Afterlife of the Party

Afterlife of the Party

Скачать Indonesian субтитры

Информация о релизе

Afterlife of the Party 2021 1080p NF WEB-DL DDP5 1 Atmos x264-CMRG
Комментарий от Putra14
Netflix Retail.

Теги

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
x264
1080
Опубликовано: 2021-09-02
Загрузки: 38
Для слабослышащих: No

Предпросмотр субтитров (Indonesian)

Первые 200 строк.

Hari yang cerah di San Diego,

dan lagu nomor satu hari ini masih "Blush" oleh Koop.

Aku merasakan matamu menatapku

Seharusnya kau tahu

Kau berusaha mengusirku

Kau memaksaku

Firasatku berkata jangan lepaskan

Firasatku berkata aku tak tahu…

Ini ulang tahunku!

Aku berusaha menyadarkanmu

Seperti yang kau lakukan kepadaku…

Ya!

Pesta dansa dadakan dengan sahabatku sejak kelas satu!

Ini ulang tahunmu!

Ayo, goyang, lebih rendah.

Aku suka lagu ini, tapi aku sangat lapar.

Baik, bantu aku.

Pertanyaan. Menurutmu apa? 25 tahun anggun atau alami krisis?

Saat ini, kau mirip lampunya, jadi…

- Apa topi bisa membantu? - Tidak.

Kejam!

- Ini. - Terima kasih.

Baik, untuk malam perdana Cassie, kita akan mulai di kelab

di mana aku menghias ruang VIP sepanjang siang.

- Aku punya ide gila. - Aku mendengarkan.

Alih-alih keluar untuk ulang tahunmu, bagaimana jika kita di rumah

dan memakai celana melar, bermain puzzle seperti biasa

dan pesan lebih banyak mi?

Tidak. Ini minggu ulang tahunku.

Aku harus sambut 25 tahun dengan gaya!

Kau berhasil dalam empat tahun terakhir dengan gaya. Satu malam saja.

Lagi pula, kita tak main puzzle berminggu-minggu.

Lihat Mona. Senyumnya hilang, dan itu menyedihkan.

Aku tak mau lari dari pesta perdanaku. Itu tradisi. Temanku mengharapkan ini.

Sahabatmu punya minggu yang penting di depan.

Aku baru ditambahkan sebagai asisten peneliti junior

di tim peneliti fosil gigi hewan berkantong.

Aku tak paham artinya, tapi selamat!

Aku salah satu dari tiga asisten, jadi, ini tidak…

Ini penting. Kau harus merayakan.

Karena coba tebak? Malam ini adalah perayaan!

Aku akan ganti baju. Lagi.

Kau juga. Malam ini akan seru, aku janji.

Kita pergi sejam lagi.

Aku sayang kau, Sahabatku sejak usia enam tahun!

Oke.

- Aku sudah bilang kau manis? - Kurasa sudah, 19 kali. Aku paham.

Bagus. Semuanya serius. Kau menawan.

Terima kasih, Cassie. Jadi, siapa yang datang malam ini?

Jadi, Kayla datang, Maddie datang.

Pindah?

Hai.

Tentu kau akan pindah. Entah kenapa aku mengatakan itu.

Hai, kami tetanggamu.

Aku Cassie, dan teman sekamarku yang pendiam, tapi cerdas ini…

Lisa.

Aku di sekitar tulang dinosaurus seharian.

Jadi, jarang bicara dengan orang.

- Benar. - Bekerja di Museum Sejarah Alam.

Ya, aku menggubah musik untuk gim video seharian.

Jadi, jarang berinteraksi dengan manusia.

Maaf, aku Max.

Biasanya, aku berjabat tangan, tapi ini pasti akan jatuh,

dan aku sangat butuh piring-piring ini.

- Ini. Biar kubuka pintunya. - Luar biasa. Baik.

Baik.

Kami harus pergi, tapi selamat datang, Max.

- Terima kasih. Sampai nanti. - Ya.

- Jangan menatapku begitu. - Aku tidak menatapmu begitu.

- Kau mau jadi makcomblang? - Aku tak bilang begitu.

Karena kau bilang, aku melihat percikan.

Ada percikan?

Tidak, tak ada percikan.

Aku sedang fokus pada pekerjaan dan tak bisa ada gangguan.

Bahkan dalam bentuk tetangga baru dan aksennya yang manis?

Aku tidak sepertimu.

- Baik. - Tidak!

Kehidupan sosialmu bagus, aku tidak.

Aku perencana pesta. Itu tuntutan pekerjaan.

Aku sedang di jalur.

Dapat posisi peneliti junior, dipromosikan jadi peneliti lapangan,

lalu bekerja bersama pahlawan paleontologi-ku.

Aku ingin memperkenalkanmu dengan temanku, Seru.

Entah apa kalian pernah bertemu.

Biar kulihat semua ini dahulu, ya?

Ayah Downward tak terkendali. Dia unggah pose berbeda setiap hari.

- Aku suka gagak terbangnya. - Jangan memancingnya.

Bukan hanya aku. Kau lihat berapa orang suka studio yoga-nya?

Aku tahu. Aku dengar dari semua orang betapa hebat kelasnya.

Kita harus ikut.

Tidak.

Alat yoga bekasku darinya cukup banyak hingga aku fokus pada kehidupan.

Senang dia ada di medsos. Sepertinya dia mencoba berhubungan denganmu.

Ya, aku menyayanginya, tapi dia ayahku, bukan temanku.

Aku tak masalah hidup terpisah.

Jika kau tinggalkan satu komentar, dia mungkin akan senang.

Baik. Aku akan menyukai unggahannya, tapi bukan komentar. Puas?

Ini seperti malam perdana Cassie ke-19 kita.

Akan jadi yang terbaik!

Hei, Bob.

Malam, Cassie.

- Terima kasih. - Selamat datang.

Dia orang favoritku. Aku sangat menyayanginya.

Cassie datang!

- Ini sebenarnya sangat cantik. - Hai!

Selamat ulang tahun, Cassie!

Selamat ulang tahun!

- Senang bertemu. - Ini bukan ulang tahunku, Jeremy.

Kau yang terbaik!

Ya!

Cassie! Minum!

- Ini lagu kita. Ini Koop! - Ya.

- Kita harus menari! - Baik.

Ayo!

Ayo! Goyang!

Ayo, Lisa!

Ya!

Ya, Cassie!

Aku terbang!

Numpang lewat!

Hati-hati. Kau akan terluka.

- Minum! - Ini hari ulang tahunmu!

Haruskah kulakukan? Haruskah? Baik.

Lagi!

Apa?

Lagi!

Seru sekali!

- Kau! - Kau terus minum.

Kau terus memberikannya kepadaku!

Kau gila! Aku tak bisa mengikutimu.

Oke, perhentian berikutnya rumah Roddy.

Aku menyewa seluncur air dari atap ke kolamnya!

Ya! Ayo!

Ada apa?

Kau tak ikut, ya?

Aku yakin tak ada yang tahu jika kita menyelinap pulang sekarang.

Aku akan tahu!

Kau tahu orang-orang ini jahat, bukan?

Mereka hanya ingin bergembira.

Itulah yang harus kau lakukan! Ayo!

Aku juga suka bergembira.

Tapi aku hanya mau dengan orang yang peduli denganku

atau yang menyukaiku meski aku tak sewa seluncuran berbahaya.

Jangan bilang kau iri.

Aku tak iri pada orang yang selalu pakai filter.

Entahlah. Sepertinya kau iri padaku!

- Ayo, Cassie! - Baik, sebentar!

Kau berbeda saat bersama mereka.

Aku apa?

Kau pikir kau tak berharga jika tak terlihat.

Setidaknya aku berteman, dan tak bersembunyi di mejaku.

Karena menurutku hidup tak hanya soal pesta

atau tahu nama bartender di kota.

Ini dia. Hidupku tak penting karena sosial.

Bukan teman sains bukan berarti aku tak bekerja keras.

- Aku tak bilang itu. - Itu maksudmu!

Aku lihat kau berpura-pura tertarik saat aku cerita soal acara yang kususun

atau komentar asalmu soal aku tak pernah di rumah.

Kau saja pura-pura memahami hidupku.

Katakan apa kegiatanku.

Kau bekerja di museum.

Tapi apa kegiatanku di sana?

Aku tak tahu! Aku tak mengerti itu!

Aku juga tak mengerti kegiatanmu.

Seperti biasa.

Kita tak pernah bergaul lagi.

Hanya kita berdua.

Kita sibuk. Kita harus lebih baik dalam meluangkan waktu.

Entahlah. Menurutku berteman bukan pekerjaan.

Menurutku ya, Lisa.

Tapi aku bisa tahu dari wajahmu.

Tak apa.

Aku juga tak mau bersahabat karena kebiasaan.

Aku kebiasaan?

Itu saja?

Kau mengatakan itu dan pergi begitu saja?

Mungkin ini saatnya kita mengakui kita sudah tak sejalan.

Siapa yang siap ke rumah Roddy?

Ayo. Maaf soal itu, Teman-teman.

Mona kehilangan senyumnya.

Ini ada satu.

Taruh di sini.

Itu akan memperbaikinya.

Tidak.

Tidak.

Tidak.

Bodoh sekali.

Bodoh sekali.

SEMUA TENTANG SURGA MAAF MELIHATMU DI NERAKA

YANG RUANG TUNGGUMU KATAKAN TENTANGMU PERSIMPANGAN

Hai.

Maaf?

Apa itu jadi viral?

Kau sudah bangun!

Selamat datang.

Jangan khawatir. Ini penelitian. Tak akan viral.

Aku Val. Aku akan menjadi pengurusmu melalui transisi ini.

Senang akhirnya bertemu, Nn. Cassandra Adeline Garcia.

Menurut catatanku, panggilanmu Cassie. Umurmu 25 tahun…

Beberapa hari.

More Indonesian subtitles for Afterlife of the Party

Комментарии

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left