The Big Show Show

The Big Show Show

Скачать Indonesian субтитры

Сезон 1

Информация о релизе

The Big Show Show S01 NF WEB-DL Complete
Комментарий от Putra14
Netflix Retail.

Теги

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
Опубликовано: 2020-04-06
Загрузки: 11
Для слабослышащих: No

Предпросмотр субтитров (Indonesian)

Первые 200 строк.

SERIAL NETFLIX ORIGINAL

Maka aku menamai pudel kedelapan-ku dengan nama suami keempat.

Baguslah, Dorothy.

Tetapi bunyi "ting" berarti tanda sabuk pengaman mati,

bukan saatnya berbagi.

Tidak bagiku!

Jadi, kenapa kau pergi ke Tampa, Lola?

Aku pindah ke sana untuk tinggal bersama ayahku.

Dia sudah pensiun.

Apa pekerjaannya?

Dia semacam penghibur.

Seperti Celine Dion?

Lihatlah!

Big Show merebut gelar AS!

Ya, seperti Celine Dion.

Tapi, Celine Dion yang makan semua sajian prasmanan Vegas.

Setelah ayahmu pensiun, apa yang dia lakukan?

Kurasa dia punya banyak kesibukan.

Selesai, ya!

Ayah, ini bukan kepangan Prancis.

Astaga, aku tak tahu kenapa ini sulit.

Rambutmu bermasalah.

Dahulu aku selalu mengepang rambut Mick Foley.

Dia menyukainya.

Biar kuulangi lagi.

Jangan bandingkan aku dengan Mick Foley.

Selamat pagi. Bagaimana Big Show-ku?

Dan si kecil Show-ku...

Jadi,

aku berjoging ria tadi pagi,

dan berusaha melewati jalur lantatur Starbucks lagi.

Aku berdebat sengit dengan manajernya.

Singkat cerita, kami dilarang ke Starbuck itu lagi.

Tetapi itu tempat favoritku!

Mereka menyelundupkan cake pops sisa untukku.

Jika kau mau pergi ke sana, kau harus menyamar.

Lihat aku.

Aku bisa menyamar sebagai apa?

Shrek? Hulk? Kool-Aid Man? Kentang raksasa?

Bisa kulakukan seharian.

Kita nanti melewati Starbucks.

Aku tak bisa ikut menjemput Lola di bandara bersamamu.

Tidak! Kau harus ikut!

Lola tak cuma datang. Dia pindah ke sini.

Semuanya harus sempurna.

Memang begitu. Jangan khawatir.

Cukup kau yang pergi menjemputnya.

Tidak! Aku membutuhkanmu.

Kau membuatku tampak berkelas.

Kau mencegahku pakai celana pendek saat menikah.

Kecuali saat resepsi.

Maaf, aku tak bisa ikut. Aku punya alasan kuat.

Aku akhirnya mendapat daftar Litman.

Rumah tempat wanita tua itu meninggal? Bukannya angker?

Itu cuma mitos yang ternyata benar.

Tak ada yang bisa menjual rumah itu.

Jika kujual, wajahku akan terpajang di bangku bus.

Wajahku sudah terpampang di bangku bus.

Menyebalkan. Diduduki seharian.

ADB. Aduh, Diduduki Bokong.

Boleh aku ikut ke bandara? Aku suka bau bahan bakar jet di pagi hari.

Tidak, JJ. Kau harus ke sekolah.

Aku cuma tak sabar bertemu kakakku.

Apa maksudmu?

Kau sudah punya kakak. Akulah orangnya!

Astaga, aku kehilangan identitas.

Semuanya, SAT adalah masalah serius.

SAT?

Sindrom Anak Tengah.

Itu sungguh mengganggu salah satu dari tiga anak

di rumah dengan tiga anak.

Baik, kurasa kau agak dramatis.

Dramatis?

Aku tidak bersikap dramatis.

Kalian semua berpikir aku begitu?

Katakan sekarang, atau aku akan kabur selamanya.

Diamlah dan lihat apa itu cuma gertakan.

Tinggal beberapa menit sebelum sekolah.

Aku tahu siapa yang akan menghiburmu jika kau mau, Dokter Mandy.

Sungguh? Masih sempat?

Akan kita sempatkan.

Dokter, kondisi pasien kita sangat gawat!

Kau cuma memberinya satu dosis, 'kan?

Beri aku permen lagi!

Lari! Itu JJ raksasa!

Beri aku permen lagi!

Beri aku permen lagi!

Permen!

Baik, ini hari penting.

Beri tahu Mandy dia sekamar dengan JJ,

dan kamarnya untuk Lola.

Haruskah begitu? Dia menakutkan.

Terutama saat dia diam.

Ayolah, aku tak takut praremaja. Aku cuma takut dua hal,

yaitu maskot dan belanja celana jin di Banana Republic.

Hei, ada apa?

Mandy!

Ibumu mau bicara.

Itu jelas bohong.

Baiklah.

Aku ayahmu dan ucapanku tegas. Lola akan memakai kamarmu.

Karena Lola cuma ingin berlibur musim panas bersama.

Karena kami sudah berjanji dia akan punya kamar sendiri?

Diskusi bagus, Sayang. Aku menyayangimu!

Aku tak kuat melihatnya.

Dia menghancurkanmu.

Mau kupeluk?

Ya, tolong.

Aku kenal bersin itu.

JJ!

Hei, Ayah.

Sebelum Ayah marah, dengarkan aku.

Aku tak punya apa-apa.

Aku cuma mau ikut menjemput Lola.

Ya ampun, JJ! Kau manis sekali!

Kau tak boleh bereaksi sendiri.

Dan tak boleh bolos sekolah.

Kau dalam masalah besar, Nak.

Aku membawa meriam konfeti.

Masalahmu sudah berkurang, Nak. Ayo!

SELAMAT DATANG DI TAMPA

Kau pria pegulat itu.

John Cena.

John Cena? Apa aku mirip pria yang bangun

dua kali semalam demi pelembap?

Bung, dia The Big Show.

Ya, aku penggemar beratmu!

Petugas Lance Johnson.

Boleh aku minta paraf?

Hentikan, Johnson. Ayahku orang sibuk.

Tidak.

Dengan senang hati. Akan kulakukan apa pun demi polisi.

Apa pun?

Ya, ibuku mendapatkan pekerjaan bagus, dan pindah ke Belgia.

Jadi, dia bekerja di industri wafel?

Kurasa bukan itu. Tapi kuharap begitu.

Makanya aku pindah kemari. Untuk tinggal bersama ayahku,

ibu tiri dan adik tiri.

Itu perubahan besar.

Sebenarnya aku sangat senang.

Cuacanya bagus sekali. Ayahku bilang aku punya kamar sendiri.

Ada tim hoki cewek di sekolah baru.

Kau bermain hoki?

Dorothy, aku dari Minnesota.

Kami belajar hoki sebelum matematika.

Jadi, apa ayahmu menjemputmu?

Tidak, aku pesan Uber saja. Tak perlu dijemput.

Lagi pula dia pasti membuat banyak...

Ayah?

Hai, Sayang.

Kejutan.

Ada apa ini?

Lalu kenapa itu terjadi?

Dia mau digendong seperti bayi. Terkadang ada penggemar begitu.

Aku memang polisi, namun tak pernah merasa aman begini.

Selamat datang di Tampa, Lola!

Hei, JJ!

Lola, hai!

- Kau memotong rambutmu. - Cassy!

Kau menyadarinya.

Aku juga menyadarinya.

Rambutmu tampak lebih bulat dan lebat.

Lupakan yang tadi. Karena aku berbohong.

Di mana tasmu?

Maskapai menghilangkannya.

Pria di konter bilang tasnya akan diantar hari ini.

Dia menulisnya dalam tanda kutip dan langsung menertawakanku,

lalu berkata, "Makanya aku tak terbang."

Itu maskapai penerbangan, 'kan?

Jangan biarkan aku bahas makanannya.

Jangan cemas. Kupinjamkan piamaku.

Terima kasih!

Tetapi pertama, aku ingin lihat kamar baruku.

Itu kisah menarik.

Kau sedang aksi duduk?

Benar.

Seperti pahlawanku: RBG, AOC, dan Leslie Knope.

Lagi-lagi tokoh fiktif.

Aku menggunakan hakku untuk memprotes penindasan.

Dalam hal ini, Ayah.

Hei, Lola. Senang sekali kau datang. Aku suka rambutmu.

Terima kasih. Aku suka aksi dudukmu.

Ini biasa saja.

Tunggu sampai kau melihat rencanaku.

Revolusi ini tak akan disiarkan di TV, tapi lewat internet.

Hai, Semuanya!

Ibu, Ayah,

rekaman ini untuk pengadilan jika aku bercerai dari kalian.

Aku mungkin akan menang Oscar, dan tak akan berterima kasih pada kalian.

Kau harus berterima kasih atau dihukum.

Tunggu, kenapa aku? Ini cuma khayalan.

Lola boleh tidur sekamar denganku. Pasti seru.

Sekadar informasi, aku tidur berjalan, berbicara, dan makan.

Jika aku minum jus setelah jam tujuh, bersiaplah aku mengompol.

Aku menjanjikanmu kamar sendiri. Aku akan tepati,

tapi mau sekamar dengan JJ dahulu?

Kurasa aku tak punya pilihan.

Apa kau pernah tidur nyenyak?

Ya, saat aku mati.

Kita selalu berisik, Sobat.

Комментарии

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left