Первые 180 строк.
"Gagal"
"The IT Crowd"
Aku bisa saja membawakannya besok.
Kau tak harus mengikutiku pulang.
Jen, aku tahu rasanya meminjamkan uang.
Kau tak mau sampai membebanimu.
Lebih baik kuambil sekarang,
sebelum itu menjadi hal besar di antara kita.
Kau berikan kepadaku dua jam lalu,
dan kau belum meninggalkanku sekejap pun.
Aku takkan lagi meminjam uangmu. Kau menjengkelkan.
Ini, lima paun. Ya ampun.
Berterima kasih.
- Hai, Jen. - Gary, apa kabarmu?
Baik, tembok pertama sudah selesai.
Bagus, cepat sekali.
Gary yang merenovasi rumah.
Halo.
Apa kita pernah bertemu?
Kurasa tidak.
Kau tampak...
- Sebaiknya aku pergi. - Ya.
- Sampai jumpa, Roy. - Dia...
- Ya, baiklah. Saatnya pergi. - Kurasa...
- Keluar. - Tunggu!
Itu bisa menunggu sampai besok.
- Mau ke mana? - Kacamatamu bagus, Sobat.
Kau mirip boneka tua.
Kenapa kau tak memberitahuku semalam?
Kau mencegahku.
Builders From Hell?
Aku yakin salah satu program itu.
- Gary adalah anggota mereka? - Kurasa.
Jadi, kau tak yakin?
Jen, aku yakin 99 persen.
Apa yang dilakukannya?
Hasil kerjanya bagus, tidak ada masalah,
tapi lalu dia ketahuan...
Dia kencing di bak cuci.
Ya.
Bak cuci mana?
Semuanya.
Intinya dia melakukan parade kencing di rumah.
Astaga, aku harus memecat dia.
Ya, sebaiknya begitu. Aku yakin 95 persen dia orangnya.
Tadi katamu yakin 99 persen.
Aku yakin 97 persen dia orangnya.
Aku harus pulang.
Hai.
- Kau tak apa-apa? - Ya.
- Kau yakin? - Ya.
Tunggu. Para perundung itu lagi?
Ya.
Apa yang mereka lakukan?
Komentar mereka menyakitkan, Roy.
Kau harus belajar membela diri.
Mari kita coba sesuatu. Kita coba bermain peran.
Menurutmu itu ide bagus?
Itu membantuku belajar cara membeli roti lapis.
Baiklah.
Kita lakukan saja.
Aku akan menjadi perundung di bangku itu.
Mereka semua?
- Tidak, satu saja. - Yang mana?
Aku tak kenal mereka, Moss.
Aku perundung di bangku dan kau akan melewatiku.
Tapi kali ini, setelah aku membuat "komentar menyakitkan",
balas aku dengan sesuatu, ya?
Serang aku.
Ya? Baiklah.
Tunggu. Mereka biasanya bilang apa?
Mereka menyinggung kacamataku.
Baik, kita mulai dari itu.
Kacamatanya jelek, ya?
Terlalu nyata, Roy.
- Aku tak pakai nada suaranya. - Terima kasih.
Baiklah.
Kacamatamu bagus.
Ya.
Mungkin alasanku harus berkacamata
adalah karena aku rabun jauh.
Aku tak bisa memakai lensa kontak
karena aku takut lensanya menyentuh mata.
Tak mungkin kacamata ini...
Aku tak bisa... Tidak ada... Ya.
Ya.
Rambut konyol.
Tn. Reynholm, kau tampaknya tak punya pemahaman dasar
akan besarnya masalah yang dihadapi perusahaan ini.
Kita menghadapi krisis keuangan, dan kalau boleh kukatakan,
sikapmu sangatlah angkuh.
Apa?
Aku tak bisa dengar. Kau tak lihat kami sedang pesta iPod?
- Tn. Reynholm, tolonglah. - Apa?
Maaf, sebaiknya kalian pergi.
Hentikan.
Tim akuntan terbaikku.
- Apa masalahmu? - Ini masalahnya.
Pesta iPod adalah masalahnya.
Kertas emas di air minum adalah masalahnya.
Jumlah besar yang kau habiskan untuk karya seni erotis.
Tahan. Itu karya orisinal.
Kau tahu betapa besarnya masalah kita?
Kau tahu apa tindakan para pemegang saham terhadap kita?
Maaf, tapi kau mulai histeris.
Tidak.
- Kau terlihat histeris. - Tidak.
Jangan cemaskan pemegang saham.
Bisa kutangani.
Tapi kau tak ikut semua rapat dengan mereka selama tujuh minggu.
Kau ke mana rapat terakhir?
Kau akan membenciku karenanya, tapi aku ingin cuti.
Jadi, kuambil dana pensiun dari bank,
dan hilang kepada kuda.
Ya.
Kau berjudi memakai dana pensiun pegawai kita?
Berjudi? Tidak.
Aku sedang menunggang kuda, dan uangnya jatuh dari sakuku.
Astaga.
Aku tidak histeris!
- Hai, Gary. - Halo.
Hari ini aku akan bekerja dari rumah.
Maaf, agak kehabisan napas.
Semoga kau tak keberatan.
Sama sekali tidak.
Maaf mengganggumu,
tapi kau bilang ada masalah dengan laptopmu.
Boleh kukerjakan sambil kita bicara?
- Sebenarnya... - Ya, bagus.
Tak bisa kubuka.
Kau mau aku membukanya?
Karena itu aku dipanggil kemari, untuk membuka laptopmu?
Aku akan berterima kasih kepadamu.
Tidak masalah.
Mengingat sensitifnya percakapan kita...
Ya, uang...
Itu masalah dengan kalian, selalu tentang uang.
Roy, minta 20 paun.
- Apa? - Minta 20 paun. Akan kuganti.
Ya.
Tahu pendapatku soal uang?
Itu pendapatku soal uang.
Sudah kau buka.
Terima kasih, Roy.
Sama-sama.
Tn. Reynholm, apa kau tahu Jepang sudah menyatakan khawatir?
Seluruh negeri?
Bukan seluruh negeri...
Tn. Yamamoto.
Dia penting, ya?
Dia pemegang saham besar. Dia praktis mitramu.
Katanya, "Semoga kita tak punya Conrad Black sendiri
di Reynholm Industries."
Conrad Black,
orang kaya pertama yang dipenjara dalam 300 tahun.
Jadi, kau paham ini serius?
Kau mau apa dariku?
Aku hanya ingin kau menjauhi masalah.
Jangan lakukan apa pun hingga telepon konferensi besok.
Coba kuperjelas.
Kau ingin aku tidak melakukan apa pun?
Aku hanya minta kau menjauhi masalah.
Kau mau aku duduk seharian?
Rasanya aku bisa.
Rasanya aku belum pernah melihat isi laci ini.
Pistol.
"The IT Crowd"
Roy, aku mau menjelaskan perubahan
untuk sistem konferensi video di ruang rapat,
tapi mungkin aku membuatmu bosan.
Aku takkan melihat 20 paun itu lagi.
Aku tak percaya kau tidak tertarik
kepada tombol pembalik keren yang kupasang
andai yang pertama gagal.
Uang 20 paun bahkan tak dianggap uang olehnya.
Dia takkan ingat.
Halo, bagian IT. Sudah kau coba...
Apa dia orangnya? Aku harus tahu.
Aku tak bisa seharian menatapnya.
Benar-benar mirip dia, Jen. Aku yakin 80 persen dia orangnya.
No comments yet. Be the first to leave one.