Namaste Wahala

Namaste Wahala

Скачать Indonesian субтитры

Информация о релизе

Namaste Wahala 2020 1080p NF WEB-DL DDP5 1 H 264-KHN
Комментарий от Putra14
Netflix Retail.

Теги

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
1080
Опубликовано: 2021-02-14
Загрузки: 13
Для слабослышащих: No

Предпросмотр субтитров (Indonesian)

Первые 200 строк.

DIPERSEMBAHKAN UNTUK IBU-IBUKU YANG MENGAJARKAN APA YANG PENTING DALAM HIDUP

CINTA

OM

Halo.

Masalah.

Maafkan temanku.

Bisakah salah satu dari kalian diam saja dan yang satu lagi bergerak?

Benarkah?

Pokoknya, aku tak mengerti kenapa kau tertawa.

Sayang, apa? Baiklah, tunggu dahulu. Tunggu.

Menurutmu, dia tampan? Apa dia tampan?

Bukan itu intinya.

Menurutmu, dia tampan.

Jadi, kau suka Oyibo ? Kau suka Oyibo .

- Manisnya! Kau suka dia! - Tidak! Maksudku…

Bisakah kita tak bicara tentang diriku? Bagaimana denganmu?

Baik. Kau mau bilang apa?

Siapa pria baru dalam hidupmu?

Karena terakhir kali, pacarmu adalah Tochukwu, tapi

itu pekan lalu, jadi…

Kau membuatku terdengar buruk. Aku tak seburuk itu.

Kita semua tahu kau suka variasi.

Tepat sekali. Jadi, kau tahu. Lalu kenapa kau…

- Kau gila. - Aku hanya bersikap menarik.

- Hanya sedikit. - Hanya sedikit.

- Aku menyayangimu, tapi aku harus pergi. - Apa?

- Kau yang membayar? - Ya.

Mau ke mana? Kau akan bertemu pria itu.

Aku mau pulang. Ya?

- Kau yakin? - Ya.

- Baiklah. - Aku akan pulang.

Telepon aku saat kau tiba di rumah.

Bung, astaga.

Aku tak percaya kau membuat kita berjalan

satu jam lagi. Satu jam tambahan di pantai itu, mencari wanita tadi.

Wanita itu harus kutemukan.

Kau tahu ini gila, bukan?

Mengapa kau mau menikahi seseorang yang sama sekali tak kau kenal?

Kau tak pernah mendengar "cinta pada pandangan pertama"?

Apa? Kau tak memercayai cinta pada pandangan pertama?

Untuk apa? Kau tahu dia putri duyung atau bukan?

Maaf.

Kau tahu apakah dia berasal dari dunia laut?

Atau orang gila? Atau pembunuh bayaran?

Emma, kau terlalu banyak menonton film.

Namun itu masuk akal sebagai film Nollywood.

Baiklah. Bagaimana jika dia sudah menikah?

Ya.

Aku tak melihat ada cincin di jarinya.

Lalu kenapa? Orang yang sudah menikah tak selalu memakai cincinnya.

Lihat dirimu!

Baiklah.

Aku tak tahu dia sudah menikah atau belum menikah.

Karena itulah aku harus menemuinya lagi.

Dan berkata apa padanya?

"Hei, maaf mengganggu.

Kau sudah menikah? Aku bertanya karena aku ingin menikahimu."

Sungguh. Aku tak tahu bagaimana orang-orang melakukannya di India,

tapi ini Naija .

Kau tak bisa menghampiri wanita dan langsung bilang, "Hei, kau istriku."

Tidak seperti itu.

Kau harus memanaskan dia.

Ajak dia kencan. Ajak temannya pergi.

Baiklah.

Terima kasih atas saran brilianmu.

Sama-sama.

Namun, Penasihatku Sayang, untuk melakukan semua itu, aku harus temukan dia.

Karena jika ditakdirkan, pasti akan terjadi.

Pagi, Ibu.

Selamat pagi, Sayang.

Bagaimana larimu?

Hari ini sangat menyenangkan.

Apa?

- Selamat pagi, Ayah. - Pagi.

- Hai, Didi. - Hai, Somto.

Kau datang lebih awal.

Aku datang membawa kabar gembira dan tak bisa menunggu, jadi…

Ayahmu akhirnya berhasil mendapatkan perjanjian Axle-Savannah.

Lihat? Sudah aku bilang. Jika ditakdirkan, pasti akan terjadi.

Selamat, Ayah.

- Terima kasih. - Kabar luar biasa.

Somto pantas menerima pujian.

Dia bekerja keras demi memastikan kita mendapatkan akun itu.

Terima kasih, Pak. Hanya melakukan pekerjaanku.

Tidak, itu lebih dari sekadar melakukan pekerjaanmu dan kau tahu itu.

Kau seharusnya menjadi bagian proses ini dari awal.

Kau malah teralihkan oleh hobimu.

Kau dan Somto akan menjadi pasangan yang hebat.

Ini terlihat sangat lezat.

Lihat saja dia. Kau tahu dirimu keras kepala, bukan?

Maksudku, kita berdua mirip.

Ayah tak tahu komitmen tanggung jawab sosial perusahaan tahunan

akan membuatmu bekerja di LSM, dan teman Indiamu itu…

Ayah.

Ayah, aku suka bekerja di sana.

Membuatku merasa berguna menjadi pengacara.

Berguna!

Chidinma, itu bukan pekerjaan.

Itu sebuah hobi.

Kau harus lebih lama menghabiskan waktu di kantor

dan membangun karier sungguhan.

Pak, aku rasa dia mengerti

bahwa itu hanya proyek CSR

yang terus menjaga nama baik perusahaan.

Baiklah.

Bisakah dia setidaknya memberiku menantu?

Ernest!

Namun itu benar, Sola. Kita sudah tak muda lagi.

Dan Somto ini adalah pria yang baik.

Tunggu. Maafkan aku.

Kalau mereka berdua bersama,

aku bisa tenang dan tahu perusahaanku berada di tangan yang tepat.

Bisakah kita makan saja? Kumohon.

Tentu saja.

Sola.

Tolong ambilkan panekuk itu.

- Pak, mungkin aku harus… - Tidak.

Somto, duduklah.

Dan habiskan sarapanmu.

Kalian, orang-orang muda, harus lebih sering berinteraksi, ya?

Apa Ayah baru saja…

Jadi, Didi…

Bagaimana makanannya?

Yang dikatakan ayahmu…

Somto, percayalah padaku. Abaikan ayahku.

Tak perlu merasa terpaksa untuk…

Tidak. Sama sekali tak ada paksaan.

Aku hanya berpikir mungkin kita harus…

Benar.

Hei, Angie. Angie, pelan-pelan. Ada apa?

Dia meninggalkanku.

- Dia meninggalkanku. - Baiklah, Angie.

- Aku tak percaya dia meninggalkanku. - Angie, tak apa-apa. Berhentilah.

Namun siapa yang meninggalkanmu?

- Dave. Pacarku. - Kalian berdua berpacaran?

- Didi. - Kukira pacarmu Ochukwo. Apa…

Kau juga? Angie, hidup sudah berakhir.

- Hidup sudah berakhir dan selesai. - Hidupmu belum berakhir.

Berhenti bersikap dramatis.

Mana bisa tak dramatis?

Mana bisa tak dramatis? Kau tahu semua yang kulakukan demi dia?

Aku memasak untuknya, Didi. Kubayarkan sebagian tagihannya.

- Kau membayar apa? - Aku membayarnya dengan uangku.

- Aku merawat ibunya. - Dia…

Dan bercinta dengan dia.

Kami sering sekali bercinta.

- Dengan posisi aneh. - Apa…

- Aku terbalik. - Terbalik…

- Di mimpi buruk itu. - Tak apa-apa. Aku turut sedih.

- Aku turut sedih. - Dia bilang kami teman tapi mesra.

- Te… - Teman!

Maafkan aku.

Namun, kau tak memberitahuku kalian berpacaran.

Aku kira kalian hanya berteman.

Aku tak tahu.

Seharusnya kau menjadi sahabatku.

Astaga. Maafkan aku.

Karena inilah aku memintamu selalu menegaskan hubunganmu, Angie.

Aku menyerah.

Didi, aku sungguh menyerah. Aku menyerah dengan pria.

Aku menyerah dengan mereka. Aku wanita yang jahat, keji, kasar…

Alih-alih duduk di sini dan menangis tersedu-sedu,

kau mau pergi ke penggalangan dana bersamaku?

Tidak, aku tak mau pergi.

Itu penggalangan dana untuk wanita yang dianiaya.

Aku tak mau pergi.

Akan membantumu melupakan Dave.

Aku tak mau melupakan Dave. Aku mau meratapinya.

Aku tak mau.

- Kau yakin? - Aku yakin.

- Yakin? - Ya.

Sayang sekali.

Karena akan ada banyak pria lajang yang tampan, tapi

aku paham jika kau mau duduk dan menangis di sini.

Didi.

Didi. Kau bilang apa tadi?

Didi, aku mau… Kita tidak… Ayo pergi bersama. Lihat aku.

Tidak. Bukankah kau mau di sini meratapi Dave?

Dave siapa? Apa aku istrinya?

Berdirilah. Ayo pergi.

Ini wanita yang aku bicarakan. Namanya Tosin.

Jangan takut. Kami ada di sini untuk menjagamu.

Tepat sekali. Kami pastikan kau mendapat semua bantuan.

Dan menjauhkanmu dari monster itu.

Ajaklah dia mengambil makanan.

Kita bicarakan ini nanti.

Baiklah, Bu.

Wanita yang malang.

Menyedihkan sekali.

Didi.

Terima kasih banyak sudah mengundangku ke pesta ini.

- Luar biasa. Aku bersenang-senang. - Sudah kubilang.

Aku sungguh bersenang-senang. Terima kasih.

Kau suka presentasi tentang wanita-wanita dan lembaya swadaya masyarakat tadi?

Kurasa maksudnya,

berapa pria kaya yang meminta nomornya?

Sayang, kau tahu ini.

Akulah lembaga swadaya masyarakat.

Dan selamat. Kita berhasil mendapat perjanjian dengan Bank Sterling.

Ada telepon untukku. Tunggu sebentar.

More Indonesian subtitles for Namaste Wahala

Комментарии

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left