Surviving Paradise: A Family Tale

Surviving Paradise: A Family Tale

Скачать Indonesian субтитры

Информация о релизе

Surviving Paradise A Family Tale 2022 1080p NF WEB-DL DDP5 1 Atmos x264-TEPES
Комментарий от Putra14

Теги

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
x264
1080
Опубликовано: 2022-07-14
Загрузки: 73
Для слабослышащих: No

Предпросмотр субтитров (Indonesian)

Первые 200 строк.

DOKUMENTER NETFLIX

Di daratan ini,

keluarga adalah segalanya.

Itu adalah ikatan dalam kelompok,

kawanan,

dan rombongan

yang memungkinkan setiap anggota untuk tumbuh dan berkembang.

Tidak ada tempat lain di mana ikatan ini diuji lebih keras

selain di Gurun Kalahari yang luas.

Di sini, keluarga dibentuk

oleh sang induk yang berani…

si tua yang bijak…

dan si pesaing remeh yang gigih.

Mereka semua mendatangi oasis besar yang terletak di jantung gurun.

Delta Okavango.

Rumah bagi lebih banyak satwa liar dibanding lahan basah mana pun di bumi…

sedang mengalami beberapa perubahan musim paling ekstrem di planet ini.

Selama kekacauan dan kesulitan di tahun mendatang…

takdir tak akan terelakkan,

dan hubungan yang luar biasa akan terjalin.

Tidak hanya dalam keluarga, tapi antar keluarga.

Dan bahkan dengan daratan itu sendiri.

Bagi singa betina berusia dua tahun, kekuatan keluarga datang dari kelompoknya.

Ia dan saudara perempuannya mengendalikan wilayah ini.

Dan pejantan utama memimpin sebagai raja prajurit.

Tapi di Delta, perubahan bisa datang tiba-tiba

dan membalikkan kedamaian sebuah keluarga.

Kelemahan kelompok itu adalah raja itu sendiri.

Perjuangan bertahun-tahun mempertahankan keluarga dan wilayah

membuat kondisinya memburuk.

Kelemahannya membuat para singa betina terancam.

Dan memberikan kesempatan kepada dua singa jantan muda ambisius.

Prajurit tua menandai wilayahnya.

Tapi ia lemah.

Dan kalah jumlah.

Setiap tahun di Okavango adalah perjalanan baru dan berbahaya,

tapi bagi singa betina,

ini akan menjadi tahun paling tidak pasti yang pernah ia hadapi.

Setiap keluarga menghadapi tantangan Delta dengan cara tersendiri.

Kawanan serigala lukis, berjumlah 24.

Kekuatan mereka, bukti akan pemimpin hebat mereka,

adalah betina alfa.

Ia melatih mereka agar berpikir dan berburu sebagai satu kawanan.

Dan agar memberi makan semuanya.

Tapi sang alfa sedang hamil.

Timnya akan kehilangan pemimpin mereka,

tepat saat Delta menghadapi pergolakan terbesarnya.

Ini bulan Mei.

Dan Gurun Kalahari dan sekitarnya

sedang menghadapi kekeringan terparah dalam beberapa dekade.

Ribuan hewan mengungsi dari daerah luar yang kering,

berjalan berminggu-minggu.

Mereka semua mendatangi daerah ini karena satu alasan.

Air.

Air hujan yang turun empat bulan lalu

di Dataran Tinggi Angola di utara

akhirnya mengalir ke bawah,

melintasi Kalahari dan masuk ke dataran Delta.

Lebih dari sembilan triliun liter air tawar

membanjiri gurun yang luas…

membentuk oasis terbesar di planet bumi.

Begitu banjir datang, rombongan besar juga datang…

bergabung dengan mereka yang tinggal di sini sepanjang tahun.

Semua memiliki peran

dalam membentuk dan memelihara daratan ini.

Bahkan gajah berusia enam bulan yang baru pertama kali berkunjung.

Ia belum pernah melihat air yang begitu melimpah …

dan makanan.

Dengan rumput dataran banjir tak berujung untuk dikunyah,

gajah menjadi tukang kebun alami Delta.

Mereka mencabut lebih dari yang bisa mereka makan.

Tapi pembabatan yang berlebihan dapat menyumbat saluran air,

menghentikan penyebaran aliran air.

Apa yang disumbat oleh tukang kebun,

keluarga kuda nil bisa menerjangnya.

Bukan menjadi perenang, mereka berjinjit di dasar.

Dan mereka meninggalkan jejak saluran seukuran kuda nil…

yang menghubungkan sungai ke kolam dan kolam ke dataran banjir…

membuat air terus mengalir,

menyediakan makanan bagi pertumbuhan dinamis di seluruh Delta.

Tapi banjir bukanlah kabar baik bagi semua.

Bagi singa betina,

itu berarti hilangnya tempat berburu.

Dan raja prajurit tua tidak terlihat.

Entah ia lari atau terbunuh,

para penyerbu muda telah merebut takhtanya.

Hanya singa betina usia kawin yang diizinkan untuk tinggal sekarang.

Dan ia bukan salah satunya.

Bagi para pejantan baru ini, ia hanya mulut ekstra untuk diberi makan,

dengan sedikit kontribusi.

Diasingkan dan sendirian,

ia akan membutuhkan semua keahliannya untuk tetap hidup.

Betina alfa telah berminggu-minggu tinggal di rumah.

Karena siapa yang tega meninggalkan anak-anak kumal ini?

Pada usia empat minggu, anak-anaknya baru berani keluar.

Ke-14 dari mereka.

Ia tidak dapat berburu sendiri dan harus bergantung pada kawanannya

untuk membawakan daging yang ia butuhkan agar susunya tetap mengalir.

Tapi pekerjaan rumahnya tiada henti.

Menyapu sarang…

caplak dan kutu yang bersarang tiga minggu…

mendarat kembali ke tempat asal mereka.

Kawanannya berpatroli…

tanpa pemimpin mereka.

Dan banjir memperlambat mereka.

Lechwe.

Satu saja sudah cukup untuk memberi makan seluruh kawanan.

Dengan kuku yang terentang dan kaki yang kuat,

mereka dapat menerjang banjir.

Tanpa arahan dari sang alfa,

kawanan mengikuti mereka sampai ke air yang lebih dalam.

Usaha yang sia-sia.

Kemudian…

ada impala yang sendirian.

Ia tak memiliki kuku seperti dayung dan kaki panjang lechwe.

Mereka menghabiskannya dengan cepat untuk menghindari konflik dengan pesaing.

Kawanan sering mengincar hewan lemah atau terluka dalam grup,

mangsa yang lebih mudah,

dengan manfaat tambahan mengurangi penyakit dalam rombongan.

Para pemburu mengantarkan makanan mereka dengan cara yang paling aman.

Di dalam perut mereka.

Sampai anak-anak bisa berburu sendiri,

mereka harus makan dahulu.

Saling berbagi adalah prinsip utama dalam kawanan mereka.

Meski belajar untuk berbagi tidak datang dengan mudah.

Kembali ke sarang dengan daging pertama rasanya tak ada bandingannya.

Pada ketinggian air paling tinggi,

Okavango menjadi surga yang sebenarnya.

Hewan air dari sungai dan rawa di sekitarnya

menyebar ke padang rumput untuk bertelur.

Ranting dan pohon yang ditumbangkan oleh gajah

menciptakan tempat yang aman bagi anak-anak ikan.

Saat puncak banjir,

Delta meluas menjadi dua kali ukuran aslinya,

dan tempat yang tinggi dan kering menjadi tempat yang didambakan.

Pohon ara air menyediakan sarang yang sempurna

bagi berbagai burung pemakan ikan yang menakjubkan.

Bagi keluarga-keluarga ini, itu bukan soal lokasi membuat sarangnya.

Tapi bahan pembuat sarangnya.

Hanya bahan pembuat sarang terbaik yang akan dipakai.

Jika mereka tak menemukan bahan yang tepat yang dicari…

mereka mencuri dari tetangga.

Mereka selalu bisa mencurinya kembali.

Akhirnya,

sarang yang siap menampung harta mereka yang paling berharga.

Diputar dengan lembut…

dan terlindung dari terik matahari.

Kulit telur? Cangkang siput?

Ia ayah pemula.

Semua berlomba untuk membesarkan anak mereka

sebelum banjir surut…

dan sarang kehilangan pelindung pulau mereka.

Singa betina sudah berusaha membunuh mangsa.

Dalam kondisi lebih kering,

reedbuck atau lechwe biasanya mangsa mudah.

Tapi tidak saat banjir, tidak saat sendiri.

Dan ia punya pesaing.

Saatnya untuk mengusir pesaingnya.

Itu murni intimidasi. Ia tidak akan memakan bangkainya.

Kawanan itu akan bersikap bijak untuk tak menguji kesabarannya lagi.

Pada bulan September, suhu meningkat,

dan permukaan air mulai turun,

menyisakan kolam yang menyusut penuh dengan ikan.

Waktu yang tepat.

Burung dewasa mulai bekerja…

memberi makan monster kecil mereka yang berharga.

Kolam baru terbentuk setiap hari saat banjir surut.

Setiap burung memiliki teknik khusus

dalam memakai paruh khusus mereka.

Pelikan menyukai jaring ikan.

Pekakak pied

menggunakan teknik bom-menukik.

Bangau openbill menggunakan teknik mencabut siput yang cepat dan efisien.

Dan kuntul hitam yang cukup teatrikal

memakai sayapnya untuk meniru tempat teduh di mana ikan suka bersembunyi.

Hebat.

Teknik yang berbeda dengan satu tujuan.

Untuk membangun kekuatan anak mereka secepat mungkin.

Anak pelikan adalah yang paling rakus.

Mereka membutuhkan makan hingga 30 kali sehari.

Semua burung dewasa yang tak kenal lelah tahu

prinsip panduan kehidupan keluarga di Delta.

Makin kuat anak mereka, makin besar peluang untuk bertahan hidup.

Saat banjir surut

dan gurun makin memanas,

tempat berburu mengering,

mengalihkan keseimbangan kekuatan kembali ke predator.

Tapi sendirian,

tingkat keberhasilan membunuh dari singa betina masih rendah.

Ia makin lemah dari hari ke hari.

Masalah makin rumit,

ia sedang dalam masa berahi.

Aromanya akan tercium oleh singa mana pun di daerah itu.

Termasuk singa yang paling ingin ia hindari.

Para pejantan muda yang menghancurkan keluarganya.

Tapi dengan terbukanya tempat berburu,

pejantan lain yang lebih besar mendatangi daerah itu.

Surainya yang gelap dan aumannya yang dalam

adalah tanda-tanda bahwa ia sedang berada di masa jayanya.

Itu berisiko.

Комментарии

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left