Первые 185 строк.
- Bisa minta tambah vokal? - Aku juga.
Sudah? Mari coba sekali.
Rascal, ayo.
"Pemenangnya akan mendapat tiga jam sesi studio
dengan teknisi profesional di Electric Lady Studios."
- David Bowie merekam Heroes di sana. - Patti Smith merekam Horses di sana.
- Hendrix. - Prince.
Stevie Wonder merekam Songs in the Key of Life.
Kau bisa. Biar kulihat.
"Satu orang hanya bisa ajukan satu lagu yang bertema 'harapan'."
- Itu tak sulit. - Aku dikenal punya harapan tinggi.
Nak, kau kecanduan harapan.
Kau benar-benar berharap.
Kau harus ikut ini.
Gila. Aku bisa merekam lagu sesuai dengan yang ada di kepalaku.
Kapan tenggatnya?
- Besok. - Apa?
Peluang tak selalu mudah.
Kau punya sehari penuh. Kau pernah menulis lagu dalam sehari.
Aku akan membantumu. Apa yang berima dengan harapan?
Sangkalan.
Sabun.
Keren.
Kau senimannya.
Churro.
Ayo.
Harapan
Semua stan akan buka dalam 10 menit.
Semua penampil bersiap di panggung dalam 20 menit.
Kirim mereka pulang.
Lesbian teroris, pulanglah.
Prisha!
Kau masih pakai asuransi orang tuamu?
Prish, kau harus telepon mereka.
Apa kau kesakitan?
Tidak.
Di mana dia? Di mana putriku?
Apa yang mereka perbuat kepadamu?
- Di mana dokternya? - Tak apa.
- Di mana dokternya? - Tak apa.
Dokter sudah datang. Sudah CAT scan.
Jadi, siapa pelakunya? Apa yang terjadi?
- Mereka... - Dua rasis gila.
Rasis? Apa polisi sudah tangkap mereka? Apa kau sudah melapor?
Kami sudah lapor, tapi belum tertangkap polisi.
Kenapa orang mau menyakitimu?
Kau baik-baik saja, Sayang?
Ini Ananya, Mama G.
- Kami... - Dia anggota bandku.
Itu sebabnya dia ada di sana. Karena dia anggota band.
Ananya kau mau kutelepon ibumu?
Kau tak perlu meneleponnya. Dia sudah cukup repot.
Lihat yang telah negara ini perbuat kepada putri kita.
- Mama. - Vilina, jangan jadi gusar.
Sepertinya keluarga sudah datang.
Tunggu.
Kau dokternya?
Aku membawa berita bagus. Hasil pemindaianmu bagus.
- Kau cuma perlu jahitan. - Terima kasih.
Maaf. Berapa usiamu?
- Ayah. - Kau pasti 22, 23 tahun.
Wajahnya muda, Anil.
Sial. Louie, maafkan aku. Aku tak tahu jika aku bisa datang.
Ada apa dengan Louie?
Dia ada wawancara kerja pertama.
Masuk saja, Louie.
Pergilah, Bess. Pergilah.
Itu penting bagi Louie.
- Tidak. Aku tak mau meninggalkannya. - Jangan cemas.
Kami akan bawa Prisha ke rumah kami dan merawatnya.
Pergilah kepada kakakmu.
Ananya, kau ikut juga, Sayang.
Tak apa, Mama. Kurasa Ananya ingin pulang dan istirahat.
Tidak. Bessie, pergilah.
Tak apa-apa.
Louie, aku akan ke sana.
Baiklah, dah.
Tak mungkin kau sudah lulus.
Apa kau masih magang?
Louie.
Katamu kau akan ikut denganku. Katamu ini hari yang amat penting bagiku.
Tapi aku sudah di sini. Kau tampan.
Dia bilang tunggu lima menit.
Saat dia bertanya kabarmu, kau jawab...
- Aku baik, terima kasih. - Itu benar.
Dia tak perlu tahu detail kegiatanku hari ini.
Tidak, tak perlu.
Jangan lupa untuk kontak mata, dan ingat, jika dia tanya kau...
Louie.
Hai.
Harapan
- Apa kabar, Louie? - Baik, terima kasih.
Kau mau minum?
Tidak, terima kasih. Tapi terima kasih sudah menawarkan.
Itu aku.
Seharusnya tiba kemarin,
tetapi kata mereka ada masalah di percetakan, jadi aku menelepon.
Ya.
- Aku akan telepon mereka sore ini. - Apa?
Aku akan memberimu kabar.
Tak boleh dengarkan telepon orang karena itu hal pribadi,
tapi mana bisa tak dengar bila dia di sana?
- Baiklah. - Tak apa-apa.
Dia tahu kau di sini, jadi, dia tak keberatan.
Terima kasih, Hal.
Dia sudah selesai.
Semua baik-baik saja?
Kami baik-baik saja, tapi akan lebih baik jika adikku bisa bersamaku.
Aku bisa duduk di sini. Aku akan diam.
Dia sungguh pekerja yang menawan.
Dia bisa diandalkan dan amat menggemari teater.
Louie, adikmu tak akan ikut bila kau bekerja di sini, bukan?
Jadi, aku harus mewawancaraimu sendirian.
Tentu saja.
Aku akan tunggu di luar.
PESAN
Prish, aku ada jika kau butuh.
Loket akan panggil membantu pelanggan untuk permintaan tiket mereka.
Apa kau punya lotre tiket?
- Kami tak punya, tapi... - Aku ikut lotre tiap hari.
Lotre adalah fasilitas bagus
bagi orang yang tak sanggup membeli tiket harga penuh.
Kami punya tiket langsung.
Tiket langsung adalah kursi terburuk di teater,
dan kau harus mengantre sepanjang sore.
Aku tak akan menyarankan orang untuk membeli tiket langsung.
Staf tak boleh meminta pelanggan tidak membeli tiket.
Dear Evan Hansen punya lotre. Kau sudah tonton Dear Evan Hansen?
- Belum. - Kau harus tonton. Pertunjukannya bagus.
Posisi loket akan panggil...
Evan Hansen termasuk pertunjukan paling sukses di Broadway.
Tentu saja, mereka tak perlu melalui rintangan
ulasan negatif di New York Times.
Baik.
Terima kasih atas waktumu, Louie.
Apa kau pernah berpikir mengubah nama "akan panggil"?
Dinamakan begitu sebelum telepon diciptakan,
saat orang bilang, "aku akan memanggilmu", artinya, "aku akan datang".
Kurasa itu kuno dan menyesatkan.
Aku yakin lebih akurat secara sejarah
jika mengganti istilahnya dengan "akan datang".
Selamat pagi atau petang, Kawan
Ini penyiar budimanmu
Aku punya berita serius
Untuk disampaikan kepada semua orang
Yang mau kukatakan
Bisa berarti bencana dunia
Bisa mengubah kebahagiaan dan tawamu
Menjadi kepedihan dan air mata
Ada kebencian yang tersebar
Menghancurkan banyak hati
Menghancurkan banyak hati
Tolong hentikan
Sebelum menjadi makin jauh
Orang-orang, kalian tahu bahwa
Cinta membutuhkan cinta hari ini
Cinta hari ini
Hei!
Jangan ditunda
Kirim segera cintamu
- Ini tidak bergizi. - Tidak.
Apa makanan yang terlalu matang di dunia untuk 200 poin?
- Makanan rumah sakit. Ya. - Makanan rumah sakit.
Mari ke kafetaria dan cari yang bisa dimakan.
Aku tak pernah dengar siapa pun bicara gaya Jeopardy!
Aku ambil orang tua konyol untuk sejuta poin.
Tidak, mereka baik.
Mereka mungkin lebih bisa terima dari dugaanmu.
Mereka tak bisa terima.
Aku tahu dunia sudah berubah, tetapi mereka tidak.
Aku paham.
Maksudku, aku tak mengerti sepenuhnya, tetapi aku paham.
Aku mengaku kepada orang tuaku usia 17 tahun.
Ibuku menyalahkan dirinya, karena tentu saja begitu.
Lalu berdoa untuk menyembuhkanku.
Lalu mengusirku dari rumah berpikir saat pulang aku normal.
Itu lima tahun lalu.
Aku tak bisa bayangkan.
Maksudku, Hari Ibu masih membuatku sedih,
tetapi bukan aku yang memutus hubungan.
Itu salah mereka.
Jika ada yang sungguh mencintaimu
kenapa memintamu menyangkal dirimu sebenarnya?
Aku tak membela mereka, tapi aku yakin mereka menyayangimu.
Itu cuma generasi mereka. Budaya mereka.
No comments yet. Be the first to leave one.