Cross

Cross

Скачать Indonesian субтитры

Сезон 1

Информация о релизе

Cross Season 1 Episode 1
Комментарий от aites

Теги

other
Опубликовано: 2025-06-24
Загрузки: 73
Для слабослышащих: No

Предпросмотр субтитров (Indonesian)

Первые 200 строк.

Usai peringatan dua menit,

agak tegang di pinggir lapangan dan wajar saja.

MUSIM 1 SINDROM PAHLAWAN

Tak berhasil, asa babak kedua pupus.

Garis batas satu meter lagi, empat penyerang.

Mereka akan touchdown lagi.

Quarterback kembali, dilempar ke zona akhir. Dia berhasil!

-Ya! -Ya!

Ya! Itu luar biasa.

-Sudah kubilang! -Kemarilah, Nak.

Cium lagi.

-Kau melihatnya, John? -Ya.

Gairah tak harus padam usai menikah.

Itu cuma dibuat-buat.

Saat tak ada orang, mereka jarang bicara.

Aku tak mau membantahnya.

Itu buruk.

Kami akan ke toilet.

Ya, benar.

Saat ada Onika, jangan terlalu vulgar.

Hei, masalahnya bukan aku.

Yang tidak kau lakukan akan menimbulkan...

Tidak. Ikut aku. Ayo kembali ke dalam sekarang.

Tidak. Maria.

Ini aku. Tak apa. Semua akan baik-baik saja.

Hei. Ini aku. Aku di sini, Sayang.

Sayang. Aku di sini. Lihat aku.

Maria... Tidak. Kumohon jangan pergi.

-Kita akan di sini semalaman. -Kau yakin?

SATU TAHUN KEMUDIAN

Kalian tampak berantakan. Aku pulang 30 menit lagi.

PENGAJUAN PERMOHONAN CUTI

Bebas bersyarat? Penjara seumur hidup.

-Atas apa? -Membunuh istrimu yang hamil!

Kau tak paham.

Baik, jelaskan. Istrimu tewas, anak belum lahir dibunuh...

Dibunuh?

Beberapa orang menyebutnya sebagai aborsi trimester tiga.

Dia melakukan kejahatan hina terhadap kemanusiaan.

Hina? Itu sebutanmu?

Itu alasan membunuh istrimu?

Aku tak bilang membunuhnya. Aku hanya tidak sedih.

Apa ada dokter yang menuju kemari? Aku meminta perhatian medis.

Tak perlu dokter. Kau tak terluka, tak ada yang menyentuhmu.

Aku terluka. Kesakitan.

Aku mengalami kasus penderitaan yang sangat parah.

Bagaimanapun, waktumu terbatas.

Begitu permintaan dibuat, waktumu tiga jam

untuk membawaku ke dokter atau bawakan dokter.

Itu ada di buku panduanmu, Ak-Bar.

Sudah baca buku panduanmu? Kau tahu cara membacanya?

Jaga bicaramu.

Apa kaum negromu bisa membaca?

Apa-apaan...

Apa masalahmu?

Siapa yang kau sebut begitu? Lepaskan!

-Kau bodoh, ya? -Dengar ucapannya, 'kan?

Tak penting. Kau tak boleh menyerangnya.

Tanpa pengakuan, tak ada bukti.

-Memang tak ada. -Dia benar, Mass.

Kami menanyainya berjam-jam. Dia tak akan mengaku.

Dia sudah mengaku.

Kalian cuma tak dengar.

Giliranmu.

Halo, Richard.

Kau si dokter?

Secara teknis, ya. PhD, psikologi.

Tahu sebutan pria kulit hitam bergelar PhD?

Kuberi tahu panggilanku. Detektif Alex Cross.

Baik. Mari kita lihat berapa lama kau bertahan.

Tahu ungkapan "makan gratis"?

Itu istilah militer

tentang tujuan yang tak butuh kerja keras.

Seperti kau.

Tanya monyet yang terakhir di sini soal makan gratismu.

Pikirmu, kau lebih pintar dari Detektif Akbar?

Periksa rekamannya.

Kau pikir kau lebih pintar dariku.

Itu sudah jelas.

Tergantung pada genetika.

Benar. Genetika.

Itu sebabnya penisku lebih besar.

-Dia bilang apa? -Apa katamu?

Penisku lebih besar dari penismu.

Itu sudah jelas, 'kan?

Singkirkan penismu dari wajahku.

Lihat betapa mudahnya itu?

Kaummu di sini empat atau lima kali...

-Kaumku? -Ya.

Bajingan rasis yang menyangka dia paling pintar.

Kupakai variasi "penisku lebih besar dari penismu"

untuk memancingmu. Selalu berhasil. Makan gratis.

-Aku tak akan terpancing. -Benarkah? Kau yakin?

Matamu menegang, lehermu memerah.

Bahkan kini, kau menggertakkan gigi. Semua itu pertanda.

Tiap negro bergelar PhD psikologi pasti tahu.

Kau pikir dirimu istimewa.

Kau tak bisa memengaruhiku.

Kau tak akan dapat pengakuan.

Jelas aku sudah memengaruhimu.

Kau sudah mengaku. Aku hanya sedang menghibur diri.

Aku tidak bilang apa pun.

Kau sudah mengaku.

"Penderitaan yang sangat parah."

Ya, aku mengetahuinya. Itu Macbeth, bukan?

Penderitaan yang disebabkan beban rasa bersalah.

Katamu itu yang membuatmu sakit.

Itu pengakuan. Ada di rekaman.

Makan gratis.

Semoga sukses dapat vonis.

Sudah diperiksa Jaksa, dia siap menuntut.

Selain itu, ini DC, Kurus.

Kau mungkin tak akan lihat dakwaan. Tidak tanpa penahanan keamanan.

Mau bahas penahanan keamanan? Seperti...

UNTUKMU, PAK POLISI PANGGIL AKU TUHAN

29 Mayat Ditemukan Di Bawah Rumah Di Norwood Park

"Badut lolos pembunuhan" - Gacy Dieksekusi

Astaga.

Keadilan untuk Emir!

Keadilan untuk Emir!

Keadilan untuk Emir!

Keadilan untuk Emir!

Bu, apa status kasus Emir Goodspeed?

Keadilan untuk Emir!

Dia dibunuh! Jalang, lakukan tugasmu!

-Keadilan untuk Emir! -Panggil Letnan Massey.

-Hei! Massey ingin bertemu kalian. -Kami sudah dengar.

Kau tahu Anderson bersamanya?

Kurasa kau tak tahu.

Cross, pengagum rahasiamu beraksi lagi.

Kalian akan menangani kasus Emir Goodspeed.

Tewas di mobilnya empat hari lalu.

Ternyata overdosis, tetapi kita perlu

selidiki yang cermat.

Aku diberi kasus baru?

Ya, kudengar kau mengajukan cuti. Tunda dulu cutimu.

Goodspeed memimpin tuntutan "Cabut Subsidi Polisi"

dan kini masyarakat bilang dia jadi sasaran.

Bahkan oleh polisi.

Itu teori konspirasi nonsens, tetapi memang populer.

-Bisa tambah penerangannya? -Migrain.

Kau tak boleh minum obat?

Ya. Kata dokter berisiko tinggi. Kehamilanku harus alami.

Baiklah. Jika yang kubaca benar,

Goodspeed itu gangster mantan napi kasus narkoba.

Itu yang mereka persoalkan?

Bukan, tetapi soal mantan gangster yang jadi aktivis komunitas

yang berjuang di garis depan agar kotanya lebih baik.

Mau potong setengah anggaran kita?

Mari fokus ke kasus ini.

Vega dan De Lackner akan berikan info terbaru.

Bagus. Ada konferensi pers sejam lagi.

Cross, kau harus hadir.

Bahas soal penyidikan menyeluruh.

Tak mau.

-Apa? -Aku bukan jubir untuk media.

Kalau mau polisi kulit hitam, banyak orang lain.

Cuma kau kenalanku yang dikenal masyarakat.

Kau punya wajah yang dipercaya orang. Kita butuh itu sekarang.

Kubantu tuntaskan kasusmu, tetapi aku tak mau berpidato.

Aku tak tahu detailnya.

Polisi tak akan bertindak begitu.

Baiklah, tak ada pidato. Hadirlah saja. Berdiri di belakang dan terlihat tampan.

Juga kulit hitam.

Emir Goodspeed tewas di mobilnya.

Jarum suntik di lantai, kantung sabu di wadah gelas.

Tak ada sidik jari lain dan tanda kekerasan.

Sakunya kosong, tak ada dompet, uang, dan ponsel.

Seseorang, mungkin tunawisma,

datang usai kematiannya dan merampoknya.

-Autopsi? -Dijadwalkan besok.

Toksikologi awal pastikan kadar sabu dalam darah membuatnya teler.

Ada alasan percaya ini bukan overdosis?

Tidak. Ini bukan soal penyelidikan detektif.

Namun, membuat keluarganya paham dan menerima kenyataan.

-Sudah bicara ke keluarga? -Kau serius?

Ya. Apa yang mereka katakan?

Jawaban singkatnya, "Persetan polisi."

Malika, bisa bicara?

Kepala Anderson utus Tim Patuh untuk menenangkan kami?

Bukan begitu, Malika. Aku selalu mendukung saudaramu.

Bosmu tidak mengutusmu?

Ya, sudah kuduga.

Bicara di sini atau di dalam?

Kalian harus potong rambutnya juga? Membunuhnya tak cukup?

Aku tak paham maksudmu.

Emir punya rambut gimbal.

Saat ditemukan, sudah dicukur.

Itu penghinaan besar.

Seperti negro yang tewas karena berulah.

Malika! Kalian saja yang bicara. Aku tak mau.

Ini berat bagi kita semua. Kami hanya membantu.

Mau bantu? Hubungi Kehakiman. Kami perlu penyelidikan independen.

Kau mengira polisi membunuhnya

atau menggalang dana?

Mendekati pun tidak.

Lihat aktivis Ferguson yang tewas.

Bagaimana Keenan Anderson? Sepupunya salah satu pendiri BLM.

Tyre Nichols, Sandra Bland. Semuanya perbuatan kalian.

Semua karena Fred Hampton.

More Indonesian subtitles for Cross

Комментарии

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left