Первые 200 строк.
SERIAL NETFLIX ORIGINAL
Halo.
Rendell Locke sudah meninggal.
Apa?
Apa yang terjadi?
Kau tahu apa yang terjadi.
Aku tahu harus berbuat apa.
TIGA BULAN KEMUDIAN
SELAMAT TINGGAL SEATTLE KEJU PANGGANG MENJIJIKKAN
JALAN YANG TAK BERUJUNG LALU LINTAS MEMBOSANKAN
IBU SEBELUM MINUM KOPI TYLER MEMBENCI MILWAUKEE
KINSEY MELARANGKU MEMOTRETNYA
Ayo bermain.
- Bode, tidak. - Bisa bermain, "Aku Melihat Monster,"
"Whack-A-Bode" atau "Pertanyaan Serius"?
- Tak boleh Whack-A-Bode di mobil. - Baiklah. Jadi, Pertanyaan Serius.
Pertanyaan Serius:
Jika harus kehilangan satu indra, apa itu?
Saat ini, indra pendengaranku.
Ini pertanyaan serius, Kinsey.
- Lewat. - Membosankan.
Tyler?
- Tyler! - Sekali lagi, mainanmu kehilangan kaki.
Kurasa baru sekarang kau berbicara sejak Ohio.
Aku berbicara di Ohio?
- Ya. Kau bilang, "Lihat, kita di Ohio." - Aku benar.
Aku punya pertanyaan serius.
Apa yang akan kau lakukan sekarang jika kita masih di Seattle?
Entah aku akan bermain Fortnite dengan Stuart dan Wyatt
atau akan bermain Fortnite dengan Stuart dan Chase.
Kau akan melakukan apa, Ty?
Aku akan ikut trip ski Klub Prancis bersama Sarah Johnson.
Kau ikut Klub Spanyol.
Kenapa tak ada yang serius bermain?
Ibu jelas tak mau kehilangan indra penciuman.
Bau terkait dengan ingatan.
Saat Ayah dan Ibu hendak menjual rumah,
kami akan menggiling lemon di tempat pembuangan sampah.
Itu menutupi bau catnya.
Tak ada yang suka bau cat.
Tapi semua orang...
Semua orang punya ingatan baik soal lemon.
Hei, lihatlah. Kita sudah tiba.
Ayo kita berhenti. Mari lihat-lihat kotanya.
Ya.
Siapa yang mau es krim?
Aku!
Kau bercanda, 'kan?
Ayo, Rufus.
Pasti baru selesai jam sibuk.
Hanya wanita hamil dan masokhis yang ingin es krim dalam cuaca ini.
Kami salah satu dari itu.
Aku suka gelangmu.
Terima kasih.
Ini gratis, Bu Locke.
Diskon pendatang baru.
Kau baik sekali.
Kami tak butuh belas kasih.
Ini keramahtamahan. Selamat datang di Matheson.
Bagaimana dia bisa mengenal kita?
Keren!
Apa kita kaya?
Menurut Ibu bukanlah kaya,
tapi anak-anak yang sangat beruntung.
Ya, aku merasa sangat beruntung.
Lebih besar dari fotonya. Juga tampak lebih menyeramkan.
Kenapa Ayah tak pernah mengajak kita kemari?
Dia bilang ini rumah muram yang tak cocok untuk orang telantar.
- Aku memarafrasakan. - Hei!
- Selamat datang di Keyhouse! - Paman Duncan!
Kita punya rumah bernama!
Permainan kata adalah tradisi keluarga Locke.
Bagaimana Boston?
Cukup bagus. Aku ingin memberi kalian sesuatu
untuk menandai momen datang ke rumah nenek moyangmu untuk kali pertama.
Aku ingin memberikan tanaman,
tapi aku terlambat, tak mau melewatkan ekspedisi pindahan, jadi...
itu untukmu.
Itu untukmu.
Baiklah.
Siapa mau melihat ke dalam?
- Aku! - Baiklah, ayo!
Ya!
- Ya ampun. - Astaga.
Mobil kalian yang satu lagi sudah tiba.
Ekspedisi sudah menurunkan sisa barang kalian, jadi...
kalian tinggal membongkar barang.
Astaga, lantai ini masih asli.
Semuanya masih asli.
Tur kilat. Ini adalah ruang tamu.
Ruang tamu.
Itu bagus untukmu, Kinsey.
Dia suka menggambar sepertimu, Paman Duncan.
Ruang tamu adalah tempat orang minum
dan mengisap cerutu setelah makan malam, Bocah Ingusan.
Kenapa tak disebut begitu saja?
Dan ini...
Ini ruang belajar Winter.
Nenek moyang kita punya perpustakaan yang cukup besar.
Barang-barang bersejarah.
Perang Revolusi.
Buku-buku tentang Matheson.
Persenjataan.
Aku tak sabar untuk membaca.
Baiklah.
Mesin cuci, mesin pengering,
ke basemen bisa turun lewat tangga, di sebelah kirimu.
Di sini dingin, apakah insulasinya pernah diganti?
Tak bisa diganti jika tak pernah dipasang.
Tempat ini besar sekali! Tak ada habisnya!
Ini Ruang Agung. Ini multifungsi. Ruang duduk,
dan galeri lukisan potret menyeramkan.
- Siapa mereka? - Ini... adalah Devon Locke.
Dia masih memegang skor tertinggi di mesin gim Galaga di Stan's Pizza.
Lalu ini Snooki, Lemonjello, Buzz Lightyear, Snooki Kedua,
Phoebe, Chandler, dan Monica, tapi...
kerabat kita yang paling terkenal, tak ada yang pernah melihatnya.
Monster Locke-ness.
Ejaannya bahkan tidak sama.
Tur kita berakhir di dapur.
Luar biasa.
Baiklah, Anak-anak. Bongkar barang, lalu menjelajah.
Ayo kita lakukan.
Tyler. Mau memilih kamar?
Kau pilihkan untukku.
Aku merasakan sebuah tema.
Aku mendaftar ke Parsons untuk program musim panas mereka.
Aku harus menyerahkan satu sketsa sepeda.
Itu sulit untuk digambar.
Tepat.
Semua tampak bengkok.
Bengkok bukan hal buruk.
Tanya saja Picasso.
Kau takkan merokok jika Ayah masih ada.
Jika Ayah masih ada, kita akan masih di Seattle, Bodoh.
Pertanyaan serius, Tyler.
Kau baik-baik saja?
Kita semua tak ada yang baik-baik saja, tapi...
kau tampak lebih terpukul.
Aku tahu kau dan Ayah sering bertengkar sebelum kejadiannya.
Kau baik-baik saja?
Ya, aku baik.
Pembohong.
Aku tak percaya pria itu sudah tahu siapa kita.
Biasakanlah.
Besok di sekolah pasti akan lebih buruk lagi.
Mau tahu hal yang sangat bodoh?
Saat melihat tempat ini, yang pertama ingin kulakukan adalah kirim foto ke Ayah.
Dia pasti suka ini.
Kau tahu?
Kurasa harus kita lakukan.
Ayolah.
MENGIRIMKAN PELUKAN IMAJINER DARI JAUH AKU MENYAYANGIMU, AYAH
Memeriksa pekerjaanku, Bos?
Hasil kerja yang indah.
Kurasa kau siap naik ke atas.
Apakah itu undangan?
Untuk melukis.
- Apa aku harus pergi? - Ya.
Apakah buruk bahwa di kehidupan sibuk kita,
aku ingin habiskan sore bekerja di kamar yang sama dengan istriku?
Ada satu mantel di kamar tidur, dua di kamar mandi.
Baik, Bos.
Aku mencintaimu.
Aku juga.
Aku sedang berburu, kau melihatnya?
Kami bermain Whack-A-Bode.
Tidak. Aku tak tahu di mana Bode.
Coba cek basemen.
Tyler lupa membawa kunci. Lagi.
Ayolah. Jangan marahi dia.
Hai. Kau...
Sam. Sam Lesser.
- Aku kenal Ty. - Benar. Dia sedang latihan hoki.
Aku kemari untuk bertemu Pak Locke.
- Sam. - Masuklah.
- Semua baik-baik saja? - Kau pasti kedinginan.
Hanya perlu berbicara.
Kenapa tak datang ke kantorku di sekolah besok Senin?
Tak bisa menunggu.
Kita bisa bicara hari Senin, Sam.
Tidak bisa.
Beri tahu semua yang perlu kuketahui.
Sam. Letakkan itu.
- Kurasa tidak. - Aku tak mau bicara denganmu
saat kau memegang pistol.
Yakin? Sebaiknya kau pertimbangkan lagi.
Kau akan beri tahu yang harus kuketahui soal Keyhouse!
Apa pun yang kau pikir kau tahu soal tempat itu...
kau keliru.
Ayah! Tidak!
Ayah!
Terkunci!
Tidak!
Tolong buka pintunya! Ibu!
Tidak!
Halo?
Halo!
Apakah kau gemaku?
Ya.
No comments yet. Be the first to leave one.