Legion

Legion

Baixar Legenda em Indonesian

Temporada 3

Informações de lançamento

Legion S03E03 Chapter 22 SEMUA WEB
Legion S03E03 Chapter 22 SEMUA WEBRip
Legion S03E03 Chapter 22 SEMUA WEB-DL
Um comentário por Agent Nas

Tags

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
webrip
BRip
Publicado em: 2019-07-09
Downloads: 46
Deficientes Auditivos: No

Pré-visualização das legendas em Indonesian

As primeiras 159 linhas.

Aku mencintaimu.

Aku mencintaimu, putraku yang tampan.

Berapa lama kau pergi?

Berhari-hari? Berminggu-minggu?

Apakah kau...

Apakah aku bahkan di sini.

Atau apakah aku di sana?

Masih?

Mengingatkanku.

Berapa lama kau pergi?

Bagaimana kami menemukan tempat ini?

Mimpi yang kau wujudkan.

Atau benarkah?

Di kepalaku.

Charles, apa kau masih di sana?

Di sini?

Dalam diriku?

David.

Putraku yang tampan.

Penerjemah: Agent Nas Instagram: agent_nas

Berhari-hari?

Berminggu-minggu?

Berapa lama?

Aku tak yakin.

Itu bukan jawaban.

Aku menemukan seseorang.

Di luar sana.

Orang sepertiku.

Aku tak sendiri.

Kau sendirian sebelumnya?

Kau tahu apa maksudku.

Dimana? / Maroko.

Apa?

Aku takkan lama.

Kau bilang kau tak yakin.

Gabrielle.

Aku harus pergi.

Aku akan kembali.

Mama.

"Dia tak ingin tersesat di hutan.

Jadi dia membuat hutan kecil, dengan satu pohon di dalamnya.

Ternyata itu pohon apel.

Apelnya akan sangat lezat, pikir Harold,

saat mereka berwarna merah.

Jadi dia menaruh naga menakutkan

di bawah pohon untuk menjaga apel.

Itu naga yang sangat menakutkan.

Itu bahkan membuat Harold takut.

Dia mundur.

Tangannya bergetar memegang krayon ungu.

Seketika dia sadar apa yang sedang terjadi.

Saat itu...

Harold sudah tak bisa mengatasinya."

Aku akan membaca sesuatu.

Dan beritahu aku apa artinya itu bagimu.

Kau setuju?

"Setiap pria dilahirkan seperti kebanyakan pria lainnya

dan mati sebagai satu-satunya."

Heidegger.

Apakah pernyataan ini memiliki arti bagimu?

Arti pribadi?

Buang-buang waktu.

Mungkin dipindahkan ke Tiga.

Lupakan.

Pemuda tak berguna.

Beristirahatlah.

Permisi.

Maaf.

Wanita itu di sana.

Kau tahu dari mana asalnya?

Kamp.

Ada keluarga?

Tidak ada.

Kasihan sekali.

Terima kasih.

Mati. Mati. Mati.

Bunuh dirimu.

Bunuh dirimu...

Bunuh dirimu...

Bunuh dirimu...

Kau mendengar sesuatu?

Tidak.

David.

Putraku yang tampan.

Kau akan menjadi siapa?

Apa yang akan kau lakukan?

Jatuh cinta?

Bertempur dalam perang?

Apakah kau akan bahagia?

Kuat?

Apakah kau akan seperti ayahmu?

Seorang pelindung?

Atau kau akan sepertiku?

Kapan kau akan tahu kebenarannya?

Bahwa dunia ini adalah tempat yang buruk.

Mama.

Mama.

Mama.

Aku di sini.

David-mu, aku di sini.

Aku tak mengerti, kenapa dia tak bisa melihatku?

Aku tak tahu.

Aku belum pernah kembali sejauh ini sebelumnya.

Farouk akan datang, aku bisa merasakannya.

Tolong, aku harus memperingatkannya.

Switch, lakukan sesuatu.

Aku tak bisa. Aku minta maaf.

Entah berapa lama lagi aku bisa menahan kita di sini.

Aku sangat lelah.

Kau tak bisa menggunakan kekuatanmu?

Aku tak tahu.

Mama!

Mama, ini aku, David.

Anakmu.

Aku sudah dewasa sekarang, dari masa depan.

Kau harus... Tidak, jangan pergi.

Mama.

Kembali.

Bagaimana ini? / Aku tak tahu.

Kita kehabisan waktu.

Aku tak mengerti. Kenapa kita di sini?

Jauh sekali ke belakang.

Aku tak tahu.

Waktu ini entah bagaimana terhubung.

Lumayan, bukan?

Tidak, aku setuju.

Bisa lebih bagus.

Bisa lebih bagus.

Mereka datang!

Begini cara mereka bertemu?

Orang tuaku.

Di rumah sakit jiwa.

Kenapa itu lucu?

Entah, kukira itu

menurun dalam keluarga.

Hai.

Hai.

Hari yang cerah.

Indah.

Lapar?

Ya.

Aku belum mencicipi kue ceri sejak sebelum perang.

Pernah dengar tentang tomat?

Kami menyebutnya to-mah-to, tapi, ya.

Aku belum pernah melihat tomat sebelumnya.

Dan itu bukan apel, kau tahu.

Tidak.

Kupikir itu adalah apel.

Jadi kugigit.

Kau melihat itu saat berada di pikiranku?

Tomat yang bukan apel?

Aku...

Ada kata Yunani-nya. Telepati.

Artinya "perasaan atau persepsi yang jauh."

Itu kemampuanku.

Aku tak tahu sebabnya.

Aku bisa mendengar pikiran. Kenangan.

Tapi itu terpikir olehku bahwa harus ada aturan.

Orang berhak mendapatkan privasi.

More Indonesian subtitles for Legion

Comentários

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left