Первые 200 строк.
BERDASARKAN KISAH NYATA
PERSEMBAHAN NETFLIX
Tarik napas, embuskan.
Pada tarikan berikutnya, angkat tangan,
satukan telapak tangan di atas,
lihat jempol kalian,
jauhkan bahu dari telinga.
Buang napas dan rentangkan tangan.
Seperti itu. Lihat tangan kiri,
ke kiri.
Begitu, tahan. Bagus, Alicia.
Bagus.
Sejajarkan kakimu, Leonora, seperti itu.
Tekuk punggungmu,
yang terakhir, naikkan kepalamu.
Pejamkan mata,
lengan di samping tubuh.
Perlambat napas.
Turunkan tekanan darah.
Baiklah, buka mata.
Bagus sekali.
Sampai jumpa hari Kamis.
- Terima kasih. - Terima kasih.
Terima kasih.
- Terima kasih. - Terima kasih.
Aku sangat lapar.
- Kelas nyaman. - Terima kasih.
Kelas yang sangat menyenangkan.
Aku juga lapar.
Kue kejunya lezat.
- Boleh minta sepotong? - Ya, tentu.
Kau tahu? Kurasa aku berlebihan. Aku pamer.
Begitukah? Lain kali akan lebih baik.
Beba memberi kabar?
Dia ke New York
dengan temannya.
Teman yang bukan kita.
Dia terus pergi sejak suaminya wafat.
Semoga dia bertemu seseorang.
- Bisa berikan kue kejunya? - Maaf, ya.
Bagaimana Ignacio?
Baik.
Dia masih harus ke kantor.
Jadi, dia tak pensiun?
Ya, tapi dia selalu beralasan untuk masuk.
Aku lebih suka begitu, dia jauh dari rumah.
Bibi!
Lihat.
- Bagus, itu untuk Bibi? - Dia baik.
Indah sekali!
Terima kasih.
Maaf, Bu.
Tak apa-apa, Gladys.
Ayo ke dapur, kita taruh di kulkas.
- Mau ikut Ibu? - Tidak! Baiklah.
Dia baik sekali.
Dia juga lucu.
Dia besar sekali.
Kami sudah lama tak melihat cucumu.
Martín Cilik seusia Santi, bukan?
Ya, usia mereka tiga tahun.
Emma tiga tahun di bulan Mei.
Putriku gila memeriksa prasekolah, harganya sangat mahal.
Ya, memang. Kata menantuku, biaya prasekolah Malena
- sama seperti kuliah. - Gila.
Biaya sekolah meroket.
Lihat bolanya, Bibi!
- Apa, Sayang? - Lihat bolanya!
Bolanya!
Kau lihat gemuknya Eleonora sekarang?
- Lihat. - Dia gemuk. Kau sadar, Gladys?
Kita harus mulai diet besok atau kita jadi seperti dia.
Ya, Bu.
Mari lihat, Santi.
Kau sedang apa, Santi?
Bibi punya Play-Doh.
Itu gambar yang bagus.
Akan Bibi tempel di kulkas.
Kau mau ikut Bibi?
- Ayo, tempel di kulkas. - Ya.
- Kita taruh di sini. - Itu dia.
Bagaimana dengan Play-Doh?
Play-Doh.
Mau nonton kartun di TV besar, Santi?
Ya, ayo.
Ayo nonton kartun di TV besar.
- Di mana... - Di sofa ini.
Ya, ayo menonton kartun.
Apa itu?
Mari lihat... itu dia!
Aku mau duduk di bawah.
Mau duduk dengan Pak Beruang?
- Ya. - Ya, ini dia, dengan Pak Beruang.
- Bibi! - Kenapa, Sayang?
Aku mau duduk di bawah.
Di bawah.
- Ya? - Ini panggilan keluar
dari lembaga pemasyarakatan untuk mewakili...
Daniel.
Untuk menerima panggilan, tekan tiga. Untuk mendengarkan...
Dokter.
- Dokter. - Ya, segera.
Daniel, Nak.
Daniel sayang.
Kau kurus sekali.
Sini, duduklah.
Ayolah,
ceritakan yang terjadi.
Marcela.
Itu yang terjadi. Dia menuntut lagi.
Kenapa?
Kau bilang kalian sudah bicara.
Ya, tapi Ibu tahu dia.
Aku boleh bertemu Martín.
- Aku tertipu. - Kami juga.
Sudah berapa lama kami tak bertemu Martín?
- Ibu coba menelepon, dan dia menutupnya. - Tunggu.
Kenapa kau dibawa ke sini?
Apa maksud Ayah?
Daniel, kau belum pernah ditangkap.
Itu sebabnya. Karena sebelumnya gagal, dia menuntut.
Apa kata pembela umum?
Apa lagi? Tak ada.
Dia menangani 80 kasus. Sepertinya dia tak mau bekerja.
Aku tak bisa tetap di sini karena orang bodoh,
aku tak mampu membayar pengacara.
Jangan cemaskan itu.
Ayah akan hubungi Roberto,
dan kita lihat hasilnya.
Kau kurus sekali.
Bolehkah kami membawakan makanan?
Ya.
Ya, silakan.
Bawakan aku sebungkus rokok dan kartu telepon.
Apa pun yang kau butuh.
Sayang.
Pereira.
Pindahan!
PERSIDANGAN PIDANA NO. 31
Masuklah.
Lepaskan borgolnya dan duduk di sini.
Nama lengkap.
Siapa namamu?
Gladys Pereira.
Itu saja?
Kau tak punya nama tengah?
Susana.
Tanggal lahir?
30 April 1996.
Tempat?
Distrik Aurora,
Misiones.
Nama ayah?
Ayahmu.
Aku tak punya ayah.
Dia meninggal?
Siapa namanya?
Alfonso Pereira.
Ibumu?
- Nama ibumu. - María.
María apa?
Tak pernah bertemu.
Nomor KTP.
Nomor KTP-mu?
- Entah. - Hai.
Mungkinkah nomor 39 154 543?
Ya.
Alamat rumah?
Aku tinggal dengan bosku.
Ya, tapi di mana?
Di 1550 Posadas, lantai enam.
- Di ibu kota? - Ya.
Aku tinggalkan kau dengan Pak Vieytes.
Bicaralah dengannya.
Aku akan kembali untuk mencatat pernyataanmu.
- Apa kabar? - Baik.
Gladys, benar?
Baiklah.
Gladys, aku Doktor Pedro Vieytes, pembela umum untukmu.
Apa kau setuju?
- Ya. - Bagus.
Ceritakan apa yang terjadi.
Kau bangun tengah malam,
ke kamar mandi...
dan terjadi apa?
Kau ingat ke toilet?
Aku tak ingat.
Gladys...
kau dituduh atas pembunuhan berencana.
Kau tahu itu apa?
Kau bisa dipenjara bertahun-tahun.
Aku tak bisa menolong kecuali kau berterus terang.
Silvia.
Silvia.
Dia tak bisa memberi pernyataan.
Aku minta penjadwalan ulang dan evaluasi psikis.
Hakim ingin memindahkannya ke penjara.
Ya, tapi aku tak bisa apa-apa hari ini.
Baik, terserah kau saja.
TK BILINGUAL LUCECITAS
No comments yet. Be the first to leave one.