Первые 200 строк.
NETFLIX DAN AWESOMENESS MEMPERSEMBAHKAN
Kantor Penerimaan yang terhormat...
namaku Brooks Rattigan,
tapi aku tak ingin hanya kau yang tahu,
aku ingin seluruh dunia tahu,
karena aku ingin mengubah dunia.
ALARM
Seperti para pahlawanku,
Jobs, Jordan...
Musk, pengubah keadaan...
pengubah dunia.
Ini semua kehidupan yang besar...
kehidupan glamor.
Hidup ayahku dulu cukup sukses…
sekarang dia...
tak lagi sukses.
Kau tak bisa mengubah dunia sendirian,
setiap Jobs butuh Watts, setiap Jordan punya Pippen,
setiap Musk punya...
sebenarnya kurasa
Musk mungkin akan sampai ke Mars dengan usaha sendiri.
Aku punya Murph.
Ulasannya sudah masuk.
- Lalu? - Seseorang menulis...
"Aplikasi ini sungguh sia-sia. Tak ada gunanya."
Tapi orang lain menulis, "Aplikasi yang asyik", jadi…
Kurasa ulasannya imbang.
- Bagus kalau tak semuanya buruk. - Benar.
Berikutnya.
Pelajaran penting lain yang kupelajari dari para pahlawan dan Murph,
"Selalu memperbaiki diri."
Aku melakukan pelajaran ini setiap hari dan profesiku sekarang...
penjual seni kuliner.
Tanpa visi, kamI tak akan jadi apa-apa, yang kuinginkan adalah jadi luar biasa
dan dukungan alam semesta yang luar bi...
- Itu sudah cukup. - Baik.
- Tapi sebenarnya ada lima halaman lagi. - Banyak sekali.
Baiklah.
Bagaimana menurutmu?
Kurasa...
Kurasa semua kata-katanya ada di situ.
Kau tak suka.
Aku menaruh jiwaku di sini dan kau membencinya.
Kau tak membuka jiwamu, itu yang kubenci.
- Ceritakan lebih jauh tentang itu. - Kau ingin mengubah dunia?
Kenapa begitu?
Dunia butuh perubahan dan aku yakin kau setuju dengan itu.
Kau bicara soal menciptakan hal besar, seperti apa?
Dan kau ingin menjadi pengubah keadaan.
Apa yang mau diubah?
Kau benar-benar mengkritik esaiku,
dan aku menghargainya.
- Yale adalah tujuanmu, benar? - Ya, lebih dari apa pun di dunia.
Nilai-nilaimu bagus.
Terima kasih sudah memperhatikan.
Mereka tak hanya melihat nilaimu.
Jika ingin menonjol, kau harus mengulang esaimu,
kau harus benar-benar mendalaminya
dan tanya dirimu sendiri,
"Siapa Brooks Rattigan?"
Mau coba menyetirnya, Rattigan?
- Ya, tentu. - Ya?
Benarkah?
Tidak. Tentu tidak.
Hei, dia sudah pulang.
Untung aku punya cadangan makanan.
Tak perlu, kurasa aku akan makan sesuatu dari tempat kerja.
Tunggu. Jangan pergi.
Aku merasa kita jarang bicara.
Sungguh? Kurasa kita selalu bicara.
Kau bertemu konselor hari ini, bukan? Bagaimana hasilnya?
Itu bagus. Dia memberitahuku bahwa Yale kompetitif. Apa kau tahu itu?
Kupikir kita sepakat tentang UCONN?
Keluarga anggota fakultas hanya membayar kamar.
Yah, sudah kubilang jangan cemas soal uang.
Baiklah, kau benar.
Kenapa aku cemas soal uang? Kuliah itu gratis, bukan?
Aku akan cari jalan.
Aku tak mengerti…
Itu sekolah yang bagus.
Ayah, UCONN seperti gadis di jalan itu
yang makan di ranjang dan berbau seperti makanan.
- Patty Munchwrath? - Aku suka Patty, dia hebat,
tapi dia bukan Yale.
Yale...
Dia...
dia pintar,
dia bergaya tapi tidak norak,
dia berbudaya, berbicara banyak bahasa, mungkin tahu cara berlayar.
Kau diterima olehnya,
artinya kau orang spesial.
SUB
Murph, kau mau menulis esai penerimaanku untukku?
Kita bisa melakukannya seperti latihan pikiran.
Tak mau, karena aku menulis esaiku. Setiap orang menulis esai sendiri.
Beri aku inspirasi, Bung. Apa tema intimu?
Aku menulis tentang perjuanganku dengan disleksia...
dan aku menulis dengan terbalik.
Bagus sekali.
Mau dengar yang kutulis?
"Namaku Brooks Rattigan."
Aku suka itu.
Itu mentah.
Jujur.
Entahlah, kukira hidupku menarik. Aku hanya tak tahu cara...
menjabarkannya, kau tahu?
Kenapa kau tak menulis tentang ibumu pergi?
- Itu menarik. - Itu esai yang sangat pendek, sebenarnya.
Ayah didepak dari penerbitan dan alih-alih berusaha kerja kembali
dan mengejar istrinya, dia...
memutuskan untuk pasrah pada keadaan.
Ya, tapi dia juga meninggalkanmu.
Tidak, kurasa sebenarnya dia meninggalkan kota ini...
dan aku tak bisa menyalahkannya.
Tak ada yang cukup baik bagimu.
Kurasa aku bisa menghargainya.
...jadi bibi dan paman terus memohon, dan aku tak dapat menolaknya,
Kau menolak karena dia adalah keluarga dan berkencan dengan sepupumu itu aneh.
Kawan, aku tak mengencani sepupuku, aku mengantar dia
ke acara santai di Sekolah Greenwich, itu saja.
Ditambah, pamanku membayarku juga, jadi…
Hai Rattigan. Roti isi Italia dengan roti gandum, tanpa tomat.
Roti Italia untuk orang Italia.
Aku orang Swedia.
Tidak, aku tahu itu...
hanya orang Italia yang tak menghargai diri yang menolak tomat.
Benar.
Maksudku, ini juga tampaknya pemilihan waktu terburuk,
orang tua Maddison akan pergi malam itu dan kami akan berada di rumah sendirian.
Apakah sepupumu seksi? Akan aku antar jika dia seksi.
Akan kuantar sepupumu.
- Apa? - Apa?
Apa?
- Aku akan bawa sepupumu ke pesta dansa. - Begitu, bocah roti isi?
Kau akan pakai sarung tangan plastik juga? Karena bibiku akan menyukainya.
Tidak, ini Greenwich, jadi aku akan dandan yang sesuai.
- Kenapa? Apa yang akan kau dapat? - Aku dapat pembayaran yang kau maksud...
dan aku bisa naik mobilmu.
Tidak, kau tak akan bawa mobilku.
Ayolah, kau akan memberitahuku bahwa kau mau membuang kesempatan
menghabiskan malam sendirian dengan Maddison saat orang tuanya pergi?
Apa kau punya jas?
Aku tak percaya dia berkata, "Ya." Murph, ini luar biasa.
- Itu hanya sebuah mobil. - Kau tak menghargai...
- hal-hal indah dalam hidup. - Bicara soal hal-hal
yang tak kuhargai, ingatkan aku lagi,
- kenapa kau setuju melakukan ini? - Karena aku butuh uangnya.
Siapa tahu, mungkin bertindak di luar kebiasaan,
menjadi orang lain malam ini bisa membantuku menyelesaikan esai.
Dan kau akan menjadi siapa?
Apa pun yang dia inginkan, yang aku yakini
apa yang diinginkan setiap gadis.
Seorang kesatria berbaju zirah,
pangeran tampan yang membukakan pintu dan memuji rambutnya.
Kau dibayar untuk mengajak seorang gadis berkencan.
Jadi? Kau tahu Michelle Obama dibayar untuk kencan dengan Barack
- dan lihat betapa hebat hasilnya. - Apa itu benar?
Aku tak tahu. Aku bukan sejarawan,
tapi itu mungkin benar,
dan itu maksudku.
- Halo, Pak. Brooks Rattigan. - Brooks Rattigan.
Reece bercerita tentangmu.
Hanya namamu, tapi aku hanya butuh itu untuk memeriksa latar belakang.
Aku tahu kau memeriksa latar belakang,
saat aku juga memeriksa kamu.
- Jerry Lieberman. Masuk, Brooks. - Tentu.
Sebelum kau punya kesempatan untuk berubah pikiran.
Aku bercanda.
Aku suka bercanda tentang banyak hal.
- Selamat datang di rumah sederhanaku. - Ini bodoh.
- Ini semua lantai kayu asli. - Keluar!
Aku bersumpah Jerry, dia buat aku berkerut
di tempat yang bahkan kukira tak bisa berkerut.
Sayang, tamu kita sudah tiba.
Hai.
Brooks Rattigan.
Lillian Lieberman.
Dia tak akan pakai sepatu itu.
Tidak ada "sepatu itu", hanya ada sepatu, apa dia memakainya?
Suatu keajaiban dia setuju melakukan ini.
Selamat malam.
- Aku... - Suruhan Reece?
- Celia! - Tenang, dia tahu aku bercanda.
Benar kan?
Sayang, kau terlihat sangat cantik.
Aku takkan memakainya.
- Tapi itu cocok. - Dengarkan dirimu sendiri.
Kupikir sepatu hak tinggi itu adalah bentuk kuno...
dari penindasan wanita.
Baik.
Terima kasih, Bu.
Ayo pergi, agar kita bisa berhenti berdebat.
Kalian bersenang-senanglah.
- Terima kasih atas bantuannya. - Ya, hanya bagian dari pekerjaan.
Reece mengizinkanmu memakai mobilnya.
Dia sangat ingin lari dari tugas ini, bukan?
Tidak, dia ingin pergi denganmu, tapi dia pikir kita akan lebih senang bersama.
Masuklah.
Itu manis sekali...
tapi aku bisa buka pintu sendiri.
No comments yet. Be the first to leave one.