Olga Heritage

Olga Heritage (Warisan Olga)

Скачать Indonesian субтитры

Информация о релизе

Warisan Olga 2015 NF WEB-DL
Комментарий от Putra14
Netflix Retail.

Теги

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
Опубликовано: 2020-04-24
Загрузки: 15
Для слабослышащих: No

Предпросмотр субтитров (Indonesian)

Первые 200 строк.

Ah, cayang aku.

Iya cayang aku.

Oh, baby, babynya aku.

Oh ya baby, besok 'kan lunch di restoran Kemang. Jangan sampai lupa, ok?

Dah, I love you!

Waduh gua lupa mau traktir Cindy lagi.

Gimana caranya?

Aduh pagi-pagi perut nggak kompromi banget.

Bos Billy, kebetulan.

Biasanya ane belum sarapan, maksudnya.

Hei ada orang nih? Setan? Masih hidup lagi.

- Pada mau ke mana? - Ingin keluar cari makan.

- Kalau gitu Aa temenin gimana? - Nggak usah, ngerepotin.

Nggak apa-apa. Mau ditemenin nggak?

Waduh mana wangi banget lagi.

Pagi-pagi sudah ngegodain cewek-cewek.

Gitu aja marah-marah.

- Permisi, Mas. - Eh, stop. Stop.

Asal tahu, selain penghuni indekos, dilarang menginjakkan kaki di indekos ini.

Mengerti?

Mas Ganteng.

Sampeyan ke sini mau cari indekos? Iya, 'kan?

Iya, Mbak.

Kenalkan. Namaku Chand, aku dari Jawa.

Ini aku lihat indekos bagus ya, Mbak.

- Eh, udah, udah. - Chika.

Lama banget. Kesempatan.

Silakan, Mas.

- Ini namanya pintu depan. - Pintu depan.

- Ini namanya motor. Tahu? - Iya, tahu.

Saya bercanda orangnya.

Idih ada anak perawan lagi ngitung duit

nggak baik nanti disamber geledek.

Lo songong. Bilang gua anak perawan.

- Oh, iya. Bukan anak perawan ini. - Terus?

Anak pungut.

Bisa aja lo. Pasti ada maunya lo nyamperin gua. Tumben banget lo.

- Bagi duit dong. - Bagi duit?

Kemarin, 'kan sudah lima juta, gua kasih elo uang.

Cepet banget abisnya?

'Kan, buat bayar indekos?

Indekos siapa?

Cewek Billy lah.

- Cewek lo, lo bayarin indekos? - Iya.

Enak banget lo?

- Terus elo mau minta duit lagi? - Iya.

- Buat apa? - Beli parfum juga.

- Buat elo? - Bukan, buat cewek Billy lagi.

Bilang ama cewek elo. Elo nggak usah ngasih parfum, kasih bensin.

Emang dia perampok, disiram bensin?

Minta duit melulu, kaga ada!

- Mau berapa? - Sekali. Dua juta.

Dua juta.

Satu, dua, tiga, empat, lima.

Enam, tujuh, delapan, sembilan, sepuluh.

- Sejuta aja. - Sejuta? Dua.

Dua juta, entar elo fotokopi.

Kertas, dong?

- Ini? - Udah beli parfum yang di Condet.

Yang dipake pada gatel. Yang penting cewek elo senang.

Senyum aja lo, kaya penonton bayaran. Sono.

- Makasih ye. - Udah, jalan!

Nggak boleh ngeliat duit lo, muke gile.

- Ini namanya lobi indekos. - Ini?

Eh, Mas, ini indekos apik, ya?

- Lo lihat Bos Olga nggak? - Tadi jalan ke kamarnya.

Cakep kalau begitu, makasih.

Ayo kita lihat ke kamarnya sama Chika.

Mas Tarra, duluan.

Hei. Main betot betot aja. Celamitan dasar lo!

- Ha hai. - Ha hai, ha hai. Apaan lo?

Jadi benar kamu mau tinggal di tempat saya?

Iya Bos Olga, saya mau indekos di sini.

Kamu pasti belum tahu peraturan-peraturan yang ada di indekos ini?

Eh. Belum, Bos.

Chika, tolong kasih tahu.

Apa persyaratannya untuk menjadi anak kos di tempat ini.

Siap, Bos Olga.

Selamat datang di indekos juragan Bos Olga.

Sebelum memasuki indekos ini ada beberapa peraturan yang harus dipatuhi.

Yang pertama, setiap awal bulan tanggal satu

sampeyan itu harus bayar uang indekos.

Yang kedua, sampeyan dilarang membawa lawan jenis ke dalam kamar.

Ingat, tidak boleh membawa lawan jenis

karena di indekos ini nggak boleh berbuat macam-macam.

Baik, Bos.

Yang ketiga, dilarang membawa narkoba.

Nggak boleh bawa narkoba.

Teman saya pernah ketangkap gara-gara bawa narkoba.

- Ya? - Siap, Bos.

Yang keempat, dilarang membawa senjata tajam atau apa pun namanya.

Nggak boleh bawa yang tajam-tajam kaya pisau, gunting, nggak boleh.

- Kalau mau, pinset. Pencukur alis. - Siap, Bos. Kaya salon saja.

Dan yang terakhir, harus mengikuti apa pun yang dikatakan Bos Olga.

Terima kasih.

Sudah paham?

Paham, Bos Olga.

Saya setuju dan akan mematuhi peraturan itu, Bos.

Kalau memang setuju, berarti kamu boleh tinggal di sini.

- Yes. Yes. Yes. - Baik, Bos Olga.

Ngaca dulu. Bener muka gua ganteng kaya Tom Cruise.

Tapi kata orang-orang muka gua jelek.

Gua tanya ama bapak gue ganteng, berarti orang-orang itu bohong.

- Ini apaan? - Itu cewek masuk ke dalam.

- Ke sini? - Iye.

Mbak, mbak, mbak, sorry .

Mbak kayanya salah meja. Ini meja saya.

Udah saya pesan dari awal, itu meja banyak banget.

Ke mana, ya?

Mbak, gua udah punya gebetan, gebetan gua dikit lagi datang.

Misalkan gebetan gua melihat gimana?

- Ini muka, bukan kobokan pecel lele. - Dora. Sini.

Asal merauk aja lo.

- Mbak, Mbak cantik. - Itu si Lea bukan, ya?

Mbak seksi, Mbak kalau cari gebetan cari yang lebih ganteng dari saya.

Siapa juga yang mau PDKT sama elo?

Eh, Mbak kalau nggak mau PDKT, ngapain Mbak deket-deket saya?

Berarti Mbak suka sama saya.

Mbak keluar.

Cepetan keluar.

Sini.

- Huh. - Ayo.

Oh ternyata gebetannya itu cowok. Modelnya kaya agar-agar Pasar Senen.

- Wah, wah. - Aduh.

Baby!

Baby!

- Cayang. Cayank aku. Oh my God. - Baby! Baby!

- Baby maafin ya aku telat. - It's Ok. No problem.

Ketelatanmu sudah tergantikan dengan kecantikanmu seperti Madona.

Billy bisa aja.

Oh ya, baby. Aku punya surprise buat kamu.

Surprise apa?

Mami, Papi.

Sayang. Siapa?

Keluarga aku.

Hai semuanya, kenalin ini babynya aku.

Hai!

Gawat! Petanya nggak ada.

- Petanya nggak ada? - Iya. Aduh gimana dong nih?

Aduh.

Salah sendiri, udah gua bilang, peta itu nggak ada di gue. Ngeyel.

Gimana dong nih?

Hei, mau ke mana lo?

Gue udah nggak ada urusan lagi sama kalian.

- Minggir. - Eh, Mon?

- Emon gimana nih? - Dora, gimana?

- Oke. Oke. Ayo, Mon. - Ayo!

Ayo Makan. Semuanya makan!

Mami mau saus? Mbak, mau saus dong.

Mami aku.

Baby, makasih banyak ya, Baby? Sepatunya, terus makan sama keluarga aku.

- Semua happy , 'kan? - Iya dong.

Oh, ya. Anyway , Baby, terus kapan kamu ajak keluarga aku ke Korea?

Korea.

- Liburan? - Iya.

- Korea? - Iya.

Minggu depan, ya?

Yay! Babynya aku! Hore!

- Ini tagihannya, Pak. - Baby aku.

- Nanti semua ke Korea, ya? - Tentu saja.

- Semuanya harus ikut. - Itu pasti.

Panjang banget.

TOTAL 5,430,000

- Kamu kenapa, Baby? - Enggak apa-apa, Sayang.

Aku mau ke kasir dulu sebentar.

Loh? Kok ke kasir?

Soalnya kartu kreditku suka disalahgunakan sama orang.

Credit card?

Iya credit card aku, 'kan orang kaya, gold .

Babynya aku. Babynya aku.

Iya.

- Kita ke Korea! - Hore!

KTP?

Kamu pikir ini tempat pegadaian apa?

Sudah. Biar kakak saya Olga Syahputra yang lunasi semua, ya?

Olga Syahputra. Yang ketua RW?

Iya.

Berita terbaru dari Jakarta Pusat

seorang nenek-nenek tertangkap karena mengkonsumsi metilon.

Ngeri banget nenek-nenek nih. Mudanya BD kali, ya?

- Siang, Bos. - Oh, siang.

Maaf, itu nggak salah baca? Masa baca koran terbalik?

Bukan korannya terbalik,

emang otaknya yang udah kebalik.

Siang, ada apa, ya?

Ini Bos, saya datang antar tagihan buat Bos Olga.

- Bener ini Bos Olga, ya? - Iya, Bos Olga.

Ini ada tagihan buat Bos.

Maaf, tagihan apa, ya?

Saya selama ini nggak pernah ada namanya utang piutang.

Begini, saya dari restoran Kemang

jadi ada tagihan atas nama Bos Olga katanya begitu.

Saya nggak pernah ke restoran, siapa ke restoran kalau boleh tahu?

Kok bisa tagihannya nyampe ke saya?

Kemarin dia ngakunya adik Bos Olga.

Datangnya ramai sama keluarga-keluarga pacarnya.

Siapa namanya?

Kalau tidak salah, namanya Billy.

- Namanya Billy. - Ya.

- Adik saya ke restoran. - Iya adiknya.

Комментарии

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left