As primeiras 200 linhas.
HARI JADI KE-65 TV ASAHI
Pembuluh darah bisa terlihat di USG.
Intensitas lasernya mau seberapa?
Apa tak masalah jika mulai dengan intensitas rendah?
Aku akan memastikan beberapa hal.
Baik.
Ada yang kau rahasiakan dari kami?
Tidak.
Apa kau membocorkan apa pun pada media?
Tidak.
Bagaimana dengan publikasi?
- Tidak. - Apa kau
menyatakan kesetiaan pada Presiden?
Tidak.
Aku ulangi pertanyaannya.
Apa kau menyatakan kesetiaan pada Presiden?
Aku tak akan melakukan pekerjaan tanpa surat izin praktik.
Kami akan memastikan lagi...
Biarkan aku lakukan operasi.
Tunggu.
BAHAYA
Buka lebih lebar.
Baik.
- Insisi perikardial. Metzenbaum. - Baik.
- Forsep. - Baik.
Tekanan darah turun hingga 60.
Pasti perdarahannya.
- Pengisap. - Baik.
- Kasa. - Baik.
Perdarahan tak tertemu.
Ini perdarahan masif.
Tekanan darah makin merosot.
Di mana darahnya?
Mulai transfusi, sekarang!
Darah dengan Rh negatif belum datang.
- Belum datang? - Belum.
Kita kehabisan pilihan.
Lanjutkan operasinya!
Tanpa tambahan darah,
kami tak bisa melakukan apa pun.
Siapa kau?
Michiko Daimon.
Minggir. Kalian menghalangi.
Menyingkir.
Siapa kau ini?
Minggir.
Beri aku darah.
Rh positif tak masalah.
Perubahan rencana.
Sternotomi median.
Kau sudah gila?
Tidak ada waktu menjelaskan.
Pisau bedah.
Apa yang kau lakukan? Hentikan.
Kau tak punya hak melakukan ini.
Ventrikel kiri bocor.
Akan kuperbaiki,
lalu melakukan operasi jantung tanpa pompa pakai arteri toraks internal.
Dia bisa mati. Itu tak bisa dilakukan.
Apa Presiden akan selamat?
Dia akan mati jika kami tak bertindak sekarang.
Bagaimanapun juga, dia akan mati.
Ini terlalu berisiko.
Tidak. Tidak bisa.
Tolong lakukan apa pun untuk selamatkan Presiden Roldan
dalam lima jam.
Lima jam? Itu tak mungkin.
Jika Presiden
tak bicara pada rakyatnya lima jam dari sekarang,
pemerintahan ini akan hancur.
Kau harus bisa!
Kalau aku menolak?
Sayangnya, kau tak punya opsi itu.
Ini yang terburuk.
Kita hanya punya lima jam dan aku hanya punya dua tangan.
Jadi, bantu aku.
Sekarang!
Metz.
Aku tak pernah gagal.
Ada dokter yang tak gentar mengambil tantangan
operasi berbahaya dengan peluang keberhasilan dan selamat yang rendah
serta tak adanya teknik bedah yang mumpuni.
Dengan rasa hormat dan sarkasme,
mereka disebut...
dokter bedah jahat yang mempertaruhkan nyawa orang lain.
Mereka juga dikenal sebagai...
Dokter X.
Jika dokter bedah seperti itu ada,
sebaiknya mereka enyah saja.
Benar-benar dewa.
Terima kasih banyak.
Presiden Roldan diperkirakan akan segera tampil di depan publik.
Tanpa basa-basi lagi,
ini melon untukmu.
Lalu, ini tagihanmu.
Kami akan pastikan Dokter Daimon kembali ke Jepang dengan selamat.
Aku doakan negaramu dipenuhi dengan kasih dan kedamaian.
Terima kasih banyak!
Aku segar kembali!
Akira?
Akira!
Akira!
Hei! Akira!
Hei! Akira... Apa?
Apa yang kau lakukan?
Hentikan! Lepaskan aku!
Lepaskan aku!
Lepaskan aku!
Akira!
Akira!
GERBANG 5
Ini kisah tentang serigala penyendiri, seorang dokter wanita.
Di Jepang, populasi menua dengan sangat cepat,
reformasi berlangsung di bidang kedokteran
dan nyawa pun dipertaruhkan.
Perhatian.
Direktur Ebina akan melakukan kunjungan.
Selamat pagi.
- Pagi. - Selamat pagi.
Kau mendaftar? Selamat datang.
- Ubah dan tantang! - Terima kasih.
Semua ini sangat memalukan.
Benar sekali, ini bukan bazar.
Tapi dia bersemangat sekali.
- Hei, kau tampak membaik! - Terima kasih.
Semoga berhasil!
Tapi
rumah sakit universitas, yang dulu disebut "Menara Putih,"
tetap tak berubah dengan strukturnya yang sudah usang.
Pimpinannya yang dipilih dengan nepotisme dan favoritisme tak berguna,
organisasinya pun kian memburuk.
Selamat pagi.
Selamat pagi.
Di masa-masa sulit ini,
orang yang bisa meneruskan dan melanjutkan aspirasiku
serta menjaga Rumah Sakit Universitas Totei
adalah kau, Ebina.
Kau satu-satunya.
Sebuah kehormatan.
Kau menumbuhkan kumis, ya?
Ya.
Aku menirumu dan menumbuhkannya. Sebuah kehormatan.
Kau cocok.
Sebuah kehormatan.
Astaga. Bagus sekali.
Mohon saling bahu-membahu
untuk membantu direktur baru RS Universitas Totei,
Ebina.
Itu permintaanku.
Siap!
Siap!
Siap...
Cobalah mengikuti.
Baik.
Siap!
Siap.
Baik.
DIREKTUR RUMAH SAKIT - EBINA
Rasanya luar biasa.
Terima kasih.
Bunganya menjadi berlebihan ketika itu untuk direktur rumah sakit.
Ya.
Semua anggrek ini adalah hadiah untukmu, Ketua Hiruma.
Begitu, ya.
- Taruh saja di sana. - Siap.
- Sesuai perkiraanku. - Ya.
Ya, itu masuk akal.
Masuk akal.
- Permisi. - Ya.
Direktur Ebina, ini dari Klinik Noto Kampo.
Wah.
- Kecil sekali! - Hentikan.
Noto baik sekali.
Pak Ketua, aku menerima ini dari Klinik Noto Kampo.
Begitu, ya. Kecil sekali.
- Kecil, ya... - Ya, kecil. Baguslah.
Ya, ini imut.
Kecil sekali.
Tanggal 23, Presiden Republik Unica, Roldan,
menyampaikan pidato pada rakyatnya...
Apa?
Aku dengar di berita pagi
Presiden Roldan sedang kritis.
Berita kesehatannya
mungkin palsu, disebarkan oleh pemberontak.
Ya, lihat saja betapa bugarnya dia.
Ya, dia sehat.
Setelah ini, dia akan...
Masuk.
Itu bukan berita palsu.
Itu rahasia besar,
tapi tampaknya, seorang dokter bedah tak dikenal dibayar sangat mahal.
Hanya butuh lima jam dari operasi sampai pemulihan.
Hanya lima jam?
MENGHADAPI KRISIS DALAM NEGERI, PEMERINTAH MENYERUKAN PERSATUAN
Itu mustahil!
Omong-omong, siapa kau?
Celanamu aneh. Kau dokter magang?
Dengarkan.
Ruangan ini khusus dokter-dokter yang sangat dihormati.
No comments yet. Be the first to leave one.