Первые 200 строк.
Jalan.
Hai, Charles. Senang berjumpa.
Nn. Grant?
Nn. Grant?
Aku membawa Chekhov.
Pintar. Ayo.
Halo? Nn. Grant?
Ella. Jangan.
Inilah aku dan yang bukan aku
Dan semua cita-citaku
Ini adalah bagian Saat kukatakan semuanya
Dan kau putuskan pendapatmu Tentang diriku
Aku tak ingin menjadi rumit
Aku tak pernah menunggu Untuk menjadi yang terakhir tertawa
Tetapi aku terus percaya
Aku cuma juga minta sedikit dipercaya
Ini cuma suara kecil Dan jika kau mendengarkan
Kadang suara kecil Bisa ucapkan hal terbesar
Ini cuma suara kecilku Yang kurindukan
Halo?
Chekhov. Apa kau rindu ibumu?
Apa dia pakai jaketnya?
Dia agak kepanasan.
Apa anting berlianku sudah keluar saat dia buang air?
Ayo. Keluarkan.
Aku akan bertahan?
Nomor satu.
Cari pekerjaan yang memakai keahlianmu dan sesuai kegemaranmu.
Apa yang cocok?
Mari kita tanya sekeliling. Phil?
Menurutku, kegemaranku meteorologi.
Aku ingin menjadi ahli cuaca. Itu yang kukatakan.
Aku ingin mereparasi penyedot debu.
Aku senang membongkar pasang penyedot debu seumur hidupku.
Aku ingin bekerja di teater.
Itu akan memakai keahlianku dan sesuai kegemaranku.
Itu semua aspirasi yang bagus. Kami bisa bantu mereferensikan...
Tunggu, kau melewatkan Bess.
Tak apa, Louie. Ini untukmu.
Tapi kau butuh pekerjaan.
- Dia punya pekerjaan. - Dia memecat dirinya.
Kau memecat dirimu sendiri?
Sekarang saja sudah susah cari pekerjaan. Itu yang kukatakan.
Aku melakukan sesuatu yang amat bodoh dan impulsif
dan aku pun memang akan dipecat.
Apa kau mau dipecat?
Tidak. Aku sungguh butuh pekerjaan itu.
- Berarti itu tidak pintar. - Mungkin kau harus meminta maaf.
Sudah lewat titik itu. Lanjutkan kepada kalian.
Pertanyaan yang kita bahas adalah poin nomor satu.
Apakah pekerjaan ini memakai keahlianmu dan sesuai kegemaranmu?
Di sana aku merasa nyaman.
Benar-benar bodoh.
Phil. Bess berani menceritakan hari berat di tempat kerjanya
dan berjuang mengendalikan impuls.
Aku pramutama bar yang pandai. Bisakah aku mendapat pekerjaanmu.
- Benar-benar bodoh. - Aku paham.
Itu tidak bodoh. Itu terjadi kepada George Costanza
di episode ketujuh musim kedua Seinfeld.
Louie kita bahas impuls...
Saat George keluar dari pekerjaannya, dia kembali lagi
dan bersikap seperti semuanya normal.
Bess, kembalilah ke Saint C's dan bersikaplah seperti kau belum dipecat
dan semuanya akan normal.
Mungkin aku akan menang, Mungkin aku tak akan pernah main
Hei.
Mungkin aku akan kalah Mungkin aku akan keluar permainan
Ada yang memanggil Entah ke mana aku pergi
Aku merasakannya di nadiku
Mendapat pengalaman berat di kota ini Itu benar
Menghadapi patah hati Membebaniku seperti batu
Kau datang. Kupikir kau memecat dirimu sendiri.
- Benarkah? - Ya. Kau katakan dengan jelas.
Tentunya.
Sebagai pemilik kelab, aku bisa melakukan beberapa hal.
Aku bisa memilih siapa yang naik panggung, dan bisa memilih untuk memecat seseorang.
Kau tahu semalam aku tak bisa apa?
Kedua-duanya.
Tetapi, entah bagaimana, keduanya terjadi.
Aku paham.
- Apakah aku benar? - Louie.
Kau dapat pekerjaanmu lagi?
Kau pura-pura itu tak terjadi seperti yang kubilang?
Aku belum tahu.
Bila kau melewati sebuah langkah, saat itulah kau akan terjatuh.
Jadi, tolong jangan melewati langkah lagi. Ya?
Kutraktir dia Shirley Temple.
Bisa kau buatkan di gelas martini?
Tentu.
Wow.
Terima kasih.
Sempurna.
- Sial. - Aduh.
Astaga.
- Kita bertemu lagi. - Ya. Benar.
Apa bisa kukata? Kau pembawa sialku.
Masih mau?
Ya. Taruh saja di sana.
Hei, aku suka suaramu malam itu.
Apa kau teler? Suara apa? Aku bahkan hampir tak selesaikan lagunya.
Bagiku sudah cukup.
Kita harus main bersama lagi kapan-kapan.
Ini nomorku.
Terima kasih.
Apa kau ingat mini TED Talk yang kutonton
tentang hubungan aktualisasi diri dan verbalisasi?
Serius. Taksi daring adalah pintu emasnya.
Maksudku, aku terus bicara.
Seperti setiap kali pintu mobil terbuka, bum! Kesempatan baru.
Jadi, aku mengangkut orang ini.
Dia punya tempat acara.
Dia ingin mulai adakan musik hidup tiap Selasa malam.
Tempat kecil, tidak menakutkan, dan aku ceritakan tentang dirimu.
Sumpah, kudapatkan penampilan untukmu.
Penampilan dibayar.
Wow. Ini berita besar. Ini berita amat besar.
Ini memakai keahlianmu dan sesuai kegemaranmu, Bess.
Lihatlah dirimu.
Ya. Wow.
Terima kasih, tapi aku mengantar Louie ke grup konseling malam itu.
- Ayah bisa mengantarku. - Dan Selasa malam aku kerja malam,
- dan aku tak mau merepotkan Al. - Selasa kau libur.
- Kau masuk Rabu. - Benar. Terima kasih.
Wow.
- Lihat bagaimana semua jadi lancar. - Baiklah.
Aku masih harus cari tahu siapa dan apa diriku sesungguhnya.
Aku masih belum tahu. Aku masih mencari jawaban.
Aku masih tumbuh, dan musikku masih terus berubah.
Menyangkut hal-hal yang belum kulakukan, aku punya sejuta lagu untuk dinyanyikan.
Aku tampak amat profesional, tetapi aku tak yakin ini cocok di loket.
Jas ini berarti, "Aku bertanggung jawab. Kau bisa andalkan aku."
Kurasa dia tampak seperti akuntan.
Baik, mari coba lainnya. Banyak yang harus kukerjakan hari ini.
Ayo. Baiklah.
Apakah jika aku diterima bekerja, aku bisa minta pulang pukul 14.00?
Aku harus pulang menonton Maude dibintangi Beatrice Arthur,
yang ikut produksi orisinal Fiddler on the Roof dan Mame.
Nak, ini adalah bab baru.
Louie, saat kau punya pekerjaan, mereka tentukan jam kerjamu.
Aku tak pernah bisa paham itu.
Bagusnya.
Raul, kami butuh ini untuk penampilan dibayar pertama putriku,
memainkan lagunya sendiri malam ini.
Kau tahu itu dari mana?
Tak ada rahasia di keluarga ini.
Ayah...
Kau selalu berkarisma di panggung.
Apa rahasia dari basa-basi yang baik?
Kau tak perlu bicara. Nyanyikan lagunya. Jadikan misteri.
Ini tiketmu. Nikmati acaranya.
- Sudah. - Kau dapat pekerjaannya. Louie sang raja.
Saat dulu aku membuatkan jas ayahmu, jas itu sudah seperti kulit kedua.
Kurasa ini terlalu mencolok untuk loket pengambilan tiket.
Bess, bekerja di teater membutuhkan keanggunan teater.
Benar sekali.
Raul, sebelum kita terlalu jauh, berapa harganya?
Harganya 239 dolar didiskon dari 425...
Kau tahu, itu terlalu tinggi daripada rencana kami.
Untukmu, Kawanku, memermaknya gratis.
Dan jika kau bayar tunai, tanpa pajak.
Tambahkan topi itu dan kita sepakat.
Ayah, jangan.
Aku saja.
Masukkan sisanya di tagihanku.
Semuanya tunai.
Kau tahu aku tepercaya.
Biar aku yang...
Hanya memastikan kubawa uangnya. Bagus.
Nanti kuganti, Sayang.
Jangan cemas, Ayah.
Kini kalian bisa tampil percaya diri.
Pakai saat tampil malam ini.
Membuatmu percaya diri.
SEJAK 1894
- Silakan. - Terima kasih.
Aku sungguh senang.
Tim Bess!
Kau mau mulai penampilanmu dengan apa?
Aku berpikir, sebagai pembuka, lagu awal Aretha mungkin.
Dia bilang lagu orisinal. Aku bilang lagu orisinal.
Penampilan ini untuk lagu orisinal.
Dia juga memintaku bertanya kau mirip siapa.
Aku adalah aku. Aku tak mau seperti orang lain.
Tidak. Maksudnya kau mirip penyanyi ini dicampur penyanyi ini.
Jadi, Bruno Mars adalah Prince dicampur Justin Timberlake.
Jadi, kau...
- Alessia Cara... - Baiklah.
...dicampur Carole King...
dicampur...
Betty White.
Dia amat menyukai anjing.
Itu akan membuat mereka mengantre.
Aku yakin kau sudah menguasai basa-basinya karena kau amat lucu.
Lucu alamiah.
Aku berpikir akan diam saja.
Menciptakan misteri.
Kenapa? Kau amat lucu. Melucu saja.
Bagaimana kau menentukan bahwa kau sudah berhasil
menjadi seperti yang kau mau di sini...
Menurut hukum rata-rata. Itu tergantung...
No comments yet. Be the first to leave one.