Первые 200 строк.
Sebelumnya di Bosch: Legasi...
Klienku, Raul Arraya.
Suatu hari nanti, anak-anak ini akan mengunjungimu.
Beberapa bulan lalu, jenazah Carl Rogers dan Glenn Kading
ditemukan di sebuah peti kemas.
Kami ingin tahu apa yang kau dan Bosch lakukan di sana.
Harry Bosch.
Taruh panggilan pengadilan di meja, lalu kalian bisa pergi.
Tidak mungkin Matthew bicara dengan FBI.
Aku tahu pasti.
- Apa mesti kupecat? - Manfaatkan dia.
- Apa mau kalian? - Menurutmu, apa mau kami?
Kau ditahan atas pembunuhan Lexi Parks.
- David! - Hubungi Honey Chandler.
Mau beri tahu kau ada di mana dan dengan siapa?
James Allen. Dia bandarku.
- Ada apa? - Tak ada yang perlu dikhawatirkan.
- Bagaimana di CRU? - Suka.
Aku iri. Aku bosan sekali.
Ambil saja.
Jangan mengkhawatirkan goresan itu. Kami akan urus.
Uang jaminanmu kukirim ke mana?
Beri tahu kalau sudah siap. Aku akan ambil.
Maaf kau bermasalah di sini.
Kenapa terburu-buru?
Tenang. Aku tidak pindah jauh.
- Ini kesalahan. - Aku tahu kau berpikir begitu,
tapi ini kesalahanku.
Hanya saja... Maksudku, kenapa terburu-buru?
- Ini baru beberapa bulan. - Sudah waktunya. Aku butuh tempat sendiri.
Ayah, ini tempatmu. Aku menumpang.
Tidak. Ini rumahmu.
Jangan nakal. Jaga ayahmu.
- Aku mengkhawatirkanmu. - Aku mengkhawatirkanmu.
- Aku menyayangimu, Mads. - Aku menyayangimu.
Cepat pergi.
Ya, aku tahu. Tinggal kita berdua, Nak.
LEGASI
Kota West Hollywood mengutamakan keselamatan publik,
tanpa mengorbankan toleransi,
keragaman, kualitas hidup, atau keberlanjutan lingkungan.
Atas pertimbangan keamanan, Dewan Kota telah memutuskan untuk
membatalkan Karnaval Halloween 2021.
LEXI PARKS - ASISTEN MANAJER KOTA, WEST HOLLYWOOD
Melindungi keselamatan dan kesehatan publik sangat penting.
Kami berharap bisa menghadirkan kembali acara yang semarak ini tahun depan.
Bagaimana Lexi di kantor?
Orang suka meremehkannya karena dia cantik dan mungil,
tapi semua pekerjaannya beres.
Apa dia punya musuh?
Hanya pemilih yang tidak puas.
Tak ada yang dia khawatirkan. Tak ada gunanya membunuhnya.
Chandler.
Jalanku buntu dengan saksi alibiku, James Allen.
Tak bisa dihubungi?
Kuhubungi, tapi tak dijawab. Pesan suaranya penuh.
Dia bandar. Mungkin pelaku kejahatan.
Untuk perihal itu, Mo kusuruh mencari informasi.
Dia menemukan nomor penahanan dari penangkapan lamanya.
Kirim. Kucarikan alamat terakhirnya.
Baik. Terima kasih, Harry.
- Soal pertemuan dengan klienmu? - Sedang kuusahakan.
- Bosch, ada waktu? - Apa aku perlu pengacara?
Mungkin, jika tidak ikut aku sekarang juga. Ayo.
- Ini soal apa? - Sersan ingin bicara denganmu.
- Soal apa? - Tidak bilang.
Apa aku dalam masalah?
Ayo cari tahu.
- Petugas Bosch. - Sersan.
Gelangnya kau dapatkan.
- Detektif perampokan terkesan. - Terima kasih.
Vasquez juga memujimu terus.
- Mungkin aku agak berlebihan. - Ada lowongan di unit kami
dan aku sudah lama mencari orang yang tepat.
- Sungguh? - Tertarik?
- Apa aku dan Vasquez akan jadi rekan? - Sialnya dia yang terpilih.
Ada yang harus melindungi warga dari polisi yang gila.
Boleh kupikirkan?
Kau bilang dia ingin cepat-cepat bekerja?
- Kukira begitu. - Itu memang benar.
- Cepat, cepat. Kapan bisa mulai? - Selamat bergabung di tim.
Dia berusia 19 tahun, sangat ketakutan.
Aku kenal orang tuanya dan bekerja pro bono.
Dia hanya kena pelanggaran ringan atas kepemilikan narkoba
dan David ikut program rehabilitasi.
Hidupnya berubah drastis.
Kupikir begitu.
Sekarang, semua ini. Benar-benar buruk.
Apa lagi yang membuatmu sulit tidur?
Suatu malam di kelas meditasi...
Bagaimana kelas meditasinya?
- Kurasa membantu. - Teruskan.
Kulihat ada yang memperhatikanku, lalu menghampiriku, berbasa-basi.
Memperkenalkan diri.
- Dia menggodamu? - Entahlah.
Mungkin sedikit.
Bagaimana perasaanmu?
Kesal. Marah.
Lanjutkan.
Aku suka tempat itu. Mungkin ingin kembali.
Aku seharusnya tak perlu menghadapi...
- Menghadapi apa? - Perhatian, godaan.
Pendekatannya, apa pun itu.
Mungkin dia hanya ingin mengobrol.
Kenapa berkata begitu?
Jangan meramal hasilnya.
Tidak, terima kasih. Tak tertarik.
- Dengan dia atau secara umum? - Keduanya.
- Itu sebaiknya kita bahas. - Tidak, kau saja yang bahas.
Halo. Maaf mengganggu.
- Aku mencari James Allen. - Kau siapa?
Namaku Harry Bosch. Aku detektif swasta.
- Kau Nyonya... - Allen, saudarinya.
Aku ingin tanya beberapa hal.
Dia ada di rumah?
James sudah mati.
Astaga. Aku turut berdukacita.
Kapan ini terjadi?
Kurasa beberapa hari yang lalu.
Dua detektif datang ke rumah tadi malam.
Katanya mayatnya ditemukan di sebuah gang di Hollywood.
Mereka tidak tahu sudah berapa lama di sana.
- Mereka tahu apa yang terjadi? - Mungkin, overdosis.
Tak mengejutkan, mengingat gaya hidupnya.
Detektifnya meninggalkan kartu nama?
- Ada di dalam. Sebentar. - Terima kasih.
Chandler? Bosch. Hubungi aku.
Tn. Arraya saat ini dipenjara di sini, di Terminal Island.
- Blok D. Sama denganmu. - Kebetulan sekali.
Suatu hari nanti, anak-anak ini akan mengunjungimu.
Kenapa begitu?
Raul berutang budi kepadaku.
Tak lama setelah Willy Datz dibunuh, kau bertemu dengan Honey Chandler.
Percakapan itu juga direkam?
Tentu tidak. Itu kerahasiaan pengacara-klien.
Kalian selalu mengikuti aturan.
- Dia minta balas budi? - Ya. Dia menyelamatkan hidupmu.
- Utangnya cukup besar. - Kuberi tahu satu hal.
Itu hanya gertakan.
Dia menggertak Datz.
Datz menunjuk Rusia, sehingga terbunuh.
Kau tak menyuruh anak buahmu menyerangnya?
Tidak perlu. Antek Rusia menusuknya di kamar mandi.
- Ruang berkumpul? - Bukan anak buahmu.
Pertanyaan sudah dijawab.
Saat Chandler datang menemuimu, apa yang dia bicarakan?
- Kebanyakan kau. - Aku?
Kalian, FBI.
Bahwa kalian mengganggu bisnisnya, menuduhnya terkait Datz,
menyuruh membunuh, konspirasi, atau omong kosong lainnya.
Dia bahkan ingin tahu apa aku terkait kematian Datz.
Seperti aku berinisiatif sendiri
dan bertindak untuk...
- Membayar utang. - Kau lakukan?
Bagian mana dari "tak berkhianat" yang tak kalian pahami?
PESTA ULANG TAHUN KEJUTAN UNTUK MARTIN ROSE
AKAN HADIR
- Dor! Kita sudah masuk. - Begitu saja?
- Kita masuk ke ponselnya. - Dia tak akan tahu?
Kau harus jadi aku agar tahu. Ini tak terdeteksi.
Kita bisa akses sepenuhnya?
Surel, pesan teks, panggilan.
Kau memang genius.
Bu, Sonny Rollins baru genius.
Aku hanya peretas biasa yang ingin hasil yang baik.
Aloha.
Terima kasih sudah datang.
Terima kasih sudah membayar tagihanku.
Pasti.
Aku hanya ingin tahu kabar Maddie.
Kabarnya sangat baik.
Aksi gelang curian itu?
Katanya, dia gigih, ulet. Seperti ayahnya.
- Aksi gelang? - Apa? Dia tak beri tahu?
- Kami berdua sibuk. - Benar.
Dia membuat orang yang tepat terkesan.
Anak baru sampai bisa dapat tempat di CRU, itu hebat.
- Sangat hebat. - Kau pasti bangga.
Sangat bangga.
Berapa jauh?
Delapan kilometer. Tidak sulit. Apa yang kau kerjakan?
Aku sedang mengerjakan pernyataan dampak kejahatan.
Bagaimana?
Sangat lambat.
Boleh kulihat?
Boleh. "Empat bulan lalu, hidupku berubah selamanya."
Awal yang bagus.
Kenapa ini perlu kubuat? Apa pentingnya?
Seharusnya bagus untukmu. Agar masalahnya cepat selesai.
Begitu kata ayahku.
Kau tak setuju?
Aku bisa bertahan. Dia akan dipenjara, itu saja yang penting.
Ini tak harus kau lakukan.
Terserah kepadamu.
Aku hanya ingin awal yang baru.
- Tahu apa yang kau butuhkan? - Apa?
- Apa yang kau lakukan? - Kelihatannya apa?
Membuat panekuk?
- Agar kau ceria. - Tidak usah.
Tidak mau panekuk?
No comments yet. Be the first to leave one.