Первые 200 строк.
Sebelumnya di Bosch: Legasi...
Dengar tentang dua pembunuhan itu?
- Itu terkait kasusmu? - Aku hampir tahu kebenarannya.
- Kau harus tetap kuat. - Entah apa bisa.
Dia tak bersalah. Pembunuhnya berkeliaran.
Jika dapat, kabari.
Ayahmu detektif yang hebat.
Dia yakin David Foster tak bersalah?
Dia pikir berkaitan dengan pembunuhan lainnya.
Sungguh?
Mereka mahir mengawasi. Mungkin aku dibuntuti.
Pasang lagi. Biar mereka pikir tahu aku di mana.
Kau kenal Lexi Parks?
Peristiwa itu mengerikan. Dr. Schubert membeli arloji itu dari kami.
Aku butuh nomornya.
- Katamu akhir minggu? - Aku berubah pikiran.
Mereka menangkap James beberapa kali. Dia dijadikan informan mereka.
Arloji itu kunci dari semua ini.
- Nn. Parks? - Suamiku penegak hukum.
Kami tak akan beli barang curian.
Gampang sekali.
Kenapa mereka ke sini?
Tak ada bukti yang mengaitkan kita.
Mau ambil risiko itu?
Angka dua menguasai. Dua pembunuh di toko arloji.
Dua pintu mobil dibanting di gang.
Dua polisi memberhentikan Chandler.
Ayo habisi.
Angka dua menguasai.
Aku rindu Vin Scully.
Ayo pergi.
LEGASI
Hei. Bagaimana kabarmu?
Seperti ditabrak truk.
Kenapa aku dipasangi infus sementara kau bisa pergi?
Kau gegar otak dan mereka ingin memantau kondisimu.
Ada yang kau ingat?
Tak ada lampu depan. Suaranya keras, seperti Harley.
Mobil berotot.
Aku dengar dipercepat sebelum menabrak kita.
- Bukan kecelakaan. - Kita bisa mati.
Kurasa niatnya begitu.
- Perak. - Kau melihatnya?
Di spion. Hanya sekejap.
Omong-omong, aku ingin tekankan, mobil listrikku menyelamatkan kita.
Kenapa begitu?
Tidak pakai tangki BBM. Jika tidak ada BBM, tidak ada ledakan.
Ya, itu hanya ada di film.
- Yakin? - Ya. Maaf merusak khayalanmu.
Istirahat saja dahulu.
Apa yang kau lakukan?
Aku akan di sini sebentar.
Lebih baik kau cari dalangnya.
Pasti.
Aku hanya akan diam di sini bersamamu sebentar.
GEDUNG PEMERINTAH FEDERAL
Intelijenmu bagaimana?
Ramirez? Tak berguna. Mungkin identitasnya terbongkar.
Ya. Jadi, apa langkah kita selanjutnya?
Perintah penggeledahan. Untuk rumah dan kantor Chandler.
Luar biasa.
Asisten Jaksa AS akhirnya mau tanda tangani.
- Aku sudah bilang itu langkah terbaik. - Akhirnya terjadi.
Tinggal yang kecil-kecil sebelum menghadap hakim.
Sementara menunggu?
Itu sudah kupikirkan.
Sepertinya ringan.
- Mau lebih, kerja lebih. - Persetan denganmu.
- Jaga mulutmu. - Jaga mulutmu.
Dewasa sekali. Kau hampir seumuran denganku.
Mungkin itu masalahnya. Agak ketuaan, Sayang.
Tidak, sungguh. Persetan denganmu.
Aku dapat yang gampang ditipu nanti malam.
Untung masih ada yang menerapkan etika kerja Protestan.
- Buat dia terkesan. - Memangnya bisa?
- Mau dijual berapa? - Dua belas ribu untuk semuanya.
Ini maksimum harganya $8.000.
Aku tak punya waktu tawar-menawar. Lima belas ribu dolar.
Mau $20.000?
Baik, $12.000.
Sial. Lima belas ribu dolar.
Video ini adalah jaminan mereka kalau-kalau ada masalah.
Kurasa mereka tak memperhitungkan jika terbunuh.
Klien PSK itu bilang dia dengar mobil berotot
pada malam James menghilang.
Mobil berotot perak.
Hei.
Rekanku membawa mobil kami tadi malam.
Tabrakan kecil, ujung depannya penyok.
Mobil berotot perak, berisik.
- Dodge Charger? - Ya.
Kado ultah putriku ketinggalan di bawah kursi.
Untung aku tidak punya anak.
- Tinggalkan di kotak, aku tak di sini. - Terima kasih.
LAYANAN PEMBANTU - FAKTUR
Cepat sekali kembali?
Aku butuh rekaman menara airmu lagi, Tn. Green.
- Baik. - Ini semua tanggalnya.
Sebentar. Mau pesan nisan lagi?
Satu saja cukup.
Permisi.
Ya, Matthew?
Astaga!
Aku akan ke sana secepatnya.
Kabar buruk?
Tolong carikan saja rekamanku.
Itu saja untuk kali ini, tanpa tambahan.
Yakin?
Itu kabar yang bagus.
Terima kasih, Brenda. Sampai jumpa.
Bosch hanya luka ringan.
Sialan. Lalu, yang satunya?
Lukanya lumayan. Pulang dari rumah sakit hari ini.
Kita urus dia nanti.
Aku sudah bilang sempat ke rooftop bar baru itu? The Pendry Hotel?
Ya, bagus, tidak?
Paulina dan aku akan menongkrong pulang kerja jika kau mau ikut.
- Perez tidak ikut? - Sibuk. Jadi, bagaimana tempatnya?
- Pemandangannya bagus. - Bagus.
Minumannya segelas $20.
- Aduh. - Ya.
Kau ke sana dengan siapa waktu itu?
- Ke bar? - Ya, ke bar.
Bukan orang yang spesial.
Kau tidak minum sendirian, bukan?
- Tentu tidak. - Itu tanda peringatan.
Madeline Bosch?
Ya?
FBI. Kami ingin bicara.
Kau ingat ada di mana tanggal 6 Agustus?
Kenapa perlu kuingat?
Hari itu Carl Rogers dibebaskan.
Aku bersama ayahku, membantunya berkemas.
- Kau dan ayahmu saja? - Ya.
Kau pasti marah sekali karena Rogers bebas tanpa kena hukuman.
Dia menyewa pembunuh bayaran untuk membunuhku. Pasti aku tidak senang.
Bagaimana dengan Honey Chandler? Apa dia marah?
Kami semua marah.
Tiga minggu kemudian, tanggal 25 Agustus malam,
ada kilang minyak meledak di South Bay.
Kecelakaan?
Ada yang meledakkan.
Aku tidak tahu apa-apa soal itu. Ada yang terluka?
- Kau tahu ada di mana malam itu? - Aku tidak tahu.
Rogers dibunuh, beberapa hari kemudian.
- Apa ada hubungannya? - Kami rasa begitu.
Apa kau tahu ayahmu di mana pada malam kilang minyak itu diledakkan?
Aku tidak tahu.
- Tanya saja sendiri. - Sudah kami coba.
Dia tidak bilang?
Terorisme domestik?
Aku pasti juga akan tutup mulut.
Aku sudah selesai menjawab pertanyaan.
Persis ayahnya.
Mari kuantar keluar.
Aku dipindahkan ke sel baru dan para deputi
meninggalkanku sendirian di lorong sesaat.
Lalu empat atau lima orang menyerangku
dan memukuliku habis-habisan.
Para deputi tidak turun tangan?
Mereka datang lama sekali.
- Mereka juga memukulku. - Penjaganya juga?
Aku orang yang membunuh istri sheriff. Ingat?
Aku akan urus.
Bisa hubungi Louise?
Beri tahu aku baik-baik saja.
Tentu.
Hei, Mads.
FBI baru saja menanyaiku. Di kantor.
Kau masih di sana?
- Baru keluar. - De Longpre.
Lima belas menit lagi.
- Detektif Ellis. - Mike, Bengkel Kota.
- Mobilnya sudah siap? - Belum mulai.
Semoga kado rekanmu ketemu, tapi dia lupa mengembalikan kunci.
- Kado? - Untuk ulang tahun anaknya.
Jika ada kunci, baru bisa kukerjakan. Besok mau diberi cat primer.
Bajingan. Aku akan meneleponnya.
Suruh saja dia taruh di kotak. Kami akan tutup.
Baik.
Ayah.
- Katanya cuma tabrakan ringan? - Hanya memar. Aku baik-baik saja.
Apa yang FBI katakan itu benar?
Kita seharusnya jangan bertemu. Jika kau diminta bersaksi...
Kilang minyak. Rogers. Apa itu benar?
- Jangan khawatir. - Aku khawatir.
- Katakan yang sebenarnya. - Tidak bisa.
Maaf, Mads. Tidak bisa. Ini demi kebaikanmu sendiri.
Baik. Aku mengerti. Sungguh.
Itu menjawab pertanyaanku.
Lakukan saja yang perlu kau lakukan.
Aku perlu melindungimu.
Terima kasih, tapi aku tak perlu dirawat.
Ini teh hijau. Membantu meredakan peradangan.
Bagaimana rasanya?
- Sakit. - Sungguh?
Apa itu pekerjaan lain untuk orang yang sama?
Ya.
- Berbahaya? - Tidak.
Semalam itu pengecualian, yang membuktikan kebenaran aturannya.
No comments yet. Be the first to leave one.