Первые 200 строк.
FILM NETFLIX ORIGINAL
Hai, namaku Willy Whistle.
Kau tahu Bambu Air? Di sanalah aku hidup.
Itu tempat terindah di dunia.
Selalu ada saja yang terjadi di sini.
Burung yang bermigrasi kembali ke sini di musim semi,
membangun sarang, dan segera setelah itu,
burung dan bebek kecil menetas, menciap-ciap dari telurnya.
Makhluk tepi danau bangun dari tidur musim dingin
saat katak, kadal air, kura-kura, dan ular air keluar dari persembunyian.
Kuncup mulai berkembang, kumbang dan serangga berdengung,
dan para penjaga Verdie terbang lagi naik burung penyanyi kepercayaan mereka.
Saat musim panas tiba,
berudu telah berubah menjadi katak dan makhluk kecil lain tumbuh lebih besar
sehingga cukup besar dan cukup kuat saat musim gugur.
Kami, penjaga Verdie, mengawasi para penghuni Bambu Air
dan mengusir penyusup sepanjang tahun.
Sayangnya, aku belum bisa menjadi penjaga, karena rambutku belum cokelat...
Lihat? Rambutku hijau seperti alang-alang,
seperti rumput.
Bukan, seperti bayam.
Teman-temanku sudah lama diberikan senjata dan burung,
dan bebas terbang sesuka hati mereka.
Namun, aku yakin suatu hari nanti, akan jadi penjaga,
penjaga paling berani dan terkenal.
Akhirnya, musim gugur tiba.
Sinar mentari mulai meredup,
cuaca makin dingin, dan alam siap untuk beristirahat.
Tak lama lagi, para penghuni Bambu Air
berpamitan untuk memulai tidur panjang musim dingin mereka.
Itu kepala penjaga Verdie, Barry Bladderwort.
Dia yang memimpin di sini.
Brigadir Bladderwort, ada utusan tiba.
Setahun berlalu, dan kita bertemu lagi.
Burung layang-layang telah memulai perjalanan ke Afrika.
Aku datang untuk mengatur persinggahan untuk kawanan domba.
Bambu Air terbuka untuk semua.
Apakah jumlah kalian banyak?
Tidak, hanya 5.000.
Berapa malam?
Dua. Mereka akan tiba sore nanti.
Mereka perlu istirahat dan makan sebelum perjalanan panjang ke selatan.
Kutunjukkan tempat menginapnya.
Bagi kami, 5.000 tamu tak disangka pun bukan masalah.
Ada banyak tempat di Bambu Air.
Temanku, Cinder, menetas tahun lalu, dan membuat sarang sendiri tahun ini.
Kuharap dia juga akan menemui kami.
Kapan mereka tiba di sini?
Tenang, Rory. Tak lama lagi.
Lihat awan hitam itu.
- Itu mereka. - Ayo temui mereka.
Jangan tinggalkan aku.
Maaf, Willy, kau tak bisa terbang selama rambutmu masih hijau.
Aku akan tetap bersamamu.
Jangan sedih. Nanti rambutmu juga akan cokelat.
Ayo, kita temui Kakek.
Aku yakin temanku, Cinder, akan mendarat di sana.
Itu mereka.
Cinder, senang bertemu denganmu.
Perkenalkan keluargaku.
Ini Cilla, istriku, dan ini anak-anakku.
Si kecil kenapa? Apa dia sakit?
Dia tak apa kemarin, tetapi dia lelah di perjalanan.
Mari kulihat, Nak.
Dia kurang sehat untuk terbang ke Afrika.
Tolong bantu kami.
Tak ada obat Verdie yang bisa obati penyakit ini.
Bukankah kau punya ramuan, Greyson?
Teman lamaku tinggal di balik bukit, di Danau Ripple,
dan dia membuat ramuan yang disebut ramuan seribu herba.
Membuat peminumnya lebih kuat. Mungkin bisa membantu.
Akan kuambilkan.
Minerva tak akan bicara dengan burung layang-layang asing.
Sayangnya, sayap tuaku terlalu lemah, jadi aku tak bisa ke sana.
Para Verdie juga tak boleh terbang ke balik bukit.
Ayo, Cinder, aku akan menemanimu ke sana.
Willy!
Itu melanggar peraturan Verdie. Rambutmu juga masih hijau.
Peraturan melarang Verdie rambut hijau terbang naik burung penyanyi,
bukan burung layang-layang.
Kau tetap tak boleh ke balik bukit.
Kita tak boleh biarkan Sooty kecil mati.
Danau Ripple itu rumah musuh kita, para angsa.
Berhati-hatilah di sana.
Aku akan menyamar.
Tenang, kami akan saling menjaga.
Bagus. Cepatlah pulang.
Indahnya.
Saat aku jadi penjaga Verdie, akan kuhabiskan waktuku terbang di langit.
Lihat, mereka besar sekali, Cinder.
Tidak ada Verdie hidup yang berani bicara dengan rusa, belum lagi babi hutan.
Besar sekali. Coba lebih rendah. Kita harus temukan Minerva.
Apa itu yang berwarna hitam?
Entahlah, tetapi sebaiknya kita hindari.
Lihat.
Minerva yang bijak, Greyson mengutus kami dari Bambu Air.
Tolong kami.
Anakku sakit parah.
Dia harus bugar karena kami akan ke Afrika dua hari lagi.
Boleh kami minta ramuan seribu herbamu?
Greyson bilang hanya itu yang bisa menolongnya.
Aku tak kenal kalian.
Namaku Willy Whistle.
Aku Verdie dari Bambu Air.
Punggungmu hitam seperti tikus air.
Itu hanya penyamaran.
Jika kau benar Verdie, katak makan apa di musim dingin?
Tak ada, karena mereka hibernasi.
Siapa pemenang Kontes Rana di musim semi?
Tak ada. Christo Wisps dan Roger Rana seri.
Kini aku tahu kau benar Verdie.
Ikut aku, kuambilkan obatnya.
Katakan, Nak, seperti apa kehidupan di Bambu Air?
Danaunya penuh ikan dan bebek liar.
Banyak bebek menetas di musim semi, dan kini mereka sudah dewasa.
Kontes Rana tak lama lagi.
Kami ada kompetisi musim gugur sebelum katak hibernasi di musim dingin.
Kau pendukung siapa?
Aku akan ikut tahun ini bersama temanku, Jeremiah.
Kau anak pemberani, tetapi kurus.
Kau makan teratur?
Pantri kami penuh makanan.
Kami keringkan buah musim panas dan buat banyak selai untuk musim dingin.
Ini obat yang kau butuhkan.
Ayo pergi. Sekali lagi, terima kasih.
Misi kami selesai, tetapi kami tak tahu masalah apa yang kami bawa ke Bambu Air.
Tak lama, Sooty pulih usai minum ramuan Minerva.
Kini dia mampu terbang ke Afrika.
Tak lama, burung layang-layang pun pergi dan Bambu Air sepi kembali.
Sunyi dan sepi.
Willy! Kau datang latihan?
Baiklah, mungkin tidak.
Persiapan akhir untuk Kontes Rana sedang berlangsung.
Jeremiah dan aku diizinkan bergabung di musim panas oleh Raja Mallow.
Kubuatkan Jeremiah kaki palsu untuk satu kakinya.
Lihat. Kuat, 'kan?
Kini dia bisa melompat lebih tinggi daripada katak juara.
Tidak. Itu Ronaldo Rana.
Dia putra sang juara, Roger Rana.
Dia sangat angkuh.
Lihat si kaki kayu itu melompat dengan si rambut hijau.
Pergilah, Ronaldo.
Kalian tak akan menang kontes. Kalian akan langsung tersingkir.
Yang terkuatlah yang menang.
Kami latihan sepanjang waktu.
Kami ingin buktikan kami bisa menang.
Hari ini cukup, Willy.
Kontesnya besok, kita perlu istirahat.
Kau yang terkuat. Jika kakimu kuat, kau tak terkalahkan.
Kau juga.
Aku akan berusaha.
Ayo, Anak-anak. Ibu buat panekuk ganggang.
Hai, Lily.
Hai.
Hai, aku ganti baju dahulu.
Aku segera kembali. Terima kasih sudah datang.
- Bagaimana perasaanmu? - Gugup.
Sudah lama aku ingin melakukan ini,
tetapi kini rasanya aku ingin kabur.
Aku juga merasa begitu saat pertama kali terbang.
Namun, kau akan baik saja begitu kontesnya dimulai.
Semoga saja.
Aku sangat bangga kepadamu.
Semua orang datang untuk menyaksikan Kontes Rana.
Bahkan Yang Mulia Raja Mallow.
Saya persembahkan pesaing terbaik di Bambu Air,
yang akan menghadapi kompetisi paling sengit.
Kami telah memanggil satu Verdie untuk tiap katak.
Verdie yang mampu bertahan tiga menit di punggung katak, maka dia menang.
Jika penunggang berhasil dijatuhkan, maka katak menang.
Pertandingan pertama hari ini antara Willy Whistle,
harapan terbaru dari Bambu Air,
dan katak pesaing paling menjanjikan, Ronaldo Rana.
Kau akan jatuh dari punggungku.
Aku tak takut kepadamu.
Willy Whistle mencengkeram lawan dengan kaki kuatnya,
yang terus menandak seperti lebah.
Ini kontes pertamanya, tetapi bocah Verdie ini sangat kuat.
Namun, Ronaldo Rana berusaha keras menjatuhkannya dari pelana.
Harus bisa bertahan karena dia bisa jatuhkan joki Verdie terbaik.
Tak adil. Kau menusukku.
- Apa lagi, Nak? - Dia menusukku.
Willy Whistle, kuperingatkan, ya?
Menuduh lawanmu curang itu tidak baik.
Siapa yang curang? Aku tak begitu.
Terimalah kekalahan dengan sportif.
Itu benar, Nak. Aku yang terkuat, aku menjatuhkanmu.
Rambutmu masih terlalu hijau untuk ikut kontes.
Sekarang, bintang rodeo lama, Christo Wisps.
Dia melawan pendatang baru muda bernama Jeremiah Jump.
Waktunya habis. Kini akulah sang raja.
Aku yang berkuasa.
Tolong.
Rasakan itu, dan itu.
Bagus, Willy. Tunjukkan kepadanya.
Lari, Willy.
Ayo, cepat pergi dari sini.
Hei, Ronaldo, kau tak apa?
Makhluk itu nyaris memakanku hidup-hidup.
Tenang, dia sudah pergi.
No comments yet. Be the first to leave one.