As primeiras 200 linhas.
Sebelumnya di You…
Joe, maaf. Aku pergi ke luar kota. Terima kasih untuk semuanya. Bronte.
Kau baru saja putus denganku?
Clayton di sana? Dia berbuat sesuatu kepadamu?
- Kututup saja. - Jangan.
Aku akan bercerai. Andai kau yang aku mau? Hanya kau?
Jangan membahas ayahku seperti itu.
Kenapa dia bisa masuk?
- Astaga. - Jangan sentuh aku!
Astaga!
Bronte, kita harus pergi sekarang juga.
Apa kau menjebakku?
Apa kau mengelabuiku?
Aku tak bisa meninggalkan kota sekarang.
- Tidak demi aku? - Bahkan untukmu.
Ayolah, jangan kaku.
- Kaku? Memangnya kau siapa, nenekku? - Aduh.
Bagaimana soal bertualang?
Ini namanya bertanggung jawab. Ada tugas asisten dosen.
Beri tahu muridmu kau jatuh cinta. Mereka akan paham kau bolos.
Aku tak boleh bolos.
Bagaimana jika aku tak mau ditolak?
Ada pertemuan dengan mahasiswa. Aku harus pergi.
- Mereka bisa… Tunggu! - Tidak, aku serius. Aku telat.
Beri tahu Joe, aku harus pergi.
Sekarang dia milikku, Joe. Dah.
Baiklah, dah.
Kupikir aku mengerti cinta.
Namun, inilah rencanamu kepadaku selama ini, Bronte.
Atau Louise. Siapa pun namamu.
Semua kebersamaan kita
hanya kepalsuan.
Kau mengelabuiku sepenuhnya.
Bercintalah denganku.
Membuatku berpikir aku harus menyelamatkanmu.
Kubilang diam!
- Hei! - Astaga.
Jangan sentuh aku!
Kini kita akan beradu kesaksian.
Pengacara Kate membebaskanku untuk saat ini.
Itulah cara Lockwood.
"Bereskan. Selesaikan secara internal."
Kau.
Kau seperti Bronte yang kukira kukenal.
Namun, kau bukan dia. Kau sangat licik.
Aku tak mengenalmu.
Terima kasih.
Teman-temanmu menceritakan kisah yang luar biasa.
Kata mereka, kau pindah ke New York untuk mengelabui Joe Goldberg.
Apa itu benar?
Ya.
Kenapa?
Kami menginginkan keadilan bagi Guinevere Beck.
Kau kenal dia?
Kau memiliki cara unik untuk menggali sifat tokohmu.
Bahkan yang tak bisa diperbaiki.
Seperti empati radikal.
Sangat mengesankan.
Itu terlalu bagus.
Tidak. Jangan ucapkan hal yang mengurangi pujianku.
Pahami dan terima saja bahwa menurutku kau sangat mahir.
Baiklah.
Terima kasih.
Kecuali satu hal.
Referensimu A Doll's House? Serius?
Kau tidak suka A Doll's House?
Itu karya feminis penting.
Bukan. Itu ditulis oleh pria yang menganggap dirinya seorang humanis.
Kutantang kau untuk mencari referensi dari sudut pandang wanita sejati.
Tantangan diterima.
Astaga. Kau ingat untuk mengembalikannya?
Ya. Buku ini favoritku.
Namun, akan kukembalikan sekarang.
Tak ada yang pernah memujiku sebagai penulis sepertimu.
Sudahlah.
Sebelum kita bertemu,
kupikir aku membuat kesalahan besar dan bodoh saat pindah ke sini,
menekuni bidang penulisan kreatif. Tadinya, aku mau berhenti.
Namun, kau memahamiku.
Aku merasa…
Asal tahu saja, itu sangat berarti.
Itu seperti pidato perpisahan.
Ya, aku mengundurkan diri.
Apa?
Kondisi ibuku makin buruk.
Astaga, Louise. Aku ikut sedih.
Aku tidak bisa berada di sini
menjalani mimpi artistikku yang keren seperti gadis New York sementara ibuku
sekarat di rumah.
Aku harus kembali ke Ohio.
Kau bisa pindah ke program penulisan kreatif di sana.
Aku akan bekerja lagi di dokter gigi seperti dahulu.
Kami butuh uang.
Apa pendapat ibumu tentang hal ini?
Dia tidak berkata apa pun.
Lakukan kewajibanmu kepada keluarga.
Namun, pertahankan kecintaanmu pada menulis.
Kulihat kau bersemangat saat kita bekerja.
Aku sedih jika kau kehilangan semangat itu. Sungguh.
Ya, aku mengerti maksudmu.
Bagus.
"Aku bukan burung dan tak ada jaring yang bisa menjeratku.
Aku adalah manusia bebas dengan kehendak bebas,
yang kini kupakai untuk meninggalkanmu.
Beck."
Kita hanya bisa berharap menjadi seperti kutipan Brontë.
Simpanlah untuk mengingatku.
Hei, Bu. Bagaimana kabarmu?
Luar biasa.
Aku bisa, Sayang.
Biar aku saja, Bu.
Lihat ini? Ini sangat menyedihkan.
Jasadnya ditemukan di rumah Dr. Nicolas Angevine,
terapis di New York.
Kenapa jasadnya terkubur di halamanmu, Dokter?
Sumber mengidentifikasi korban sebagai Guinevere Beck,
mahasiswa pascasarjana dan pasien Dr. Angevine.
- Pihak terkait tak menjelaskan… - Louise, ada apa?
Sulit kuterima Beck telah tiada.
Penerbitan bukunya adalah cara mengenangnya.
Katakan kau cinta dia Sampaikan terima kasih
Apa pun, selain kebenaran
Andai kau tak bisa membalas cintanya?
Beck.
"Nora di karya Ibsen sungguh berani. Dia mampu menatap mata suaminya."
Referensimu A Doll's House? Serius?
Namun, itu aneh.
Seakan sebagian buku tidak ditulis olehnya.
Naskah Beck dikirim secara anonim setelah kematiannya.
Oleh siapa dan kenapa?
Polisi tidak punya jawabannya.
Aku jadi agak terobsesi.
Saat siang, aku bekerja dan mengurus ibuku.
Saat malam, aku mencari informasi lain di Internet.
Untuk mendapatkan jawaban. Atau sesuatu.
ADA TERSANGKA LAIN?
Ternyata bukan hanya aku yang penasaran tentang pembunuhan Beck.
MUNGKIN ISTRI DR. NICKY? ATAU KEKASIH?
APA BECK PUNYA PACAR?
BECK ASISTEN DOSEN DI KAMPUSKU. DIA MENGENCANI PRIA BERNAMA JOE.
Lalu aku bertemu mereka.
OBROLAN - PERMINTAAN
DOMSTRUCK INGIN MENGOBROL TERIMA
OBROLAN VIDEO
ANDA INGIN MENGIZINKAN AKSES UNTUK MEMULAI OBROLAN?
Hai.
Semuanya, ini Brontesaurus2544.
Panggil Bronte saja.
Apa kau Dom?
Panggil saja aku Dominique. Itu Clayton dan Phoenix.
Clayton. Si korban?
Bagaimana kalian kenal?
Phoenix dan aku bertemu daring.
Kami kenal karena fakta
bahwa keluarga kami dihancurkan oleh sistem "peradilan".
Kami merasa harus melakukan sesuatu.
Menolong seseorang meski kami tak ditolong.
Lalu kami bertemu Clayton.
Ayahnya jadi tersangka saat ini.
Siapa ayahmu?
Nick Angevine.
Doktor Nicky.
Astaga. Apa kau baik-baik saja?
Itu bukan pertanyaan pertama yang ditanyakan orang kepadaku.
Ibuku kalut.
Kuhapus semua akun medsosku karena keluargaku dicela,
kami dikejar-kejar.
Kami ganti nama belakang agar tak diganggu.
Astaga. Turut prihatin.
Jadi, Bronte, kenapa kau ke subreddit kami?
Kukira…
Aku penasaran.
Saat membaca buku Beck, The Dark Face of Love,
menurutku, ada beberapa hal aneh.
Kurasa mungkin Beck tidak menulis semuanya sendiri.
Mungkin saja orang lain yang menyelesaikannya.
Itu kacau.
Dengar, aku akan langsung ke intinya.
Kami pikir pacarnya membunuhnya.
Aku punya rekaman buatan ayahku dari semua sesi terapinya.
Tidak etis. Kami tak suka.
Sesi terapi Beck?
Ya, dia ceritakan masalah besar yang dia alami dengan pacarnya, Joe.
Namun, yang menarik perhatianku, ada pasien lain, Paul Brown.
Semua info yang dia berikan ke ayahku adalah palsu.
Tunggu, kau pikir pacar Beck
menemui Dr. Nicky dengan identitas palsu?
Gila, bukan?
Sama gilanya dengan orang lain menyelesaikan buku Beck?
Ada informasi lain?
Jadi, kau dan temanmu berpikir Dr. Angevine tak bersalah?
Penegak hukum salah?
Menurut kami, Joe mengelabui banyak orang.
Dari penelusuran rumor, unggahan medsos, dan arsip berita selama bertahun-tahun.
Selain itu…
Kami ingin mengungkap siapa dia sebenarnya.
Sebagai apa?
Pembunuh.
- Selamat ulang tahun! - Selamat!
Ya, kami suka!
No comments yet. Be the first to leave one.