Первые 200 строк.
SERIAL NETFLIX ORIGINAL
Kau...
Adalah rumahku Sebab tak ada yang mengenalku sepertimu
Tak peduli apa pun yang kulakukan
Kukatakan atau kuakui Kau sudah tahu
Tak peduli betapa aku menginginkannya
Aku tetap diam
Kini kita duduk di sini lagi
Juga, seperti setiap tahun
Kuberikan lagu ini untukmu
Ada namamu di situ
Jika lagu ini jadi terkenal Kita semua akan nyanyikan lantang
DARI NOVEL "7 KILO IN 3 TAGEN" OLEH CHRISTIAN "POKERBEATS" HUBER
Terima kasih, Bastian. Hebat.
Tunggu sebentar.
Tentu. Tak apa.
INTERKOM
Menurutku, lagunya buruk sekali.
Luar biasa membosankan.
Musik dan liriknya sangat buruk.
Sangat tak autentik.
Pria ini tak punya ide.
Lagu apa yang pernah dia ciptakan? Ada yang kita tahu?
Lagu tema Robby and Bobby.
Serial kartun?
Sepertinya itu levelnya.
Singkirkan dia.
Lagunya sangat berpotensi. Kami akan hubungi setelah libur.
Bastian? Bastian Kollinger?
Bastian Kollinger?
Baik. Yang selanjutnya.
Jasmin Schäfer?
Hai, Basti. Kau kutelepon berkali-kali.
Tolong telepon balik.
Ada yang perlu kita bahas.
Sebelum kita bertemu besok.
Jangan lupa beri tahu Ibu kapan keretamu tiba. Telepon aku!
Sial!
Tunggu!
Hei!
Kumohon! Tidak!
Selamat Natal, dasar...
...lubang di sisi lain perangkat. Lalu bisa kau reset.
- Ya. - Lalu? Bagaimana?
Ayolah. Jangan berkecil hati.
Kau cuma butuh satu orang untuk melihat bakatmu.
Ya, aku butuh ID pelangganmu.
Kadang aku merasa harus menyerah saja.
Omong kosong!
Ini menjelang Natal.
Lalu hidup berlanjut. Kau ke rumah orang tuamu?
- Ya. - Aku di rumah sendirian bersama kucingku.
Keluargaku selalu bertengkar.
Sungguh? Kami tak pernah begitu. Aku suka Natal.
Akhirnya jauh dari kegilaan ini.
Sudah coba matikan dan nyalakan lagi?
Tujuh, delapan, lima.
Ini Natal pertamamu tanpa Fine?
Ya, tetapi kami sudah lama putus.
Sudah matikan dayanya?
Itu belum lama. Setahun?
Kalian sudah lama bersama.
Maaf membuatmu menunggu, tetapi aku tak bisa menyambungkanmu.
Ada lagi yang bisa kubantu?
Ya, lima setengah tahun.
Kurasa sudah kulupakan.
Fine!
Ya. Sama.
Maaf, aku tak tahu kenapa cuma film ulangan yang tayang di musim libur.
Aku ingin cepat Natal.
IBU
- Hai, Ibu. - Kau tahu kapan keretamu tiba?
Tidak, aku tak tahu.
Kukabari saat tahu.
Bukankah audisinya hari ini?
Ya, tadi.
Benar. Lalu bagaimana?
Bagus. Dikabari setelah Natal.
Bagus!
Sudah kirim uang untuk hadiah?
- Tentu. Seharusnya sudah lama masuk. - Baik.
- Nanti kukembalikan. - Ibu tak sabar bertemu.
- Aku juga. - Kau sudah
telepon Niklas?
Ibu, aku harus pergi. Ada pertunjukan.
- Baik. Jaga dirimu. - Ya.
- Dah. - Dah.
Selamat Natal.
Hei! Berhenti, Berengsek!
Itu punyaku!
Mohon berhati-hati meninggalkan kereta. Pintu tertutup otomatis.
Akhirnya kau datang!
Putra favoritku! Ayah sangat rindu!
Aku juga rindu Ayah. Aku punya banyak cerita.
Kepada semua penumpang dimohon...
Halo, Ayah.
Jadi? Apa kabar?
Baik-baik saja. Sudah waktunya kau datang.
Apa maksudmu?
Kau telat empat menit.
Ya, cuma empat menit.
Pasti rekor untuk Deutsche Bahn.
Ayo.
Tinggal semalam lagi menuju Malam Natal.
Kapan Niki tiba?
Tanyakan ibumu.
Permintaan lagu-lagu Natal Anda di Eifel Radio 101.7.
Stasiun Natal.
Bagaimana jadi warga lansia?
"Pensiunan."
Baik-baik saja.
Keadaanku baik. Aku ikut audisi dan...
Menu makan siangnya rolade.
Untung sekali, aku lapar.
Masakan ibumu cukup untuk mengakhiri kelaparan dunia.
Bastian, putra besarku! Ibu senang kau akhirnya datang!
- Bagus. - Dia telat empat menit.
Empat menit tak buruk, bukan?
Kami jarang dengar kabarmu.
Ibu meneleponku kemarin.
Makanannya segera siap.
Selamat Natal, Tuan!
Ayahmu pikir dia mencuri Wi-Fi kami.
Tak heran. Firewall kalian cuma semak.
Kentangnya!
Kini akhirnya kau bisa ikuti jejak ayahmu.
Terima kasih.
Ibu pakaikan seprai kesukaanmu.
Bagus!
RAJA DARI...
Sayang sekali kau tak jawab.
Aku akan ambil sisa barangku besok dan taruh kunci di meja.
Hei, Fine.
Semoga kabarmu baik. Aku...
baru tiba di rumah, dan ini Natal pertama tanpamu.
Rasanya aneh.
Namun, aku ingin ucapkan selamat berlibur.
Selamat Natal, dan...
mungkin kita bisa bertemu saat tahun baru.
Atau semacamnya.
Baiklah.
Dah.
EROR TAK ADA KONEKSI INTERNET
PESAN DIHAPUS
Basti! Makanan siap!
Karina, pacar pertama Niki.
Dia meneruskan bakeri milik kakek-neneknya.
Pekerjaannya hebat.
- Keluarga Wilsberger dengan... - Yang punya kotak surat.
Akhirnya, akan punya anak.
Mereka sudah lama berusaha.
Ayah, Internet tak berfungsi.
Sudah bisa. Kuperbaiki sendiri.
- Mau kuperiksa? - Tidak, aku saja.
- Kapan Niki datang? - Mereka akan minum kopi di sini.
Siapa "mereka"?
Niki tak meneleponmu?
Dia telepon. Beberapa kali. Kenapa?
Dia bilang apa?
Dia tinggalkan pesan dan minta ditelepon balik.
- Tak kau telepon balik? - Tak sempat.
- Kenapa? - Hebat.
Dia mau bilang apa?
Mungkin...
bahwa Fine datang.
Kenapa Fine datang?
Basti, begini...
Seharusnya kalian saling bicara.
Nyatanya tidak, Brigitte.
Fine kini pacarnya Niklas, mereka akan datang.
Kini kau tahu.
Niklas berpacaran dengan Fine?
Kalian bercanda?
Bukankah kau bilang kau sudah melupakan Fine?
Benar-benar sudah.
- Tambah makanannya. - Aku cuma makan terus!
Tn. Stute pasti membawa panciku. Bisa kau ambilkan?
Hei, Basti.
Ini.
Ini. Tundukkan kepalamu. Jika tidak, darahnya tak berhenti.
Kau seperti preman! Biar Ibu lihat, Niki.
- Tak apa. Sepertinya tak patah. - Tentu tidak.
- Tenangkan dirimu. - Aku?
Siapa merebut pacar siapa?
Apa yang Ayah lakukan jika Ibu direbut?
Basti, kau sudah lama putus.
- Sial. - Pasti kau menantikan itu.
- Mungkin kau sudah... - Ini buruk, tetapi tak ada yang direbut
dan tak ada yang mengkhianatimu.
- Bajingan itu akan lakukan apa saja. - Cukup! Menunduk!
Dia yang curang.
Basti, Kawan, maafkan aku, ya?
Aku harus pergi.
Dia pergi lagi.
Itu bisa perbaiki keadaan?
Bastian!
ANGGUR REMPAH RESEP KUNO KELUARGA
MASUKKAN PIN
PENARIKAN
SALDO ANDA TIDAK CUKUP UNTUK MELAKUKAN TRANSAKSI INI
No comments yet. Be the first to leave one.