Первые 191 строк.
Konon buku itu ditulis oleh Kaum Kegelapan...
Necronomicon ex Mortis...
Jika diterjemahkan, Kitab Orang Mati.
Buku itu menjadi jalan menuju dunia jahat di luar sana.
Buku itu ditulis sudah lama sekali...
Saat laut berubah merah karena darah.
Darah inilah yang digunakan untuk tinta buku itu.
Pada tahun 1300 Masehi, buku itu menghilang.
Jadi, tempat seperti apa ini?
Yah, agak kumuh, tapi letaknya di pegunungan.
- Kau yakin ini tidak berpenghuni? - Oh, ya.
Kurasa begitu.
Jadi, bagaimana menurutmu, Nak?
Aku menyukainya, Ash.
Aku merasa ada yang janggal berada di sini.
Bagaimana jika pemilik tempat ini pulang?
Mereka takkan kembali.
Bahkan jika mereka kembali, kita katakan saja mobil kita mogok atau semacamnya.
Dengan mobilmu, mereka pasti percaya.
Hei, bagaimana kalau kita minum sampanye, ya, Sayang?
Tentu.
Lagi pula, aku pria, dan kau wanita, setidaknya saat terakhir kulihat.
Baiklah.
Hei!
Ada perekam kaset di sini.
Lihat isinya.
Ini Profesor Raymond Knowby, departemen Sejarah Kuno...
Catatan log nomor dua.
Aku yakin telah membuat penemuan penting di Kastil Kandar...
Setelah pergi ke sana bersama istriku, Henrietta...
Putrimu, Annie dan Associate Profesor Ed Getly.
Di ruang belakang kastil itulah kami menemukan sesuatu yang luar biasa...
Naturom Demonto...
Kitab Orang Mati.
Istriku dan aku membawa buku itu ke kabin ini...
Tempat aku bisa mempelajarinya tanpa gangguan.
Di sinilah aku mulai menerjemahkannya,
Buku itu berbicara tentang kehadiran spiritual...
Sesuatu yang jahat yang berkeliaran di hutan dan sudut gelap wilayah manusia.
Melalui pembacaan bait-bait buku itu...
Roh gelap ini diberi kebebasan...
Untuk merasuki yang hidup.
Termasuk di sini adalah pengucapan fonetik dari bait-bait tersebut.
Linda?
Hei, Lin...
Linda!
Linda.
Dia pergi.
Matahari telah mengusirnya.
Ya.
Untuk saat ini.
Harus...
Kita harus pergi dari sini untuk sekarang.
Bergabunglah dengan kami.
Ya Tuhan.
Tidak.
Tidak!
Oh, tidak.
Tidak.
Tidak!
Aku harus...
Aku harus bisa mengendalikan diri di sini.
Terima kasih.
- Annie! - Hai.
- Bagaimana ekspedisinya? - Hebat.
Aku menemukan halaman-halaman Kitab Orang Mati.
Ya, aku sudah terima telegrammu. Terima kasih.
Jadi, bagaimana kondisi mereka?
Lihat saja.
- Halaman itu tidak menua sedikit pun dalam 3.000 tahun. - Mungkin lebih lama.
- Kapan kita mulai menerjemahkannya? - Malam ini.
Apakah semuanya sudah beres dengan ayahku?
Seharusnya begitu, tapi aku sudah seminggu tak bicara dengannya.
Tidak ada telepon di kabin.
Kita naik mobilku saja.
Butuh waktu sekitar satu jam untuk sampai ke sana.
Annie, kau mengisyaratkan dalam telegrammu kalau ayahmu sedang menyelidiki sesuatu...
Dengan bagian pertama terjemahannya.
- Apa yang dia temukan di Kitab Orang Mati? - Mungkin bukan apa-apa.
Tapi bisa jadi, pintu gerbang ke dunia lain.
Ya ampun.
Menarilah denganku.
Ya, hanya...
Halo, kekasihku.
Gudang kerja.
Bahkan sekarang, jiwa Linda tersayang ada pada kami.
Dia menderita dalam siksaan.
Kau akan habis.
Gergaji mesin.
Jangan!
Kumohon, Ash.
Kumohon jangan sakiti aku.
Kau bersumpah kita akan selalu bersama.
Aku mencintaimu.
Tidak!
Ya!
Kekasihmu milikku, dan sekarang dia terbakar di neraka!
Ya? Baiklah. Oke!
Aku baik-baik saja.
Aku baik-baik saja.
Kurasa tidak.
Kita baru saja mencincang pacar kita dengan gergaji mesin.
Apa itu terdengar baik-baik saja?
Kalian keparat.
Kalian bajingan sialan!
Kembalikan tanganku.
Kembalikan tanganku!
Permisi.
Permisi.
Apa ini jalan ke kabin Knowby?
Benar. Dan kau tidak boleh ke sana.
Dan kenapa tidak?
Pasti ada jalan lain untuk masuk.
Harus ada jalan atau semacamnya.
Sudah pasti tidak ada jalan.
Untuk apa pula kalian mau ke sana?
Bukan urusanmu.
Hei.
Aku baru ingat. Ya, benar.
Ada jalan setapak.
Kalian bisa ikuti Bobby Joe dan aku.
Terdengar bagus bagiku.
Tapi ada bayarannya.
Berapa?
Empat pul...
Seratus dolar.
Begini saja. Kau bawa tasku dan kita sepakat.
Tentu.
Sialan. Gigiku patah.
Kau keparat.
Benar.
Siapa yang tertawa sekarang?
Siapa yang tertawa sekarang?
Demi Tuhan.
Kukira dia membicarakan dua tas kecil keparat itu.
Ini rumah barumu.
Keparat!
- Kau keparat. - Kau...
Kena kau, kan? Sialan kecil.
Senapan laras ganda ini akan meledakkan pantat kalian ke neraka!
Lihat saja nanti.
Hajar dia.
Bajingan kecil sialan.
Kau akan baik-baik saja, Sayang?
Entahlah. Kurasa begitu.
Kau duduk saja sebentar.
Kau kenal bajingan ini?
Tidak. Kami pikir ayahnya akan ada di sini.
- Makanya kami memutuskan— - Ya ampun.
Di mana orang tuaku?
Apa yang telah kalian lakukan pada mereka?
- Apa yang telah kalian lakukan pada mereka? - Annie, kemarilah.
Annie, kemarilah. Annie! Kemarilah.
Kemarilah.
Kita lempar dia ke sana.
Si bodoh gila itu sudah haus darah.
Tidak, tunggu.
Aku membuat kesalahan.
- Tunggu. Tidak, tunggu, tunggu. - Bawa dia ke sini.
- Aku membuat kesalahan. - Tentu saja!
Keparat bermulut busuk!
Kuharap kau membusuk di sana.
Sial!
Aku tahu ini sakit, Sayang, tapi semuanya akan baik-baik saja.
Sekitar lima menit lagi aku akan menjemput sheriff dan membawanya...
Sudah koperiksa semua kamar lain.
Mereka tidak ada di sini.
Mungkin mereka tidak pernah datang.
Tapi ini barang-barang ayahku.
Ini baru beberapa jam sejak aku menerjemahkan dan mengucapkan dengan lantang...
Ayat kebangkitan iblis pertama dari Kitab Orang Mati.
Dengarkan. Ini suara ayahku.
Dan sekarang aku takut istriku telah menjadi wadah iblis Kandarian.
Semoga Tuhan mengampuni apa yang telah kulepaskan ke bumi ini.
Semalam Henrietta mencoba membunuhku.
Tidak.
Sekarang tanggal 1 Oktober, pukul 16.33.
Henrietta sudah mati.
Aku tidak tega memutilasi mayatnya.
Tapi aku menyeretnya menuruni tangga...
Dan aku menguburnya.
Aku menguburnya di bawah tanah.
Tuhan tolong aku.
Aku menguburnya di lantai tanah ruang bawah tanah buah.
- Suara apa itu tadi? - Seseorang ada di sana bersamanya.
- Tidak. Mana mungkin. - Ayo kita pergi dari sini.
Seseorang ada di ruang bawah tanahku.
Seseorang dengan jiwa yang segar.
Biarkan aku keluar! Ada sesuatu di sini!
- Keluarkan dia! - Ini jebakan! Aku tahu itu!
- Keluarkan dia! - Cepat!
No comments yet. Be the first to leave one.