Первые 200 строк.
Mereka bilang menyukainya saja tidak cukup.
Di mana kejahatan dimulai dan di mana berakhirnya?
Jangan panggil aku "Sensei."
Aku tidak berhak...
Aku tidak peduli dengan apa kata orang.
Aku... menyukaimu, Sensei...
Akira.
- Ayo pulang, Akira. - Tidak.
Akira!
Akira! Jangan buat aku marah lagi.
Aku sudah mengisi bak mandi. Kamu harus cuci kakimu dulu.
Shotaro-san,
Aku harus memberitahumu... tentang apa yang terjadi sebelumnya.
- Tentang yang tadi... - Kamu tidak perlu memberitahuku.
Aku percaya padamu.
Murid itu, Kuroiwa... Dia anak bermasalah yang sering membuatmu repot, kan?
Aku yakin kamu hanya mencoba menjadi guru yang baik dan terseret ke dalam masalah ini olehnya.
- Tapi aku... - Tidak apa-apa. Jangan khawatir.
Oh, yang lebih penting,
agar orang tua tidak khawatir, kamu harus menanggapi mereka dengan hati-hati.
Semoga masalahnya tidak bertambah besar.
Aku selalu... selalu menyukai Sensei.
Aku terus mengatakan padanya kalau aku menyukainya.
Dan akhirnya, Sensei-
Berhenti bicara omong kosong!
Kamu itu masih anak SMP. Kamu masih anak-anak.
Lupakan saja.
- Aku tidak mau. - Aku tidak akan pernah membiarkanmu menemuinya lagi.
- Ini tidak boleh dibiarkan! - Aku tidak peduli seberapa keras Ibu menentang ini!
Tidak peduli apa yang Ibu katakan, mulai sekarang,
kalian berdua tidak bisa bersama lagi!
Bukan hanya aku. Tidak akan ada yang mengizinkannya.
Jadi biarkan saja berakhir di sini-
Ini belum berakhir di sini!
Aku akan menikahinya suatu hari nanti.
Jangan mimpi!
Cuci mukamu dan bangunlah dari mimpimu!
Sialan.
Aku baru saja sampai di Osaka. Nanti malam aku hubungi lagi.
Dia muridku.
Apa yang kulakukan
dengan muridku?
- Halo? - Ini Shioya.
Bisa kamu datang ke sekolah sekarang?
Ya.
Di mana itu?
Kalau kamu mencari ponselmu, tidak ada di sini.
Bos bilang dia akan memutus nomor ponselmu.
Dia akan mengurusnya sepulang dari sekolah hari ini.
Dari sekolahku?
Aku masuk.
Silakan duduk.
Kamu dituduh melakukan tindakan tidak senonoh.
Dari sejak kamu mulai mengajar di sini sampai sekarang,
termasuk apa yang terjadi tadi malam,
tolong jelaskan semuanya pada kami.
Kuroiwa-kun...
Kalau diingat lagi, sejak awal,
dia sedikit berbeda dari yang lain.
Kuroiwa!
Kamu tidak apa-apa? Apa kepalamu terbentur?
Aku mohon, jangan buat aku makin kesal.
Aku masih baru di sini dan semuanya tidak berjalan lancar.
Saat aku kehilangan rasa percayadiriku, dia...
"Hujan yang baik memberi tahu kita tentang pergantian musim. Saat musim semi tiba..."
Dia dengan senang hati mengingat hal-hal yang telah kuajarkan pada mereka.
Dia memercayai guru baru sepertiku.
Kuroiwa-kun, kamu jatuh?
Apa kepalamu terbentur?
Tolong jangan membenciku.
Saat dia menunjukkan rasa sukanya padaku,
aku merasa didukung oleh hal itu,
sebagai guru yang belum berpengalaman.
Aku juga merasa cemas dengan pernikahanku yang semakin dekat.
Apakah kehidupan pernikahanku dengan tunanganku akan berjalan lancar?
Daripada memikirkan kenyataan,
menghabiskan waktu bersama Kuroiwa-kun membuat hatiku berdebar.
Aku merasa seperti kembali menjadi murid dan merindukan masa-masa itu.
Kuroiwa-kun mungkin merasakan perasaanku itu.
Situasinya akhirnya menjadi tidak terkendali.
Bahkan tadi malam, saat kami pulang dari festival kembang api,
kami berdua bertemu tanpa sengaja.
Kami berciuman.
Aku sedang merenungkannya sendiri.
Aku sangat ceroboh dan bodoh.
Aku akan mengundurkan diri dari jabatanku sebagai guru.
Aku tidak akan pernah muncul di dekat Kuroiwa-kun lagi.
Saat Akira lahir, beratnya 3.080 gram.
Penyakit kuningnya langsung memburuk,
dan dia dimasukkan ke dalam inkubator.
Dia sering menangis di malam hari.
Dia bayi yang sangat manja dan butuh perhatian.
Dia pernah demam sampai empat puluh derajat Celcius.
Saat busa keluar dari mulutnya, dan dia kehilangan kesadaran,
dia dilarikan ke ruang gawat darurat.
Kukira ada gempa bumi, tapi ternyata tubuhku sendiri yang gemetar.
Dia baru mulai bicara saat usianya sudah cukup besar.
Setiap minggu, aku meminjam tiga buku bergambar dari perpustakaan,
dan aku selalu membacakannya untuknya setiap malam sebelum tidur.
Terkadang kami ketiduran bersama.
Begitu saja, hari demi hari,
aku memberikan segalanya, membesarkannya,
agar dia menjadi orang yang dewasa,
agar dia bisa menjalani kehidupan yang luar biasa!
Kuroiwa-san!
Dia bukan seseorang yang bisa kau mainkan.
Dia bukan hadiah untukmu.
- Kuroiwa-san. - "Merasa cemas tentang pernikahan"?
Aku benar-benar tidak peduli soal itu!
Kenapa kau harus memanfaatkan Akiraku
untuk mengusir kebosananmu?
Saya mengerti kemarahan Anda,
tapi tolong jangan hilang kendali di sini.
Apa kau pikir keputusan untuk mengundurkan diri ada di tanganmu?
Peraturan Perlindungan Pemuda Prefektur Kanagawa, Pasal 31.
"Tidak seorang pun diizinkan menargetkan anak di bawah umur untuk tindakan seksual"
"atau pelecehan."
Kau akan dikenakan hukuman.
Sebagai seorang guru, dan sebagai manusia,
kau sudah gagal.
Kami akan berdiskusi di sekolah tentang bagaimana menangani ini.
Sampai keputusan dibuat, kau akan dikurung sebagai hukuman disipliner di apartemenmu.
Tolong jangan datang ke sekolah.
Kau sama sekali tidak boleh berhubungan dengan murid-murid.
Baiklah,
saya mengerti.
Saya benar-benar minta maaf atas hal ini.
Panas!
Akira-kun, Ibu buat mi dingin Tiongkok dengan saus wijen.
Akira-kun?
Oh!
Dia kabur.
Sensei!
Sensei, kamu tidak apa-apa?
- Ibuku bilang apa padamu? - Sudah cukup.
Tolong pulanglah.
Sensei?
Kuroiwa-kun, apa yang sedang kamu lakukan?
Sebelum hukuman diputuskan, kalian berdua tidak diizinkan untuk berinteraksi.
Hukuman?
Ibumu sudah pulang.
- Kamu harusnya- - Kuroiwa-kun!
Sensei.
Apa benar akan ada hukuman? Apa kamu akan berhenti?
- Benar. - Apa kita tidak bisa bertemu lagi?
Benar.
Kamu akan menikah?
Benar.
- Maafkan aku. Tolong lupakan aku. - Tidak!
- Ini adalah sebuah kesalahan. - Tidak!
Ini tidak boleh.
Kenapa tidak?
Karena kamu baru berumur lima belas tahun!
- Sensei! - Kuroiwa!
- Kuroiwa-kun. - Tolong jangan pecat Sensei. Kumohon.
Aku saja yang keluar. Aku akan meninggalkan sekolah ini!
- Kamu bicara apa? - Kamu tidak boleh keluar.
Kalau begitu aku tidak akan bicara dengannya lagi. Aku tidak akan menemuinya lagi.
Aku menyerah! Jadi tolong...
Biarkan dia tetap di sekolah, kumohon.
Kumohon.
- Dia akan pindah ke sini? - Ssst.
Itu artinya kau akan menjalani kehidupan pengantin baru.
Maaf aku menikah duluan sebelum kau.
Bikin kesal sih, tapi kalau kau
mau pesta pernikahan, serahkan padaku. Aku akan buatkan pesta yang bagus.
Terima kasih.
Aneh dan mencurigakan.
Apanya?
Tadi malam di festival kembang api, Hijiri-chan tidak mengangkat teleponmu.
Selain itu, kau juga tidak tahu dia di mana.
Padahal dia bertingkah aneh, tiba-tiba keadaannya berubah dan sekarang kalian mau tinggal bareng?
Hei... Berhenti tertawa.
Jangan sok serius.
Terus aku harus bagaimana?
Apa yang terjadi tadi malam?
Setelah kami bicara,
kami memutuskan kalau Hijiri akan berhenti jadi guru dan kami akan tinggal bersama.
Ini terjadi secara alami.
Berhenti jadi guru?
Padahal dia sudah berusaha sangat keras?
Rasanya sangat tidak wajar.
Karena itu, Haraguchi-san...
Aku tidak bisa menerima permintaanmu.
Sekarang aku mau!
Kamu mau apa?
Kamu.
Selamat ya. Syukurlah.
Sudah kuduga kau akan datang ke sini. Kau tidak boleh melakukannya!
Pikirkan baik-baik.
Saat ini, semakin keras kau mencoba menemuinya dan bicara dengannya,
situasinya akan semakin buruk untuknya.
Kalau kau benar-benar peduli padanya, kau tidak boleh menemuinya sekarang. Kau mengerti?
Tunggu.
Sepedamu. Akira-kun!
- - Hijiri-chan sedang dalam hukuman kurungan disipliner. - Suenaga dihukum kurungan disipliner?
Kuroiwa baru saja datang memberitahuku.
Kenapa? Suenaga berbuat apa?
Apa terjadi sesuatu antara dia dan Kuroiwa?
Mungkin orang tuanya tahu saat mereka berdua bertemu.
No comments yet. Be the first to leave one.