Fantastic Fungi

Fantastic Fungi

Скачать Indonesian субтитры

Информация о релизе

Fantastic Fungi 2019 1080p WEBRip AAC2 0 x264-NOGRP
Комментарий от Putra14
Netflix Retail.

Теги

webrip
web
x264
BRip
1080
Опубликовано: 2021-07-28
Загрузки: 52
Для слабослышащих: No

Предпросмотр субтитров (Indonesian)

Первые 200 строк.

"Film ini untuk menghibur dan memberi informasi,

bukan saran medis. Konsultasikan kesehatan pribadi

dengan dokter Anda, atau sebelum memulai pengobatan."

Ada perasaan.

Impuls pengetahuan abadi.

Saat merasakan kesatuan…

kalian bersama kami.

Kami membawa kehidupan ke Bumi.

Kami tak terlihat,

tetapi kami berkembang di sekitar kalian.

Di mana-mana.

Dalam segala hal.

Bahkan di dalam diri kalian…

entah kalian memercayai kami atau tidak.

Dari napas pertama sampai terakhir kalian.

Di gelap dan terang.

Kami yang tertua dan termuda.

Kami yang terbesar dan terkecil.

Kami adalah kearifan miliaran tahun.

Kami adalah ciptaan.

Kami adalah kebangkitan, kutukan,

dan regenerasi.

Kami adalah

jamur.

Jamur sangat tersembunyi dan bisa menipu.

PAUL STAMETS PAKAR ILMU JAMUR

Mereka selalu bersembunyi dari Anda.

Kami ada di wilayah Agarikon sekarang.

Ada jamur tanduk rusa hidup di sini.

Selalu menarik dan menyenangkan berada di hutan tua,

tetapi tak selalu memuaskan dan menyelesaikan misi kami

untuk menemukan galur Agarikon baru.

Tetapi tetap saja,

ini lebih baik daripada di kantor.

Fungi adalah pengurai molekul utama alam.

Apa maksudnya? Jamur mengurai kayu.

Saya berbaring di hutan, belum melihat,

tetapi ada sepotong kayu tergeletak di tanah.

Jika saya terbaring mati di tanah,

fungi akan datang untuk mendaur ulang saya. Begitulah alam.

Jamur mewakili kelahiran kembali.

Peremajaan.

Regenerasi.

Fungi menciptakan tanah yang memberi kehidupan.

Tugas yang kami hadapi hari ini adalah memahami bahasa alam.

Misi saya adalah menemukan bahasa alam,

bahasa jamur yang berkomunikasi dengan ekosistem.

Dan saya percaya alam itu cerdas.

Fakta kita tak memiliki kemampuan bahasa untuk berkomunikasi dengan alam

tak membantah konsep bahwa alam itu cerdas.

Ia berbicara soal ketakcakapan komunikasi kita.

Jika kita tak bekerja lebih baik

dan memahami organisme yang menopang kita hari ini,

kita tak hanya akan menghancurkan organisme itu, tetapi juga diri sendiri.

Jamur tak seperti sayuran atau hewan, tetapi di antaranya.

EUGENIA BONE JURNALIS MAKANAN, PENULIS

Fungi adalah kerajaannya sendiri.

Ada lebih dari 1,5 juta spesies.

Itu enam kali lebih banyak daripada tanaman.

Dari semua spesies fungi, sekitar 20.000 menghasilkan jamur.

Dan jamur punya banyak keanekaragaman,

dari bentuk, ukuran, warna, dan gaya hidup.

Bahkan ada jamur bercahaya.

Banyak orang takut kepada jamur.

Orang mengasosiasikan jamur, fungi, dan cendawan

dengan kematian dan pembusukan, itu masuk akal.

Ada banyak ketakutan karena peran fungi dalam siklus kehidupan.

Mereka mengurai organisme mati

dan mendaur ulang semua nutrisi itu.

Mereka adalah akhir, tetapi mereka juga awal.

Begitu meneliti jamur, Anda akan makin tertarik.

Perbedaan penting antara tanaman dan fungi adalah

tanaman berevolusi untuk menarik perhatian.

Saat memerah, tomat berkata, "Hei, aku siap, petik aku."

Jamur tak peduli.

MICHAEL POLLAN PENULIS, JURNALIS

Mereka melakukan tugas mereka dan banyak yang bersembunyi.

Setiap mengambil jamur, Anda dihadapkan dengan dilema omnivora.

Apa saya cukup paham untuk makan ini? Haruskah saya memakannya?

Apa ini akan membunuhku?

Itu sebabnya orang takut kepada jamur

karena, ya, beberapa bisa membunuh Anda.

Ada beberapa yang menyerang hati atau ginjal Anda,

tetapi sejujurnya, beri di hutan juga bisa membunuh Anda.

Jadi, ini masalah pengetahuan jamur Anda.

Ada subkultur besar dari penggemar jamur, orang yang tertarik dengan jamur.

Mereka berburu dan makan jamur bersama.

Mereka pencari kesenangan dengan aspek ilmiah.

Seperti saya.

Ini tricholoma.

Grifola frondosa.

Ini cortinarius griseoluridus.

Agaricus bisporus.

Itu lumut cladonia.

Saya mulai menghadiri festival ini dan belajar lebih banyak.

Itu mengubah cara saya memandang segalanya.

Jamur sebenarnya adalah jendela

untuk saya memahami alam secara lebih dalam.

Jika kita tak punya fungi,

tanaman akan menumpuk dan merusak Bumi.

Fungi adalah kuncinya.

Fungi urai tanaman dan memberdayakannya untuk kehidupan tanaman dan hewan baru.

Fungi adalah saluran pencernaan hutan.

Salah satu gaya hidup fungi adalah pengurai,

yang disebut saprobes atau pembusuk jika Anda mau.

Ragi dan cendawan untuk membuat bir, anggur, serta keju adalah saprobes.

Cendawan dalam Gorgonzola dan Roquefort sebenarnya penisilin.

Bourbon adalah jagung fermentasi fungi.

Tetapi kemampuan untuk mengurai adalah bakat,

yang bisa dimanfaatkan untuk membantu kita mengatasi masalah kita, seperti polusi.

Pembusuk ini bisa mengurai apa pun yang alami.

Mereka berevolusi untuk itu, apa pun yang berbahan dasar hidrokarbon,

jadi itu termasuk tumpahan minyak.

Masalah polutan. Itu kebenarannya.

Saya bagian dari eksperimen ini.

Ada empat tumpukan yang penuh dengan limbah minyak bumi dan bensin.

Ada satu tumpukan kontrol, satu tumpukan diberikan enzim,

satu tumpukan dengan bakteri, dan punya kami disuntik spora jamur.

Fungi menyerap minyak.

Jadi, fungi itu menghasilkan enzim, peroksidase,

yang memutus ikatan karbon-hidrogen.

Ikatan yang sama yang menyatukan hidrokarbon.

Jadi, fungi dipenuhi dengan minyak.

Saat kami kembali, enam pekan kemudian, plastik itu disingkirkan.

Tumpukan lainnya mati, menghitam, dan bau.

Punya kami dipenuhi jamur tiram seberat ratusan kilogram.

Beberapa jamur sangat bahagia dan sangat besar,

menunjukkan nutrisi yang mereka dapatkan,

tetapi hal lain terjadi, yang merupakan pencerahan dalam hidup saya.

Mereka menghasilkan spora, spora menarik serangga.

Burung datang membawa benih dan tumpukan kami menjadi oasis kehidupan.

Jamur adalah tubuh buah dari fungi.

Jadi, jamur itu seperti apel.

Sebagian besar organisme tumbuh di bawah tanah

dan tersusun dari jejaring panjang ini.

Jejaring ini menumbuhkan sel satu per satu.

Mereka bercabang dan terus bercabang,

tumbuh ke segala arah, bahkan tiga dimensi.

Massa jejaring itu disebut miselium.

Batang jatuh ke tanah, Anda tarik ke atas dan ada miselium.

Ada di mana-mana.

Jaringan miselium lebih banyak daripada jalur saraf otak kita

dan bekerja dengan cara yang sama dengan elektrolit,

denyut listrik.

Mereka spesies paling umum di Bumi, mereka di mana-mana.

Untuk memberi gambaran berapa banyak fungi di hutan,

Anda melalui 482 km fungi…

SUZANNE SIMARD, PhD UNIVERSITAS BC

…setiap langkah yang Anda ambil, dan itu di seluruh dunia.

Dan mereka membentuk tautan besar ini, seperti jaring besar

yang tumbuh di seluruh hutan.

Miselium yang bisa tumbuh, bahkan hanya sebesar ini,

bisa memiliki triliunan ujung cabang.

Hampir semua orang tahu soal Internet.

Miselium punya desain jaringan yang sama.

Pohon berkomunikasi menggunakan miselium sebagai jalur.

Mereka menghubungkan satu pohon ke pohon lain.

Mereka menggunakan miselium untuk saling memberi makan.

Dengan kata lain, satu pohon bisa bertukar nutrisi dengan pohon lain

menggunakan miselium sebagai jalan.

Kita sering menganggap pengenalan kerabat sebagai perilaku hewan.

Kita mencintai bayi kita. Kita tahu itu milik kita dan kita menjaganya.

Kita tak pernah mengira tanaman bisa melakukan itu.

Kami menemukan dalam penelitian kami tanaman mengenali kerabat mereka sendiri.

Pohon-pohon induk mengenali kerabat mereka melalui jaringan mikoriza.

Pohon induk dan bibit saling kirim sinyal untuk berkomunikasi.

Saat mereka terhubung dan karbon bergerak di antara tanaman,

pohon menyokong yang lebih lemah.

Jika pohon induk tahu ada hama dan ia dalam bahaya,

ia akan meningkatkan lingkungan kompetitif terhadap bayinya,

jadi mereka beregenerasi lebih jauh.

Itu sesuatu yang ajaib,

dan ini tak bisa terjadi tanpa fungi.

Saya bukan pencinta pohon idealis super.

Jujur, saya kadang memeluk pohon,

tetapi dulu saya penebang kayu, pohon.

Hebat, sekali tebang, dua pohon jatuh.

Kami menebang pohon ini agar ia membusuk,

tetapi dengan tujuan.

Ini akan membusuk dengan jamur shitake medis yang lezat.

Ya!

September '74, Paul bekerja sebagai penebang di Darrington.

JOHN STAMETS SAUDARA PAUL

Saya mengunjunginya pada akhir pekan dan kami berjalan di hutan.

Saya mulai menunjukkan jamur kepadanya.

Dia bilang, "Apa itu?" Dia melihatnya untuk kali pertama.

Di ujung, ada yang berwarna ungu.

Saya belum pernah melihatnya. Itu seperti pencerahan besar.

Mengerti? Di sanalah awalnya.

Dia tak pernah berhenti.

Ini red-belted polypores tua.

Polyporus elegan.

Batangnya berbulu.

Jamur russula udang yang lezat,

dapat dimakan dan tumbuh di hutan tua ini.

Dalam sains, jarang ada amatir yang kuat.

Arti amatir adalah "kekasih", dan dia suka jamurnya.

Dia membuktikan amatir bisa melakukan riset penting yang amat kredibel.

Itu dulu, abad ke-19 penuh dengan naturalis amatir,

Darwin salah satunya.

More Indonesian subtitles for Fantastic Fungi

Комментарии

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left