Первые 200 строк.
[Sun Woo melihat dirinya yang muda mencoba menyelamatkan ayahnya.]
- Dia bohong! - Taksi!
[Dia mengetahui bahwa kakakknya, Jung Woo berada di rumah sakit pada malam ayahnya meninggal.]
[Sun Woo menyaksikan momen ketika Jung Woo membunuh ayah mereka.]
- Kenapa kamu menangis? - Itu rahasia.
[Sayangnya, dia telah membuang sisa dupa pada 20 tahun yang lalu.]
Ibu! Dia di sana!
Shh.
Mereka telah mengkremasi tubuhnya.
Bukankah seharusnya mereka melakukan otopsi?
Mungkinkah itu kebakaran? Mereka kira wakil direktur adalah pelaku kebakaran.
Ambillah.
Jangan gemetar.
Tenang.
Polisi mencurigaiku.
Jangan bilang hal yang bodoh.
Saya turut berduka cita.
Bagaimana ini bisa terjadi?
Ada seorang saksi.
Aku lupa memberitahu.
Seorang pria melihat kita.
Apa yang seharusnya kita lakukan?
Ya, dia bilang bahwa dia melihat seseorang.
Siapa itu?
Kenapa kamu tidak memberitahuku?
- Siapa itu? - Aku tidak tahu siapa.
Tapi aku pernah melihat wajahnya sebelumnya.
Di mana? Apa dia kerja di rumah sakit?
- Tidak, di bioskop. - Bioskop?
- Maafkan aku. - Tidak apa-apa.
Jangan kuatirkan itu.
Ini semua salahku. Aku tidak bisa membiarkan anda seperti ini.
Ya, dia membetulkan kaca matanya.
Aku kuatir bahwa dia akan melaporkan ke polisi atau memeras kita.
Tapi tidak ada yang terjadi.
Setelah sebulan atau setahun...
Tidak ada yang terjadi, jadi aku melupakannya.
Apa dia yang menyerahkan rekaman video kepada Sun Woo setelah 20 tahun?
Siapa dia?
Mr. Choi! Kita sudah sampai di kantor DA (Kejagung).
Choi Jin Cheol dari RS Myungse mendatangi kantor DA (Kejagung).
Kejaksaan akan memulai penyelidikan terhadap RS Myungse.
Mereka segera memanggil karyawan dari rumah sakit yang terlibat untuk penyelidikan.
Penyelidikan gabungan dari Direktur Choi Jin Cheol dan Park Sung Hyun, Riset analis senior.
akan dilakukan hari ini.
Tidak ada yang harus kamu kuatirkan.
Tentu saja aku kuatir.
Ini sangat memalukan.
Urusan lelaki.
Seperti apa? Viagra?
Kamu ingin aku mempercayainya?
Bukan itu.
Apa yang harus kukatakan...
Dia dicampakkan.
Seperti puber yang terlambat baginya.
Dia dicampakkan?
Itulah mengapa perasaannya tak menentu.
Dia kerja terlalu keras. Dia juga terlalu banyak minum.
Berpura-puralah tidak tahu.
Apa nama keluarganya Joo?
- Hah? - Dia terus-menerus mengatakan hal yang aneh.
Apa dia punya nama yang sama denganku? Joo Min Young?
Kita akan pergi memancing setelah dia bangun.
Dia akan baik-baik saja setelah istirahat beberapa hari.
Kamu tidak perlu menelponnya. Biarkan dia sendiri.
Aku seorang dokter. Tidak bisakah kamu mempercayaiku?
Ini menyakiti perasaanku!
Anda jangan pernah selingkuh dari istri anda.
- Hah? - Anda pembohong yang buruk.
Anda pasti langsung ketahuan.
Apa aku tampak berbohong?
Sebenarnya aku pembohong yang lihai.
Saya harus pergi.
- Dr. Han? - Ya.
Masuklah.
Kenapa kamu memanggilku Joo Min Young? Aku Park Min Young.
Tidak, kamu adalah Joo Min Young.
Walau pun kamu tidak mengingatnya.
Aku hanya ingat Joo Min Young.
Kenapa kamu menangis?
Itu Rahasia.
Halo?
Apa lagi yang ingin kamu tanyakan?
- Kamu benar-benar seorang jurnalis. - Dia punya obat diresepkan dari RS Hanseo.
Aku memeriksa daftar pasien di sana. Tapi aku tidak menemukan nama Sun Woo didalamnya.
Anda pasti telah membuatkan resep dengan nama berbeda, atau menyembunyikannya.
Benar? Jika itu adalah rahasia diantara anda berdua...
Aku takkan menanyakan lagi.
Tapi beritahu saya ketika saya harus tahu.
Saya keluarganya.
Tolong.
Pasti.
Kamu di sini.
Sun Woo baru saja bangun.
Sun Woo!
Kakakmu ada di sini.
Jung Woo.
Bagaimana perasaanmu?
Jika aku sampai lebih awal...
Aku dapat menyelamatkan ayah.
Ayah!
Kenapa Ayah kaget melihatku?
Apa yang kamu lakukan di sini?
Ayah belum makan ya? Belikan aku makan siang! Aku belum sarapan.
Paman Sun Woo tidak bisa dipercaya.
Bagaimana dia bisa membuat wajah Ayah seperti ini?
Kenapa ayah membiarkannya? Saudara macam apa itu?
Apa yang kamu lakukan sehingga belum sarapan?
Aku pergi ke rumah Paman Sun Woo.
Aku tidak bisa mengetahui apa pun seberapa banyak kutanyakan.
Dia bilang itu rahasia kenapa Ayah dan paman bertengkar.
Jadi Ibu dan aku membuat beberapa asumsi.
Cobalah dengar.
Ini yang Ibu pikirkan.
Ayah membocorkan beberapa informasi rahasia saham dalam perusahaan. Paman membuat pinjaman yang bessar.
Dan kemudian menginvestaikan semuanya di dalamnya.
Dan kemudian habis semuanya.
Ibu sangat yakin itu. Satu-satunya alasan mengapa saudara bertengkar adalah karena uang.
Ibu tidak tahu.
Salah kan? Aku rasa juga bukan karena itu.
Tapi ibu tidak tahan karena tidak tahu apa-apa.
Ibu akan tanya Ayah sampai Ayah memberitahunya.
Berpura-puralah kalau itu adalah investasi saham.
Kupikir itu adalah yang terbaik. Bagaimana menurut Ayah?
Buatlah kalau Ayah rugi besar.
Dengan itu, Ibu akan memaafkan Paman Sun Woo.
Ibu sangat marah.
Aku langsung mengentikan ibu untuk menemui Paman.
Yah, itu alasan yang paling baik.
Bayangkan kalau aku tidak di sini. Siapa yang akan mengurus semuanya?
Aku yang terbaik bukan?
Makanlah. Kamu harus kembali bekerja.
Oke. Kenapa ayah tidak makan?
Ayah makan.
Kamu harus pergi.
Dah Ayah.
Ya, hati-hatilah mengemudi.
Bergembiralah!
Min Young!
Kamu datang menemuiku?
Kukira kamu mengambil libur hari ini.
Itu berarti kamu tidak datang ke sini untuk menemuiku.
Sudah kuduga.
Aku datang untuk bertemu Ayah.
Apa yang kamu lakukan di sini?
Orang tuaku datang untuk melihat-lihat rumah sakit.
Oh iya!
Ibu dan Ayahku!
Oh.
Ini bagus! Kamu bisa berkenalan dengan mereka.
- Datanglah ke sini. - Tunggu!
Make-up (riasan)ku tidak bagus pagi ini.
Tidak apa-apa, ke sinilah.
Ibu!
Kamu mengenalnya bukan? Ini Park Min Young.
Hai, senang bertemu denganmu.
Hai.
Senang bertemu denganmu.
Saya ayahnya.
Hai, saya Park Min Young.
Ini momen yang baik.
Ayah selalu ingin bertemu denganmu, Min Young.
Tapi aku tidak dapat menelponmu karena kamu selalu bekerja sampai larut malam.
Kamu tampak lebih cantik aslinya.
Sudah kubilang! dia tampake lebih cantik aslinya.
Apa kamu sibuk? Kita akan makan siang. Apa kamu mau bergabung?
Saya baru saja makan siang.
Maksud saya tentu saja! Saya masih bisa makan siang lagi.
Tadi saya tidak makan banyak. Saya masih belum kenyang.
Kita pergi ke mana?
Masuklah dulu ke mobil.
Sayang duduklah di belakang.
Aku akan pindah ke belakang.
Min Young!
Ayah!
Aku tidak tahu kalau dia di sini.
Itu adalah ayahnya Min Young. Beliau adalah kepala bagian bedah.
Oh tidak! Aku bahkan belum bilang ke ayahku.
Kamu bisa beritahu beliau sekarang.
Ini bagus. Kita bisa mempertemukan kedua orang tua sekaligus.
Halo Pak Kepala. Saya Kang Suh Jun dari bedah syaraf.
Apakah terasa sangat sakit?
Tekanan dalam tengkorak anda terlalu tinggi. Kami mencoba menguranginya.
Apa ini RS Hanseo?
Bukan, ini adalah pusat medis Universitas Myungjin.
Dr. Han adalah temanmu bukan?
Dr. Han memindahkan anda ke rumah sakit ini.
- Di mana dia? - Beliau sedang rapat persiapan operasi.
Berkenaan dengan pengambilan tumor di otak anda.
Kami butuh tanda tangan di form persetujuan ini.
Dr. Han menyuruh saya untuk meminta tanda tangan anda.
Apa anda tidak apa-apa?
Ini tidak ada gunanya.
Bodoh.
Ini tidak mungkin. Bagaimana bisa berkembang secepat ini dalam 1 bulan?
Apa kita tidak salah memasang hasil scan (pindai)?
Tidak.
Lihatlah.
This is the CT scan that you sent Sebulan yang lalu.
Ini yang kita ambil pagi ini.
No comments yet. Be the first to leave one.