Emily in Paris

Emily in Paris

Скачать Indonesian субтитры

Сезон 1

Информация о релизе

Emily in Paris S01 NF WEB-DL Complete
Комментарий от Putra14
Netflix Retail.

Теги

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
Опубликовано: 2020-10-02
Загрузки: 73
Для слабослышащих: No

Предпросмотр субтитров (Indonesian)

Первые 200 строк.

SERIAL NETFLIX ORIGINAL

CHICAGO, ILLINOIS

Lari selesai.

Bagus, Emily.

Delapan koma lima kilometer. Empat puluh satu menit.

Itu 18 detik lebih cepat dari kemarin.

Usaha yang bagus.

- Madeline, kau ada di AdWeek. - Apa? Di mana?

Di bagian Movers and Shakers.

"Gilbert Group dari Chicago perluas investasi internasional

dengan akuisisi perusahaan pemasaran mewah Prancis, Savoir.

Senior Gilbert Group, Madeline Wheeler,

dijadikan direktur pemasaran firma Franco!"

Ya! Aku mau buktikan gelar Master bahasa Prancis tak sia-sia.

Ini akan jadi hal luar biasa untukmu.

Aku bermimpi pindah ke Paris selamanya.

Pria Prancis suka wanita yang lebih tua.

Presidennya muda dan seksi, dia menikahi gurunya.

Aku kirim surel pendapatku soal presentasi obat baru IBS.

Menambah meditasi dalam pengobatan adalah inisiatif sosial.

Jika suka, sampaikanlah nanti. Untuk kegiatan terakhir.

Aku mau kau saja.

Serius?

Ya. Klien harus mulai nyaman denganmu.

Aku tak mau melangkahi.

Tidak, kau siap menggantikanku, paham?

Ini kesempatan bagi kita. Kemari, coba ini.

Apa itu?

De L'Heure.

Ini parfum terbaru dari Maison Lavaux.

Aku akan tangani akun mereka di Paris. Bagaimana?

Seperti memakai puisi.

Aku akan pakai itu.

Aromanya sangat… Apa menurutmu aromanya aneh?

Tidak, aroma bunga.

Tetapi…

Aku akan muntah.

- Hai, Sayang! - Hei.

- Ya! - Apa yang terjadi?

Bote baru buat home run hebat saat sisa dua out di inning sembilan.

- Astaga! - Ya!

Ya! Cubs akan maju ke babak playoff, Sayang!

- Bisa minta dua bir? - Anggur putih.

- Apa pun yang dari Prancis. - Ya.

Ada kabar gila.

Madeline hamil.

Madeline?

Bosmu Madeline?

- Dia terlalu tua untuk hamil. - Itu pun anggapannya.

Sampai dia mual saat menghirup parfum yang mau dipromosikan.

Dia temui dokter sore ini.

- Jadi, siapa ayahnya? - Ada beberapa kandidat,

- dia sering berhubungan seks. - Hei.

Hebat, Madeline.

Karena kini dia hamil, dia memutuskan tak akan bekerja di Paris.

Kau batal dipromosikan?

Tidak juga. Mereka tetap butuh perwakilan.

Semacam pengamat dari Amerika untuk membantu transisi.

Jadi, mereka menawariku pekerjaan itu.

Selama setahun.

Apa? Di Paris?

Jika kuterima, aku akan jadi manajer merek senior saat kembali.

Apartemennya sudah disiapkan

dan ada bonus relokasi.

Untuk bahas lebih lanjut,

kubuat lembar kerja untuk tahun depan.

Pekan saat kau bisa mengunjungi Paris,

tanggal lowong untuk ke Chicago.

Menghitung cuti liburan dan sakit.

Tunggu.

Kau serius?

Aku tahu ini gila,

tetapi kapan ada kesempatan seperti ini?

- Ini akan jadi petualangan. - Setahuku,

kau tak berbahasa Prancis.

Pura-pura sampai berhasil.

Kau terlihat cemas.

Aku tidak cemas. Orang Prancis yang harus cemas.

- Emily Cooper? - Ya.

Hai, aku Gilles Dufour, dari agensi sewa.

Aku bawa kuncimu.

Apartemen 501.

Hai.

Gedungnya sangat tua.

Tak ada liftnya.

Baiklah.

Ini menawan.

Ini tempatnya?

Ada di lantai lima.

Ini lantai empat.

Aku menenteng tas ini lima lantai, ini lantai lima.

Di Prancis, pertama lantai dasar,

lalu lantai pertama, kedua, dan seterusnya.

Itu aneh.

Ini chambre de bonne- mu yang indah.

Chambre de apa?

Artinya kamar untuk pembantu.

Dua lantai teratas biasanya untuk pelayan.

Kecil, tetapi pemandangannya…

Astaga, aku seperti Nicole Kidman di MouIin Rouge!.

Seluruh Paris jadi pemandanganmu.

Ada kafe indah di bawah.

Temanku adalah manajernya.

Apa bagus?

- Bagus. Luar biasa. - Hebat.

Apa kau lapar?

Kau mau kopi atau sesuatu?

Aku harus ke kantorku.

Mungkin kau mau minum malam ini?

Aku punya pacar.

- Di Paris? - Di Chicago.

Jadi, kau tak punya pacar di Paris.

- Boleh minta kunciku? - Ya.

Nomor teleponku ada di kartu jika butuh aku atau berubah pikiran.

Tidak akan.

- Sampai jumpa. - Ya.

48 PENGIKUT #RUANGANDENGANPEMANDANGAN

Hai! Halo.

Bonjour. Aku Emily Cooper dari Grup Gilbert di Chicago.

Siapa? Maaf, aku tidak mengerti.

Aku akan bekerja di kantor ini.

Ada Gadis Amerika.

Kukira kau akan tiba besok.

Bagaimana perjalananmu kemari? Apartemen baru dan semuanya?

Aku tak mengerti.

Katanya orang Amerika yang kemari bisa bahasa Prancis.

Itu Madeline.

Jadi, kau bukan Madeline.

Aku Emily, Emily Cooper. Aku sangat senang berada di sini.

Sayang sekali.

- Maaf? - Kau tak bisa bahasa Prancis.

Itu masalah.

Aku akan ikut kelas, tapi aku sudah bisa sedikit.

Mungkin lebih baik tak mencoba.

Paul.

Perkenalkan Emily,

gadis Amerika yang bekerja dengan kita.

Ini Tuan Brossard, dia pendiri Savoir.

- Emily Cooper. - Halo.

Senang bertemu denganmu, Tn. Brossard.

Senang jumpa. Selamat datang di Paris.

Jadi, kau mau mengajari orang Prancis soal trik Amerika?

Kita akan saling belajar banyak.

Tetapi pengalamanmu bukan dengan mode

- dan merek mewah. - Benar.

Aku sering mempromosikan obat-obatan dan tempat perawatan geriatrik.

Di Chicago.

Ya. Maksudku, oui.

Aku pernah ke Chicago

dan aku makan deep dish pizza.

Itu makanan khas kami.

Kami bangga soal itu.

Itu dégueulasse. Apa istilahnya?

Menjijikkan.

Seperti quiche terbuat dari semen.

Tidak, itu pasti di Lou Malnati's.

Warganya sangat gemuk.

Kenapa semuanya gemuk?

Mungkin dari makanan menjijikkan.

Ya, kami kena epidemi obesitas.

Merck salah satu klien terbesar kami.

Merck buat obat diabetes yang kami pasarkan.

Penjualan naik 63 persen.

Jadi, kalian menciptakan penyakitnya, mengobati,

lalu memasarkan obatnya.

- Ya… - Mungkin berhentilah makan.

- Itu tak menguntungkan. - Benar.

Rokok menyebabkan diabetes dan kanker.

Ya. Merokok itu menyenangkan.

Tanpa kesenangan, siapa kita?

Orang Jerman?

Tepat sekali.

Semua merek yang kami pasarkan, dari parfum, konyak, hingga adibusana,

semuanya berkaitan dengan kecantikan dan kemurnian.

Mungkin kau harus belajar sesuatu dari kami,

tapi aku tak yakin kami harus belajar banyak darimu.

Aku dikirim ke sini karena suatu alasan,

jika tak keberatan, aku ingin berbagi ide tentang strategi media sosialmu.

Maksudmu Twitter dan Snapchat?

Ya! Juga Instagram.

Tentu saja.

Pertama, maafkan aku karena berbahasa Inggris.

Aku pakai Rosetta Stone di pesawat, tapi belum mahir.

Patricia tak bisa bahasa Inggris.

Silakan lanjutkan.

Bagi yang belum pernah bertemu, aku Emily Cooper,

aku sangat senang berada di Paris.

Aku tak sabar untuk mengenal kalian semua

dan kalian juga bisa mengenalku.

Namamu, Tuan?

Namaku Luc.

Ya, Luc.

Kenapa kau berteriak?

Maaf.

Perusahaan kalian bekerja dengan merek-merek mewah terbesar,

dari Chanel ke YSL.

Itu membuat Savoir, perusahaan kalian, atau perusahaan kita, merek itu sendiri.

Untuk bangun merek,

buat partisipasi berarti di media sosial.

Siapa penanggung jawab media sosialnya?

More Indonesian subtitles for Emily in Paris

Комментарии

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left