Maradona, Blessed Dream

Maradona, Blessed Dream (Maradona: Sueño bendito)

Скачать Indonesian субтитры

Сезон 1

Информация о релизе

Maradona Blessed Dream S01 AMZN WEB-DL Complete
Комментарий от Putra14
Amazon Retail.

Теги

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
Опубликовано: 2021-12-03
Загрузки: 33
Для слабослышащих: No

Предпросмотр субтитров (Indonesian)

Первые 200 строк.

WALAU KISAH INI BERDASARKAN PERISTIWA NYATA,

TOKOH, INSIDEN, DAN DIALOG TERTENTU DIJADIKAN FIKSI.

KEMIRIPAN APA PUN DENGAN SESEORANG, HIDUP ATAU MATI, ADALAH UNTUK TUJUAN DRAMA.

Maradó!

Diego!

Maradó!

Di mana Pelusa-ku?

Kau pemain terhebat di dunia.

Maradona bukan mesin untuk memberi kebahagiaan.

-Kau di tempat yang selayaknya, Pelusa. - Gol!

Aku takut.

Matilah dan jangan ganggu kami!

-Kau melakukan yang tak seharusnya. -Argentina!

Kau yakin bisa mengatasinya?

Apa kau bersama wanita lain?

Diego!

Cuma Maradona yang membuat keputusan tentangnya.

Andai bumi menelanku.

Kita harus menang! Ya!

Kau tak akan kalah.

MIMPI YANG DIBERKATI

JANJI

Gol!

Bagus, Nak. Permainanmu bagus. Dari mana asalmu?

Dari Villa Fiorito. Jauh dari sini. Di seberang sungai.

Kau mau bermain untuk Cebollitas?

Kau tahu ini serius, bukan?

Banyak pemain di divisi pertama mulai di sini.

Kau harus berlatih keras, menjadi teman regu yang baik

dan terutama, jangan kuasai bola.

- Aku bisa melakukan itu, Pak. - Bisa melakukannya?

Selamat, kini kau masuk Cebollitas.

- Siapa namamu? - Gregorio Carrizo.

- Goyo. - Goyo. Pergilah dengan Pelatih Yayo.

Isi formulir. Ya?

- Satu pertanyaan, Pak. - Apa?

Kau masih merekrut?

Temanku bermain lebih baik dariku.

Kenapa dia tak datang hari ini?

Sebab dia tak punya uang untuk naik bus.

Beri dia ini dan suruh dia datang besok.

- Terima kasih. - Pastikan berikan itu untuknya.

Gregorio Carrizo. Bisa daftarkan dia?

- Hai, Pelusa. - Hai.

- Biarkan. Akan kubawa. - Terima kasih.

Wah, kau anak kuat, Pelu.

Pelusa!

Terima kasih.

Pelusa, mampir ke toko nanti.

Begitu, Pelu! Ayo! Ya!

Bagus, Nak.

Wah. Anak ini genius. Kau lihat, Juana, kemahirannya?

Ini. Terima kasih banyak.

- Terima kasih, Bu. - Sama-sama.

Juana, aku segera kembali. Aku lupa dagingnya.

Aku tak terkesan.

Tetapi ibumu kagum dan dia yang punya uang.

Ini. Untukmu. Berlatihlah.

Sedang apa kau? Pergilah.

- Aku mau membantumu, Pak. - Pergi dari sini!

Begundal kumuh sepertimu harus diusir dari sini.

- Kau mengejutkanku. - Sedang apa kau?

Pelusa, terkutuklah kau!

Hei, oper itu, ayo!

Hei, Berengsek!

Kejar dia, ayo!

Oper bolanya.

Lihat.

Dari mana kau mendapat ini, Pelusa?

Terima kasih, Pelusa.

Ayo mulai dari awal. Terima kasih.

- Ayo! - Sampai nanti!

- Siapa itu? - Aku, Bu!

Bawakan seember air, Nak.

Uma!

- Bu! - Hentikan.

- Ayah sedang tidur. - Rambutku. Bu!

Hadapilah, itu karena rambutmu seperti taman satwa.

Tota.

Lihat perbuatan Hugo!

Kenapa berantakan?

- Aku saja. - Tidak, kau akan cedera.

- Ayah sakit lagi? - Ya.

Mau kuambil alih?

Kau manis sekali.

Hei, duduklah.

Kenapa kau baik hati, sangat membantu?

Kami tak bodoh.

- Kau mau apa? - Ayah tak akan izinkan.

Lihat uang ini, untuk perjalanan.

Ini impianku. Kumohon.

Pelusita, bicara pelan-pelan, agar kami paham.

Goyo akan bermain untuk Cebollitas.

Pelatih mengirim uang agar aku ikut percobaan.

Aku akan bersikap baik. Tak akan berkelahi dengan yang lain lagi.

Apa maksudmu, "yang lain"? Mereka saudarimu.

Akan kuperbaiki kandang ayam dan tak bolos sekolah.

Kapan kau bolos sekolah?

Tidak. Hanya sekali.

Kumohon, ini impianku!

Biar aku ikut percobaan tim ini.

Terserah kau, Sayang.

Gol!

Gol!

Siapa nama anak itu?

- Diego, aku dipanggil Pelusa. - Aku Jorge.

Mungkin aku bukan anggota tim, tetapi aku penggemar beratmu.

Pergi ke sana, Rusia. Sudahlah, biarkan kami.

Katakanlah, Nak, berapa usiamu, 13, 14?

Kami belum pernah lihat anak usia sembilan bermain begitu.

- Kau biarkan mereka berdiri. - Usiaku sembilan!

Biar aku bertanya.

Jawab tanpa berpikir.

- Baik. - Lahir tahun berapa?

- 1960, Pak. - Kelas berapa kau?

- Lima. - Lima?

- Di mana sekolahmu? - Sekolah negeri 79.

Kau diajari apa?

Sudah kukatakan, bukan?

Jika dia gemar sepak bola, tak perlu ke sekolah.

Pelusa, jika usiamu sembilan tahun, kini kau di Cebollitas.

Terima kasih.

Bagus, bawakan kartu pengenalmu besok.

Untuk lihat usianya.

Bukan, mungkin dia tak lahir di Bumi.

Itu untukmu, Bodoh.

Aku diterima!

Sampai jumpa, Goyo!

Melalui jaringan radio, penyiaran, dan televisi nasional,

dan atas nama Partai Justisialis,

-pernyataan dibuat... - Perón wafat.

...oleh wakil presiden kedua.

Warga Argentina,

bapak sejati negara ini telah masuk ke dalam sejarah.

Dia meninggalkan visinya,

berdasarkan keadilan sosial dan demokrasi populer.

Kerja pemerintahannya yang menjadi perintis,

diarahkan menuju kehebatan dan kesejahteraan negeri

dan obor menyala yang berkobar

hingga saat-saat terakhir hidupnya,

agar dengan cahayanya, semua warga Argentina akan menerangi selamanya

jalan pemugaran dan pembebasan nasional.

Pendukung Perón, bagi kami,

pengikutnya dan para prajuritnya,

Perón tak mati,

dia tak akan pernah mati.

Perón akan terus hidup dalam rakyat,

dalam rakyat itu yang mengumpulkan bendera mereka

untuk dibawa menuju kejayaan berdasarkan persatuan bangsa.

Dalam saat sulit yang dramatis ini,

Pendukung Perón, yang bertelanjang dada,

anak-anak dan remaja mereka,

para pekerja mereka, para wanita dan pria segala usia,

harus bersumpah untuk mencapai

kesatuan dan keteraturan

yang, pada saatnya, akan membuat seluruh perjuangan Perón menjadi hebat.

Ikrar hari ini adalah

penghormatan terbaik yang bisa kita berikan kepadanya.

Hidup Perón.

CEBOLLITAS JUARA!

Gol!

JUARA telah lahir! DIEGO DIKAGUMI SEMUA ORANG

Golnya hebat!

"Cebollitas menjadi juara berkat anak genius.

"Mereka yang melihatnya pertama kali bersaksi atas penampilan menakjubkan."

MENGEJUTKAN SEMUA YANG MELIHATNYA UNTUK PERTAMA KALI

Kenapa kau, Bocah Dekil? Tak ada pancuran di tempat kumuh?

ANAK ITU BANYAK MENCETAK GOL! SI KIDAL NOMOR SEPULUH

"Cebollitas, juara lagi.

"Mereka disebut Cebollitas dan menang lebih dari 100 pertandingan.

"Bintang telah lahir, Diego Caradona."

Ayo, aku akan menanyaimu agar orang bisa mengenalmu.

Katanya beberapa tahun lagi kau lebih baik dari Pelé.

Kurasa tidak, Pak. Pelé itu raja.

Lupakan aku dan bicara ke kamera.

Ribuan orang menonton acara ini di seluruh negeri.

Kau akan jadi terkenal.

Tim Sábados Circulares datang

jauh-jauh ke Villa Fiorito untuk menemui yang menurut mereka

harapan besar bagi sepak bola Argentina. Namamu?

Diego Armando Maradona.

Katakanlah, Dieguito, apa impianmu?

Aku punya dua impian.

Impian pertamaku, bermain di Piala Dunia,

dan kedua, menjadi juara di perempat final

dan yang selanjutnya dengan Cebollitas.

Tim Sábados Circulares

jauh-jauh ke Villa Fiorito untuk menemui yang menurut mereka

harapan besar bagi sepak bola Argentina.

Katakanlah, Dieguito, apa impianmu?

Impian pertamaku, bermain di Piala Dunia,

dan kedua, menjadi juara.

Ada apa, kau senang?

Aku tak mengatakan itu.

Jadi, siapa anak yang bicara itu?

Itu aku, tetapi bagian Cebollitas dihapus.

Mereka salah menyebut namaku atau mereka ubah impianku.

Selamat ulang tahun

Selamat ulang tahun

Selamat ulang tahun, Dieguito

Maradona, Blessed Dream subtitles in other languages

Комментарии

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left