Into the Night

Into the Night

Скачать Indonesian субтитры

Сезон 2

Информация о релизе

Into the Night S02 NF WEB-DL Complete
Комментарий от Putra14
Netflix Retail.

Теги

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
Опубликовано: 2021-09-08
Загрузки: 41
Для слабослышащих: No

Предпросмотр субтитров (Indonesian)

Первые 200 строк.

SERIAL NETFLIX

Dua kopi.

-Rehat sejenak? -Tidak, terlalu sibuk.

Silakan.

Siap memesan?

Aku mau wafel dengan karamel.

Kalian?

Kami tak punya menu.

Apa masalahnya?

Entah.

Jika tahu kau di sini...

Aku harus beri tahu dia

bahwa suaminya seorang pecundang.

Aku sungguh harus.

Namun, tidak. Aku tak mau menyakiti anak itu.

Kau baik sekali.

Putra kita...

butuh operasi.

-Biayanya 10.000 euro. -10.000 euro?

Ini eksperimen.

Kata saudaraku dia bisa bawa kita ke pengadilan.

Tak ada tunjangan anak, kado ulang tahun...

- Saat dia lahir aku... - "Saat dia lahir"?

Kau benar.

Aku tak bawa uang. Malam ini bisa? Di tempat yang sama?

Bagus.

Mainan yang lelah tertidur Begitu juga buku-buku

Ibu…

Kau suka lagu ini waktu kecil.

Bukan lagunya, tetapi nyanyianmu.

Siapa itu?

Tidurlah.

Dia beri tahu semua.

Hubunganmu, kehamilanmu…

Bahwa dia ingin itu diaborsi tetapi kau tolak.

"Itu"?

Jika putramu sakit, aku turut prihatin.

Namun, tak akan ada uang dari kami.

Ganggu kami lagi

dan hidupmu akan lebih buruk dari sebelumnya.

Tak apa, Sayang.

"Hari ke-32: Kehidupan di bungker mirip seperti di rumah."

"Kecuali di sini, kita bangun saat matahari terbenam."

"Kami mandi dan berpakaian."

"Ibu bilang kiamat bukan alasan untuk tak menggosok gigi."

"Lalu, kami sarapan. Para prajurit punya banyak makanan. "

"Aku suka mi dan hotdog."

"Ibu merindukan sayuran, tetapi aku tidak."

"Kemudian, saatnya pendidikan fisik."

"Pak Ayaz bilang berolahraga setiap hari itu penting."

"Setelah olahraga, semua orang bekerja."

"Beberapa bekerja dengan penyintas lain di seluruh dunia."

"Mereka coba menghentikan matahari jahat, tetapi belum berhasil."

"Yang lain memperbaiki mesin

yang memberi kita cahaya dan menjaga bungker tetap dingin."

"Tanpa mesin-mesin itu, di bawah sini akan seperti oven."

"Lab Pak Horst adalah ruangan favoritku."

"Dia menaruh tikus di luar untuk melihat apa mereka selamat dari matahari."

"Dia membayarku dua kotak cokelat untuk setiap tikus hidup."

-Apa katamu? -Apa?

Tikus membawa penyakit.

Pak Ayaz bilang, "Pengusaha temukan kebutuhan dan memenuhinya."

Baca terus.

"Dan aku satu-satunya orang di bumi

yang masih bersekolah."

"Jadi, aku menulis laporan, seperti ini,

atau aku tak bisa ikut olahraga. Tamat. "

-Bagus sekali. Bagus. -Apa itu?

-Ayo lihat! -Dominik, kembali!

Ayo, Ibu!

Jangan khawatir. Cuma prajurit yang merokok di kamar.

Mungkin saja.

Ini, Heremans. Di sebelah sana, ini!

Wah!

Beri mereka ruang.

Apa kata Kolonel soal mengambil helm itu?

Aku tak akan merusaknya.

-Hei. -Kolonel…

Apa masalahnya?

Dia.

Itu kecelakaan.

Dia cuma mencoba membantu.

Pangan kita habis!

Aku sedang memasak, dia tumpahkan minyak,

jadi aku ke sana agar tak membakar tempat ini.

-Ke ruangan penuh minyak goreng? -Aku bukan koki.

Kau bodoh!

Cukup!

Tak ada yang sempurna.

Sargento. Kau pun tidak.

Dominik?

Dominik?

Kau dalam asap ini?

-Tak apa. -Masuk ke kamarmu.

Ayo, sekarang!

Ada apa ini?

Aku lewatkan keseruannya!

Tidak semuanya terbakar.

Tetapi sebagian besarnya!

Sudah jadi sedikit karena mereka.

Heremans, jangan bicara lagi.

Tetapi dia benar.

Pangan berkurang, tak ada lagi yang bernutrisi di atas sana.

-Benih di Norwegia? -Kubah benih bawah tanah.

-Katamu terbang ke sana berisiko. -Ya.

-Ke sana lalu kembali. -Ya, tetapi itu sebelum ini.

Berapa lama menanam pangan?

-Lobak tiga minggu. -Lobak?

Lebih baik kelaparan!

Maka, lobak.

Diam!

Apa langkah pertama kita?

Bahan bakar jet, pasti di bawah tanah, seperti di Antwerp.

Ada truk bahan bakar di pangkalan militer itu.

Hei. Apa yang kau lakukan?

Truknya masih bisa jalan?

Bahan bakar kelas bawah. Matahari tak memengaruhinya.

Setidaknya, sebelumnya tidak.

Masih cukup gelap untuk memeriksa.

- Aku ikut. - Di sini dan awasi...

-Bahasa Inggris! -Akan kucari truknya.

Misi benih akan beranggotakan Kapten Markus,

Mathieu, dan dua pilot, untuk berjaga-jaga.

Jakub, mekanik kami, akan ikut,

juga Tn. Ayaz…

serta Duta Besar Bisset.

Kami tak berhak memutuskan?

Ini fasilitas militer di bawah komando militer.

-Kau mengancam? -Cuma beri fakta.

Fakta bahwa kau memutuskan semuanya?

Fakta bahwa kau dan anakmu makan lebih banyak, bekerja paling sedikit.

Dia anak kecil!

Atau fakta kalian semua penumpang adalah tamu tak diundang!

Ini fasilitas militer di bawah komando militer.

Saat perintah diberikan…

harus diikuti.

Jangan bicara, Sargento.

Horst akan ajari cara menanam benih di sini.

Duta Besar, aku ingin…

kau dan Mathieu memeriksa penyintas lainnya.

Lihat apa mereka terhubung dengan kosmonot.

Jika ya, dia akan menyampaikan komunikasi dari pesawatmu ke sini.

Jika tidak, kami akan tempatkan petugas radio malam selama kau pergi.

-Kosmonotnya masih hilang? -Sudah tiga hari.

Namun, sebelum semua itu…

ada satu hal penting yang harus kita dahulukan.

Apa itu?

Sarapan!

Aku akan segera pergi.

- Cari bahan bakar dahulu. - Mereka akan memeriksa depot besok.

Omong-omong, kau tahu aku akan menyesal pergi tanpa apa?

Kuharap bukan makanan ini. Aku tak yakin apa itu.

Tidak, bukan itu.

Aku tahu matahari mengisap semua nutrisi dari makanan di atas,

tetapi masih bisa dimakan, 'kan? Aku sangat ingin keripik.

Ines…

Jika aku pergi,

aku akan menyesal tak sempat melihatmu menjadi DJ.

Apa?

Kau bilang kita harus mengadakan pesta.

Aku akan menikmatinya sebelum pergi.

-Kita lihat saja. -Ya.

Ada kursi untukmu, Sayang.

Aku menyesal mengatakan benci dinas militer.

Lupakan mereka.

Dua tahun dikelilingi orang bodoh, dan sekarang ini!

Diam saja.

-Itu yang mereka inginkan. -Membuat mereka kesal tak membantu.

Seperti Terenzio.

- Ke pangkalan udara? - Aku mau memeriksa tangki.

Aku kembali malam ini.

Bagus.

Ini memberiku kesempatan untuk katakan...

jika kau menemukan jasad Terenzio...

Jalang sialan!

Untuk apa?

Mungkin dia ke pangkalan, pesawat. Siapa yang tahu?

Jika kau temukan,

kita harus atur berita. Dia salah satu dari mereka.

Kematiannya bukan salah kita.

Aku tahu itu.

Terakhir kali kami melihatnya, dia di gerbang.

Aku tahu.

- Mereka pikir dia berengsek. - Dia bajingan mereka.

Kita butuh banyak sekutu dari sini.

Terutama Kolonel Lom.

Satu hari memuat benih, lalu kita kembali.

Kau tampak senang akan pergi.

Zara, aku tak mau pergi,

tetapi ini akan lebih aman untuk semua orang, percayalah.

Aku bermimpi tentang Terenzio.

- Pasti mimpi buruk. - Dia mengetuk pintu bungker.

Mereka melarangku masuk.

Langkah cerdas.

Pernah bertanya-tanya di mana dia berakhir?

Di neraka.

Aku ingin bilang, tadi aku tak berniat begitu,

memerintah siapa pun.

Namun, kau begitu.

Aku akan mencari Dominik.

More Indonesian subtitles for Into the Night

Комментарии

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left