Первые 180 строк.
SERIAL NETFLIX ORIGINAL
DUA HARI KEMUDIAN...
Aku sungguh tak paham maksudmu, Pak.
Tidak, Pak, aku belum dengar apa-apa.
Andai aku punya informasi lebih.
Tidak, aku tak melihat hal aneh sore itu.
Pulang sekolah?
Aku mungkin sedang belajar.
Aku di rumah.
Perlu pengacara?
Kita sudah selesai?
Moe.
Hei, Sayang.
- Kau tak apa? - Ya.
Kau ingat sesuatu yang baru? Apa pun itu.
Hanya yang sudah kami katakan.
Kau ceritakan semua, 'kan?
Ya, tentu saja.
Pasti ada hal lain
karena kau muncul, lalu dia menghilang.
Aku paham kau khawatir. Kita semua khawatir.
Katanya dia tak tahu apa pun.
Maaf, aku hanya ingin tahu apa dia baik-baik saja.
Dia sudah menghilang selama dua hari.
Dia akan kembali.
Aku pernah kabur. Itu sebuah fase.
Jika kau kabur, Ibu bunuh.
Sial. Ibu harus kembali ke rumah sakit.
- Kau tak apa? - Ya, tak apa.
Semua akan baik-baik saja, Pak D, dia tak akan hamil.
Maksudku dia bisa, tapi tak akan.
Maksudku, dia gadis yang sangat pintar.
Kami mau berurine. Sampai jumpa di luar.
- Baiklah. - Maaf.
Kau memperburuk keadaan... Moe!
Sedang apa dia di sini?
Apa ini?
Astaga!
Dia cerita soal mobilnya?
Kita menenggelamkannya di danau!
Kita bisa lebih tenang.
- Ini. - Apa ini?
Kopi.
- Aku berbohong. Ini tequila. - Kau gila?
Ayolah, Tabi, kau dikenal suka berpesta.
Ya, tapi tak siang hari di kantor polisi.
Aku mencemaskanmu. Kau tak apa?
Seluruh hidupku menjadi kacau,
maka sebaiknya aku terima saja kekacauan ini.
Setidaknya kau tak dilaporkan sebagai remaja kabur.
Sungguh, di mana dia?
Sudah kutelepon, tapi langsung ke pesan suara.
Mungkin ponselnya mati.
Ya, kurasa dia tak ingin dilacak.
Jujur, aku sangat bangga dia memikirkan itu.
Bagaimana kita hubungi dia?
Kirim pesan langsung pada Sabine.
- Suruh Elodie menelepon ayahnya. - Cerdik.
Kau lebih suka kuberi tahu Pak D
dia pergi dengan bintang rock panseksual yang narsistik?
Baik, kau ada benarnya, tapi kini kita harus apa?
Sebaiknya kita bersikap normal.
Aku akan temui Noah di rumah Ravi.
Baiklah, tapi hal itu tak normal.
Dari mana saja kau?
Aku khawatir.
- Maaf, aku bekerja. - Kau tak terima pesanku?
Pertemuan dengan Simon berlangsung lama.
Itu aneh karena Simon bilang dia di Seattle.
- Bisa kujelaskan. - Tidak, biar kujelaskan.
Saat kau pergi entah ke mana,
aku di sini dengan putri kita yang diinterogasi.
- Hai. - Hei, Sayang.
Ada info lain soal temanmu?
Tidak.
Ada apa?
Ya, Whit, apa yang terjadi?
Lori, ayolah, bisa kujelaskan?
Jangan di sini.
Lakukan yang kalian mau. Aku akan pergi.
Tentu, Sayang.
Apa perlu begitu di hadapannya?
Di mana kau mempelajarinya?
Ibuku yang mengajariku.
Aku suka bagian itu.
Sudah ada liriknya?
Aku belum menyelesaikannya. Aku memikirkan sesuatu seperti...
Kau membuatku ingin menjadi Seseorang yang berarti
Aku tak pernah tahu apa yang lebih baik...
- Apa itu buruk? - Tidak.
Aku suka.
Teruskan.
Kau satu-satunya pemandu yang kulihat
Seolah aku mengemudi dalam kegelapan
Kau satu-satunya pemandu yang kulihat
Hei.
Pacarmu mengambil ukuleleku lagi.
Maksudmu kekasihku saat ini?
Terserah. Kita harus cek sistem suara.
Baiklah.
Kami sedang tur.
Jangan buat orang kesal dengan mencuri barang mereka.
Tidak, aku meminjamnya. Dia berengsek.
Ya, pria berengsek yang berbakat.
Ayo.
Kau urus suvenir malam ini.
Sebelumnya, Brian putus denganku, sekarang sahabatku menghilang.
Masa kelas 11-ku terkutuk.
Kau berteman dengan Ravi?
Aku mengajari adiknya bahasa Spanyol. Dia berlatih kata kerja di lantai atas.
Kau berteman dengan Ravi?
Kau di sini?
Kubilang aku akan datang.
- Tak kusangka kau akan datang. - Sampai jumpa.
Jadi, kita melakukan ini.
Kau tahu dunia telah menunggu Moah.
Terlalu jauh.
Sial, ini Moe Pacquiao.
Dia bersamaku.
Bukan mau melawan Brady lagi, 'kan?
Aku datang untuk mabuk, tapi bisa apa saja.
Apa?
Kenapa kau menatapku seperti itu?
Hanya mengagumi.
Kau tak menyukainya.
Tidak, aku suka.
Ibuku selalu bilang pria berkumis menyembunyikan sesuatu.
- Jadi, kau sembunyikan apa? - Bibir atasku?
Aku harus pergi.
Tidak. Kau harus tetap di sini.
Percayalah, aku tak mau pergi.
Aku tahu.
Jujur, orang tuaku terlalu memikirkan omong kosong mereka sendiri,
sampai tak peduli keberadaanku.
Apa artinya kau akan tinggal?
Tergantung. Kau punya makanan?
Bagaimana dengan Sriracha?
Di atas apa?
Hanya saus itu.
Menarik,
tapi aku punya ide lain.
Ayo.
- Benarkah? - Ya.
Hei!
Hei. Kau hebat malam ini.
Terima kasih. Bagaimana di sini?
Bagus. Hanya tersisa 15 kaus.
- Apa? Kau menjual banyak kaus? - Ya.
- Jadi manajer tur baru kami. - Ya?
Hai. Berapa harga pinnya?
Dua dolar.
Tapi...
gratis jika kuberikan padamu.
- Sempurna. - Terima kasih. Boleh berfoto?
Astaga. Tentu saja.
Manis sekali! Aku suka!
Astaga, tandai aku, akan kutaruh di ceritaku.
Terima kasih.
Sampai jumpa!
Jadi, memberi pin adalah ciri khasmu?
Tabs Foster bilang dia ingin kau menelepon ayahmu.
Aku di belakang panggung.
- Hei, Sabine. - Hei!
Hei! Apa kabar?
Ya! Siapa korbanku selanjutnya?
Aku mau pertandingan ulang.
Kau mau kalah lagi?
- Ada yang lihat Brady? - Katanya dia akan datang nanti.
Hei, kau tak apa?
Ya. Aku hanya mau...
Aku tak pandai matematika,
tapi rasio vodka dan kranberinya cukup besar.
Ada apa? Soal Ayahmu? Brady? Apa yang terjadi?
Aku datang ke sini untuk melupakan keduanya,
yang ternyata itu mustahil.
Maaf.
Aku berpikir untuk beri tahu teman-teman
perbuatan Brady ke Tabitha. Ungkap itu.
Apa? Tidak.
Noah, itu rahasia.
No comments yet. Be the first to leave one.