Meet Me After School

Meet Me After School (中学聖日記)

Скачать Indonesian субтитры

Сезон 1

Информация о релизе

Meet Me After School S01E10 VIKI x264 1080p id
Комментарий от koleksifilmserial
https://t.me/koleksifilmserial

Теги

other
Опубликовано: 2026-02-22
Загрузки: 28
Для слабослышащих: No
FPS: 25

Предпросмотр субтитров (Indonesian)

Первые 200 строк.

Sensei!

Tunggu! Aku akan segera ke sana!

Kamu tidak apa-apa? Ayo istirahat di sana.

Ini salahmu.

Semuanya salahmu.

Seandainya aku tak pernah bertemu denganmu,

aku tidak perlu mengundurkan diri dari sekolah.

Aku bisa terus menjadi guru.

Tapi aku tidak tahu lagi.

Alasan apa yang harus kuberikan? Apa yang harus kusalahkan?

Aku mencintaimu, Kuroiwa-kun.

Aku mencintaimu.

Mereka takkan menerima kita kalau kita terus seperti ini.

Kau akan disalahkan atas semuanya...

Dan aku tak mau membuatmu menanggung semua bebannya.

Terima kasih.

Sudah kuduga kau akan ada di sini!

Syukurlah kau masih hidup!

Aku akan melindungimu... Sekarang dan selamanya.

Apa kau paham seberapa besar kekacauan yang timbul akibat tindakanmu?

Itu bisa jadi tindakan kriminal!

Terima kasih untuk semuanya.

Ya.

Cuma itu saja?

Ini namanya lilin lebah.

Terbuat dari sarang lebah.

Kamu bisa memperbaiki retakan dengan ini seperti ini.

Dengan mengirimkan surat kepada Aiko-san...

Aku mencoba memperbaiki kehancuran

yang telah kubuat di hati Aiko-san.

Tapi tidak seperti kayu,

luka di hati manusia tak bisa disembuhkan dengan mudah.

Tapi... masih belum terlambat untukmu.

Terima kasih.

Aku akan datang lagi untuk mengunjungimu.

Shimazaki-san.

Ini. Terimalah.

Terima kasih.

Terima kasih sudah banyak membantuku.

Sama-sama.

Akira...

Tolong jaga dia baik-baik.

Sensei.

Ada pesan dari Akira!

Apa? Tunggu...

Jadi dia sudah selesai main kabur-kaburannya? Syukurlah.

Dia kembali... bersama wanita itu.

Apa kau akan meneleponku kali ini?

Aku ingin bertemu denganmu lagi.

Aku harus bicara baik-baik dengan ibumu.

Aku juga. Aku akan menentukan masa depanku.

Aku akan bekerja keras agar mereka merestui kita.

Aku ingin memikirkan masa depan bersamamu.

Terima kasih.

Maaf sudah membuatmu khawatir.

Ibu...

Apa yang kau lakukan, Hijiri?

Apa yang sebenarnya kau lakukan?

- Dia tidak- - Akira-kun!

- Tunggu, Bu! Aku bisa jelaskan-- - Cukup! Ayo pergi!

Sensei!

Sensei!

Jadi dia meneleponmu duluan...

dan kamu khawatir karena suaranya terdengar aneh, jadi kamu menyusulnya?

Ya, lalu...

Feri dibatalkan secara mendadak dan kamu tidak bisa pulang?

Kuroiwa-kun menginap di rumah ayahnya?

Ya.

Kamu mengkhawatirkannya sebagai guru, cuma itu, kan?

Awalnya, ya...

Syukurlah...

Aku takut kamu akan melakukan hal bodoh...

Ibu Kuroiwa-kun sangat khawatir.

Aku ingin bicara dengan Anda tentang putri Anda.

Putraku belum pulang.

Aku mencarinya ke mana-mana, dan akhirnya

tahu kalau dia sedang bersama Sensei Suenaga.

Bisa tolong hubungi dia, sekarang juga?

Tapi aku tak bisa menghubungimu.

Ponselku rusak kena hujan.

Aku jadi makin khawatir.

Jadi...

Maafkan aku karena memukulmu.

Tapi Bu, aku...

Tidak apa-apa.

Ayo kita ke rumah Kuroiwa-san dan jelaskan semuanya besok.

Kalau kita jelaskan, aku yakin dia akan mengerti.

Semua akan baik-baik saja.

Kalau begitu...

Dasi...

Mungkin kamu tidak usah berangkat sekolah hari ini.

Oh, ponsel...

Kamu bisa berangkat mulai besok.

Kita belum mendengar tentang

apa yang terjadi dengan ayahmu.

Bagaimana kalau khusus hari ini, kita

pergi ke pemandian air panas dan bicara.

Ayo kita lakukan itu saat aku pulang.

Baiklah.

Apa kamu sudah menyesali perbuatanmu?

Ya.

Jadi untuk saat ini, aku akan

berangkat ke sekolah dulu.

Maafkan saya atas apa yang telah terjadi.

Silakan masuk.

Putra Anda menghubungi lebih dulu

dan membuatmu terlibat.

Benar begitu?

Bukan, bukan begitu cara kami ingin menyampaikannya.

Semua yang telah terjadi sejak tiga tahun lalu...

Sangat wajar kalau Anda merasa khawatir.

Saya dengan tulus memohon maaf.

Hijiri pergi untuk membantunya.

Dia tidak bisa membiarkannya sendirian sebagai mantan gurunya.

Dan dia mengantarnya ke tempat ayahnya.

Tidak ada hal lain selain itu.

Benar kan, Hijiri?

Maafkan aku, Ibu.

Hijiri...

Saya dengan tulus meminta maaf.

Saya menyukai Kuroiwa-kun.

Bukan sebagai seorang guru.

Saya menyukai Kuroiwa-kun.

Apa yang kau bicarakan?

Apa yang terjadi?

Hijiri? Apa kau sadar dengan apa yang kau ucapkan?

Aku sadar.

Tak peduli seberapa banyak Anda menyalahkan saya, saya takkan membela diri.

- Tapi... - Kalau kau sadar, hentikan!

Berapa kali kau harus melakukan kesalahan yang sama?

Minta maaflah pada Kuroiwa-san.

Berjanjilah padanya kalau kau takkan menemui putranya lagi.

Hijiri!

Aku tidak bisa melakukannya.

Aku tidak bisa terus berbohong.

Aku berjanji.

Aku tidak akan melakukan apa pun yang menghalangi kehidupannya,

sampai kau memberiku izin.

Kuharap aku bisa memintamu

untuk menjaga Akira baik-baik,

tapi aku tidak bisa melakukannya.

Akira menjadi labil saat dia bersamamu.

Sama seperti tiga tahun yang lalu.

Kalian berdua terlalu dikuasai oleh keinginan untuk memastikan perasaan kalian,

kalian tidak bisa melihat hal lain,

dan kalian kehilangan banyak hal.

Jika ini terus berlanjut, kalian berdua akan hancur.

Untuk saat ini, kita akan fokus pada apa yang bisa kita masing-masing lakukan

dan bekerja keras untuk itu.

- Kami akan menunggu sampai saatnya tiba... - Kau bilang kau akan menunggu, tapi

bagaimana kau bisa begitu yakin?

Akira baru delapan belas tahun.

Jika perasaan Akira berubah, dan dia menyukai orang lain...

Jika itu terjadi, kaulah yang akan kehilangan segalanya.

Aku percaya padanya.

Dan... bahkan jika itu terjadi,

aku tidak akan menyesalinya.

Saat kudengar kalian berdua ada di pulau itu,

aku pikir ini semacam penculikan.

Akira masih anak SMA.

Dia masih di bawah umur.

Belum lagi, kamu adalah seorang guru.

Tidakkah kamu akan dimintai pertanggungjawaban?

- Hijiri! - Aku sedang menahan diri

dari apa yang sebenarnya ingin kukatakan.

Jika terjadi sesuatu lagi, aku akan mengambil tindakan yang sepantasnya.

Tolong, maafkan kami.

Dia...

tidak tahu bahwa

apa yang dia lakukan adalah kejahatan atau pantas dihukum.

Dia tidak bisa berpikir sejauh itu.

Dia hanya sedang dikuasai oleh emosinya.

Aku akan pastikan dia mengerti.

Dia sebenarnya orang yang baik.

Waktu aku flu, dia langsung pulang

dan merawatku. Dia peduli pada keluarganya.

Tapi saat ini, dia sedikit bingung...

Dia akan segera sadar kembali.

Aku akan memastikannya.

Tolonglah.

Tolong...

Jangan lakukan apa pun lebih dari ini.

Tolong, aku mohon padamu.

Sensei...

Tolong.

Pahamilah perasaan kami.

Jangan buat orang tuamu sedih lagi.

Jangan buat mereka menderita seperti ini.

Aku sangat menyesal membuatmu mengatakan hal-hal seperti itu,

tapi aku ingin kamu memahaminya suatu hari nanti.

Apa kamu benar-benar siap untuk itu?

Memilihnya berarti kamu tidak bisa terus menjadi guru.

Semua usahamu akan sia-sia.

Apa itu tidak masalah bagimu?

Jika kalian berdua bertemu lagi, kau pasti akan dituntut.

Apa yang akan kau lakukan jika itu terjadi?

Mustahil untuk mengejar cinta itu.

Menyerahlah.

Aku bertemu Ayah.

Ibu dengar. Dia menelepon Ibu.

Meet Me After School subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Meet Me After School

Комментарии

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left