu kita harus bergerak cepat.
Daftarkan lebih banyak para lelaki berusia 14 - 40 tahun.
Satu jam, atau kamu akan tahu apa yg akan mereka lakukan saudarimu.
Kuda-kuda! Semuanya tidak ada di kandang.
Apa? / Yunani! Menyerang!
Kirim pasukan ke sana. Sekarang!
Ke tembok! Ayo!
Lord Pandarus orang yang teguh.
Dia akan temukan kebenarannya
kecuali kamu bukakan pintu itu.
Aphrodite, kenapa kau lakukan ini padaku?
Aku takkan membiarkanmu membawanya.
Tidak!
Fall Of A City - E06 "Battle on the Beach" Translated and resync by NamangGete
Kau tidak apa-apa, Nak?
Aku melihatmu...
ketika masih kecil...
di City Games.
Kau bertarung dengan adikmu.
Itu pertarungan yang bagus.
Apa aku bertarung dengan baik?
Apa pekerjaanmu sebelum jadi tentara?
Magang pandai besi.
Dengan ayahmu?
Aku seorang yatim piatu.
Tidak.
Tidak, kau adalah putra Troy.
Aku siap memberikan hidupku untuknya.
Siapa namamu?
Astyanax.
Apa rasanya?
Kau berkelahi di samping Hector?
Kau membunuh orang Yunani?
Kuharap aku bisa berada di sana bersamamu.
Mereka membantai kita. / Apa?
Kau bukan seorang prajurit, kau masih anak-anak.
Dan jangan pergi ke sana.
Aku akan berjuang demi kotaku jika harus!
Seperti kau.
Seperti semua lelaki.
Yang muda sebaiknya disimpan sebagai cadangan.
Aku perintahkan.
Musuh mematahkan pertahanan kita.
Tak ada pilihan selain mengirimkan bala bantuan.
Yunani berpesta di luar tembok kita.
Mereka bisa melihat kemenangan di depan mata.
Mendekati tembok, dan kita tetap tidak bisa masuk.
Tidak tanpa Myrmidons, tidak akan
Ketika berakhir,
aku ingin 1.000 lagu ditulis tentang Myrmidons yang penakut.
Seribu kisah tentang bagaimana mereka hanya duduk masa bodoh
sementara kita berperang.
Selama kau tidak mengharapkanku menyanyikan salah satu dari lagu itu.
Helen menyaksikan.
Aku membuat Paris berlari seperti anak kecil yang ketakutan dengan pedangku.
Dan dia masih berada di balik tembok.
Odysseus telah diutus kembali untuk bicara dengan Achilles.
Mungkin dia bisa melakukan sihirnya.
Bagaimana kau masih hidup?
Apa kau berbahaya?
Aku juga berbahaya.
Penthesilea.
Ratu Amazon kami.
Bagaimana kau bisa ada di sungai?
Siapa namamu?
Kau seorang prajurit.
Kau jauh dari medan perang mana pun.
Kau pikir itu barbar.
Aku meminta Pandarus mencari orang yang mengkhianati kami.
Ternyata, dialah orangnya.
Mungkin itu barbar.
Tapi perang tidak hanya terjadi di luar tembok ini.
Tetapi juga di sini.
Ada bersama kita.
Ada di jalan-jalan, di rumah-rumah, di remang-remang Troy.
Biarlah dia jadi pelajaran bagi kita semua...
bahwa pengkhianatan mengauskan wajah bersahabat.
Dan begitulah akhirnya.
Helen.
Kau mencariku.
Aku memintamu mengeluarkannya dari kota, bukan membunuhnya.
Saya berusaha, tapi dia tak bisa dibujuk.
Kamu bohong.
Dia akan melaporkan ke Raja dengan surat tuduhan.
Kau tahu aku bisa mengeluarkanmu.
Aku tidak akan lama.
Persiapan malam, itu saja.
Aku tidak memintanya.
Kau tak perlu meminta.
Tarik
Lepas!
Kami menemukan ini.
Apa tentara awam Troy punya senjata seperti ini?
Aku Alexander, putra Priam.
Pangeran Troy.
Nasibku dan nasib kota terjalin.
Jadi bangsawanlah yang membuatmu melompat.
Ada ramalan.
Selalu ada dengan cowok sepertimu.
Selama aku hidup, Troy akan jatuh.
Jadi, jika aku membunuhmu sekarang, berarti aku telah melayani Troy.
Aku tidak takut mati.
Tidak begitu bagus dalam hal itu.
Jadi kau mau bilang bahwa kau akan membela Troy?
Aku akan membela siapa saja yang ingin membunuh Yunani.
Apa yang Yunani lakukan padamu?
Kebanyakan dari mereka, bukan apa-apanya.
Aku akan tetap membunuh mereka.
Aku akan membunuh siapa pun yang bertarung di bawah panji Myrmidons.
Jadi, kau ingin membunuh Achilles.
Aku ingin mencoba.
Kita akan pergi ke kota besok.
Ikutlah bersama kami dan berjuanglah demi rakyatmu.
Jika itu membuatmu merasa lebih baik,
kau hampir pasti akan mati dalam prosesnya.
Kalian melewatkannya.
Aku yakin kamu tahu.
Adrenalin...
rasa logam di lidahmu...
suara...
kekacauan.
Aku kangen berdiam diri.
Ketika aku bertemu lawan yang layak bagiku...
semua di sekitar kita berhenti untuk menyaksikan.
Keributan pertempuran mereda seperti gelombang.
Dan dalam beberapa saat, hanya kami berdua saja.
Dan kemudian aku membunuhnya.
Dan kemudian semua orang kembali pada kesibukannya masing-masing.
Kalau begitu bergabung dan lakukan itu.
Bergabung dan berjuang.
Akhiri ini.
Kehormatanku mencegahnya.
Aku berusaha.
Kau harus makan.
Kau perlu mengembalikan kekuatanmu.
Kita berangkat saat matahari terbit.
Apa yang akan kau lakukan?
Jika kau ingin bunuh diri, lakukan saja.
Mengapa ratu kalian membenci Achilles?
Achilles membunuh putrinya,
saudara perempuannya, prajuritnya.
Ada harga yang harus dibayar.
Achilles belum membayarnya.
Untuk keberuntungan.
Yunani berkemah di luar tembok kita.
Orang-orang kita kelaparan.
Adikku menghilang.
Anakmu menendangku.
Aku mengenal Pandarus sejak aku masih kecil.
Aku takkan pernah percaya dia bisa mengkhianati kita.
Tidak.
Aphrodite.
Izinkan aku menemukan jalan melalui kegelapan...
untuk mempertahankan tembok kotaku bersama-sama.
Biarlah anak-anak Troy bermain di bawah sinar matahari lagi.
Biarlah mereka mencicipi roti.
Biarkan para ayah menjadi tua bersama anak-anak mereka,
bersama istri-istri mereka...
saudara-saudara mereka.
Kenapa kau mempermainkan aku?
Kenapa kau tidak beritahu aku tentang ramalan itu?
Bukan tempatku untuk memberitahu.
Kami membuang putra kami untuk mati.
Dan kemudian kami biarkan dia kembali...
bahkan meskipun kami tahu apa resiko yang akan terjadi.
Itu benar.
Troy akan jatuh selagi Paris tetap hidup.
Tapi kutukan itu telah dipatahkan,
dan apa yang diharapkan tidak akan terjadi.
Jantungmu berhenti berdetak ketika kau terbentur air.
Aku belum mati.
Tapi memang begitu.
Dan para prajurit wanita itu menghidupkanmu kembali.
Ketika kau meninggalkan dunia fana, ramalan itu terpenuhi.
Kematian mengambilmu
dan sekarang kau mulai dari awal.
Kesempatan kedua.
Kesempatan untuk apa?
Agar para ayah menjadi tua bersama anak-anak mereka...
dan saudara-saudara mereka.
Apa kau ingat saat memilihku?
Iya.
Jika kita putar ulang hari itu seribu kali lagi,
kau akan memilihku seribu kali lebih banyak.
Iya.
Iya.
Hector?
Adikku masih hidup.
Aku pikir kamu takkan pernah kembali.
Kenapa?
Kenapa kau meninggalkanku?
Aku merasa malu.
No comments yet. Be the first to leave one.