Temporada 2

Informações de lançamento

Clevatess II - S02E08
Um comentário por jambuijo

Tags

webdl
Publicado em: 2026-08-27
Downloads: 3
Deficientes Auditivos: No

Pré-visualização das legendas em Indonesian

As primeiras 170 linhas.

Makanya sudah kubilang, 'kan?

Aku sama sekali tidak ingin maju.

Makhluk itu mengejar kita.

Syukurlah. Bukankah kita hampir mati barusan?

Ia mengejar kita lagi.

Untungnya yang terbang ke mari adalah sebuah gudang.

Aku bisa bebas mengendalikan benda-benda besi

dalam jangkauan tertentu menggunakan gaya tarik dan tolak.

Selama aku terus menarik dan mendorongnya berulang kali untuk membuatnya berputar,

kecepatannya akan makin bertambah

dan kekuatannya pun akan meningkat.

Jika hanya ada satu ekor ini saja…

Namun, ternyata tidak semudah itu, ya?

Sekarang ada sembilan ekor yang datang, itu berarti…

Apakah semuanya telah dikalahkan?

Yang pertama diserang adalah Merryweather yang paling bisa diandalkan.

Kita hanya bisa menganggap diri kita sedang sial.

Meskipun aku melarikan diri dengan dalih menyelamatkan anak ini,

sepertinya semuanya berakhir sampai di sini.

Tidak peduli berapa kali dikalahkan, mereka akan terus bermunculan.

Sementara sihir dan stamina kami sangat terbatas.

Kenapa juga mereka sejak awal harus bertarung?

Mau bagaimana lagi.

Mana mungkin mereka tahu kalau anak itu ternyata adalah Raja Monster Sihir.

Orang itu kemungkinan besar tidak akan berbelas kasih.

Dalam situasi seperti ini, setelah sampai pada titik ini,

mengapa aku masih ingin bertarung?

Aku benar-benar benci keadaan yang tidak tenang.

Sejak saat itu, aku sangat membencinya.

Dulu aku memiliki seseorang yang sangat penting bagiku.

Mary, apa kau mau duduk di sebelahku?

Baik, Bibi.

Dia adalah Bibi dari keluarga utama, yang mengajariku cara menjalani hidup.

Dia juga sosok yang aku kagumi.

Justru karena itulah aku makin menderita.

Dia terseret ke dalam perselisihan warisan yang buruk

karena harta peninggalan Paman yang sangat besar.

Benar-benar sekelompok orang yang berisik.

Bahkan orang tuaku juga sama.

Meskipun Bibi selalu tersenyum,

tubuhnya jelas terlihat makin kurus dari hari ke hari.

Mary.

Mary kesayanganku.

Sepertinya aku akan merepotkanmu.

Setelah Bibi meninggalkan kata-kata itu,

keesokan harinya dia menghembuskan napas terakhirnya.

Dia meninggalkan surat wasiat yang menyerahkan 70% hartanya,

termasuk rumah besar dan tanah ini, untuk aku warisi.

Dengan demikian, aku menjadi pusat dari perselisihan warisan yang buruk itu.

Benar-benar sekelompok orang yang berisik.

Di antara orang-orang ini,

tidak ada satu pun yang tahu alasan mengapa aku dipilih sebagai pewaris.

Mereka semua berpikir bahwa aku mendapatkannya dengan cara menjilat Bibi.

Namun, apa yang sebenarnya ingin ditinggalkan Bibi

adalah pemandangan ini, yang dibangun bersama olehnya dan Paman.

Serta pergantian musim yang tenang dari pemandangan ini, dan juga aroma anginnya.

Satu-satunya yang mengerti hal ini hanyalah aku.

Hanya aku seorang.

Aku juga ingin melindunginya.

Aku menyukai hal-hal yang tenang.

Paling benci dengan hal-hal yang merusak ketenangan.

Untuk membungkam hal-hal yang berisik ini,

dibutuhkan kekuatan yang tidak tunduk pada siapa pun.

Aku menginginkan kekuatan.

Akan kugunakan gesekan udara untuk membuat benda-benda ini menjadi lebih panas.

Kalau kalian mau datang, datanglah, berengsek!

Selama aku mau melakukannya, aku pasti bisa!

Bisakah tubuh kalian tidak beregenerasi dengan begitu mudahnya?

Memang datang dari atas, ya?

Namun,

pertahanan di sisi samping menjadi lemah.

Ada celah yang begitu besar.

Kalau sendiri, seharusnya aku bisa kabur memanfaatkan kesempatan ini.

Tidak bisa.

Tidak bisa seperti itu.

Kenapa aku bisa memiliki pemikiran seperti itu?

Karena itu sangat mirip seperti seorang pahlawan?

Mungkin karena itu.

Waktu kecil, aku juga pernah membaca dongeng tentang pahlawan.

Karena pahlawan

selalu menjadi sosok pujaan anak-anak kapan pun itu.

Baik anak-anak itu

maupun Senior Maynard,

semuanya pasti merasakan hal yang sama.

Meskipun mudah terlupakan,

semua orang pasti pernah mengagumi sosok pahlawan, 'kan?

Pahlawan di lubuk hati setiap orang

akan menjadi alasan bagi kita untuk maju bertarung.

Dengan begini, kekuatanku sudah habis sepenuhnya.

Tersisa lima ekor.

Maafkan aku, Merryweather.

Aku tetap tidak bisa menyelamatkanmu.

Jika kau ingin membenci, bencilah Raja Monster Sihir itu…

"Flaresis, Reioloth".

"Benang Pengikat".

Benang sutra ini

akan menjerat para pengacau itu.

Memaksa lawan tenggelam ke dalam ketenangan mutlak.

Matilah dengan tenang.

H-Hebat sekali.

Belum berakhir.

Mereka masih akan bangkit kembali.

Aku harus membereskan mereka semua sebelum mantra formulanya terlepas.

"Menas, Ganddaroa".

"Penguburan Tanah".

Berhasil, sudah berhasil!

Merryweather, kau memang sangat hebat.

Merryweather?

Aku sepertinya bisa mengerti

apa yang Guru katakan barusan.

Di dalam hati kita semua pasti ada…

Merryweather, bertahanlah!

Merryweather!

Tidak peduli berapa kali dikalahkan, mereka tetap hidup kembali.

Makhluk itu juga akan bangun lagi dalam beberapa menit.

Kabutnya terlalu tebal, tidak bisa melihat jalan.

Aku juga hampir mencapai batasku.

Pada akhirnya hanya tersisa kau ya, Ray?

Tanpa aku yang menjadi beban ini, itu akan lebih baik untukmu.

Merryweather, cepat sadar!

Kau tidak boleh tertidur di sini.

Merry…

Ada sesuatu yang keluar dari mulutnya.

Itu adalah sesuatu yang seharusnya tidak keluar, 'kan?

Aku tekan!

Benda itu mau terbang.

Tidak bisa, tidak boleh!

Sekarang?

Apakah akan dimulai sekarang, Dekan?

Benda apa itu?

Mau terbang ke mana?

Ke arah bangunan sekolah?

Sudah datang, ya?

Kau Ray Forester, benar bukan?

Klen Vatiss.

Apa kau ingat dengan wajahku ini?

Sebelum datang ke Solsein, tidak.

Begitu, ya?

"Akselerasi Status".

"Pemanggilan Petir".

"Serangan Petir".

Kau punya dua lambang kutukan, ya.

Kekuatannya lumayan.

Apakah kekuatan ini yang telah mengalahkan bawahanku?

Kemampuanku tidak hanya segini.

Kau sebaiknya menjelaskannya dengan gamblang padaku.

Menjelaskan?

"Akselerasi".

"Pemanggilan Petir".

Kau bisa menurunkan petir tanpa rapalan?

Siapa kau sebenarnya?

Bagaimana kau mendapatkan wajah itu?

Untuk membuat Topeng Kematian, kau butuh cetakan aslinya.

Kapan

dan di mana kau mendapatkan cetakan asli dari wajah itu?

Jawab aku!

Mendengar nada bicaramu,

sepertinya kau kenal dengan orang ini.

Ini pertama kalinya ada yang mengenali wujud ini.

Jadi itu sebabnya kau terus menatapku?

Namanya adalah Shiro.

Dia lebih mulia dari siapa pun, lebih berani dari siapa pun.

Cepat lari!

Cepat berdiri!

Aku tidak bisa berdiri, Kak.

Dia punya hati yang lebih layak menyandang gelar pahlawan daripada siapa pun.

Cepat lari, sembunyilah di gang kecil!

Biarkan anak-anak yang kecil berlari di depan.

Jalan buntu.

Makhluk itu menerobos masuk.

More Indonesian subtitles for Clevatess

Comentários

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left