Первые 181 строк.
Tahan teleponku.
Kau berharap aku bicara?
Aku takkan khianati Bumi, Kaisar Mutangua Muluttentakel!
Sakiti saja aku!
Aku sudah lihat semua mimpi buruk...
Sampah apa ini?
Tidak!
Astaga, Tim. Mereka tak akan membunuhmu.
Adikmu suka buncis. Benar, 'kan?
Kau menyukainya. Ya!
Makanlah.
Kau boleh main, namun makananmu harus habis.
Setuju?
Buat Ayah bangga, Timmy. Ayah bangga padamu.
Templeton.
Mereka hanya orang tua. Kau tipu saja.
Mudah bagimu. Kau suka buncis.
Serat tinggi dengan rasa rumput. Bagaimana tidak suka?
- Tunggu. Kau bisa makan buncisku. - Bisa.
Buncis enak.
- Bagaimana? - Apa untungnya bagiku?
Apa?
- Keadaan di sana baik? - Baik!
Aku mau memakannya, tapi secara gratis?
Apa ada yang membakar aturan bisnis?
Ini bukan bisnis. Kita keluarga. Seharusnya kita...
Kau salah. Aku hidup di pasar bebas.
Semuanya bisnis.
Quid pro quo . Kau harus balas perbuatanku. Kumakan sayurmu, kau berutang padaku.
Utang apa? Lihat nanti. Namun ketahuilah...
Aku akan menagih.
Baiklah. Setuju.
- Apa? - Kau mencoba membuatku tersedak?
Tumbuk itu.
- Piringnya boleh diambil? - Sebentar!
Ibu bawa kue kering jika sudah!
Tumbuk! Aku mau lembut dan cepat ada di popokku.
- Baiklah. Kuenya datang! - Ayo, tumbuk yang kencang!
Bagus.
Siapa anak-anak pintarku?
Kami mau main, tak melakukan hal aneh.
Aku sayang kalian!
Terima kasih.
Aku harus ke kantor.
Berarti sudah lunas?
Kau tak paham bisnis.
- Ikut denganku ke kantor. - Apa? Kenapa?
Karena kita keluarga.
Aku tak mau kakakku buta bisnis. Memalukan.
Pasti seru, aku janji.
Aku suka seru.
Apa masih ada kue gratis?
Kau sedang makan kue.
Aku anak-anak.
Ya, ada kue.
Kami perbarui dot transportasi.
Cara masih sama?
- Ya, kau isap. - Kau payah!
Halo, Perusahaan Bayi indah. Mari berbisnis.
- Pagi. - Hai.
- Pria keluarga. - Hei, BB!
Bayi Bos! Kunanti laporanmu.
- Di mejamu hari Jumat. - Bagus!
Mereka selalu ramah?
Bukan ramah, itu lingkar kesuksesan.
Katakan, apa yang kulakukan di sini?
Membuat bayi?
Itu tugas pabrik di bawah.
Aku memastikan dunia mencintai bayi.
Lebih daripada bayi hewan.
Bayi lebih dicintai 10 kali lipat.
Tahu kenapa?
Kau janji keseruan dan kue.
Dengar aku.
Itu karena hal yang kucoba sampaikan. Semuanya bisnis.
Perusahaan berikan keimutan yang diperlukan.
Balasannya, dunia berikan apa yang kita mau. Rasa sayang.
Kau hebat. Seharusnya kau memimpin Perusahaan Bayi.
- Kukatakan itu pada diriku setiap hari. - Bayi Bos!
Bayi CEO Sangat Gemuk.
Selamat pagi, Ketua!
Siapa yang merusaknya? Kau! Tos! Namun tidak, aku penting dan sibuk.
Bagus. Sudah selesai?
Tanya kenapa aku sibuk.
- Tidak. - Kenapa?
Karena ada masalah di lapangan. Yaitu apa?
Ya, tugasmu. Kuduga kerjamu buruk.
Hei! Adikku hebat dalam bisnis.
Itu benar. Kau bergabung dalam sebuah keluarga.
Apa hasilnya?
Baik-baik saja.
Bahasa tubuhku tak peduli.
Mau bawa bayi besarmu?
Baik. Jadi tampak lemah, namun terserah.
Kuhargai ceramahmu soal profesionalisme, namun dia benar.
Bisa tak pakai itu?
Lihat papan. Bayi makhluk paling dicinta
- di Bumi. - Ya, namun...
Magnus, perbesar itu.
Bayi CEO Sangat Gemuk mau gambarnya diperbesar!
Sudah. Lihat itu. Di kotamu.
Lingkungan tempat mereka tak cinta bayi,
juga tak tahan padanya.
Benci bayi? Sebab infiltrasi anak anjing?
Lebih buruk. Bayi nakal.
Namanya Scooter Buskie. Dia bayi terburuk di dunia.
Scooter Buskie!
Scooter Buskie!
Scooter Buskie!
Scooter, tidak!
- Diamkan bayimu! - Yang benar saja!
Apa yang salah dengan anak itu?
Seluruh lingkungan membencinya. Itu buruk untuk bisnis.
Bayi malang. Kita harus membantunya.
Baik sekali kau.
Akan kuurus si Scooter Buskie ini.
Ya, atau kubawa perkara ini ke bos-bosku.
Jajaran Direksi.
Lalu aku bisa memecatmu.
- Jelas, BB? - Ya.
Pak.
Kini kuisi popokku tanpa lepas kontak mata.
Cium itu!
Aku sayang kau! Tak terlalu.
Bayi CEO Sangat Gemuk tak sungguh menyayangimu.
Mau lakukan misi rahasia? Kau benar. Ini seru!
- Kini, mana kue gratisnya? - Nanti.
Ada bayi bermasalah. Waktunya hubungi tim lapangan.
Jimbo, si Otot.
Staci, si Takterduga.
Kembar Tiga. Mereka seringnya di kantor.
Ternyata kau di situ. Sayang, dia keluar lagi!
Maaf, semuanya. Kadang dia keluar.
Scooter Buskie adalah bayi sampah.
Mungkin salah paham.
Maaf. Aku tak sadar kakakmu seorang liberal.
Apa?
Kembar Tiga, aku butuh pengalihan dari departemen Litbang.
Kami membantu!
Jimbo, antar paketnya.
Apa itu, Sayang?
Kita dapat ayunan bayi.
- Model terbaru dari Jepang. - Jepang?
- Teknologi tercanggih. - Mewah!
Tanpa ada manual.
Kerja bagus.
Staci, atur pertemuan.
Kenapa kita berdiskusi begini?
Tugasmu mudah.
Kau sok imut, orang tua mengasuhmu.
Timbal balik.
Bagaimana kita ubah ini, Buskie? Katakan.
Dia bilang apa?
Perkara ibu kami. Kau tak perlu tahu.
Dia tak terselamatkan.
Kita minta saja penarikan ke Perusahaan Bayi.
Membawanya? Jangan. Kukira kita seharusnya membantu dia.
Aku suka solusi dan minimnya moral, namun dia benar.
Tak perlu tindakan drastis. Apa ajaranku?
Aku berutang? Aku malas seusai dijanjikan kue.
Semuanya bisnis. Kita hanya perlu tahu apa maunya.
Buskie, mari berbisnis.
Itu uang tunai, Maniak!
Mungkin yang ini di...
Penawaran akhir.
Sepatu perunggu, tiket Patty Feltmonster band,
dan kami beri boneka pribadi Jimbo.
Dokter Fluff-Bum akan selalu menyayangimu.
Seperti bicara dengan Korea Utara!
Pekerjaanku dipertaruhkan. Bantu aku!
Jangan peluk!
- Aku perlu... - Ya, ingat tuntutannya.
Mungkin tak semuanya soal bisnis.
Tutup mulutmu!
Jika bayi rewel, sesuatu mungkin ganggu dia.
Apa yang salah, Penggerutu? Sakit perut? Mengantuk?
Popok penuh?
Gaya bicara bayi itu hina.
- Aku tahu! - Apa?
Lihat benjolan di gusi? Giginya tumbuh.
Pantas bayi malang lekas marah.
No comments yet. Be the first to leave one.