لومړۍ 200 کرښې.
Diterjemahkan Oleh : ~~~tiyo46~~~
Movie, West-Series, K-Drama, Anime, Music, Software, Subtitle and Many More
Ibu!
Coklat krispinya sudah habis!
Ibu!
Ya?
Apa yang harus kumakan untuk sarapan?
Ibu belum membelinya.
Karena kau tak membuang kotak kosongnya,
...bagaimana Ibu tahu jika itu sudah habis?
Tapi omong-omong...selamat pagi!
Selamat pagi juga Ibuku sayang!
Apa Ibu bekerja lagi sepanjang malam?
Ya.
Aku tak mengerti.. Ibu sudah gila ya,
...atau Ibu tidak betah tidur bersama Ayah.
Ibu tidak gila.
Ada artikel yang harus Ibu selesaikan, untuk besok..itu saja.
Coklat krispinya untuk Stephan.
Kau bisa makan yang lain,
...makan saja makanan organik yang Ibu, belikan untukmu.
Apa yang harus kulakukan dengannya?
Sebenarnya...
Itu bukan merupakan keputusan awal.
Namun sebaliknya,
...aku memutuskan untuk berhenti.
Tapi...
Sama seperti merokok.
Sulit menghentikannya.
1..2..3..4..5..6..7..
1..2..3..4..5..6..7..
Di ulang-ulang...
...kenapa sulit sekali dan,
...saling berlawanan.
Stephan!
Ibu sudah bilang berkali-kali, jangan sembarangan meletakkan sepatu!
Stephan?
Tidak, bukan itu yang harus, kau lakukan pagi ini!
Ibu bilang, bukan itu!
Sekarang waktunya ke sekolah.
Ayo, Bergegaslah.
Beri Ibu ciuman.
Iya bu, belum terlambat.
Kita harus bergegas!
Apa yang terjadi dengan kulkas itu?
Aku sedang melihat kebutuhan, untuk pesta nanti malam.
Bersama bos kesayanganmu itu.
Selamat pagi. / Selamat pagi.
Tidur nyenyak? / Ya.
Apa Charles akan datang?
Halo? Oh tidak..secara khusus, aku memintamu untuk...
Dah, Ibu. / Dah.
Dah, Ibu.
Hanya itu yang akan kita, katakan padanya, ingat ya?
Masukkan mantelmu.
Ini sangat penting.
Kalau tidak menuruti apa yang kukatakan,
...itu takkan berhasil.
Jangan lupakan anggurnya.
Halo, maaf..
Aku akan kesana, / Anggurnya!
...dalam 20 menit.
Anggur untuk nanti malam.
Halo?
Elles
Para pendengar sekalian, selamat menikmati alunan musik klasik.
Tidak bisa juga...
Hanya itu satu-satunya cara.
Tak ada gunanya.
Aku membawakanmu edisi terakhir.
Kita sudah lakukan wawancara di Tom Ford. Oh, maaf.
Aku sudah membacanya.
Baiklah, lupakan saja.
Mau coba tempat lain?
Sesuai permintaanmu.
Ayo kita kesana.
Kau punya dua ponsel?
Ya, satu untukku dan satunya untuk klien.
Boleh aku telepon sebentar, untuk membuat janji?
Silakan saja.
Halo?
Hai, aku Lola.
Kau ingin bertemu denganku?
Benarkah?
Kau sudah melihat fotonya?
Payudaraku kecil.
Berambut coklat.
Ya, akan kulakukan.
Tanpa kondom.
Pendamping biasa, kau tahulah.
Sampai jumpa nanti malam.
Kau belum mengenalnya?
Kau belum mengenalnya?
Belum.
Tapi dia mengirim fotonya lewat internet.
Dia tidak buruk.
Rokok? / Tidak, terima kasih.
Apanya yang tanpa kondom?
Oral seks.
Kenapa?
Apanya yang lucu?
Kau tidak takut!
Tidak.
Sebagian besar para pria hanya, tidur dengan istri mereka.
Sama seperti dengan Thomas.
Thomas adalah pacarmu, kan?
Apa itu membuatmu bingung?
Kau harus pintar mengaturnya.
Aku sangat terorganisir.
Aku mulai menyadarinya,
...jika aku selalu bekerja malam.
Aku takkan pernah bisa lulus ujian.
Pekerjaan apa?
Mengasuh bayi.
Dan aku juga bekerja di restoran cepat saji.
Mengerikan!
Tidak ada istirahat, sangat melelahkan.
Sesekali aku masih bekerja di sana.
Semacam kamuflase namun mengerikan.
Kamuflase?
Bagaimana aku menjelaskannya pada,
...orang tua serta pacarku tentang uangnya? / Aku mengerti.
Sama seperti rokok.
Sulit untuk berhenti.
Karena tiba-tiba aku punya uang.
Jadi untuk menutupinya seakan tidak terjadi apa-apa,
...dengan sedikit keterampilan kau, juga bisa melakukanya. Kalau mau.
Tidak juga.
Itu tak mudah.
Dalam beberapa bagian itu sangat menyita waktu,
...dan kau akan terbiasa dengan uang.
Untuk apa kau beli sampah ini?
Kau tak mengerti dunia anak-anak.
Halo!
Halo!
Jadi, Charlotte...
Bagaimana kehidupan di Paris?
Bagus saja.
Ibumu bilang prestasimu bagus sekarang.
Itu bagus...
Permisi. / Mau lewat.
Ayo Snowy!
Tidak perlu beritahu orang seperti itu.
Aku tak lagi berprestasi sekarang.
Begitu sempurna,
...dan selalu jadi pilihan, sebagai makanan penutup...
Tidak, Terima kasih.
Kenapa kau tidak makan?
Aku tidak lapar.
Apa itu enak?
Ya, tentu saja.
Pakai saja sandalmu. Agar lebih nyaman.
Tunggu sebentar!
Namaku Benoit, akulah yang...
...menjawab iklanmu di internet, kau ingat...
...yang waktu itu,
Sialan!
Boleh aku bicara sebentar?
Buka pintunya.
Kau mau apa?
Aku sedang menulis sebuah artikel tentang, pelajar di Paris untuk majalah "Elle",
...aku ingin dengar sendiri darimu.
Buka dulu pintunya,
...akan kubayar berapapun kau mau.
Aku tak akan bawa nama aslimu.
Kupikir ini kesempatan bagus untukmu.
Baiklah..
Apa kau...melakukannya demi uang?
Kita perlu vodka.
Aku tak butuh apapun, aku tidak minum.
Cobalah sedikit.
Aku tidak minum.
Ini akan membuatmu tenang.
Maaf, aku tidak minum.
Sial, ini menjijikkan!
Bagaimana dengan ini?
Baik, terima kasih.
Tidak, habiskan minumnya.
Baiklah.
Kau akan terbiasa.
Kau lihat kamarnya kecil,
...tapi sangat nyaman,
...bagus...maksudku, cerah...
Sangat tenang dan langsung, menghadap ke halaman.
Tak perlu sering di bersihkan.
Hanya perlu bersihkan debu, yang ada di sekitar buku.
Boleh kulihat payudaramu?
Apa?
Kau harusnya menyadari berapa uang, untuk biaya kamar di Paris ini.
Kami tak berikan kamar, cuma-cuma seperti itu!
Banyak daftar tunggu.
Kalau begitu, aku harus bagaimana?
Aku tidak kenal siapapun di sini.
Koperku dicuri.
Kau harus membantuku.
Kau punya kartu mahasiswa?
Sudah kubilang, semua dalam koper itu.
Apa kau punya beasiswa?
Tidak.
Kalau begitu, aku tak bisa membantumu.
No comments yet. Be the first to leave one.