Brian Regan: On the Rocks

Brian Regan: On the Rocks

Скачать Indonesian субтитры

Информация о релизе

Brian Regan On the Rocks 2021 1080p NF WEB-DL DDP5 1 H 264-NTb
Комментарий от Putra14
Netflix Retail.

Теги

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
1080
Опубликовано: 2021-02-23
Загрузки: 19
Для слабослышащих: No

Предпросмотр субтитров (Indonesian)

Первые 200 строк.

KOMEDI SPESIAL NETFLIX ORIGINAL

Hadirin sekalian, mari kita sambut Brian Regan!

Terima kasih.

Terima kasih banyak, Semuanya.

Terima kasih.

Terima kasih banyak.

Mari singkirkan ubannya terlebih dahulu.

Karena jika tidak, kalian takkan mau mendengarkan ocehanku selama sejam.

Nanti kalian di luar bertanya, "Kamu tahu soal uban?"

"Aku sama bingungnya denganmu."

Aku juga tak tahu apa yang terjadi.

Pandemi Covid muncul, aku hibernasi, lalu muncul sebagai warga senior.

Sebenarnya itu bagus.

Aku tak pernah merasa nyaman dengan pewarna rambut.

Kamu harus selalu berpura-pura bahwa kamu di sana demi seseorang.

"Dasar wanita."

Aku suka perbedaan nama warna rambut antara wanita dan pria.

Wanita punya nama warna rambut seperti bantalan delima.

Ceri cokelat.

Cokelat mentega.

Warna rambut pria: cokelat!

Hitam!

Cokelat muda!

Hitam gelap!

Bagi pria, itu adalah seluruh spektrum warna.

Entahlah. Pada usiaku ini, saat aku bangun,

aku akan mencoba mengingat dahulu dokter mana yang harus kukunjungi.

Ah, dokter kulit.

Karena bercak di punggungku.

Aku tak mau terdengar seperti menyombong,

tapi aku harus mengoles obat di punggungku dengan spatula.

Menyenangkan ke apotek saat mereka bertanya,

"Bisa kami bantu?"

Dan aku bilang, "Ya, aku mencari spatula, krim anti jamur, dan cermin tangan."

Kamu tertarik, Nona?

Aku punya keranjang Tudung Merah Hijau yang kecil,

tolong arahkan ke lorong yang tepat.

Dokter kulitku bilang dia perlu melakukan biopsi tahi lalat

di ujung hidungku, dan aku bilang,

"Kedengarannya akan sakit."

Dia bilang, "Tenanglah.

Kita matikan dulu dengan pereda nyeri."

Aku tanya, "Caranya?"

Dia bilang, "Kami akan menusuk jarum tajam ke ujung hidungmu."

Jadi Anda tak menghilangkan rasa sakitnya.

Anda hanya menundanya saja.

Jadi, aku ke dokter umumku dan dia bertanya, "Ada apa?"

Kubilang, "Beri tahu aku. Tepat di atas lutut kananku

ada benjolan kecil setinggi tujuh sentimeter.

Ukurannya sebesar kepalan tangan.

Tidak terasa sakit.

Dan terasa sangat aneh.

Apa kamu punya pil yang bisa membuat semuanya terasa seperti itu?

Aku ingin pil "semuanya seperti itu".

Dokterku menatapku dan berkata, "Brian, kamu terlalu banyak duduk."

Jadi saat itu aku bersumpah…

untuk membeli kamus.

Namun belum sempat kubaca, hanya tergeletak di rumah.

Atau "tergeletak" di sekitar rumah?

Ada dokter spesialis, 'kan?

Bulan lalu aku ke dokter telinga, hidung, dan tenggorokan.

Pekan lalu, aku ke dokter lengkungan kaki, punggung kecil,

dan tengkuk.

Lengkunganku jatuh, punggungku besar, dan tengkukku pegal.

Aneh, di dunia manusia, ada dokter untuk setiap bagian tubuh.

Tapi di dunia hewan, dokter hewan mengurus semua hewan…

dan semua anggota tubuh mereka.

Itu pasti pekerjaan tersulit di dunia.

Di mana dokter domba tanduk besar bagian lutut?

Dokter ahli pencernaan rusa kutub?

Dokter tenggorokan panjang?

Konon, sistem kesehatan Amerika adalah yang terbaik di dunia.

Aku akan terkesan saat aku tak lagi diberi papan klip

saat aku memeriksa diri pada kunjungan dokter.

Itu bak Zaman Batu.

Padahal kita hidup dengan teknologi kode bar dan mikrocip.

Kenapa masih memakai papan klip?

Aku ada janji dengan dokter pukul sepuluh pagi.

Ini papan klip untukmu. Ada 257 halaman di dalamnya.

Ini pena dengan hiasan bunga.

Duduklah dengan semua orang itu

dan jangan berpikir untuk kembali kemari

sampai kamu mengisi penuh papan klip milikmu.

Aku pasien di sini bertahun-tahun. Seharusnya kamu punya semua informasiku.

Kebijakan kami adalah mengulanginya setiap tahun. Kami beri papan klip lagi.

Dengan begitu, Anda bisa mengekspresikan stres dan tekanan

serta amarah dan kemurkaan, membeludak di tubuhmu.

Lalu kami akan memeriksa tekanan darahmu.

Kamu tak bisa membenahinya dan ingin menyembuhkanku?

Jadi, dokterku menyuruhku untuk terapi pijat pada bagian leher.

Pijat itu aneh.

Aku tak pernah merasa nyaman.

Selalu melihat ke lubang donat yang aneh itu.

Aku selalu memikirkan hal aneh,

seperti, "Apa aku bisa memasukkan kepalaku ke dalam sini.

Namun bagaimana jika aku terjebak di bawah meja?

Maka aku akan jadi seperti periskop terbalik.

Sebaiknya aku diam saja

dan tetap di sisi lubang donat yang ini."

Lalu aku berpikir, "Apa mataku seharusnya terbuka?"

Aku merasa seperti menguping. Aku melihat kakinya bergerak.

Mulai terpikir hal aneh seperti,

"Bagaimana jika sepatunya yang satu ke sana dan yang lainnya ke sana?

Aku akan sangat penasaran dengan apa yang terjadi.

Sangat penasaran."

Jadi, setelah 10 menit aku berkata, "Aku tak tahu protokolnya,

tapi apa aku harus bilang, 'kamu boleh mulai'?"

Lalu dia bilang, "Aku sudah mulai 10 menit yang lalu."

Dia bilang, "Ini pijat Reiki.

Aku tak menyentuhmu secara fisik.

Tanganku tepat di atasmu, dan ini adalah penyembuhan energi."

Jadi, saat dia selesai aku bilang, "Aku tak menyentuh dompetku.

Tanganku tepat di atasnya.

Kamu akan menerima pembayaran energi…

untuk membayar tagihan energi, coba lihat reaksi mereka soal ini."

Jadi, aku mengetahui beberapa hal soal diriku.

Baru-baru ini aku tahu aku menderita gangguan OCD.

Terima kasih.

"Menderita" terdengar terlalu kuat.

Orang bilang mereka menderita, walau kondisinya biasa-biasa saja.

Apa aku terlihat menderita?

Kurasa kata "menderita" seharusnya untuk seseorang

yang menggeliat kesakitan di bawah.

Dia menderita.

Apa aku boleh menemuinya?

Kamu mengatakan hal yang lumrah!

Aku harus mengabjadkan semuanya.

Berhenti menggeliat. Aku sedang menghitung rusukmu.

Aku penghitung rusuk.

Mengabjadkan itu tidak benar, setidaknya aku tidak begitu.

Orang pikir aku lebih aneh dari biasanya, dan aku sulit menerimanya.

Mereka bertanya, "Brian, dengan OCD-mu,

apa kamu perlu mengabjadkan buku-bukumu di rumah?"

Jawabku, "Tidak."

Aku mengatur buku-bukuku secara kronologis saat aku memperolehnya di rak atas.

Aku tak perlu mengabjadkannya. Aku bukan orang nyentrik.

Lalu rak bawah untuk buku yang sudah kubaca.

Kuatur secara kronologis berdasar tanggal penyelesaian.

Aku tak perlu mengabjadkannya.

Lalu di rak tengah…

untuk buku yang sedang kubaca.

Saat aku mulai membaca buku,

aku memindahkannya dari rak atas ke rak tengah

dan kuatur secara kronologis berdasar tanggal mulai.

Aku tahu apa yang kalian pikirkan.

Kalian berpikir, "Bukankah membaca judul buku…

secara teknis dianggap sebagai proses membaca buku?

Lalu bagaimana cara membedakan rak paling atas dan rak tengah?"

Caraku melakukannya…

adalah dengan membaca semua halaman satu sebelum mengubah isi rak.

Pendahuluan tidak termasuk, juga kata pengantar, dan sampul buku.

Aku membaca semua kata demi kata,

tapi kemudian kubaca semua halaman satu sampai ke bawah.

Jika kalimatnya tidak selesai,

kubalik halamannya.

Aku selesaikan kalimat untuk tahu gagasannya,

lalu kubalik lagi.

Kutulis tanggal berapa buku itu mulai kubaca.

Lalu kupindahkan ke rak tengah terjauh di kanan.

Aku tak perlu mengabjadkan buku-bukuku. Aku tak gila.

Kenapa keinginan agar sesuatu jadi teratur disebut gangguan?

Saat pertama aku curiga aku punya OCD, aku mencari di Google.

Gejalanya berbeda.

Ada yang kumiliki, ada yang tidak.

Yang kumiliki, beberapa lebih kuat dari yang lain.

Jadi, kuputuskan membuat grafik berkode warna.

Aku juga berharap ini karangan.

Aku buat daftar gejalanya.

Lalu aku akan menilai dari 0 sampai 10 seberapa kuat setiap gejala yang kurasa.

Aku jumlah semua lalu kubagi dengan jumlah gejala.

Jika lebih tinggi dari 5, aku akan mencari bantuan profesional.

Jika di bawah 5, akan kusimpulkan diriku baik-baik saja.

Nomor satu, apakah kamu tipe orang yang mengecek kompor berkali-kali

untuk memastikan telah mati?

Dan aku bilang, "Nol. Itu Looney Tunes Land ."

Nomor dua, apakah kamu tipe orang yang mencuci tangan

berulang kali?

Lalu aku punya firasat…

bahwa aku lupa menjawab pertanyaan pertama.

Jadi, aku melihat kembali… "Ya, aku menulis nol. Oke.

Mencuci tangan.

Enam.

Itu tak benar." Aku mencoretnya.

Ada tinta di tanganku. Aku pergi mencuci tangan.

Saat mencuci tangan, aku berpikir, "Kenapa mereka menyebut kompor?"

Jadi, aku periksa komporku.

Kulihat menyala. Aku berpikir, "Tak akan kuulangi kesalahan itu lagi."

Lalu aku kembali dan mengubah "mencuci tangan" menjadi 2.

Aku mengikuti seluruh tes dan nilai akhirnya adalah lima.

Jadi, aku berpikir, "Aku masih tak tahu."

Jadi, kuputuskan membeli buku soal OCD.

Aku ke toko buku, bertanya pada petugas,

"Bisa beri tahu di mana bagian self-help ?"

Dan dia berkata, "Kenapa tak coba Anda cari sendiri?"

Akhirnya aku menemukannya. Susunannya sangat kacau,

sehingga aku menghabiskan tiga jam untuk mengatur ulang buku-buku mereka

alih-alih mencari tahu apakah aku punya OCD atau tidak!

Akan kutunjukkan satu cara agar gejalanya muncul sendiri.

Setiap tahun saat aku dapat kalender baru,

aku selalu melihat ke depan karena aku tak suka bagian bulan di bawah.

Brian Regan: On the Rocks subtitles in other languages

Комментарии

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left